BIBIT BUAH MURAH, Berkwalitas

  • Home
  • BIBIT BUAH MURAH, Berkwalitas

BIBIT BUAH MURAH, Berkwalitas melayani pembelian bibit, cara menanam dan perawatan tanaman buah. sedia aneka bibit tanaman buah berkwalitas dengan harga murah..

Durian gundul asal dari NTTPemesanan wa 085869097971
04/02/2022

Durian gundul asal dari NTT

Pemesanan wa 085869097971

Alpukat mentega miki unggul, Genjah dan Berbuah Sepanjang TahunAlpukat mentega miki merupakan jenis alpukat yang mempuny...
07/06/2017

Alpukat mentega miki unggul, Genjah dan Berbuah Sepanjang Tahun

Alpukat mentega miki merupakan jenis alpukat yang mempunyai kualitas yang tidak diragukan lagi dan dapat tumbuh dengan baik di dataran tinggi dengan ketinggian maksimal 1500 m dpl. Sifatnya yang sangat genjah, pantaslah jika jenis alpukat ini digemari oleh banyak orang. Berbuah kapan saja, sepanjang tahun ( tidak mengenal musim ). Alpukat ini bahkan mulai mampu berproduksi pada umur 2 - 3 tahun. Dengan perawatan yang baik dan benar, pohon alpukat mentega miki dapat berbuah dengan lebat. Selain genjah, alpukat ini juga mempunyai daging buah yang begitu pulen, tanpa rasa getir.

Keunggulan lain yang dimiliki oleh alpukat mentega miki yang mempunyai daging tebal dengan warna kulit buah kuning yaitu sangat tahan terhadap serangan hama ulat buah. Kulit buah alpukat yang keras dan tebal, sulit untuk ditembus kebanyakan rahang ulat, kandungan enzim yang mematikan pada binatang juga ada di kulit buah ini. Tak hanya itu saja, daun alpukat miki ternyata dapat menimbulkan masalah pencernaan pada hewan seperti kambing, sapi dan kuda. Bahkan ulat pun tidak mau memakan daun alpukat miki ini lantaran juga dapat mengganggu pencernaan pada perut ulat.

Alpukat mentega miki masih bisa tumbuh baik di dataran rendah, asalkan daerah tanam nya memiliki suhu antara 15 hingga 30 derajat Celcius dengan curah hujan 5 sampai 6 bulan basah. Hanya saja, tempat yang paling dikehendaki yaitu di dataran tinggi dengan ketinggian maksimal 1.500 meter di atas permukaan laut. Alpukat mentega miki juga bisa tumbuh di daerah tropis maupun subtropis, termasuk di tanah remah atau lempung berpasir. Dengan kondisi itu, alpukat mentega miki tidak membutuhkan intensitas cahaya tertentu.

Penasaran ?? ingin bertanam sendiri alpukat mentega miki ini ?? kami siap membantu anda dalam pengadaan bibitnya ....

Cs. Bram Nurssery
Wa 088216706109
Atau pesan via inbox halaman
BIBIT BUAH MURAH

Bibit alpukat mentega miki unggul, dan juga tersedia jenis bibit alpukat lainnya.

Cara Menanam Durian Musang KingBy Belajar Berkebun Bersama BIBIT BUAH MURAH★★★★★Cara menanam durian musang king sebenarn...
05/06/2017

Cara Menanam Durian Musang King

By Belajar Berkebun
Bersama BIBIT BUAH MURAH
★★★★★
Cara menanam durian musang king sebenarnya tidak sesulit yang anda bayangkan. Pohon durian tumbuh di daratan rendah hingga ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Pohon durian tumbuh subur di daerah yang beriklim basah atau daerah yang memiliki curah hujan yang tinggi dengan tanah yang lembab, gembur, subur dengan kedalaman air tanah tidak lebih dari 1 meter. Bibit dari pohon durian mudah untuk dibudidayakan dengan hasil yang baik, salah satunya jenis durian yang sangat sering ditanaman adalah pohon durian dengan jenis durian musang king.

Durian musang king menjadi durian terbaik sampai saat ini, di Negara asalnya durian ini disebut dengan Mou San Wan yang berarti raja kucing, yang dikenal pertama kali pada tahun 1990. Durian ini menghasilkan buah dengan karakter yang istimewa, dengan daging buah yang berwarna kuning, tampak lembut, rasa yang dimiliki durian ini manis pahit, dan memiliki biji yang kempes sehingga dagingnya terlihat tebal. Para ahli mengatakan bahwa durian musang king tergolong durian yang berdaging buah kering dan merupakan jenis terbaik di kelasnya.

Berikut Cara menanam durian musang king :
1. Langkah pertama cara menanam durian musang king yaitu, carilah bibit pohon durian musang king dengan melihat bentuk daunnya, bentuk daun durian musang king memiliki daun yang lonjong dan memanjang.

2. Kemudian cara menanam durian musang king berikutnya yaitu bersihkan lahan yang akan digunakan untuk menanam bibit pohon durian musang king dari gangguan, seperti rumput dan tanaman liar yang juga dapat mengganggu tanah disekitar lahan. Singkirkan pohon yang mengganggu masuknya sinar matahari ke lahan yang akan digunakan untuk menanam bibit. Pastikan bibit durian musang king ditanamn di lahan yang terkena sinar matahari penuh.

