Buku Muraah

Buku Muraah menjual buku-buku berkualitas
tidak semua buku terposting, jika butuh buku apapun hubungi kami di wa 081313117507

Fiqhul Islami wa Adillatuhu: Wajah Baru Fiqih Kontemporer Karya Wahbah ZuhailiKitab Fiqhul Islami karya Wahbah ZuhailiJi...
17/05/2025

Fiqhul Islami wa Adillatuhu: Wajah Baru Fiqih Kontemporer Karya Wahbah Zuhaili
Kitab Fiqhul Islami karya Wahbah Zuhaili

Jika ada kitab kontemporer yang sering dijadikan rujukan dalam kajian ilmiah, mungkin kitab Fiqhul Islami wa Adillatuhu karya Syekh Wahbah Zuhaili berada di deretan teratas. Bukan hanya mudah dipahami, tapi isi kandungan Fiqhul Islami selalu masuk dalam setiap kajian fiqih kontemporer dan komparatif.

Syekh Wahbah adalah sarjana produktif yang hidup pada abad 20 Masehi. Ia berjuluk Imam Suyuthi kedua berkat produktivitasnya. Di sepanjang hidupnya, ia menulis banyak sekali tema, mulai dari fiqih, ushul fiqih, hingga tafsir. Dan, Fiqhul Islami Wa Adillatuhu diasumsikan sebagai karyanya yang paling monumental dalam ilmu fiqih.

Wajah Baru Fiqih Islam
Dalam prolog kitabnya, Syekh Wahbah meyakini bahwa ilmu fiqih perlu ditulis ulang dengan metode baru, redaksinya disederhanakan, objek kajiannya disusun ulang, tujuannya diperjelas, dan kesimpulan-kesimpulan hasil ijtihad yang ada di dalamnya perlu dihubungkan dengan sumber-sumber aslinya. Menurutnya, fiqih perlu disusun ulang agar mudah dirujuk oleh para pengkaji masa kini.

Syekh Wahbah juga meyakini bahwa berpegangan pada satu madzhab saja tidak cukup pada masa sekarang. Kitab fiqih juga perlu dipenuhi dengan beragam kekayaan intelektual hasil karya para ulama mujtahid. Menurutnya, pendapat fiqih dalam satu madzhab belum mewakili fiqih secara keseluruhan. Dibutuhkan juga pembahasan fiqih secara komparatif.

Karena itu, Syekh Wahbah mendesain Fiqhul Islami sebagai kitab perbandingan madzhab yang konkret. Kitab ini memiliki keistimewaan dalam hal mencakup materi-materi fiqih dari semua madzhab, dengan disertai proses penyimpulan hukum (istinbath al-Aahkam) dari sumber-sumber hukum seperti Al-Qur’an, Hadits, dan Ijtihad yang didasarkan pada prinsip umum dan semangat tasyri’ yang otentik.

Sebagaimana diungkapkan Badi’ Sayyid Lahham, kitab Fiqhul Islami bisa dikatakan puncak karya Syekh Wahbah di bidang fiqih. Seakan semua usaha dan ijtihadnya ditumpahkan dalam menulis kitab ini. Tidak mengherankan bila kitab ini menjadi bahan rujukan oleh mayoritas pengkaji fiqih kontemporer. (Badi’ Sayyid Lahham, Wahbah az-Zuhaili al-‘Alim al-Faqih al-Mufassir, [Damaskus, Darul Qalam: 2001], halaman 87)

Cuplikan Isi Fiqhul Islami
Kitab Fiqhul Islami terdiri dari 10 jilid dengan jumlah halaman yang lumayan tebal. Pada bagian awal, Syekh Wahbah memulai dengan pengantar ilmu fiqih. Mulai ulasan tentang makna fiqih serta keistimewaannya, gambaran singkat tentang para ahli fiqih, tingkatan ahli fiqih, hingga istilah-istilah populer dalam fiqih tak lupa ia masukkan pada bagian ini.

Selain itu, ia juga menjelaskan sebab-sebab perbedaan pendapat di kalangan fuqaha, aturan dalam menggunakan pendapat suatu madzhab, pembahasan ijtihad, dan daftar ukuran yang ada dalam fiqih. Di bagian akhir pengantar ilmu fiqih, Syekh Wahbah menutup dengan pembahasan niat dalam berbagai kasus fiqih .

