09/04/2026
๐๐๐ง๐๐ ๐ฆ๐๐ช๐๐ ๐ฅ๐๐๐ฌ๐๐ง (๐๐ฆ๐ฅ) ๐๐ ๐๐๐ฆ๐ ๐ช๐๐ช๐๐ฅ๐๐ก๐ข
๐ฟ๐๐จ๐ ๐๐๐ฌ๐๐ง๐๐ฃ๐ค, (๐๐๐ฉ๐ฌ๐๐ฃ ๐ฟ๐๐๐ฟ ๐๐๐. ๐๐ค๐ฃ๐๐ฌ๐ ๐๐ฉ๐๐ง๐) :
Tanam Serentak Padi Sawah dilokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) dilaksanakan di Desa Wiwirano Kecamatan Oheo ( Kamis, 09/04/2026) Oleh Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara ( Herman Sewani, SH) yang dihadiri pejabat tinggi lainnya dan dari perwakilan forkopimda yang ada dikonawe Utara. Dalam kegiatan ini Herman Sewani turun langsung kesawah untuk mengawali penebaran benih padi menggunakan mesin blower penabur benih (Alsintan).
Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) adalah inisiatif strategis Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk memperluas lahan sawah produktif dan untuk mewujudkan swasembada pangan. melalui program kementerian ini Konawe Utara ikut andil dalam percetakan sawah rakyat serentak melalui 4 zona lokasi percetakan sawah rakyat (CSR) yakni Kecamatan Sawa, Asera, Oheo dan Wiwirano. Kegiatan ini dilakukan secara serentak se indonesia melalui video Zoom oleh Kemeterian Pertanian Republik Indonesia.
Dalam sambutan Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH yang disampaikan melalu Asisten III Administrasi Umum dan Pemerintahan Kabupaten Konawe Utara, Amrun, S.P., M.M. Pencapaian Swasembada pangan dari hulu sampai hilir sinergritas dari pemerintah pusat ke Pemerintah Provinsi sampai Kepemerintah Kabupaten/Kota sejalan dan seirama dengan Asta Cita Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto yaitu Mendorong kemandirian Bangsa melalui swasembada pangan dan untuk memastikan ketersediaan pangan nasional yang dilaksanakan di daerah-daerah untuk mencapai ketahanan pangan nasional, khususnya pangan utama yaitu beras, jagung dan lain - lain, tegasnya.
Sementara itu ditempat yang sama dalam laporan kerja Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Konawe Utara yang diwakili oleh ibu Hj. Ir. Armawati, SP., M.A.P Kepala Bidang Tanaman Pangan melaporkan telah membentuk Brigade Pangan yaitu Tim Operasional yang nantinya bertugas untuk mempercepat dan memastikan kegiatan pertanian termasuk cetak sawah agar berjalan efektif dipalangan. Brigade pangan ini menjadi garda terdepan dalam mengoptimalisasi lahan, menerapkan teknologi, serta mempermudah akses permodalan melalui KUR dan Pendampingan.
Armawati menambahkan sulawesi Tenggara telah mendapatkan kuota CSR target seluas : 6.745 Hektar dan didalamnya Kabuapten Konawe Utara mendapatkan kuota target 500 Hektar tahun 2025. Laporan sampai saat ini sebagai berikut :
1. TARGET 500 HEKTAR :
- SID Tersedia : 448,62 Hektar
- Realisasi Kontrak Seluas : 338,95 Hektar
- Swakelola : 161,05 Hektar
- Realisasi Land Clearing : -
- Realisasi Olah tanah : 316,02 Hektar
- Realisasi tanam : 21,5 Hektar
2. SEBARAN :
A. Kecamatan Sawa : 50,99 Hektar
- Kokapi : 23,07 HA
- Pudonggala : 8,27 HA
- Matanggonawe : 19,65 HA
B. Kecamatan Asera : 52,14 Hektar
- Walalindu : 13,84 HA
- Tangguluri : 29,15 HA
- Asera : 9,15 HA
C. Kecamatan Oheo : 186,36 Hektar
- Puuhialu : 23,06 HA
- Mopute : 16,36 HA
- Landawe : 8,76 HA
- Wiwirano : 33,09 HA
- Tadoloiyo : 105,09 HA
D. Kecamatan Wiwirano : 49,46 Hektar
- Lamonae Utama : 49,46 HA.
3. SAPRODI PAKET PENDUKUNG CSR :
- PUPUK NPK : 120 TON
- PUPUK UREA : 98 TON
- BENIH PADI : 20 TON
4. ALSINTAN BRIGADE PENDUKUNG CSR :
- TR4 : 7 UNIT
- TR2 : 19 UNIT
- ROTAVATOR : 10 UNIT
- COMBINE : 3 UNIT
- ALKON : 17 UNIT
- DRONE : 1 UNIT
Dengan melakukan penyerahan secara simbolis dilokasi CSR Desa Wiwirano Kecamatan Oheo. (๐๐จ๐ ๐๐ฆ/๐บ๐ผ๐ป).