3. Cara menanam durian musang king selanjutnya yaitu buatlah lubang untuk menanam bibit yang sudah disiapkan, dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm untuk ukuran bibit dengan tinggi 1 meter. Sebelum menanam bibit biarkan lubang yang dibuat terkena sinar matahari selama 2 hingga 3 hari, ini agar bakteri di dalam tanah mati sehingga bibit yang akan ditanam terhindar dari bakteri di dalam tanah.

4. Setelah lubang yang dibuat sudah siap untuk ditanami, cara menanam durian musang king selanjutnya yaitu masukan bibit dengan membuka pembungkus bibit yang biasanya terbuat dari plastik. Korek sedikit tanah untuk memasukkan tanah polibek, dan pendam tanah bibitnya tadi, namun jangan sampai tanah memendam batang pohon. Pastikan batang pohon bebas dari tanah dengan menanam bibit rata dengan tanah yang dibawa oleh bibit. Uruglah tanah kekiri dan kekanan, atau melingkari bibit durian musang king.

5. Bagi lahan yang terlalu panas seperti di tepi sawah, lebih baik untuk menutup bawah bibit dengan menggunakan jerami, hal ini bertujuan agar siraman air dibawah bibit tidak mudah menguap. Siramlah setiap sore pada saat musim kemarau agar bibit tetap segar.

6. Untuk mendapatkan hasil bibit yang tumbuh maksimal, makacara menanam durian musang king selanjutnya yaitu pemberian pupuk organik setiap bulan. Caranya yakni dengan menyiramkan ke bagian bawah bibit durian musang king. Perhatikan petunjuk dosis pupuk agar sesuai dengan kebutuhan dengan melihat anjuran yang tertera pada botol pupuk atau wadah pupuk.

7. Selain pupuk organik, setelah bibit tumbuh hingga usia 3 bulan berilah pupuk kandang dengan ukuran seperempat karung untuk pohon yang sudah tumbuh setinggi 1 hingga 2 meter. Selain itu, berilah pada pohon yang sudah berusia 2 tahun sampai 1 tahun pada saat berbuah. Hal ini dapat mempercepat pertumbuhan pohon dan juga buah.

8. Rawatlah pohon dengan baik agar tidak terkena gangguan dari tanaman pengganggu. Selamat mencoba cara menanam durian musang king di atas.

Dapatkan bibit durian musangking di
BIBIT BUAH MURAH
Via inbox halaman
Atau WA 088216706109
CS. bram nurssery

DAPATKAN HARGA NEGO DIATAS PEMBELIAN 5 BIBIT.

  membaca sebelum komentar!!..Jambu Rasa Nanas (Feijoa)===========================Feijoa atau pineapple guava (Acca sell...
04/06/2017

membaca sebelum komentar!!..

Jambu Rasa Nanas (Feijoa)
===========================
Feijoa atau pineapple guava (Acca sellowiana), kadang juga disebut brazilian guava, termasuk jenis buah yang unik. Alasan di balik namanya yaitu pineapple guava adalah karena jambu ini memiliki cita rasa asam manis segar yang sama seperti buah nanas. Bukan hanya rasanya saja yang menyerupai nanas, aromanyapun demikian.

Pohonnya dapat tumbuh sekitar 7 meter. Daunnya berwarna hijau keabuan.

Jambu ini sebenarnya merupakan jambu biji, namun ukuran buahnya relatif kecil. Daging buah berwarna kuning pucat mengelilingi daging tengahnya yang berwarna putih. Tidak seperti jambu biji lainnya yang dagingnya kadang terasa kasar di mulut, jambu rasa nanas ini memiliki biji melimpah berukuran kecil sehingga tidak terlalu kasar saat dikunyah.

Tanaman jambu rasa nanas ini dapat tumbuh subur di daerah dataran tinggi. Bibitnya diperbanyak dengan cara stek atau pencangkokan. Bisa ditanam pada pot berukuran lebih dari 60cm atau langsung pada lahan permanen.

Jambu rasa nanas dikonsumsi dengan langsung memakannya pada saat matang ataupun diolah menjadi jeli. Dinilai sebagai jenis jambu penghasil jeli terlezat. Selain buahnya, batang kayu, akar dan daunnyapun memberikan manfaat. Kayunya kadang diolah menjadi obat kulit karena kandungannya yang kaya akan tanin. Karena kuat dan kokoh, juga bisa dibuat jadi papan ataupun tiang. Di Brazil, akar dan kulit kayunya direbus dan dimanfaatkan untuk mengobati penyakit disentri, saluran kencing dan diare. Sementara itu daunnya direbus dan diminum untuk mengobati penyakit bronkhitis dan menurunkan demam.

Untuk penanamannya dibutuhkan tanah yang gembur dan sudah tercampur dengan kompos. Disiram satu kali sehari dan diberi pupuk sekali dalam 3 bulan. Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK. Pohonnya akan berbuah pada usia 1 tahun penanamannya.

