24/06/2026
Kajian ke 17:
ALLAH MAHA NYATA DALAM SEGALA SESUATU: MEMAHAMI TAJALLĪ DAN KESADARAN WIHDATIS SYUHŪD
Post by:
Oleh : Mursyidi Sukriadi Al Bandani.
Sahabat sekalian yang dirahmati Allah,
Pernahkah kita berhenti sejenak untuk merenungkan dari mana semua yang kita lihat ini berasal? Langit yang membentang luas, bumi yang kita pijak, bahkan diri kita sendiri—pada asalnya tidak ada. Dahulu kita bukan siapa-siapa, bukan apa-apa. Namun Allah Yang Maha Ada menghendaki keberadaan kita, lalu dengan kuasa-Nya kita menjadi ada.
Sering kali manusia terpesona oleh bentuk dan rupa. Kita melihat indahnya bunga, megahnya gunung, luasnya lautan, atau hebatnya pencapaian manusia. Namun jarang kita bertanya, siapakah yang menghadirkan semua itu? Sebagaimana dedaunan yang bergerak menunjukkan adanya angin, dan sebuah lukisan menunjukkan adanya pelukis, demikian p**a seluruh alam semesta adalah tanda yang mengarahkan hati kepada Allah, Sang Pencipta.
Sesungguhnya tidak ada satu pun yang berdiri sendiri. Nafas yang kita hirup, jantung yang terus berdetak, kesehatan yang kita nikmati, ilmu yang kita miliki, dan segala keberhasilan yang kita banggakan, semuanya adalah karunia Allah. Andai Allah mencabut pertolongan-Nya sekejap saja, maka hilanglah seluruh kemampuan yang selama ini kita sangka milik kita.
Karena itu, semakin seseorang mengenal Allah, semakin kecil rasa keakuannya. Ia tidak lagi sibuk membanggakan diri, karena ia sadar bahwa semua berasal dari Allah. Ia tidak mudah merendahkan orang lain, karena ia memahami bahwa setiap manusia adalah makhluk yang sedang berada dalam pemeliharaan Allah. Ia tidak bergantung sepenuhnya kepada sebab-sebab dunia, karena hatinya mengetahui bahwa di balik semua sebab ada Allah yang mengatur segalanya. Allah berfirman:
ﷲُ نُوْرُ السَّمَآوَآتِ وَاْلاَرْضِ
“Allah adalah cahaya langit dan bumi.”
Betapa sering mata kita melihat ciptaan, tetapi lupa kepada Sang Pencipta. Betapa sering kita menikmati nikmat, tetapi lupa kepada Yang Memberi Nikmat. Betapa sering kita mengejar dunia, tetapi melupakan Allah yang menguasai dunia dan seluruh isinya.
Maka hari ini, marilah kita membersihkan kembali pandangan hati kita. Jangan hanya melihat sebab, tetapi lihatlah Allah yang menciptakan sebab. Jangan hanya melihat pemberian, tetapi ingatlah Sang Pemberi. Jangan hanya melihat makhluk, tetapi renungkanlah kebesaran Allah yang menghadirkan mereka.
Ketika kesadaran ini hidup dalam hati, kehidupan akan terasa berbeda. Setiap nikmat menjadi alasan untuk bersyukur. Setiap ujian menjadi jalan untuk mendekat kepada-Nya. Setiap perjumpaan menjadi pengingat akan kasih sayang-Nya. Dan setiap detik kehidupan menjadi kesempatan untuk semakin mengenal Allah.
Sahabatku, jangan biarkan hati terlalu sibuk dengan bayangan hingga melupakan sumber cahaya. Jangan biarkan diri terlalu terpaku pada dunia hingga lupa kepada Dia yang mengadakan dunia. Sebab pada akhirnya, segala sesuatu akan kembali kepada-Nya, dan yang tetap ada hanyalah Allah Yang Maha Kekal.
Para saudaraku sekalian, jika pembahasan ini menurut anda bermanfaat dan Anda ingin menyelami kajiannya secara lebih mendalam lagi, silakan ikuti uraian (penjelasan) lengkapnya melalui tautan yang tersedia dibawah ini dan silahkan klik atau sentuh tautan tersebut. Semoga Allah menambahkan ilmu, pemahaman, dan keberkahan kepada kita semua aamiin ya Robbal aalamiin. Berkut adalah tautannya:
https://youtu.be/bQRIbnm8heY?si=m37qwwVI0FqufDK7
Semoga bermanfaat
---------- *** ----------
Kajian ke 17:ALLAH MAHA NYATA DALAM SEGALA SESUATU: MEMAHAMI TAJAL...