yanku_fashion

yanku_fashion Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from yanku_fashion, Shopping & retail, Jalan lembah mana Gang adem ayem rt 28 rw 07 desa pesarean kec adiwerna, Tegal.

TERKADANG YANG MENDZALIMIMU ADALAH YANG PALING MEMBUTUHKANMU! Bertahun-tahun setelah saudara-saudara Yusuf membuang beli...
12/09/2020

TERKADANG YANG MENDZALIMIMU ADALAH YANG PALING MEMBUTUHKANMU!

Bertahun-tahun setelah saudara-saudara Yusuf membuang beliau ke dasar sumur, mereka datang ke suatu Negeri untuk meminta belas kasih kepada penguasa disana. Dan tak disangka-sangka, penguasa Negeri itu ternyata adalah saudara yang pernah mereka buang di waktu kecilnya.

Allah subhanahu wa ta’ala menceritakan dialog mereka dengan Nabi Yusuf alaihi salam,

أَيُّهَا الْعَزِيزُ مَسَّنَا وَأَهْلَنَا الضُّرُّ وَجِئْنَا بِبِضَاعَةٍ مُزْجَاةٍ فَأَوْفِ لَنَا الْكَيْلَ وَتَصَدَّقْ عَلَيْنَا

“Hai Al Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka penuhilah jatah (gandum) untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami.” (Yusuf: 88)

Ayat ini menyimpan pelajaran yang begitu dalam dan berharga.

Terkadang seorang yang menghalangi jalan kita atau berusaha menjauhkan kita dari kebaikan dan menjerumuskan kita pada jurang keburukan, suatu saat ia akan butuh dan mengemis kepada kita. Yaitu ketika roda kehidupan ini berputar dan kejayaan berada di pihak orang-orang yang teraniaya.

وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ

“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan diantara manusia.” (Ali Imran: 140)

Maka jangan pernah merendahkan dan mendzalimi orang lain, karena kita tidak pernah tahu rahasia waktu. Bisa saja kelak kita menjadi orang yang paling membutuhkan seorang yang pernah kita dzalimi dulu.

Dan jangan pernah pesimis jika kehidupan belum berpihak kepada kita, karena roda nasib akan selalu berputar, kita hanya dituntut untuk berusaha dan menanti gilirannya.

Semoga bermanfaat.

khazanahalquran

Allahumma barik lana fi rajaba wa sya’bana wa balighna romadhan..“Ya Allah berkahilah kami pada bulan rajab dan bulan sy...
25/02/2020

Allahumma barik lana fi rajaba wa sya’bana wa balighna romadhan..

“Ya Allah berkahilah kami pada bulan rajab dan bulan sya’ban, dan pertemukanlah kami dengan bulan ramadhan”

Aamiin Allahumma Aamiin 🤲🏻😇

Assalamualaikum .... Teruslah berbagi kebaikan ,luruskan niat karna Allah semata.Sabar dan ikhlas tidak semudah mnjentik...
19/02/2020

Assalamualaikum ....
Teruslah berbagi kebaikan ,luruskan niat karna Allah semata.
Sabar dan ikhlas tidak semudah mnjentikan jari jemari ... berat ujiannya.
Setelah badai pasti ada pelangi.

Semangatt & Selalu Bersyukur 😇😇

Renungan●Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat, Ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah..●Aku...
12/02/2020

Renungan

●Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat,
Ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah..

●Aku melihat hidup teman2ku tak ada duka dan kepedihan,
Ternyata ia hanya pandai menutupi dengan mensyukuri..

●Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian,
Ternyata ia begitu menikmati badai ujian dlm kehidupannya..

●Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna,
Ternyata ia hanya berbahagia "menjadi apa adanya"..

●Aku melihat hidup tetanggaku beruntung,
Ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung..

●Maka aku merasa tidak perlu iri hati dengan rejeki orang lain..
Mungkin aku tak tahu dimana rejekiku..
Tapi rejekiku tahu dimana diriku..