Ukuran tanaman yang kami kirimkan adalah ukuran 40-70 cm.
Harga 45.000

Pemesanan via inbox halaman
Atau tlpon/sms 088216706109
Bram Nurssery

Cara Budidaya SIRSAK Agar Cepat Berbuah Lebat dan Menguntungkan Bagi PetaniSiapa yang tak mengenal dengan buah Sirsak?. ...
04/06/2017

Cara Budidaya SIRSAK Agar Cepat Berbuah Lebat dan Menguntungkan Bagi Petani

Siapa yang tak mengenal dengan buah Sirsak?. Buah Sirsak dengan nama ilmiah Annona muricata L. merupakan buah paling unik dari famili Annonaceae, dan banyak tumbuh di daratan Indonesia dan Malaysia. Buah ini dalam bahasa jawa disebut sebagai buah "Nongko Sabrang" atau "Nangka Sabrang". Nangka sabrang (sirsak) ini sekilas sangat mirip dengan buah srikaya dan buah nona. Nama lain dari buah sirsak berdasarkan wilayahnya, diantaranya: Soursop (Inggris), Corossol atau Annone (Perancis). Di daerah-daerah aliran sungai pada era tahun 1980-an, banyak sekali ditumbuhi pohon-pohon sirsak, terutama di daerah provinsi Lampung dan sebelah timur Pulau Jawa. Jika musim buah sirsak tiba, maka para masyarakat setempat bersiap-siap untuk memanennya. Dalam satu kali panen, tiap-tiap pohon dapat menghasilkan setidaknya 20 - 30 buah dan dipanen secara bertahap. Umumnya masyarakat petani di pedesaan maupun penggemar perkebunan di wilayah perkotaan menanam tanaman sirsak dilakukan secara generatif (menggunakan biji) maupun secara vegetatif dengan cara dicangkok. Tanaman sirsak sangat sulit sekali dikembangbiakan apabila dilakukan menggunakan cara stek batang, menyambung, menempel, ataupun okulasi pada bagian batang induknya. Sehingga lebih banyak orang menggunakan cara cangkok dan menanam buah nangka sabrang ini melalui biji yang dikecambahkan pada wadah pot polybag.

Banyak sekali manfaat dari buah sirsak ini. Apabila buah sirsak sudah matang dari pohonnya langsung, maka dapat langsung dinikmati dengan cara dibelah atau dikupas bagian kulit luarnya. Daging buah sirsak berwarna putih susu dan banyak mengandung air dan gula buah (fruktosa) sekitar 34%. Daging buah sirsak lembek, dengan biji berada pada barisan daging buah. Biji buah sirsak berwarna hitam dengan panjang biji sekitar 1 - 1,5 cm. Buah sirsak ini banyak dimanfaatkan sebagai minuman penyegar dan dibuat jus buah. Rasanya sangat menggoda dan cocok dikonsumsi selepas beraktivitas, p**ang kerja, p**ang dari kampus, atau ketika istirahat santai di rumah.

Selain air dan fruktosa, dalam satu buah sirsak dengan berat 0,5 kg mengandung karbohidrat 500 mg, vitamin C sebanyak 120 mg, mineral 100 mg, protein 40 mg, lemak 0,3 mg, vitamin B kompleks 90 mg, vitamin A sebanyak 67 mg. Kebutuhan 120 mg vitamin C sangat penting dicukupi setiap harinya, dan otomatis sudah terdapat pada buah sirsak. Selain buahnya, daun sirsak oleh masyakarat Indonesia juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan herbal alami yang mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit seperti diabetes, darah tinggi (hipertensi), anyang-anyangan (sering buang air kecil), darah rendah, stroke, batu ginjal, liver, melancarkan aliran darah, dan masih banyak lagi segudang manfaat dari pohon sirsak dalam memenuhi hajat orang banyak.

Sentra dan wilayah persebaran tanaman ini telah merata dan tumbuh bebas di Indonesia, seperti banyak ditemukan pada daerah hutan-hutan di Kalimantan, di Pulau Jawa, hutan sepanjang Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) mulai dari provinsi Lampung hingga ke bagian utara p**au Sumatera. Di beberapa daerah di Indonesia, tanaman sirsak ternyata banyak dibudidaya dengan alasan cara budidayanya sangat simpel dan menghasilkan keuntungan yang melimpah. Daerah Kalianda (Lampung Selatan), Gisting dan Gedong Tataan (Lampung) merupakan salah satu contoh sentra pertanian sirsak yang menonjol dan terbukti banyak orang yang sukses menekuni budidaya tanaman sirsak ini. Tak heran apabila dalam sekali produksi panen sirsak menghasilkan keuntungan melimpah, namun semua tergantung dari seberapa serius dalam proses penanaman dan perawatan hingga proses panen dan pasca panen yang dilakukan secara benar.

Syarat Tumbuh Tanaman Buah Sirsak

Tanaman sirsak dapat tumbuh secara baik di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Pada ketinggian lahan di atas 300 - 1.200 meter di bawah permukaan air laut (mdpl), tanaman ini justru akan menghasilkan buah lebat, dan ini sudah terbukti berdasarkan pengalaman penulis. Jenis tanaman sirsak juga tidak manja dan mudah sekali dibudidaya pada semua jenis lahan, baik itu di lahan perkebunan, daerah tanggul di pinggiran bantaran sungai, daerah pematang sawah, daerah hutan-hutan ringan, maupun sirsak dibudidaya di halaman rumah dan ladang.

