23/03/2015
KEKUATAN ISTIGHFAR
Kisah Imam Ahmad dan si Pembuat Roti
Sebuah kisah menarik berkenaan dengan istghfar terjadi di masa Imam Ahmad Ibnu Hanbal. Dalam perjalanannya, Imam Ahmad hendak bermalam di sebuah masjid. Namun, penjaga masjid yang tidak mengetahui bahwa yang dihadapinya adalah imam besar, mengusir Imam Ahmad yang akan merebahkan diri. Seorang pembuat roti-yang juga tidak tahu itu Imam Ahmad- melihat kejadian tersebut dan merasa iba. Ia mengajak sang Imam bermalam di rumahnya.
Imam Ahmad dilayani dengan sangat baik, Ia dipersilahkan berisitirahat, sementara pembuat roti segera mengolah adonan roti untuk dijual esok hari. Ternyata, ada yang membuat Imam Ahmad tak segera memejamkan mata, Ia mendengar si pembuat roti beristighfar selama bekerja.
"Sejak kapan kamu beristighfar tanpa henti?" tanya Imam Ahmad esok harinya.
"Sejak lama sekali. Ini sudah menjadi kebiasaan rutin saya, hampir dalam segala kondisi, "jawab pembuat roti.
"Apakah kamu mendapatkan buah dari istighfar yang kamu ucapkan?"
"Ya, demi Allah. Tidak sekalipun aku memanjatkan doa melainkan doaku terkabulkan, kecuali satu permohonan. "jawab si pembuat roti, "yaitu melihat Imam Ahmad bin Hambal."
Imam Ahmad serta menjawab, "Akulah Ahmad bin Hanbal, Demi Allah sungguh aku telah ditarik untuk mendatangimu!"
Diambil dari Majalah Ummi