●Dari lautan biru, bumi dan gunung, Tuhan telah memerintahkannya menuju kepadaku...

●Tuhan yang Maha pengasih menjamin rejekiku, sejak 9 bulan 10 hari aku dalam kandungan ibuku..

●Amatlah keliru bila berkeyakinan rejeki dimaknai dari hasil bekerja.. Karena bekerja adalah ibadah, sedang rejeki itu urusan-Nya..

●Melalaikan kebenaran demi menghawatirkan apa yang dijamin-Nya, adalah kekeliruan berganda..

●Manusia membanting tulang, demi angka simpanan gaji, yang mungkin esok akan ditinggal mati..

●Mereka lupa bahwa hakekat rejeki bukan apa yang tertulis dalam angka, tapi apa yang telah dinikmatinya..

●Rejeki tak selalu terletak pada pekerjaan kita, sang Pencipta menaruh berkat sekehendak-Nya..
Ikhtiar itu perbuatan..
Rejeki itu kejutan..

●Dan yang tidak boleh dilupakan, tiap hakekat rejeki akan ditanya kelak..
"Darimana dan digunakan untuk apa" Karena rejeki hanyalah "Hak Pakai", bukan "Hak Milik"...

Semoga Bermanfaat 😊

KITA PUNYA TAKDIRNYA SENDIRI Allah telah menuliskan garis takdir bagi setiap hamba...Rezeki, jodoh, karir, mimpi, cita-c...
11/02/2020

KITA PUNYA TAKDIRNYA SENDIRI

Allah telah menuliskan garis takdir bagi setiap hamba...

Rezeki, jodoh, karir, mimpi, cita-cita yang mewujud nyata, telah Allah persiapkan masing2 kepada setiap hamba.

Yang bisa kita lakukan sebagai manusia ialah ikhtiar maksimal, berdoa maksimal, dan tawakal maksimal.

Yup, semaksimal maksimal nya.

Tak layaklah kita membandingkan diri sendiri dengan takdir orang lain.

Tak patutlah kita iri dengan takdir orang lain.

Usaha mereka, doa2 yang mereka panjatkan, tawakal yang mereka lakukan. Kita tak pernah tau, mungkin jauh lebih dahsyat dari kita.

Jadi pantaslah Allah memberikan itu semua kepada mereka kini. Karena dulu, jauh sebelum kamu, mereka sudah jatuh bangun dalam ikhtiarnya.

Sedu sedan dalam doa-doanya...
Pasrah dan sabar dalam tawakalnya...

Karena sekali lagi, takdir manusia telah tertoreh di Lauh Mahfudz, Kitab yang paling rahasia.

Ketika kita melihat orang lain lebih sukses, lebih makmur, lebih bahagia dari kita.

Melihat teman, adik kelas, atau kakak senior yang telah menikah. Wah pengen cepet2 juga. gumam dalam hati.

Itu doa, aamiinkan dalam hati. Sambil perbaiki diri. Mungkin kini bukan waktu yang tepat buat kita. Takdirnya belum saat ini. Insya Allah hal itu juga telah Allah torehkan di Lauh Mahfudz-Nya untukmu.

Melihat teman seangkatan, sejurusan, bahkan teman sepermainan baru mendapat kerja. Sekali apply langsung dipanggil dan diterima.

Barakallahu. Rezekinya baik. Kapan ya bisa dapet kerja juga? tanya mu dalam hati.

Allah Sang Maha Pemberi Rezeki, tak pernah salah, tak pernah tertukar dalam memberi. Bahkan makhluk yang melata tak punya tangan dan kaki, telah Ia jamin rezekinya.

Saat hati lemah, saat tak tau lagi harus berbuat apa, saat dunia sempit dirasa, jadikan sabar dalam taat kuncinya. Karena Allah takkan pernah tega, menguji hamba di luar batas kesanggupannya. Allah lebih mencintai kita, jauh dibandingkan kita mencintai-Nya.

