06/04/2018
Bismillah....
Kabar dari Cairo
ANAK ADALAH APA YANG KITA BERI
Teringat isi taushiyah Dr. Kamil laboudi - ayah nya Tabarak hafidz terkecil sedunia - di acara aqiqahan putra kami Aly waktu itu, beliau didatangi seseorang dan bertanya "kenapa anak saya s**a melawan? Apa yang harus saya lakukan?" tidak menjawab pertanyaan tapi malah ditanya balik oleh Dr. Kamil "apa yang sudah kamu beri kepada anakmu dari ia lahir? Jika kamu memberi nya 'air' maka ia akan meminum air, jika kamu memberinya 'jus buah' maka ia akan meminum jus buah, dan jika kamu memberinya 'susu' maka ia akan meminum susu"
Yah benar.... Dan itu membuat saya berfikir untuk mencari kurikulum pendidikan sejak anak saya lahir, diantaranya saya harus membacakan sirah agar kelak anak saya mencintai Rasulullah. Pastinya tidak mudah mencari buku yang OKE dari semua sisi, baik bahasa, referensi maupun ilustrasi...
Hati saya sangat klik ketika membaca Sinopsis buku , dan benar saja, si kecil Ali tumbuh dengan ditemani buku kes**aan nya ini, boardbook mini yang ada dalam paket mute ini sampai di usia hampir 3 tahun selalu menjadi favorit nya, entah kenapa wajahnya sumringah selalu membaca ini, padahal sudah diulang puluhan kali, tapi saya senang karena dia sudah hafal bait nya, jika selesai halaman yang satu, dia harus yang membuka halaman berikut nya, 'mama gak boleh pegang' nya keluar, hehehe
Buku ini juga yang saya pakai untuk terapi pengalihan dari gadget waktu itu, prosesnya kurang lebih seminggu, ini nyata dan saya buktinya, ternyata bercerita tentang Rasulullah itu membuat anak tenang dan bisa mengendalikan diri, asalkan kita mau berjuang dan tahan akan proses peralihan itu.... ^^
--- Emilda Tilanta ----
Cairo, 6 April 2018
Jumu'ah mubarokah