23/05/2026
Rakyat Indonesia tidak bermimpi untuk kaya, hanya ingin hidup yang layak.
Kemarin dalam rapat paripurna DPR presiden kita bapak Prabowo Subianto mengatakan dalam salah satu isi pidatonya bahwa " Rakyat kita tidak bermimpi untuk mengalami kehidupan yang kaya raya, tapi mereka bermimpi untuk bisa hidup dengan layak, dengan baik," ujar Prabowo di hadapan anggota dewan.
Dalam pidatonya, Kepala Negara menjabarkan secara rinci bentuk kehidupan layak yang menjadi pemenuhan mimpi mendasar masyarakat sehari-hari. Mulai dari kecukupan pangan, akses kesehatan, hingga kepastian lapangan kerja.
"Mereka bermimpi bisa makan dengan baik tiap hari, bisa memberi susu untuk anak-anaknya, bisa mencari obat bilamana anak mereka sakit atau bapak mereka sakit. Mereka bermimpi bisa punya rumah yang layak. Mereka bermimpi bisa melihat anaknya berangkat sekolah dengan sehat. Mereka bermimpi bahwa orang tuanya bisa dapat pekerjaan yang baik dengan pendapatan yang cukup," tutur Prabowo.
Hal ini saya rasa mungkin benar adanya, namun ada ironi di dalamnya. Dimana dengan kondisi ekonomi seperti saat ini, banyak keluarga yg masih berjuang untuk sekedar bertahan hidup dengan kebutuhan dasarnya yaitu makan. Sehingga jangankan untuk bermimpi untuk memiliki kekayaan yang banyak, sekedar bisa survive/bertahan hidup untuk seminggu atau sebulan kedepan saja sudah merupakan hal yg sangat disyukuri.
Untuk masyarakat yg bekerja serabutan, bisa dapat pekerjaan untuk sekedar menyambung hidup sudah Alhamdulillah. Begitupun untuk yg berwirausaha, bisa sekedar laku untuk menutup biaya operasional dan ada kelebihan untuk hidup sehari-hari saja sudah bersyukur. Karena dengan banyaknya orang yg terpaksa berwirausaha, membuat persaingan semakin. ketat sedangkan pembeli stagnan atau bahkan menurun, karena daya beli yg lesu di ekonomi seperti sekarang ini.
Bagaimana mana semangat teman-teman terkait kondisi ekonomi sekarang? Cukup bisa bertahan untuk melewati kondisi ini, atau masih punya semangat untuk terus berkembang dan menambah aset?