19/04/2022
https://www.facebook.com/236249523556816/posts/983859628795798/?app=fbl
STOP Belajar CARA JUALAN, FOKUS Kepada CARA MANUSIA MEMBELI.
Jangan coba-coba mempercepat pertumbuhan bisnis, atau bahasa kerennya “scale-up” penjualan, sampai kita tahu betul produk kita ini memang ‘sangat dibutuhkan’ market.
Menurut Sean Ellis dan Morgan Brown, praktisi start-up dari Qualaroo yang menulis buku “Hacking Growth”, untuk tahu kebutuhan market, Anda harus langsung mengamati calon customer/pelanggan Anda.
Anda harus mencari tahu:
1. Sedang berbisnis kepada pelanggan yang mana?
2. Mengapa berbisnis dengan mereka?
3. Apa value yang diyakini oleh mereka?
4. Apakah produk Anda sesuai dengan value tersebut?
Kalau produk Anda sesuai dengan value yang mereka yakini, potensi bahwa mereka merasa produk Anda HARUS DIMILIKI oleh mereka semakin besar.
Hal ini dikarenakan, manusia hanya peduli dengan value yang sesuai dengan kebenaran/keyakinan versi diri mereka sendiri.
Jadi kalau produk Anda tidak memberikan value sesuai dengan keyakinan pelanggan yang menjadi target Anda, besar kemungkinan mereka tidak akan tertarik bahkan tidak peduli dengan produk Anda.
Untuk itu, alihkan waktu riset Anda untuk mempelajari perilaku pembelian target market yang Anda bidik, BARU KEMUDIAN memikirkan fitur produk apa yang BISA MEMENUHI value mereka.
Cari tahu apa yang mereka sukai, yakini, meskipun mungkin tidak berhubungan langsung dengan produk Anda. Anda sedang menarik minat mereka, bukan memaksakan produk Anda, betul?
Survey mungkin bisa jadi salah satu cara untuk mencari tahu, tetapi tidak dilakukan di tahap awal pengujian produk.
Survey hanya dilakukan kepada pelanggan yang sudah dekat dengan Anda, karena Anda hanya akan fokus melayani mereka DAN orang-orang yang mungkin mirip dengan mereka.
Mulailah untuk mengenal lebih dekat kepada pelanggan yang Anda targetkan!