19/09/2021
https://www.facebook.com/803774136380640/posts/4612137615544254/?sfnsn=wiwspmo
PARAMPORO
(Garis-Garis Kebenaran)
Mengutip statement Letjen TNI Dudung Abdurachman saat bicara di depan prajuritnya :
"Oleh karena itulah, bisa disimpulkan dari masing-masing agama, bahwa semua agama di hadapan Tuhan, semua benar"
-------
Sangat setuju dengan pernyataan Letjen Dudung ini. Saya akan sedikit mengulasnya dari sisi kearifan kuno Nusantara yg disebut sebagai pedoman PARAMPORO
"Paramporo" adalah pedoman dalam mendefinisikan sebuah "kebenaran"
Garis-garis Paramporo ini yg membuat nusantara dulu selalu "welcome" pada semua agama yg diwartakan atau didakwahkan di sini.
Namun keberagaman dalam beragama di Nusantara ini jangan kemudian dimaknai terbalik
Jangan dimaknai bahwa Nusantara baru jadi "benar" setelah agama-2 masuk ke sini.
Garis pedoman Paramporo sudah ada sejak awal peradaban Nusantara
Artinya Nusantara sejak awal sudah bertuhan dan sudah paham, bahkan sudah menjalankan nilai-2 kebenaran
-------
cuplikan dari akun Putra Bahuga
Dudung pun mengaku sebagai Pangkostrad perlu mengatakan semua agama benar saat berbicara di hadapan prajuritnya. Sebab, eks Pangdam Jaya itu memiliki prajurit yang berasal dari berbagai pemeluk agama.
"Saya ini Panglima Kostrad, bukan ulama. Jika ulama mengatakan bahwa semua agama itu benar, berarti ia ulama yang salah," kata Dudung dalam keterangan persnya, Kamis (16/9).
Jenderal bintang tiga itu mengaku tidak mau prajurit di Kostrad terjebak dalam fanatisme berlebihan sehingga dirinya berucap tentang semua agama benar.
"Saya ingin anak buah saya jangan sampai terpengaruh dengan pihak luar di dalam beribadah. Hal ini agar tidak menimbulkan fanatisme yang berlebihan. Kemudian menganggap agama tertentu paling benar. Sementara agama lainnya, salah," beber Dudung.
Letjen Dudung juga menegaskan ucapannya tentang semua agama benar berkaitan dengan kebangsaan. Diharapkan prajurit di Kostrad bisa menjaga toleransi antarumat beragama.
"Semata-mata untuk menjaga toleransi antar-umat beragama. Sekaligus menciptakan kerukunan antar-umat beragama demi soliditas anggota Kostrad," tutur dia.
.....
Thomy Setiawan