Jenis tanah yang cocok bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman sirsak adalah jenis tanah merah, tanah andosol, aluvial, lempung berpasir, dan tanah liat cokelat dengan kandungan humus dan bertekstur tanah gembur. Tingkat keasaman tanah (pH tanah) sangat menentukan sekali proses pertumbuhan tanaman ini, yakni cocok ditanam pada pH kisaran 5 - 6,5. Sistem drainase dan ketercukupan air di bawah akar tanaman ini penting diperhatikan, meskipun tanaman ini tidak begitu sulit dalam memperoleh air yang sudah dicadangkan di dalam tumbuhan itu sendiri. Pada masa-masa musim kering (kemarau), tanaman ini praktis mampu bertahan hidup, meskipun para petani buah sirsak harus sesekali mengairi atau menyiram tanaman sirsak agar tidak mati.

Suhu udara yang paling cocok untuk pertumbuhan tanaman sirsak adalah kisaran 23 - 31 derajat celcius, dengan tingkat kelembaban udara 80%. Ketercukupan air hujan menjadi salah satu faktor penting dalam mempengaruhi produksi bunga sehingga tanaman akan menghasilkan buah yang banyak. Curah hujan pertahun yang diharapkan yaitu 800 mm/tahun. Sebaiknya penanaman pohon sirsak tidak dilakukan di dalam pot, melainkan ditanam di area terbuka atau perkebunan, dengan tingkat ketersediaan cahaya matahari penuh sepanjang hari.

Ciri-Ciri Tanaman Buah Sirsak

Tanaman sirsak merupakan tanaman dikotil, merupakan tumbuhan tingkat tinggi, akar tunjang, batang memiliki kambium sehingga mudah dikembangbiakan secara vegetatif yakni melalui cangkok batang, daun berwarna hijau, daun berbentuk bulat lonjong dengan bagian ujungnya lancip, daun menempel pada ranting-ranting kecil dan terkadang daunnya menempel pada ketiak batang, pertulangan daunnya menyirip tidak sejajar. Kulit buah sirsak yang masih mentah berwarna hijau tua dan nampak terlihat adanya pertumbuhan duri-duri pada permukaan kulit buahnya tersebut. Kulit buah sirsak yang telah matang (masak) berwarna kuning kehijauan, jika bagian kulit buah dipencet maka akan terasa empuk dan hal ini menandakan bahwa buah sirsak telah matang serta siap konsumsi. Buah sirsak saat berbuah lebat biasanya bergerombol di sepanjang ranting dan batang-batang pohonnya. Dalam satu pohon dewasa, biasanya terdapat 15 - 30-an buah sirsak. Daging buah sirsak berwarna putih, memiliki kandungan air cukup banyak, rasa buahnya manis, biji-biji banyak tersebar pada area daging buahnya. Bunga sirsak berwarna kuning - agak putih serta tergolong bunga majemuk.

Cara Penanaman+Perawatan Tanaman Sirsak
Penanaman tanaman buah sirsak baik di daerah perkebunan atau di halaman rumah pada dasarnya sama. Namun apakah penanaman hendak langsung ditanam di lahan terbuka atau melalui proses pembibitan terlebih dahulu dengan menggunakan polybag. Kebanyak petani lebih memililih penanaman sirsak didahului dengan proses perkecambahan biji. Cara penanaman sirsak meliputi tahap persiapan bibit, perkecambahan biji, pengolahan lahan tanam, penanaman sirsak, penyiraman, pemupukan (fertilizer), penyiangan rumput-rumput pengganggu (gulma), penggemburan lahan tanam, dan selanjutnya yakni kegiatan panen buah sirsak. Perawatan penanaman buah sirsak harus benar agar cepat berbuah lebat dan menguntungkan bagi petani itu sendiri.

1. Persiapan Bibit Sirsak Unggul

Bibit sirsak dapat diperoleh secara langsung dari pohon yang sudah tua kira-kira berusia 2 tahun atau bahkan lebih. Selanjutnya mengambil buah sirsak yang sudah masak, kemudian ambil beberapa biji sirsak yang sudah berwarna hitam legam. Biji yang sudah diambil kemudian dimasukan ke dalam air hangat lalu didiamkan selama 24 jam. Pilihlah biji yang tidak terapung di atas air rendaman. Biji-biji sirsak tersebut kemudian dijemur di bawah panas matahari selama 1 hari hingga kering. Jika biji sudah kering, maka segera proses penanaman sirsak dilakukan.

2. Proses Perkecambahan Biji Sirsak

Sebelum biji sirsak ditanam pada lahan terbuka, sebaiknya terlebih dahulu melakukan perkecambahan biji pada tanah humus di dalam wadah pot polybag. Caranya, masukan 2 butir biji sirsak pada tiap-tiap kantong polybag yang sudah berisi pupuk kandang/kompos/tanah humus bekas pembakaran daun-daun. Pastikan bahwa lubang tanam perkecambahan yakni 0,5 cm (khusus untuk perkecambahan biji). Setelah biji ditimbun ke dalam pupuk kandang, kemudian siram secara rutin tanah di dalam polybag (sehari 1 - 2 kali) dengan melihat kondisi kelembaban tanah. Pastikan juga bahwa tanah memiliki ketercukupan air supaya proses perkecambahan biji sirsak berlangsung maksimal. Biasanya biji sirsak segera berkecambah dan tumbuh dalam waktu 1 - 2 Minggu atau lebih tergantung dari kerutinan penyiraman dengan air. Apabila tanaman pada pot polybag tumbuh baik, selanjutnya yakni pengolahan lahan dan penanaman tanaman sirsak di lahan terbuka seperti kebun atau wilayah halaman rumah.