Pada bagian selanjutnya, kitab ini berisikan masalah-masalah hukum yang umum dikaji. Mulai dari ibadah, muamalah, jinayat, hingga masalah keluarga dan waris dengan menampilkan pendapat antar madzhab secara konkret disertai proses penyimpulan hukum (istinbath al-ahkam) dari sumber dalilnya.


Manhaj Syekh Wahbah dalam Fiqhul Islami
Syekh Wahbah menggunakan manhaj (metode) tersendiri dalam menyusun kitab Fiqhul Islami Wa Adillatuhu. Hal ini yang menjadikan kitab tersebut begitu istimewa dan menarik bagi pengkaji fiqih kontemporer. Metode yang dipakai Syekh Wahbah

Pertama, dalam menggali hukum (istinbath al-ahkam), Syekh Wahbah berpegangan pada sumber primer syariat baik yang naqli maupun yang aqli seperti Al-Qur’an, Hadits, dan Ijtihad yang sesuai dengan ruh syariat. Karena itu, kitab ini tidak hanya membahas fiqih sunnah saja atau membahas fiqih berasaskan logika semata.

Kedua, Syekh Wahbah hanya mengambil empat madzhab ahlussunnah wal jamaah dalam menjelaskan fiqih perbandingan (muqarin bainal madzahib). Empat madzhab itu adalah Syafi’i, Maliki, Hanafi, dan Hambali. Pendapat beliau pun juga merujuk pada kitab-kitab mu'tabarah di masing-masing madzhab.

Tidak seperti fiqih perbandingan lainnya, Syekh Wahbah dalam kitab ini selalu menyebutkan satu pendapat di kalangan para fuqaha mazhab tidak pada sub hukumnya saja, tetapi juga pada syarat-syarat dan rinciannya.

Ketiga, men-takhrij hadits yang dijadikan dasar dalam istinbath al-ahkam. Dalam men-takhrij hadits, Syekh Wahbah merujuk pada sejumlah kitab takhrij populer misal Muntaqal Akhbar Ma’a Syarhil Authar, Nasbur Rayah, at-Talkhis al-Habir, Jami’ul Ushul karya Ibnu Atsir, dan Majma’ Zawaid karya Haitsami.

Keempat, dalam karyanya ini, Syekh Wahbah memaparkan khilafiah antar madzhab dengan menjelaskan benang merah yang menjadikan para ulama madzhab berbeda pendapat. Hal itu tidak lain agar pembaca lebih menerima perbedaan pendapat yang terjadi.

Kelima, Syekh Wahbah fokus pada pembahasan ilmiah yang praktikal dan tidak menyinggung masalah-masalah rekaan yang tidak mungkin terjadi di masa sekarang.

Sebagai contoh beliau tidak terlalu panjang lebar menjelaskan kasus perbudakan karena dianggap tidak begitu penting, terlebih setelah perbudakan dihapus dari tatanan kehidupan global. Kalaupun ada, ia hanya sekedar memaparkan sejarah ataupun untuk memperjelas suatu permasalahan fiqhiyah.

Keenam, beliau men-tarjih pendapat-pendapat yang dikutip dari para imam madzhab sesuai kekuatan dalil dari masing-masing pendapat. Jika ada pendapat yang tidak ia tarjih maka ia menyarankan agar memilih pendapat mayoritas dalam kitabnya.

Ketujuh, Syekh Wahbah memberi kesan istimewa pada karya monumentalnya ini dengan redaksi bahasa yang mudah dipahami, rangkaian kalimat yang sederhana, dan sistematikanya sesuai dengan pemahaman kontemporer. Dengan kehadiran model penulisan ala Syekh Wahbah ini, ilmu fiqih menjadi lebih mudah untuk dipelajari.

Selama ini, seringkali fiqih sulit dipahami karena susunan bahasanya yang sukar. Bahkan, para ahli fiqih pun menemui kesulitan untuk mengidentifikasi hukum tertentu. Sehingga, untuk memahami fiqih diperlukan usaha yang gigih dan waktu yang lama dengan membuka setiap bab yang ada, atau membaca lebih dari satu kitab.