Penantian memang melelahkan. Kadang sabar sungguh melelahkan. Namun, tetap taat dalam kesabaran, ialah tanda keimanan.

Sabar, yakin...
Allah telah menorehkan semua takdirmu. Baik dan buruk. Tidak ada yang buruk. Sesungguhnya semua yang Ia kirimkan dalam hidupmu, adalah yang terbaik bagimu.

Sedalam-dalam kesabaran akan takdir Allah, sekuat-kuat keyakinan akan pertolongan Allah, hal inilah yang harus kau tanamkan kuat dalam hatimu.

Berlelah-lelah lah dalam kesabaran, hingga lelah itu lelah mengikutimu.

Bukankah Allah amat mencintai hamba yang bersabar?

Berdoa dan mintalah kepada Allah untuk selalu dikuatkan keyakinan, dan dilapangkan kesabaran kita.

***

sumber : catatan hati

Bismilah, untuk pemula yang ragu² terjun di dunia bisnis 😊Ingat jangan mendahului kehendak-Nya dengan mengatakan "takut ...
05/02/2020

Bismilah, untuk pemula yang ragu² terjun di dunia bisnis 😊

Ingat jangan mendahului kehendak-Nya dengan mengatakan "takut gak laku kalo nanti nyetok barang banyak"
Itu namanya kalian orang² pesimis yg belum berusaha udah mundur duluan..

INGAT REZEKI SUDAH ADA TAKARANNYA SENDIRI²..
JGN TAKUT TDK PUNYAK REZEKI, TAPI TAKUTLAH KALAU TIDAK BERKAH..

Semoga laris hari ini..
Aamiin Yaa Allah 🤲 😇

Tamparan keras saat berbagi NASI BUNGKUSASTAGHFIRULLAH...Jangan sampai kedermawanan kita menyakiti sesama 😭😭😭😭 Ceritanya...
21/01/2020

Tamparan keras saat berbagi NASI BUNGKUS

ASTAGHFIRULLAH...
Jangan sampai kedermawanan kita menyakiti sesama 😭😭😭😭 Ceritanya begini,
Bapak ini, pengangkut sampah.
Saat kuhampiri dan kutawarkan nasi
Beliau dengan sumringah mengucap syukur.

Lalu ia berkata,
“Dipoto ( selfie ) dulu mba,”!!! Deg.
Padahal aku tak berniat memotonya, krn posisi berhenti kami persis di depan jalan.. “Pak, maaf ya kalau menyinggung bapak.” “Ga apa-apa mba, kalau orang miskin dapet nasi aja seneng. Walaupun jadi ga punya muka.” Ya Rabb..
Faghfirlii
Faghfirlii.. Lantas aku duduk menemaninya.

Berceritalah dia.
Dulu, saat awal-awal ada yang bagi nasi ia sangat malu ketika harus difoto. Bahkan sempat tersinggung dengan seseorang yang memberi nasi bungkus dgn cara waktu menerima nasi bungkus harus menghadap ke camera untuk di poto

Namun seiring waktu, perut ternyata lebih penting dari ego.

Ia tak lagi berkeberatan difoto bersama pemberi nasi bungkus dan tak juga mempermasalahkan harus menghadap ke camera

Asalkan sebungkus nasi bisa mengganjal perutnya. “Ya mba, kalo dapet nasi kan bapak bisa nyisihin 10 ribu buat dibawa p**ang.” Katanya sambil menyuap nasi bungkus.

Aku rasanya ditabok tabok sama si bapak.
Ya Allah.. Jangan sampai kedermawanan membuat kami lalai.
Jangan sampai sebungkus nasi merendahkan mereka..
Jangan sampai hati mereka terluka.
Jangan sampai kesombongan mampir di benak kita saat memberikan nasi😢

Ah, pak.
Doakan saya dan teman-teman agar bisa berbagi tanpa melukai ya pak.
Doakan kami agar bisa berbagi namun tetap menghargai❤️ Karena sungguh, kita sedang memperjuangkan surga.
Jangan sampai, perjuangan ini ternoda dan kita tergelincir bersama dalam kobaran api neraka.