3. Pengolahan Lahan Tanam, Penanaman Sirsak, dan Pola Penyiraman

Pengolahan lahan tanam sirsak yakni berupa lahan terbuka baik di halaman rumah maupun di area perkebunan. Tanaman sirsak yang telah disiapkan pada point nomor 2 di atas, selanjutnya siap ditanam di lahan terbuka. Hal pertama yang perlu dipersiapkan yaitu membuat lubang tanam sirsak ukuran panjang x lebar x tinggi berturut-turut yakni 20 x 20 x 20 cm. Kemudian pada bagian dasar lubang tanam diberi pupuk kandang (disarankan pupuk kotoran ayam/sapi) yakni 1/3 dari tinggi lubang tanam (atau kira-kira 6,3 cm). Setelah itu siram pupuk kandang pada bagian dasar lubang dengan air secukupnya ( 1 - 2 gayung). Lalu ambil 1 tanaman sirsak pada pot polybag dengan cara dicabut perlahan hingga pada akar dan tanahnya, lalu masukan ke dalam lubang tanam, lalu tanaman tersebut timbun dengan tanah galian lubang, padatkan tanah setelah itu disiram secara rutin supaya tanaman sirsak cepat tumbuh dan berbuah lebat. Penyiraman tanaman sirsak ini dilakukan secara teratur sampai tanaman menginjak umur 2 bulan. INGAT: Jarak tanam ideal untuk budidaya sirsak agar cepat berbuah lebat dan menguntungkan yaitu 2 meter.

Supaya tanaman sirsak tidak diganggu oleh hewan ternak dan yang lainnya, maka di sekitar tempat tumbuh tanaman sirsak diberikan pembatas berbentuk bujur sangkar dari bilah-bilah bambu yang dianyam atau ditancapkan, kira-kira setinggi 1 meter.

4. Penyiangan Gulma dan Penggemburan Lahan

Penyiangan dilakukan dalam rangka memberantas gulma (rumput liar) di sekitar area tanaman sirsak, karena bagaimanapun juga apabila rumput liar banyak tumbuh di area pusat tanaman, maka dapat mengurangi ketercukupan unsur hara penting bagi tanaman sirsak. Caranya yakni dengan mencabut atau mengoret serta sekaligus melakukan penggemburan lahan. Penggemburan lahan tanam sirsak yakni dilakukan dengan cara mencangkul kecil-kecil secara berputar di sekitar pusat tanaman. Penggemburan lahan bertujuan agar mempercepat proses pembungaan, proses percepatan daun, pembuahan dan meningkatkan kadar oksigen di dalam tanah, serta memudahkan dalam penyerapan nutrisi oleh akar tanaman sirsak itu sendiri.

5. Pemupukan Tanaman Sirsak

Pohon sirsak selain harus disiram rutin dan tanahnya digemburkan, juga harus diberikan pupuk pada masa-masa tertentu. Pemberian pupuk organik amatlah penting dalam menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman sirsak dan diberikan saat tanaman berumur 2 bulan pertama, serta pada saat umur 6 bulan. Pupuk organik diberikan sehari setelah penggemburan lahan. Cara pemberian pupuk organis yakni dengan cara ditaburkan pada pusat tanaman tumbuh (tepat di atas akar). Pemberian pupuk ini sangatlah penting dan dapat dilakukan tiap 4 bulan sekali sepanjang tahunnya. Selain pupuk organik, penggunaan pupuk nonorganik juga dapat dilakukan setelah tanaman menginjak usia 5 bulan pertama. Pemupukan organik dilakukan tiap 5 bulan sekali per tahunnya, yakni menggunakan pupuk jenis KCl, Urea, atau TSP (silakan dipilih salah satu saja). Pemupukan nonorganik dilakukan dengan cara membuat lubang larikan melingkar di sekitar pusat tanaman, kemudian lubang larikan diberi pupuk anorganik tersebut sekitar 1 gayung besar, lalu tutup kembali lubang larikan menggunakan tanah galian sebelumnya. Dalam 1 hektar lahan, biasanya dibutuhkan pupuk anorganik sekitar 500 kg hingga 1.000 kg, tergantung dengan jumlah dan banyaknya tanaman sirsak yang dibudidaya.

