Generasi Pembaharu Cuaca

Generasi Pembaharu Cuaca Jual buku-buku
✓ Tasawuf
✓ Sastra Sufi
✓ Biografi
✓ Sejarah
✓ Terjemahan Kitab
ORI | BARU | SEGEL

IG : .bookstore

WAYAHE: NGOPI NGOPENI ATIRP. 65.000Engkau jalan, engkau pun tujuanHati-hati, jangan sampai engkau kehilanganjalan menuju...
07/01/2020

WAYAHE: NGOPI NGOPENI ATI
RP. 65.000

Engkau jalan, engkau pun tujuan
Hati-hati, jangan sampai engkau kehilangan
jalan menuju dirimu sendiri.
Syeh Suhrawardi al-Maqtul

Orang kadang lupa bahwa apa pun yang dilakukan dan ditawarkan sebagai klaim religius seharusnya diwujudkan dalam satu kesatuan: iman, Islam dan ihsan. Sayangnya, pada dimensi ihsan ini, kita kerap abai, sehingga kita tak mengenal apa makna sesungguhnya diri ini sebagai hamba dan manusia.

Usia demi usia gugur dari hidup kita. Apakah kita pernah mengajukan pertanyaan sederhana kepada diri sendiri: jika semua jerih-payah duniawi ini kita tinggalkan saat tubuh terkubur, jika pikiran, perbuatan dan ucapan dimintai pertanggungjawaban, lantas apa makna menjadi manusia? Siapakah diri kita yang tidak pernah minta dilahirkan namun harus menjalani beragam perjuangan yang kerap menyusahkan, terombang-ambing dalam s**a dan duka?

Manusia mengisi dan menjalani hidup dengan banyak ketegangan di dalam diri, dengan jiwa yang tercerai-berai seakan tak saling berhubungan, sehingga tidak pernah benar-benar mengenal siapa diri yang sesungguhnya. Jika begitu, bagaimana bisa kita mengenal Tuhan saat siapa sejatinya diri ini tidak kita kenali sepenuhnya?

Penulis: Tri Wibowo BS
Penerbit: Diva Press
Halaman: 218
Pemesanan wa 082234120607

Bismillah Di buka Pre-Order kaos Mbah Nun ***Spesifikasi:1. Cotton Bamboo2. Sablon Discharge3. Size S-XXL4. Warna Hitam ...
07/08/2019

Bismillah
Di buka Pre-Order kaos Mbah Nun

***

Spesifikasi:
1. Cotton Bamboo
2. Sablon Discharge
3. Size S-XXL
4. Warna Hitam

Harga PO 120k
Pembayaran penuh atau DP 50%

***

FORMAT PESANAN
NAMA:
ALAMAT:
HP:
JUMLAH:
UKURAN:

***

Info & Order:
WhatsApp 0822-3412-0607 (Muzaki)

IG .bookstore

Terima kasih 🙏🙏🙏

"memuliakan Manusia berarti memuliakan penciptapnya, merendahkan dan menistakan Manusia berarti merendahkan dan menistak...
07/08/2019

"memuliakan Manusia berarti memuliakan penciptapnya, merendahkan dan menistakan Manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya.

~Gus Dur~

PENYINGKAPAN DIRI TUHAN: Prinsip-prinsip Kosmologi Sufistik Ibn `ArabiRp. 95.000Sebagaimana diketahui, alam semesta (kos...
02/08/2019

PENYINGKAPAN DIRI TUHAN: Prinsip-prinsip Kosmologi Sufistik Ibn `Arabi
Rp. 95.000

Sebagaimana diketahui, alam semesta (kosmos) telah dikaji oleh berbagai macam aliran pemikiran sejak lama. Tiga aliran besar dalam tradisi Islam—teologi, filsafat, sufisme—kerap menjadi model utama para sarjana dalam mencari rujukan mengenai terjadinya alam semesta.
Para filsuf Islam dan teolog meyakini bahwa eksistensi itu plural yang berarti selain Tuhan adalah eksistensi yang dapat menjadi sebab ataupun akibat. Perbedaannya adalah, jika Tuhan adalah sebab pertama, maka eksistensi selain Tuhan adalah sebab kedua, sebab ketiga, dan seterusnya sehingga dapat ditinjau kembali bahwa alam semesta adalah entitas yang jauh dari cermin sifat-sifat serta nama-nama Tuhan.

Berbeda dari filsafat dan teologi Islam, teori sufisme hampir secara umum mengganggap bahwa Eksistensi (Wujud) ekivalen dengan al-Haq; artinya, Tuhan adalah Eksistensi itu sendiri, sedangkan segala sesuatu selain Tuhan bukanlah eksistensi. Jika demikian, apakah alam semesta tidak ada (noneksistensi), padahal manusia jelas-jelas menyaksikan berbagai fenomena alam? Apakah kita sedang dituntun ke dalam perspektif solipsisme? Bahkan secara logis, bila dikatakan bahwa alam semesta bukanlah eksistensi, lalu apa yang Tuhan ciptakan? Ataukah noneksistensi hadir secara total dari eksistensi?