Naudzubillah tsumma naudzubillah
Doakan kami ya, teman-teman agar selalu lillah dalam perjuangan ini.
Dan aku pun selalu mendoakan teman-teman, agar Allah luaskan rezekinya untuk terus membersama dalam ikhlas bersedekah
Allah yubaarik fiikum

*Kisah Handuk Basah di Atas Kasur*Seorang istri memiliki suami yg punya kebiasaan meletakan handuk basah begitu saja di ...
20/12/2019

*Kisah Handuk Basah di Atas Kasur*

Seorang istri memiliki suami yg punya kebiasaan meletakan handuk basah begitu saja di atas kasur.
Si istri sering ngomel pada suaminya. Suaminya tak berubah.
Cape marah-2, si istri mulai ganti cara dg menyindirnya. “Bagus sekali ada handuk basah di tempat tidur..!!!” ujarnya dg suara sinis.
Atau, “Kapan handuk bisa jalan sendiri ke jemuran....???”
Apakah suaminya berubah.... *No..!!!*
Bahkan makin sebel sama si istri...
Akhirnya si istri merasa cape, marah sudah, nyindir sudah, tapi tak ada hasilnya.
Mengubah orang lain susah, apalagi untuk hal yg sudah jadi kebiasaan sejak kecil. akhirnya ia mengubah pikirannya sendiri...!!
“Baiklah, handuk basah ini akan menjadi permadani di surga nanti. Makin banyak aku memindahkan handuk basah ke jemuran, makin banyak permadani indahku di surga.” Setiap melihat handuk basah di kasur si istri tersenyum dan bergegas menjemurnya. Perasaannya bahagia.
Apakah handuknya berubah..??? Tidak..!!! Handuk basah tetap ada di kasur. Yg berubah cara pandang dirinya terhadap Handuk basah tersebut.
Waktu berlalu... si istri kaget. Tak ada lagi handuk basah di kasurnya. Ia sudah lupa sejak kapan ia tak lagi melakukannya.
Rupanya melihat keikhlasan istrinya sang suami tergerak untuk melakukannya sendiri.

Inilah *Games of Mind*...
Kadang ada hal yang sulit kita ubah pada orang lain. Jika ingin hasil yang lebih baik, maka *ubahlah diri kita lebih dulu...*
Selamat bermain-main dg pikiran Anda sendiri...
Bahagia, sedih, syukur, mengeluh, semua adalah tergantung diri kita... *kitalah yang memilih...!*


SEMOGA JABATAN INI TIDAK MELENAKAN.....Perempuan Miskin yang JujurSuatu hari, Imam Ahmad bin hanbal, pendiri mazhab hamb...
16/12/2019

SEMOGA JABATAN INI TIDAK MELENAKAN.....

Perempuan Miskin yang Jujur

Suatu hari, Imam Ahmad bin hanbal, pendiri mazhab hambaliyah dikunjungi seorang perempuan yang ingin mengadu.

Ya syaikh, saya adalah seorang ibu rumah tangga yang sudah lama ditinggal mati suami. Saya ini sangat miskin, sehingga untuk menghidupi anak-anak saja , saya merajut benang dimalam hari, sementara siang hari saya gunakan untuk mengurus anak-anak dan menyambih sebagai buruh kasar disela waktu yang ada. Karena saya tak mampu membeli lampu, maka pekerjaan merajut itu saya lakukan apabila sedang terang bulan."

Imam ahmad menyimak dengan serius penuturan si ibu tadi. Perasaannya miris mendengar ceritanya yang memprihatinkan. Imam Ahmad adalah seorang ulama besar yang kaya raya dan dermawan.
Sebenarnya, hatinya telah tergerak untuk memberi sedekah kepada perempuan itu, namun ia urungkan dahulu karena menunggu perempuan itu melanjutkan pengaduannya.