6. Kegiatan Panen dan Pemasaran Hasil Panen Buah Sirsak

Panen Buah Sirsak , Foto Dibidik Oleh: guruilmuan.blogspot.com

Buah sirsak sudah siap dipanen apabila telah berumur di atas 2 - 3 tahun (tergantung menggunakan cara stek batang atau melalui biji secara generatif), sebab pada usia ini biasanya tanaman sudah mulai berbunga serta banyak buah yang diproduksi di batang tanamannya. Buah sirsak yang sudah matang jika dipencet buahnya nampak empuk, kulit buah menyerupai duri-duri berwarna kuning kehijauan. Pemanenan buah sirsak dipetik manual dengan tangan, buah yang sudah dipetik kemudian dimasukan ke dalam keranjang buah. Buah sirsak yang hendak dijual di pasaran, sebaiknya terlebih dahulu dicuci menggunakan air bersih, lalu dimasukan ke dalam lemari pendingin agar buah tetap segar. Buah sirsak dapat dijual dalam bentuk kiloan atau per buah saja. Konsumen biasanya memanfaatkan buah sirsak untuk berbagai kepentingan salah satunya yaitu sebagai buah pencuci mulut sebelum atau sesudah makan. Di pasaran dan minimarket (toko buah), buah ini dijual secara eceran dan dipaket-paket dalam keranjang buah. Misalnya, di pasar-pasar tradisional di wilayah Kota Bandar Lampung, buah sirsak dijual dengan harga per kilogramnya kisaran Rp. 12.000,00,- hingga Rp.20.000,00,-. Dan harga ini tentu saja tidak mutlak berlaku untuk daerah lain di Indonesia. Banyak sekali masyarakat dan industri minuman sari buah dgn memanfaatkan buah sirsak sebagai salah satu bagian dari pemberi cita rasa pada minuman maupun makanan olah Demikian informasi tentang, "Cara Budidaya Sirsak Agar Cepat Berbuah Lebat dan Menguntungkan Bagi Petani". Semoga apa yang sudah dijelaskan pada uraian di atas bermanfaat. Selamat bereksperimen, semoga budidaya sirsak yang Anda lakukan berhasil. Salam budidaya dan ayo berkebun. Mari menanami halaman rumah dan kebun-kebun dengan tanaman buah yang bermanfaat.

Untuk pengadaan bibitnya kami menyediakan hasil stek yg sudah berumur 1 tahun dgn harga murah.
Sirsak madu
Sirsak merah

Pesan via inbox halamn
Atau sms/tlpon 088216706109
Bpk. Bram Nurssery

Pertanian***********Gambaran klasik pertanian di IndonesiaPertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang ...
02/06/2017

Pertanian
***********
Gambaran klasik pertanian di Indonesia
Pertanian adalah kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang dilakukan manusia untuk menghasilkan bahan pangan, bahan baku industri, atau sumber energi, serta untuk mengelola lingkungan hidupnya. Kegiatan pemanfaatan sumber daya hayati yang termasuk dalam pertanian biasa difahami orang sebagai budidaya tanaman atau bercocok tanam (bahasa Inggris: crop cultivation) serta pembesaran hewan ternak (raising), meskipun cakupannya dapat p**a berupa pemanfaatan mikroorganisme dan bioenzim dalam pengolahan produk lanjutan, seperti pembuatan keju dan tempe, atau sekedar ekstraksi semata, seperti penangkapan ikan atau eksploitasi hutan.
Bagian terbesar penduduk dunia bermata pencaharian dalam bidang-bidang di lingkup pertanian, namun pertanian hanya menyumbang 4% dari PDB dunia. Sejarah Indonesia sejak masa kolonial sampai sekarang tidak dapat dipisahkan dari sektor pertanian dan perkebunan, karena sektor - sektor ini memiliki arti yang sangat penting dalam menentukan pembentukan berbagai realitas ekonomi dan sosial masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data BPS tahun 2002, bidang pertanian di Indonesia menyediakan lapangan kerja bagi sekitar 44,3% penduduk meskipun hanya menyumbang sekitar 17,3% dari total pendapatan domestik bruto.
Kelompok ilmu-ilmu pertanian mengkaji pertanian dengan dukungan ilmu-ilmu pendukungnya. Inti dari ilmu-ilmu pertanian adalah biologi dan ekonomi. Karena pertanian selalu terikat dengan ruang dan waktu, ilmu-ilmu pendukung, seperti ilmu tanah, meteorologi, permesinan pertanian, biokimia, dan statistika, juga dipelajari dalam pertanian. Usaha tani (farming) adalah bagian inti dari pertanian karena menyangkut sekump**an kegiatan yang dilakukan dalam budidaya. Petani adalah sebutan bagi mereka yang menyelenggarakan usaha tani, sebagai contoh "petani tembakau" atau "petani ikan". Pelaku budidaya hewan ternak (livestock) secara khusus disebut sebagai peternak.
CAKUPAN PERTANIAN
Pertanian dalam pengertian yang luas mencakup semua kegiatan yang melibatkan pemanfaatan makhluk hidup (termasuk tanaman, hewan, dan mikrobia) untuk kepentingan manusia. Dalam arti sempit, pertanian juga diartikan sebagai kegiatan pemanfaatan sebidang lahan untuk membudidayakan jenis tanaman tertentu, terutama yang bersifat semusim.
Usaha pertanian diberi nama khusus untuk subjek usaha tani tertentu. Kehutanan adalah usaha tani dengan subjek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar atau liar (hutan). Peternakan menggunakan subjek hewan darat kering (khususnya semua vertebrata kecuali ikan dan amfibia) atau serangga (misalnya lebah). Perikanan memiliki subjek hewan perairan (termasuk amfibia dan semua non-vertebrata air). Suatu usaha pertanian dapat melibatkan berbagai subjek ini bersama-sama dengan alasan efisiensi dan peningkatan keuntungan. Pertimbangan akan kelestarian lingkungan mengakibatkan aspek-aspek konservasi sumber daya alam juga menjadi bagian dalam usaha pertanian.
Semua usaha pertanian pada dasarnya adalah kegiatan ekonomi sehingga memerlukan dasar-dasar pengetahuan yang sama akan pengelolaan tempat usaha, pemilihan benih/bibit, metode budidaya, pengump**an hasil, distribusi produk, pengolahan dan pengemasan produk, dan pemasaran. Apabila seorang petani memandang semua aspek ini dengan pertimbangan efisiensi untuk mencapai keuntungan maksimal maka ia melakukan pertanian intensif (intensive farming). Usaha pertanian yang dipandang dengan cara ini dikenal sebagai agribisnis. Program dan kebijakan yang mengarahkan usaha pertanian ke cara pandang demikian dikenal sebagai intensifikasi. Karena pertanian industrial selalu menerapkan pertanian intensif, keduanya sering kali disamakan.
Sisi yang berseberangan dengan pertanian industrial adalah pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture). Pertanian berkelanjutan, dikenal juga dengan variasinya seperti pertanian organik atau permakultur, memasukkan aspek kelestarian daya dukung lahan maupun lingkungan dan pengetahuan lokal sebagai faktor penting dalam perhitungan efisiensinya. Akibatnya, pertanian berkelanjutan biasanya memberikan hasil yang lebih rendah daripada pertanian industrial.
Pertanian modern masa kini biasanya menerapkan sebagian komponen dari kedua kutub "ideologi" pertanian yang disebutkan di atas. Selain keduanya, dikenal p**a bentuk pertanian ekstensif (pertanian masukan rendah) yang dalam bentuk paling ekstrem dan tradisional akan berbentuk pertanian subsisten, yaitu hanya dilakukan tanpa motif bisnis dan semata hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau komunitasnya.
Sebagai suatu usaha, pertanian memiliki dua ciri penting: selalu melibatkan barang dalam volume besar dan proses produksi memiliki risiko yang relatif tinggi. Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi. Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponika) telah dapat mengurangi ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian.