Nah, William Chittick, di buku Penyingkapan Diri Tuhan seri pertama ini, secara luar biasa menuntun kita melihat tentang seluk beluk kejadian kosmos, relasi eksistensial kosmos dengan Tuhan, hakikat kosmos, serta prinsip semiosis Ibn ‘Arabi yang menyadarkan kita atas kehadiran Tuhan di dalam kosmos.

Sederhananya, apa yang tertera di buku ini secara keseluruhan adalah Kosmologi Sufistik sebagai implikasi dari Penyingkapan Diri Tuhan.

Penulis: William Chittick
Penerjemah: Rainhard Vidian
Penerbit: Pustaka Sophia
Halaman: 387
Pemesanan wa 082234120607

Seminggu lagi sebelum Pre-Order ditutup***Spesifikasi:1. Cotton Bamboo2. Sablon Discharge3. Size S-XXL4. Warna Hitam Har...
31/07/2019

Seminggu lagi sebelum Pre-Order ditutup

***

Spesifikasi:
1. Cotton Bamboo
2. Sablon Discharge
3. Size S-XXL
4. Warna Hitam

Harga PO 120k
Pembayaran penuh atau DP 50%

***

FORMAT PESANAN
NAMA:
ALAMAT:
HP:
JUMLAH:
UKURAN:

***

Info & Order:
WhatsApp 0822-3412-0607 (Muzaki)
IG .bookstore
Batas akhir Pre-order sampai tanggal 14 Agustus
Terima kasih 🙏🙏🙏

"Kita mencari-Nya kesana-sini, padahal sedang menatapnya lurus-lurus.Duduk disisi-Nya Kita bertanya, wahai kekasih diman...
30/07/2019

"Kita mencari-Nya kesana-sini, padahal sedang menatapnya lurus-lurus.
Duduk disisi-Nya Kita bertanya, wahai kekasih dimana sang kekasih?"

(Belajar hidup dari Rumi. Hal, 53)

SECANGKIR KOPI JON PAKIR Rp. 89.000Ini kopi bukan sembarang kopi. Ini kopi bikinan koki bernama Jon Pakir alias “Jon yan...
27/07/2019

SECANGKIR KOPI JON PAKIR
Rp. 89.000

Ini kopi bukan sembarang kopi. Ini kopi bikinan koki bernama Jon Pakir alias “Jon yang Faqir”—seorang pakar kondang asal Jombang yang piawai dalam meracik gagasan dan merakit kata-kata. Kali ini, si Jon ingin menghibur pembaca sekaligus menyajikan secangkir kopi yang mat-matan untuk dinikmati kapan dan di mana saja. Ada kopi “Modal untuk Pelit”, kopi “Amenangi Zaman Jahiliah”, kopi “Jurnalisme Absolut”, kopi “Syahadat Kiai Jangkung”, kopi “Sosiologi Munyuk”, kopi “Fastabiqul Fulus”, dan kopi-kopi lain yang ditanggung lebih sip ketimbang kopi nasgithel (panas, legi, lan kenthel).

Dari sekitar seratus lima puluhan kopi yang tersaji dalam buku ini, sang koki mencoba membincangkan problem-problem masyarakat kelas bawah (dalam arti luas) yang banyak diobrolkan di gardu-gardu, di warung-warung, dan di tempat-tempat obrolan lain yang strategis. Lewat gaya tulis yang khas miliknya, sang koki kadang menjenakakan atau menyeriuskan topik-topik yang dibahasnya. Dan, ditambah dengan bahasanya yang sederhana, efisien, dan lugas, Secangkir Kopi Jon Pakir ini dapat “diminum” oleh siapa saja.

Penulis: Emha Ainun Nadjib
Penerbit: Mizan Publishing
Halaman: 348
Pemesanan wa 082234120607

MARKESOT BERTUTURRp. 99.000Markesot adalah sosok lugu nan cerdas, mbeling, terkadang misterius. Dalam kesehariannya deng...
26/07/2019

MARKESOT BERTUTUR
Rp. 99.000

Markesot adalah sosok lugu nan cerdas, mbeling, terkadang misterius. Dalam kesehariannya dengan sahabat-sahabatnya, Markembloh, Markasan, Markemon, dan lain-lain—yang tergabung dalam Konsorsium Para Mbambung (KPMb)—Markesot memperbincangkan seabrek problem masyarakat kita. Dari konflik politik internasional sampai soal celana. Dari tasawuf hingga filosofi urap. Dalam gaya bertutur khas Jawa Timuran yang penuh canda dan sindiran, Markesot mengajak kita meneropong kehidupan secara arif dan menemukan hakikat di balik nilai-nilai semu yang merajalela.

Markesot Bertutur adalah salah satu karya emas dalam perjalanan kepengarangan Emha Ainun Nadjib. Setelah lama “absen”, buku ini hadir kembali menyapa pembaca. Dan terbukti, apa yang diperbincangkannya masih terus relevan dengan kondisi Indonesia.