Syekh Wahbah menjawab hal ini dengan menghilangkan kesukaran-kesukaran yang ada dalam ilmu fiqih, memberi penjelasan dengan sederhana dan mudah dipahami. Dengan cara yang ia lakukan ini, tidak ada lagi alasan untuk tidak mempelajari dan menggunakan hukum fiqih Islam lagi.

Kedelapan, dalam kitab ini, Syekh Wahbah tidak lupa membahas beberapa permasalahan fiqih kontemporer dengan berpegangan pada kaidah-kaidah syara’, dasar-dasar utamanya, dan juga keputusan para fuqaha.

Kitab Fiqhul Islami Wa Adillatuhu pertama kali terbit tahun 1984 M di Damaskus melalui salah satu penerbit ternama, Darul Fikr. Dari pertama kali terbit, bahkan hingga sekarang, kitab Fiqhul Islami Wa Adillatuhu memberikan kontribusi besar bagi perkembangan kajian Islam dan menjadi bahan rujukan para pengkaji fiqih kontemporer.


Identifikasi Kitab

Judul kitab : Fiqhul Islami Wa Adillatuhu
Penulis : Syekh Dr Wahbah Musthafa az-Zuhaili
Jumlah jilid : 10 Jilid
Penerbit : Darul Fikr Damaskus
Tahun : 1984 M cetakan pertama
Presensi : Bushiri, Pengajar di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil

Bulughul maram hard coverRp 55000
09/07/2019

Bulughul maram hard cover
Rp 55000

Ar-Rahiq Al- Makhutum Sirah Nabawiyah (Hard Cover)oleh Syaikh Shafiyurrahman al-MubarakfuriHarga  Rp. 165 ribuISBN : 979...
10/12/2018

Ar-Rahiq Al- Makhutum Sirah Nabawiyah (Hard Cover)
oleh Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri
Harga Rp. 165 ribu

ISBN : 9791303681
ISBN13 : 9789791303682
Tanggal Terbit : Maret 2015
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Qisthi Press
Dimensi : 155 mm x 240 mm

Deskripsi:
Sirah Rasulullah s.a.w. memang tak pernah kering untuk digali dan tak pernah habis untuk ditulis. Para ulama dan sejarawan sudah banyak yang menjelaskan dan meriwayatkan segenap aspek kehidupan beliau, serta setiap peristiwa dan kejadian yang beliau alami. Namun, belum ada di antara karya-karya tersebut yang menjabarkan rekaman kehidupan beliau secara utuh dan lengkap.

Buku ar-Rahiq al-Makhtum ini tak diragukan lagi adalah sebuah karya masterpiece yang menyajikan perjalanan hidup Nabi Muhammad s.a.w. sejak dilahirkan hingga wafat, dan melukiskan perjuangan beliau dalam menyampaikan risalah Islam secara terinci. Penulisnya Syaikh Shafiyurrahman al-Mubarakfuri menyandarkan kajiannya pada riwayat-riwayat otentik dari pelbagai sumber resmi dan sahih. Kekuatan buku ini selain terletak pada kelengkapan dan kesahihan rujukan yang digunakan penulisnya, juga pada gaya tuturnya yang mengalir, tidak berbelit-belit, dan mudah dipahami oleh pelbagai lapisan pembaca, serta pemaparan secara kronologis setiap peristiwa dalam kehidupan Rasulullah.
Karya ini akan membawa kita menjelajahi dan menelusuri setiap jejak Rasulullah Muhammad s.a.w. Kita pun seakan dapat melihat secara nyata kehidupan beliau

75 ribu
29/11/2018

75 ribu

Max Havelaarㅤㅤ Penulis: Multatuliㅤㅤ Media Presindo | 464 hlm | 100.000ㅤㅤ Buku Max Havelaar karya Multatuli berhasil memb...
19/09/2018