SEJARAH SINGKAT PERTANIAN DUNIA

Daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah. Di tempat ini ditemukan bukti-bukti awal pertanian, seperti biji-bijian dan alat-alat pengolahnya.
Domestikasi anjing diduga telah dilakukan bahkan pada saat manusia belum mengenal budidaya (masyarakat berburu dan peramu) dan merupakan kegiatan peternakan yang pertama kali.
Kegiatan pertanian (budidaya tanaman dan ternak) merupakan salah satu kegiatan yang paling awal dikenal peradaban manusia dan mengubah total bentuk kebudayaan. Para ahli prasejarah umumnya bersepakat bahwa pertanian pertama kali berkembang sekitar 12.000 tahun yang lalu dari kebudayaan di daerah "bulan sabit yang subur" di Timur Tengah, yang meliputi daerah lembah Sungai Tigris dan Eufrat terus memanjang ke barat hingga daerah Suriah dan Yordania sekarang. Bukti-bukti yang pertama kali dijumpai menunjukkan adanya budidaya tanaman biji-bijian (serealia, terutama gandum kuna seperti emmer) dan polong-polongan di daerah tersebut. Pada saat itu, 2000 tahun setelah berakhirnya Zaman Es terakhir di era Pleistosen, di dearah ini banyak dijumpai hutan dan padang yang sangat cocok bagi mulainya pertanian. Pertanian telah dikenal oleh masyarakat yang telah mencapai kebudayaan batu muda (neolitikum), perunggu dan megalitikum. Pertanian mengubah bentuk-bentuk kepercayaan, dari pemujaan terhadap dewa-dewa perburuan menjadi pemujaan terhadap dewa-dewa perlambang kesuburan dan ketersediaan pangan.
Teknik budidaya tanaman lalu meluas ke barat (Eropa dan Afrika Utara, pada saat itu Sahara belum sepenuhnya menjadi gurun) dan ke timur (hingga Asia Timur dan Asia Tenggara). Bukti-bukti di Tiongkok menunjukkan adanya budidaya jewawut (millet) dan padi sejak 6000 tahun sebelum Masehi. Masyarakat Asia Tenggara telah mengenal budidaya padi sawah paling tidak pada saat 3000 tahun SM dan Jepang serta Korea sejak 1000 tahun SM. Sementara itu, masyarakat benua Amerika mengembangkan tanaman dan hewan budidaya yang sejak awal sama sekali berbeda.
Hewan ternak yang pertama kali didomestikasi adalah kambing/domba (7000 tahun SM) serta babi (6000 tahun SM), bersama-sama dengan domestikasi kucing. Sapi, kuda, kerbau, yak mulai dikembangkan antara 6000 hingga 3000 tahun SM. Unggas mulai dibudidayakan lebih kemudian. Ulat sutera diketahui telah diternakkan 2000 tahun SM. Budidaya ikan air tawar baru dikenal semenjak 2000 tahun yang lalu di daerah Tiongkok dan Jepang. Budidaya ikan laut bahkan baru dikenal manusia pada abad ke-20 ini.
Budidaya sayur-sayuran dan buah-buahan juga dikenal manusia telah lama. Masyarakat Mesir Kuna (4000 tahun SM) dan Yunani Kuna (3000 tahun SM) telah mengenal baik budidaya anggur dan zaitun.