"Pada suatu hari, ada rombongan pejabat negara berkemah didepan rumah saya. Mereka menyalakan lampu yang jumlahnya amat banyak sehingga sinarnya terang benderang. Tanpa sepengetahuan mereka, saya segera merajut benang dengan memanfaatkan cahaya lampu-lampu itu," tegas perempuan.

"Tetapi setelah selesai saya sulam, saya bimbang, apakah hasilnya halal atau haram kalau saya jual?
Bolehkah saya makan dari hasil penjualan itu?
Sebab saya melakukan pekerjaan itu dengan diterangi lampu yang minyaknya dibeli dengan uang negara,dan tentu saja itu tidak lain adalah uang rakyat." Perempuan itu kembali menjelaskan.

Imam Ahmad terpesona dengan kemulyaan jiwa perempuan itu. Ia begitu jujur, ditengah masyarakat yang begitu bobrok akhlaknya dan hanya memikirkan kesenangan sendiri, tanpa peduli
Halal haram lagi. Padahal jelas, wanita ini begitu miskin dan papah.

Maka dengan penuh rasa ingin tahu, Imam ahmad bertanya ,"ibu, sebenarnya engkau ini siapa?"
"Saya ini adik perempuan Basyar Al-Hafi,"
Perempuan itu mengaku dengan suara serak karena penderitaannya yang berkepanjangan.

Imam Ahmad makin terkejut. Basyar Al-Hafi adalah gubernur yang terkenal sangat adil dan dihormati rakyatnya semasa hidupnya. Rupanya, jabatannya yang tinggi tidak disalahgunakannya untuk kepentingan keluarga dan kerabatnya. Sampai-sampai adik kandungnya pun hidup dalam keadaan miskin.

Dengan menghela nafas berat, Imam Ahmad berkata pada masa kini, ketika orang-orang sibuk memupuk kekayaan dengan berbagai cara, bahkan dengan cara menggerogoti uang negara dan menipu serta membebani rakyat yang sudah miskin, ternyata masih ada perempuan terhormat seperti engkau ibu".

Sungguh, sehelai rambutmu yang terurai dari sela-sela jilbabmu jauh lebih mulia dibanding dengan berlapis-lapis surban yang kupakai dan berlembar-lembar jubah yang dikenakan para ulama."

Subhanallah, sungguh mulianya engkau, hasil rajutan itu engkau haramkan?, padahal bagi kami itu tidak apa-apa,sebab yang engkau lakukan itu tidak merugikan keuangan negara."
Kemudian Imam Ahmad melanjutkan,"ibu,izinkan aku memberi penghormatan untukmu. Silahkan engkau meminta apa saja dariku, bahkan sebagian besar hartaku, niscaya akan kuberikan kepada perempuan semulia engkau".

Diriwayatkan dari ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ, dari RASULULLAH SHALLALLAHU ALAIHI WASALLAM. BELIAU BERSABDA:

TIDAK AKAN MASUK KEDALAM SURGA SEBUAH JASAD YANG DIBERI MAKAN DENGAN YANG HARAM."

shahih lighairihi, HR. Abu Ya'la, Al-Bazzar, Ath-Thabarani dalam kitab Al-ausath dan Al-Baihaqi, dan sebagian sanadnya hasan .