Max Havelaar
ㅤㅤ
Penulis: Multatuli
ㅤㅤ
Media Presindo | 464 hlm | 100.000
ㅤㅤ
Buku Max Havelaar karya Multatuli berhasil membuka mata dunia, bahwa pada tahun 1800-an, di negeri khatulistiwa yang kaya, yang bernama Hindia Belanda (Indonesia), puluhan juta rakyatnya diperas dan dihisap darahnya oleh sistem Tanam Paksa dengan mengatasnamakan Maskapai Dagang Belanda.
ㅤㅤ
Membaca buku ini kita akan melihat secara gamblang kebobrokan-kebobrokan birokrasi di tanah Jawa, terutama di daerah Lebak, Banten. Dengan geram kita akan menjumpai sifat-sifat manusia munafik, para aparat bumiputera sendiri yang demi jabatannya rela menindas rakyat kecil, seperti yang juga dilakukan pemerintah kolonial Belanda.
ㅤㅤ
Buku ini ditulis oleh Douwes Dekker alias Multatuli, seorang berkebangsaan Belanda yang lahir tahun 1820. Isinya mengisahkan pengalaman-pengalamannya sendiri semasa menjabat sebagai asisten residen di Lebak Banten, di mana ia melihat banyak ketidakberesan yang membuat kehidupan rakyat Lebak semakin mn terbelakang. Melalui karyanya ini, ia menciptakan tokoh yang bernama Max Havelaar, yang sebenarnya adalah dia sendiri.
ㅤㅤ
Pemesanan 👇🏻
ㅤㅤ
wa: 081313117507
ㅤㅤ

Kontroversi  kisah Komando Jihad di Indonesia dibukukan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, den...
17/05/2018

Kontroversi kisah Komando Jihad di Indonesia dibukukan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, dengan judul Hegemoni Rezim Intelijen: Sisi Gelap Peradilan Komando Jihad. Mantan Ketua Komisi Yudisiil itu pernah terlibat langsung mendampingi sejumlah terdakwa dari kelompok radikal yang dituduh melakukan aksi terorisme di era 1970 hingga 1980-an.

Dalam buku itu, Busyro Muqoddas menyebut perjuangan Soekarmadji Maridjan Kartosuwiryo yang mencita-citakan syariat Islam di Indonesia sebenarnya telah selesai pada 1962. Namun kelompok itu dihidupkan kembali oleh intelijen dalam wujud Komando Jihad. Lantas kelompok tersebut dihancurkan kembali untuk memenangkan Golongan Karya pada 1971.

KRATON PAJANG.Buku langka yang menarikMendengar kata 'Pajang' memori kita langsung terbayang sosok pangeran Diponegoro.T...
01/05/2018

KRATON PAJANG.
Buku langka yang menarik

Mendengar kata 'Pajang' memori kita langsung terbayang sosok pangeran Diponegoro.

Titik temu dinasti besar. Kerajaan Jawa Yang Menempuh Jalan Spiritual Intelektual Sosial dan Kultural.
Penulis : Dr. Purwadi,
Penulus : Panji Pustaka.
Rp 225 ribu

Sebuah Memoar Menjelang Akhir Hayat Sayyid Quthb.Buku ini berisi catatan pribadi Sayyid Quthb sebelum Malaikat Maut mend...
28/04/2018

Sebuah Memoar Menjelang Akhir Hayat Sayyid Quthb.
Buku ini berisi catatan pribadi Sayyid Quthb sebelum Malaikat Maut mendatanginya. Sebuah catatan yang berisikan fakta fakta penting seputar kaitan dirinya dalam pergerakan Ikhwan. Juga disertakan kesaksian dari salah satu sipir yang di kemudian hari bertobat.
Rp 42 ribu

Sarung motif dobi moisinoDengan Box eleganNyaman dipakai lembut di kulitHanya Rp 28 ribu
08/04/2018

Sarung motif dobi moisino
Dengan Box elegan
Nyaman dipakai lembut di kulit
Hanya Rp 28 ribu

Maaf sedikit melenceng, admin mau jualan kaos niih....Koleksi kaos distro IslamiBahan katun combed 24S sablon plastisolT...
05/04/2018

Maaf sedikit melenceng, admin mau jualan kaos niih....
Koleksi kaos distro Islami
Bahan katun combed 24S sablon plastisol
Tangan pendek Rp 65 ribu
Tangan panjang 75 ribu

Address

Bandung Satu
40192

Telephone

+6281313117507

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Buku Muraah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share