Baju Sunnah

Baju Sunnah Penjualan baju atau gamis muslim sesuai tuntutan sunnah/syari

Celana / sirwal sporty bisa untuk sholat, olahraga, celana kantor atau celana sekolah.Bahan : Twill drillWarna : coklat,...
04/09/2020

Celana / sirwal sporty bisa untuk sholat, olahraga, celana kantor atau celana sekolah.
Bahan : Twill drill
Warna : coklat, biru dongker dan hitam

Rata - rata ukuran celananya :
M :
Panjang lingkar perut (karet) 90cm
Panjang lingkar bawah (diatas mata kaki) 44cm
Panjang celana dari atas ikat pinggang sampai bawah diatas mata kaki 85cm

L :
Panjang lingkar perut (karet) 90cm
Panjang lingkar bawah (diatas mata kaki) 46cm
Panjang celana dari atas ikat pinggang sampai bawah diatas mata kaki 86cm

XL :
Panjang lingkar perut (karet) 94cm
Panjang lingkar bawah (diatas mata kaki) 48cm
Panjang celana dari atas ikat pinggang sampai bawah diatas mata kaki 89cm

https://m.tokopedia.com/lutficlothes/sirwal-celana-sporty?whid=0

11/11/2015

Promo sirwal lufi :
Harga :
Sirwal sporty : 85.000
Sirwal ripstop 80.000
Ada voucer 5.000 dengan klik like di fanpage baju sunnah
https://m.facebook.com/bajusunnah?view=page
Jadi yg sudah klik like dan akan membeli sirwal lufi silakan di wa/BB ke akun admin :
HP/WA : 0813 1122 5116
PIN BB : 599DDBDA
Nanti akan dpt potongan harga, jadi harganya.
Sirwal sporty : 80.000
Sirwal ripstop : 75.000

* satu orang untuk satu sirwal

Quiz :Bagi ikhwan/akhwat yang mau ikut quiz tafadhol :1. Like dulu fanpage baju sunnahhttps://m.facebook.com/bajusunnah?...
11/11/2015

Quiz :
Bagi ikhwan/akhwat yang mau ikut quiz tafadhol :
1. Like dulu fanpage baju sunnah
https://m.facebook.com/bajusunnah?view=page
2. Kemudian undang teman - teman antum/anti. Siapa yg memiliki teman terbanyak maka dia yg akan mebdapatkan hadiah.
3. Kirim screenshoot bukti teman antum/anti yg sudah like fanpage baju sunnah ke :
WA : 0813 1122 5116
PIN BB : 599DDBDA
4. Ketentuan quiz ini berlaku 2 minggu dari sekarang 29 Muharram 1437 H, maka penentuan pemenang akan kami umumkan pada tanggal 13 shafar 1437 H
5. Kami menyediakan dua buah buku dgn judul : ayah bunda jadikan aku hafizh alquran, sebagai hadiah untuk dua orang pemenang.

Sirwal cargo Ripstop dibuat dengan bahan kain ripstop kwalitas yang baik sehingga bahan ini tidak mudah robek, lebih tah...
10/11/2015

Sirwal cargo Ripstop dibuat dengan bahan kain ripstop kwalitas yang baik sehingga bahan ini tidak mudah robek, lebih tahan air, ringan tidak terlalu tebal sehingga nyaman ketika dipakai. Bagi anda pecinta alam yang s**a kepuncak sirwal ini bisa menjadi salah satu referensi untuk dipakai. Sirwal ini terdiri dari 5 saku 4 saku di depan dan 1 saku dibelakang. Warna yang tersedia saat ini hijau army, hitam dan krem. Dengan ukuran M, L dan XL.
HP/WA : 0813 1122 5116
PIN BB : 599DDBDA
Website : www.bajusunnah.com
Fanpage : baju sunnah
FB pemilik : Lutfi Abdul Hakim

Sirwal sporty dibuat dengan bahan twill drill kwalitas no 1 sehingga nyaman dipakai lembut, kuat, tahan kusut dan tidak ...
10/11/2015

Sirwal sporty dibuat dengan bahan twill drill kwalitas no 1 sehingga nyaman dipakai lembut, kuat, tahan kusut dan tidak mudah pudar. Model yg trendy terdiri dari 4 kantong dan satu kantong kecil. Terdapat lipatan lutut untuk mempermudah ketika sedang sujud. Warna yang tersedia coklat, biru dongker dan hitam. Dengan ukuran M, L dan XL
HP/WA : 0813 1122 5116
PIN BB : 599DDBDA
Website : www.bajusunnah.com
Fanpage : baju sunnah
FB pemilik : Lutfi Abdul Hakim

03/06/2015

Jilbab Wanita Muslimah, Bukan Untuk Berhias

Jilbab disyaratkan tidak untuk berhias, berdasarkan firman Allah ta’ala yang tersebut di dalam surat An-Nur ayat 31:

وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ

“Janganlah mereka menampakan perhiasan mereka.”

Secara umum ayat ini mengandung larangan menghiasi pakaian yang dipakainya sehingga menarik perhatian laki-laki. Ayat ini juga dikuatkan oleh firman Allah yang tersebut di dalam surat Al-Ahzab ayat 33:

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَىٰ

“Dan hendaklah kalian tetap tinggal di rumah! Juga, janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dulu!”