Penulis: Emha Ainun Nadjib
Penerbit: Mizan Publishing
Halaman: 472
Pemesanan wa 082234120607

SLILIT SANG KIAI Rp. 85.000Ide-ide dan sepak terjangnya sering bernada kritis dan mengejutkan. Minatnya luas, mencakup b...
25/07/2019

SLILIT SANG KIAI
Rp. 85.000

Ide-ide dan sepak terjangnya sering bernada kritis dan mengejutkan. Minatnya luas, mencakup berbagai masalah hangat di bidang sosial, budaya, dan politik. Buku ini jelas memperlihatkan sosok penulisnya, Emha Ainun Nadjib, sebagai cendekiawan yang kritis sekaligus penyair yang kerap lebih s**a menafikan aturan-aturan konvensional. Di dalamnya, Emha menuangkan segenap gagasan dan uneg-uneg-nya tentang “persoalan-persoalan darurat bagi bangsa yang berduka”.

Penulis: Emha Ainun Nadjib
Penerbit: Mizan Publishing
Halaman: 312
Pemesanan wa 082234120607

"kalian mengambil ilmu kalian dari orang mati yang mengambil juga dari orang yang telah mati, sedangkan kami mengambil i...
25/07/2019

"kalian mengambil ilmu kalian dari orang mati yang mengambil juga dari orang yang telah mati, sedangkan kami mengambil ilmu kami dari yang Maha hidup yang tidak akan pernah mati"

(Syekh Abu yazid ra)

"Sufi adalah seorang lelaki atau perempuan yang patah hati terhadap dunia"
24/07/2019

"Sufi adalah seorang lelaki atau perempuan yang patah hati terhadap dunia"

ATLAS WALISONGO-SCRp. 140.000Jika Anda membaca Ensiklopedia Islam yang tujuh jilid dan mencari informasi tentang Wali So...
20/07/2019

ATLAS WALISONGO-SC
Rp. 140.000

Jika Anda membaca Ensiklopedia Islam yang tujuh jilid dan mencari informasi tentang Wali Songo, dijamin tidak akan menemukannya. Itu artinya, pada masa depan--kira-kira 20 tahun ke depan—Wali Songo akan tersingkir dari percaturan akademis karena keberadaan mereka tidak legitimate dalam Ensiklopedia Islam. Wali Songo ke depan akan tersingkir dari ranah sejarah dan tinggal mengisi ruang folklore sebagai cerita mitos dan legenda. Anehnya, di dalam Ensiklopedia Islam itu tercantum kisah tiga serangkai haji: Haji Miskin, Haji Sumanik, Haji Piabang sebagai pembawa ajaran Islam (Wahabi) ke Sumatra Barat. Itu berarti, anak cucu Anda kelak akan memiliki pemahaman bahwa Islam baru masuk ke Nusantara pada tahun 1803 Masehi, yaitu sewaktu tiga serangkai haji itu menyebarkan ajaran Wahabi ke Sumatra Barat. Dalam keserbaterbatasan segala hal, alhamdulillah buku ATLAS WALI SONGO dengan pendekatan multidisiplin: historis; arkeologi; aetiologis; etno-historis, dan kajian budaya dapat terselesaikan. Isi buku ini sangat membumi dengan proses sinkretisasi-asimilatif dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Fakta mencengangkan di buku ini adalah bahwa kerajaan Islam pertama di Jawa bukanlah Kerajaan Demak (abad 15), melainkan Kerajaan Lumajang yang menunjuk kurun waktu awal abad 12, yaitu saat Singasari di bawah Sri Kertanegara. Dengan prinsip 'bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa-jasa para pahlawannya', begitulah penulis berharap anak-anak bangsa di negeri tercinta ini dapat menghargai, menghormati, memuliakan, dan bahkan meneladani keluhuran budi dan kebijaksanaan yang telah diwariskan para ulama penyebar Islam tersebut. ENDORSEMENT: “Buku ini menarik sekali. Agus Sunyoto tidak tanggung-tanggung dan serius sekali dalam menelusuri, meneliti, dan memperdalam sejarah Wali Songo. Kalau tidak lahir buku seperti ini, kita akan terus menggunakan referensi sejarah buatan Belanda.” K.H. Achmad Mustofa Bisri, Pengasuh Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Rembang “Buku ini ujung tonggak, komprehensif tentang dakwah Wali Songo. Dalam dakwah Wali Songo, tidak ada satu dimensi kehidupan manusia yang diabaikan. Jadi dakwahnya itu dakwah kelengkapan seluruh kemanusiaan.” Emha Ainun Nadjib, Budayawan “Buku Atlas Wali Songo memberikan pemahaman komprehensif tentang Islam di Nusantara. Tanpa buku ini, masa depan Islam akan sangat formal dan karakternya bukan seperti NU. Tanpa menghargai wali Allah, kita hanya menjadi pribadi mukmin, bukan muhsin.” Sujiwo Tejo, Dalang dan Penulis Buku

Penulis: Agus Sunyoto
Penerbit: IIMAN
Halaman: 496
Pemesanan wa 082234120607

Address

Dusun Rekesan RT 002 RW 010 Desa Rowogempol Kec. Lekok
Pasuruan
67186

Telephone

6282234120607

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Generasi Pembaharu Cuaca posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Generasi Pembaharu Cuaca:

Share

Category