06/08/2026
Proses cukim atau pemurnian emas menggunakan asam fluorida (HF) dan asam lain seperti asam nitrat atau asam klorida dilakukan untuk melarutkan logam pengotor atau silikat yang sulit dibersihkan. Asam fluorida khusus dipakai jika bahan baku mengandung silika, kaca, atau unsur tertentu seperti timah, tetapi sangat berbahaya dan memerlukan wadah khusus seperti teflon atau plastik polietilen.
Video berikut ini menjelaskan teknik dasar dalam proses pemurnian logam dan penanganan asam walaupun kita mempunyai wet scrubber untuk mencegah terjadinya gas buang asam berbahaya akan tetapi harus memperhatikan APD pada saat proses.
Tahapan Kerja dan KeamananPersiapan Bahan: Masukkan bahan ke wadah tahan HF (plastik/teflon). Hindari wadah kaca karena HF akan melarutkan kaca.Pencampuran Asam: Tambahkan asam nitrat atau campuran asam lain sesuai kadar pengotor untuk melarutkan logam dasar.Penambahan HF: Asam fluorida ditambahkan secara sangat hati-hati untuk melarutkan sisa silikat atau mineral pengikat yang kuat.Netralisasi dan Pengendapan: Sisa asam dinetralkan, lalu emas diendapkan kembali menjadi bubuk murni menggunakan bahan pereduksi.Risiko Tinggi: Uap HF dan asam kuat sangat beracun dan merusak kulit serta tulang. Wajib pakai alat pelindung diri lengkap dan sistem pembuangan udara tertutup.