Juga berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

ثلاثة لا تسأل عنهم : رجل فارق الجماعة وعصى إمامه ومات عاصيا وأمة أو عبد أبق فمات وامرأة غاب عنها زوجها قد كفاها مؤنة الدنيا فتبرجت بعده فلا تسأل عنهم

“Ada tiga golongan manusia yang tidak ditanya, (karena mereka sudah pasti termasuk orang-orang yang celaka): pertama, seorang laki-laki yang meninggalkan jama’ah dan mendurhakai imamnya serta meninggal dalam kedurhakaan itu; kedua, seorang budak wanita atau laki-laki yang melarikan diri meninggalkan pemiliknya, lalu dia mati; ketiga, wanita yang ditinggal pergi oleh suaminya, dimana suaminya itu telah mencukupi kebutuhan duniawinya, namun (ketika suaminya tidak ada itu) dia bertabarruj. Ketiga orang itu tidak akan ditanya.”

Tabarruj adalah perbuatan wanita menampakkan perhiasan dan kecantikannya, serta segala sesuatu yang seharusnya ditutup dan disembunyikan karena bisa membangkitkan syahwat laki-laki.

Jadi, maksud perintah mengenakan jilbab adalah perintah untuk menutup perhiasan wanita. Dengan demikian, tidaklah masuk akal bila jilbab yang berfungsi untuk menutup perhiasan wanita itu malah menjadi pakaian untuk berhias, sebagaimana sering kita temukan.

Berkaitan dengan hal ini, Imam Adz-Dzahabi di dalam kitab Al-Kabair hlm. 131 berkata: “Di antara perbuatan yang menyebabkan wanita akan mendapatkan laknat adalah: menampakkan perhiasan emas dan mutiara yang berada dibalik niqab (tutup kepalanya)nya, memakai berbagai wangi-wangian, seperti misik, anbar dan thib ketika keluar rumah, memakai berbagai kain yang dicelup, memakai pakaian sutera, memanjangkan baju dan melebarkan serta memanjangkan lengannya. Semua itu termasuk bentuk tabarruj yang dibenci Allah, yang pelakunya akan mendapatkan murka Allah di dunia dan di akhirat. Karena perbuatan-perbuatan tersebut banyak dilakukan oleh kaum wanita, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang mereka:

اطَّلَعْتُ فِى الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا الْفُقَرَاءَ وَاطَّلَعْتُ فِى النَّارِ فَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاء

“Saya pernah menengok ke neraka, dan ternyata kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita.”

Hadits ini adalah hadits shahih, yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Muslim dan lainnya dari Imran bin Hushain dan lainnya.

Ahmad dan lainnya dari Ibnu Amru secara marfu’ menambahkan:”…. Dan orang-orang kaya.” Namun tambahan di atas munkar (tertolak), sebagaimana telah saya tahqiq di dalam kitab Silsilah Al-Ahadits Adh-Dha’ifah (hadits no.2800) jilid VI.

Saya katakan: Begitu kerasnya Islam melarang perbuatan tabarruj sehingga disetarakan dengan perbuatan syirik, zina, mencuri dan perbuatan-perbuatan haram lainnya. Hal itu karena ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membai’at para wanita beliau menegaskan agar mereka tidak melakukan perbuatan-perbuatan tersebut.

Abdullah bin Amru pernah mengisahkan: “Umaimah bintu Ruqaiqah pernah datang berbai’at kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk masuk Islam. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Saya membai’at kamu untuk tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anakmu, tidak membuat-buat kedustaan yang dibuat dengan kedua tangan dan kedua kakimu, tidak meratap, dan tidak ber-tabarruj seperti dilakukan wanita-wanita jahiliyah dulu.”

Namun perlu diketahui, bahwa sama sekali bukanlah termasuk kategori perhiasan jika pakaian yang dipakai oleh seorang wanita itu tidak berwarna putih dan hitam. Ini perlu saya tegaskan, karena hal ini terkadang disalahpahami oleh sebagian kaum wanita yang ingin berkomitmen (dengan agamanya). Alasannya adalah:

Pertama, adanya sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

طِيبُ النِّسَاءِ مَا ظَهَرَ لَوْنُهُ وَخَفِيَ رِيحُهُ

“Parfum wanita adalah yang tampak warnanya namun tersembunyi baunya” (Hadits ini tersebut di dalam kitab Mukhtashar Asy-Syamail, hadits no. 188)

Kedua, adanya praktek para wanita sahabat yang memakai pakaian yang berwarna selain hitam dan putih. Berikut ini saya kemukakan beberapa riwayat yang menunjukkan hal itu yang disebutkan oleh Al-Hafizh Ibnu Abi Syaibah di dalam kitab Al-Mushannaf (VIII: 371-372):

Dari Ibrahim, yaitu Ibrahim An-Nakha’i, bahwa pernah dia bersama Al-Qamah dan Al-Aswad mengunjungi para istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan dia melihat mereka mengenakan pakaian-pakaian panjang berwarna merah.
Dari Ibnu Abi Mulaikah, dia berkata, “Saya pernah melihat Ummu Salamah mengenakan baju dan pakaian panjang berwarna kuning.”
Dari Al-Qasim, yaitu Ibnu Muhammad bin Abu Bakar Ash-Shiddiq, bahwa Aisyah pernah mengenakan pakaian yang berwarna kuning, padahal dia sedang melakukan ihram.
Dari Hisyam, dari Fathimah bintu Al-Mundzir, bahwa Asma’ pernah memakai pakaian yang berwarna kuning padahal dia sedang ihram.
Dari Sa’id bin Jubair bahwa dia pernah melihat sebagian dari istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam thawaf mengelilingi ka’bah dengan mengenakan pakaian berwarna kuning.
***

Disalin ulang dari buku “Jilbab Wanita Muslimah” (edisi terjemah), Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, penerbit: Media Hidayah

Artikel Muslimah.or.id

Address

Kapingan Dayu Karangpandan Karanganyar
Tangerang
57791

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Baju Sunnah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share