16/05/2025
Sistem pendengaran yang terganggu, atau biasa disebut gangguan pendengaran, adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan mendengar atau memahami suara. Gangguan ini bisa bersifat ringan hingga berat, dan bisa terjadi pada satu atau kedua telinga.
Penyebab:
- Penumpukan kotoran telinga: Kotoran telinga yang menumpuk dapat menghalangi suara masuk ke telinga.
- Infeksi telinga: Infeksi, seperti otitis media, dapat menyebabkan peradangan dan gangguan pendengaran.
- Kerusakan gendang telinga: Gendang telinga yang rusak dapat mengganggu transmisi suara.
- Gangguan pada telinga bagian dalam: Kerusakan pada bagian ini, seperti pada saraf pendengaran atau rambut sensoris, dapat menyebabkan gangguan pendengaran sensorineural.
- Penyakit tertentu: Penyakit seperti penyakit Meniere, autoimun, atau cedera kepala dapat menyebabkan gangguan pendengaran.
- Paparan suara keras: Paparan suara keras yang berkepanjangan dapat merusak telinga dan menyebabkan gangguan pendengaran.
Gejala:
- Kesulitan mendengar pembicaraan orang lain dengan jelas, terutama dalam situasi ramai.
- Perlu menaikkan volume televisi atau radio.
- Suara yang terdengar sangat pelan.
- Telinga berdenging (tinnitus).
- Sering meminta lawan bicara untuk mengulang atau berbicara lebih keras.
Jenis Gangguan Pendengaran:
- Gangguan pendengaran konduktif: Terjadi karena adanya gangguan pada telinga luar atau tengah, seperti penumpukan kotoran telinga atau infeksi.
- Gangguan pendengaran sensorineural: Terjadi karena kerusakan pada telinga bagian dalam atau saraf pendengaran.
- Gangguan pendengaran campuran: Kombinasi dari gangguan konduktif dan sensorineural.