Kisah ini ada dalam kitab shahih at- targhib 2/150, no .1730

Pernah gak kalian rasakan lelah sekali ketika dalam sehari itu banyak kegiatan? Alhmdulillah saya pernah. Tapi semua yg ...
08/12/2019

Pernah gak kalian rasakan lelah sekali ketika dalam sehari itu banyak kegiatan? Alhmdulillah saya pernah. Tapi semua yg kita lakukan itu gak sia sia, semua dihitung pahala sama Allah Ta'ala . Jadi, apapun kegiatannya lakukan dengan iklas dan bersungguh sungguh🙏🙏
Jadi ada beberpa lelah yg disukai sama Allah Ta'ala . Yaitu :
LELAH YANG DISUKAI ALLAH Ada 8 lelah yang disukai Allah.
1. Lelahnya orang yang mencari nafkah untuk keluarganya (QS 62.10) .
2. Lelahnya orang yang berjihad di jalan Allah (QS 9.111) .
3. Lelahnya orang yang berdakwah dan menyeru pada kebaikan (QS 41.33) .
4. Lelahnya orang yang belajar dan menuntut ilmu (QS 3.79) .
5. Lelahnya orang yang mengurus keluarga (QS 66.6) .
6. Lelahnya orang yang beribadah dan beramal saleh (QS 3.79) .
7. Lelahnya orang yang mengandung, melahirkan dan menyusui (QS 31.14) .
8. Lelahnya orang yang dalam kesusahan dan sakit (QS 02.155) Semoga lelah kita selalu dalam kebaikan dan diridhai Allah Ta'ala .
Capt 🖋ameerahboutique

SUNGGUH BESAR JASA ORANG TUA ⁣ㅤ⁣🔸 Sungguh, jasa orang tua apalagi seorang ibu begitu besar. Mulai saat mengandung, dia m...
30/11/2019

SUNGGUH BESAR JASA ORANG TUA ⁣
ㅤ⁣
🔸 Sungguh, jasa orang tua apalagi seorang ibu begitu besar. Mulai saat mengandung, dia mesti menanggung berbagai macam penderitaan. Tatkala dia melahirkan juga demikian. Begitu p**a saat menyusui, yang sebenarnya waktu istirahat baginya, namun dia rela lembur di saat si bayi kecil kehausan dan membutuhkan air susunya. Oleh karena itu, jasanya sangat sulit sekali untuk dibalas, walaupun dgn memikulnya untuk berhaji dan memutari Ka’bah.⁣
ㅤ⁣
🔸 Dari Abi Burdah, ia melihat Ibnu ‘Umar dan seorang penduduk Yaman yang sedang thawaf di sekitar Ka’bah sambil menggendong ibunya di punggungnya. Orang itu bersenandung,⁣
ㅤ⁣
"Sesungguhnya diriku adalah tunggangan ibu yang sangat patuh. ⁣
Apabila tunggangan yang lain lari, maka aku tidak akan lari."⁣
ㅤ⁣
Orang itu lalu berkata, “Wahai Ibnu Umar apakah aku telah membalas budi kepadanya?” Ibnu Umar menjawab, “Engkau belum membalas budinya, walaupun setarik napas yang ia keluarkan ketika melahirkan.” (Adabul Mufrod no. 11. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih secara sanad).⁣
ㅤ⁣
✔️ JANGAN SIA SIAKAN MEREKA⁣
ㅤ⁣
🔸 Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,⁣
ㅤ⁣
“Sungguh terhina, sungguh terhina, sungguh terhina.” Ada yang bertanya, “Siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, ”(Sungguh hina) seorang yang mendapati kedua orang tuanya yang masih hidup atau salah satu dari keduanya ketika mereka telah tua, namun justru ia tidak masuk surga.”(HR. Muslim)⁣
ㅤ⁣
🔸 Dari Abdullah bin ’Umar, ia berkata,⁣
ㅤ⁣
“Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” (Adabul Mufrod no. 2. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan jika sampai pada sahabat, namun shahih jika sampai pada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam)⁣

Sumber: ⁣
https://rumaysho.com/
📷 malang.mengaji ⁣

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual...
23/11/2019

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda:
“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628)
______

Address

Jalan Lembah Mana Gang Adem Ayem Rt 28 Rw 07 Desa Pesarean Kec Adiwerna
Tegal
52194

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when yanku_fashion posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share