20/01/2018
*Dihibur oleh Garpu Tala*
Saya salah satu pengikut channel Magnet Rezeki, juga audio serta bukunya.
Yang mana dalam bergabung di Channel Telegram pun 'tidak sengaja', hanya berdasar petunjuk Allah, dan semakin menguatkan proses hijrah kami.
Saya dan suami sebelumnya adalah pelaku Ribawi, hidup kami berdua sejahtera secara duniawi. Hingga pada suatu titik, Qadarullah kami memutuskan untuk berhijrah.
Tidak tanggung2, kami berdua resign dari posisi kami yang sudah nyaman dari kantor kami di kawasan Sudirman, Jakarta.
Secara penuh kesadaran kami mengundurkan diri, suami di Agustus 2017 dan saya di September 2017, padahal kami berdua belum memiliki pengganti penghasilan tetap plus ada cicilan serta anak-anak yang harus kami rawat.
Berbekal keyakinan, kami tetap keluar. Ada yang kagum, ada p**a yang menyayangkan keputusan kami. Mungkin ada juga yang menyebut kami GILA.
Bertemu ilmu garpu tala, langsung saya praktekkan. Pada saat itu dapat dibilang kami ini tak punya jabatan seperti sebelumnya. Dan apa kata Allah? Ayat yang terbuka saat itu yaitu :
"dia hanyalah seorang laki-laki yang GILA.. " !
Masya Allah, apakah keputusan kami ini memang gila?
Saya pun lanjutkan membacanya, dan melihat ini surat apa, ternyata Surat Al Mu'minun, orang-orang yang beriman.
Subhanallah, kami melepaskan jabatan duniawi, dan masuk ke perusahaan Allah sebagai employee of Allah, langsung dapat jabatan dari Allah.. *Al Mu'minun !* bahagianya kami.
Dan siapa yang disebut GILA tadi?
Ternyata nabi NUH, yang Disebut gila karena membuat Kapal (Surat Al Mu'minun ayat 25 - 27). Itu sama seperti yang kami lakukan, membuat 'kapal' yang sepertinya sia - sia, tak ada gunanya. Namun kami yakin, dengan kesabaran, kami akan mendapat pertolongan.
Dalam 4 bulan ini jika kegalauan melanda, kami melakukan garpu tala.
Seperti hari ini, ketika modal menipis, makan seadanya, badan lemas, setan membayangi dengan duniawi masa lalu. Garpu Tala pun kami libatkan.
Ayat yang terbuka tetap di sisi jempol kanan kami yang membuka Alquran yaitu :
"Dan janganlah kamu merasa lemah, dan jangan p**a bersedih hati, sebab kamu paling tinggi derajatnya jika kamu orang beriman" (QS Ali Imran : 139)
Bahkan di ayat selanjutnya berkata jika gugur saat ini, disebut sebagai syuhada.
Menghibur sekali memang ayat-ayat Allah ☺.
Terimakasih Ustadz Nasrullah, telah bermurah hati membagikan ilmu ini.
Semoga ustadz dan keluarga selalu dimuliakan dan dibahagiakan Allah, Aamin.
10 Januari 2017