20/05/2015
Resensi Buku Metamorfosa:
Tidak semua siswa yang menjadi bintang di sekolahnya akan melanjutkan kebintangannya selama menjadi mahasiswa di kampus. Belum tentu ketua osis atau siswa teladan akan berlanjut menjadi presiden mahasiswa ataupun mahasiswa berprestasi. Dari sekian penyebab yang mempengaruhi diantaranya adalah gagalnya siswa/mahasiswa tersebut memetamoforsakan pola pikir, perilaku, dan jiwanya. Terlalu dominannya jiwa kekanak-kanakan yang masih melekat tidak bisa dipungkiri menjadi akar dari hadirnya masalah. Segala fasilitas dari orangtua yang memanjakan perlahan demi perlahan semestinya ditanggalkan. Agar mengetahui bagaimana dunia kampus harus diperjuangkan.
Dalam istilah militer, kampus ibarat kawah candradimuka yang akan menggembleng mahasiswa menjadi manusia seutuhnya. Betapa tidak, kampus akan mengajarkan kita bagaimana hidup dalam negara kecil. Melalui organisasi mahasiswa dan tetek bengek lainnya. Proses pendewasaan memandang perbedaan latar belakang budaya, ekonomi, hingga pemikiran akan tersaji dengan sangat gamblang. Pengambilan keputusan-keputusan sederhana namun penting seringkali akan ditemui dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari membentuk pola belajar agar IPK terus cumlaude, kapan harus pergi refreshing, organisasi apa yang akan diikuti, sampai bagaimana mengatur pola makan untuk menghemat uang bulanan.
Hidup di kampus tak semudah membalikkan kedua telapak tangan. Ada saja rintangan yang harus diterjang. Ketidaksiapan membawa bekal akan membawa siapapun mahasiswa kedalam jurang kegagalan. Mukhlis dalam bukunya berjudul Metamorfosa akan memberikan jawaban atas semua bekal yang semestinya mahasiswa siapkan untuk mengarungi tantangan dunia kampus. Disarikan dari refleksi pribadi, pengalaman banyak orang serta bahan bacaan yang diperlukan.
Metamorfosa terdiri dari tiga bagian. Pertama, Metamorfosa Pola Pikir menggambarkan tentang wacana baru mahasiswa tentang kampus, pentingnya organisasi hingga untuk apa sebenarnya membaca dan menulis. Kedua, Metamorfosa Perilaku menjelaskan tentang bagaimana mahasiswa bisa meningkatkan kualitas dirinya dari segi manajerial. Mulai dari mnegatur waktu sehari-hari, mengelola keuangan agar mandiri finansial, mencari kos yang produktif, dan masih banyak lagi. Ketiga, Metamorfosa Jiwa yakni sebuah kontemplasi diri atas kegalauan anak muda yang seringkali dihadapkan pada asmara yang datang dengan tiba-tiba, berbakti kepada orangtua dan bagaimana harusnya kita mensyukuri segala nikmatNya.
Buku ini tergolong dalam bacaan yang ringan. Dari segi bahasa yang digunakan tidak terlalu berat dan menggambarkan kondisi kekinian. Pada beberapa sekuel tertentu juga ditambahkan dengan peristiwa hikmah yang sesuai dengan pembahasan. Dilihat dari konten per babnya memang sangatlah tepat apabila buku ini diperuntukkan untuk siswa yang sedang berada diambang kegalauan bagaimana kondisi kampus nantinya. Serta sangat tepat bagi mahasiswa tingkat awal untuk menentukan jati diri yang sebenarnya sebagai mahasiswa. Pun begitu tidak menghalangi bagi mahasiswa di tingkatan lainnya apabila ingin membaca buku Metamorfosa ini.
Toko Buku Indie
WA: +62 881 50200 10
Instagram: tokobukuindie
FB: Toko Buku Indie
PIN BB: 524F2EB5
T:
Line: