03/11/2021
Jangan keras-keras pada diri sendiri yaa, pun jangan terlalu memanjakan diri. Tengah-tengah saja.
Perihal rezeki berupa harta.
Mari lebih lembut lagi untuk mendidik hati kita agar terus menyadari bahwa kita pun memiliki bagian untuk menjemput yang manjadi takdir kita. Adalah Allah yang menguasai apa yang ada di langit dan di bumi, maka mintalah kemudahan kepada-Nya.
Berat ya cari uang?
Iyaa memang berat kok, jika ingin menangis karena beratnya mencari uang, menangis saja. Jangan malu, jangan merasa rendah dan hina hanya karena kita menangis karena uang. Kita menangis untuk menyalurkan perasaan, agar lebih mudah mengelola hati dan perasaan setelahnya. Akan tetapi, pastikan kita menangis di tempat yang tepat. Menangislah di hadapan Allah, bukan di hadapan ciptaan-Nya.
Sekali lagi, menangis karena uang bukanlah kehinaan, jadi menangislah. Alirkan segala sakit dan beban lewat tangisan. Tidak apa-apa. Tolong jangan lupa, kita bukanlah Android, tapi manusia biasa yang memiliki hati, yang bisa kapan saja tertekan dan terluka.
Ahh iya, satu lagi.
Mari kita jangan mempersempit makna rezeki, sebab rezeki bukan hanya tentang harta tapi bisa juga bisa berupa; kita bisa merasakan nikmatnya ibadah, jiwa dan raga yang sehat, anak-anak tumbuh dengan baik, mendapatkan pendidikan dan ilmu yang baik, dan tentunya masih sangat banyak lagi.
Semoga kedepannya kita lebih sadar lagi akan hal yang benar-benar bisa kita kendalikan, agar kita lebih tenang menjalankan apa yang menjadi bagian kita.
Tetap semangat ya walaupun ga semangat-semangat amat, yang penting jangan menyerah π€
β Bela Ariana,