PERTANIAN ORGANIK
Pertanian organik atau full organik selama ini lebih kental dalam tahap wacana ketimbang praktek. Karena faktanya, masih sedikit petani yang menjalankan pertanian organik yang benar-benar murni. Secara konseptual, saya yakin konsep dan teori pertanian organik bukan hal yang baru, tapi dalam prakteknya hambatan terutama pola pikir, kebiasaan, kebijakan dan birokrasi menjadi penyebab tidak berjalanannya secara merata pertanian organik khususnya di Indonesia. Lalu bagaimana dengan di Karawang? Sebuah kabupaten yang memiliki julukan lumbung beras Jawa Barat dan bahkan Indonesia? Kenyataanya pertanian pertanian di Karawang masih didominasi pertanian non-organik dengan ketergantungan pada pupuk kimia.
Adalah Kelompok Studi Pertanian Organik (KSPO) Bale Pare Karawang yang kini bisa dibilang pelopor pertanian full organik di Karawang. KSPO ini didirikan dan dipimpin Rohmat Sarman, juga yang mendirikan Portal Karawang Info (www.karawanginfo.com) bersama saya Oktober 2008 lalu – Kini dia konsen di Pertanian Organik. Basic-nya sebagai orang manajemen (Dosen Unpas) tidak membawanya larut dalam teori, tapi juga melakukan praktek dan menjadi petani. Yang kebetulan, dia juga memiliki lahan atau sawah sendiri. Awalnya, saya pikir itu hanyalah sebuah mimpi. Mengingat pertanian organik khususnya di Karawang masih sulit ditemui. Tapi panen raya yang digelar oleh Kelompok Tani yang dipimpinnya (KSPO Bare Pare) pada 18 Februari 2011 lalu membuka mata saya bahwa hal itu bukan hanya wacana dan mimpi. Tapi rill!!! Pertanian organik di Karawang bisa! Lalu seperti apa pertanian organik yang dijalankan Kang Rohmat bersama 32 petani yang tergabung di KSPO Bale Pare yang berdiri sejak 10 Maret 2010 itu? Seperti yang beliau paparkan pada saya dalam sebuah obrolan disebuah tempat makan di Bandung, (dalam rangka traktiran hasil panen organik nih ceritanya ) – Bale Pare menjalankan pertanian organik secara komprehensip (menyeluruh), dalam artian bukan semi organik atau pun organik-organikan (bahasa Sundanya). Dimulai dari proses pemulihan kondisi lahan, pembibitan, penyemaian atau tandur, pemupukan hingga proses akhir dilakukan tanpa sedikitpun melibatkan bahan kimia. Alhasil, Kotoran Domba menjadi pupuk dan Air Kencing disulap menjadi alat pembunuh hama. Dsb.
Yang menakjubkan bagi saya, Ia mengatakan, jika semua petani khususnya di Karawang menjalankan pertanian organik. Maka petani tidak perlu lagi tergantung pada pupuk buatan pabrik pupuk kimia maupun racun hama (pestisida). Malah, menurut dia, permintaan terhadap Kotoran Domba dan Air Kencing Manusia bisa jadi meningkat. Yup, ini bukan lelucon. Dengan ilmu dan kemauan, semuanya bisa! Dan itu sudah mereka buktikan. Musim pertama pertanian organik yang dilakukan KSPO Bale Pare sudah dipanen. Bagaimana beras yang dihasilkan? Putih dan bening (tertanda tidak terkontaminasi kimia) dan untuk menegaskannya, KSPO Bale Pare sudah mengujinya di Lab. milik Unpad dan UGM, dan hasilnya produk pertanian organik KSPO Bale Pare diakui dan sangat layak dikonsumsi bahkan lebih aman dibandingkan beras hasil pertanian non-organik

Petani akan menjalankan sesuatu yang benar-benar lebih asyik. Melihat cacing-cacing bekerja menggemburkan lahan tanpa nanti tergantung pada alat berat seperti traktor, menyaring air irigasi dengan eceng sebagai biofilter dsb.
Secara ongkos produksi, pertanian organik jelas lebih murah. Anda bayangkan, harga pupuk atau racun pestisida sekarang menjadi beban yang sungguh mencekik petani, belum lagi permainan tukang pupuk yang selalu mengakibatkan adanya isitilah kelangkaan pupuk dsb. (Simak : Serangan UFO dan Alien di Karawang) – Dengan membuat sendiri pupuk dan senjata pembunuh hama misalnya dari Air Kencing, maka jelas ongkosnya lebih murah. Memang, dipasaran Produsen Pupuk tidak kalah sigapnya dengan membuat produk pupuk organik, tapi apakah pupuk tersebut benar-benar organik? Masih layak dipertanyakan. Tentu alangkah lebih baik, jika petani sendiri yang membuat pupuk.
Kesuburan lahan akan tetap terjaga karena tidak dikotori bahan kimia
Hasil panen bisa lebih banyak dibanding pertanian non-organik
Produk pertanian (padi/beras) jelas lebih berhasabat dengan perut manusia yang memakannya, lebih sehat tentunya karena tidak mengandung zat kimia atau pestisida.
dll….

Address


56162

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BIBIT BUAH MURAH, Berkwalitas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

  • Want your business to be the top-listed shop?

Share