05/09/2017
*2 Raksasa itu telah datang di Negara kita*.
1⃣Tenpay milik Tencent
✅Pendonor gojek, shopee, JD, traveloka.
2⃣Alipay milik Alibaba
✅Pendonor tokped, lazada.
Enak disebut pendonor, biar gak di protes hal prosentasi saham yg kecil.
Bukan masalah prosentasi sahamnya, tapi masalah deal di belakangnya.
Bayangkan saja, jika *ketergantungan terhadap payment asing telah merata di Indonesia.*
Selanjutnya mereka mendeklarasikan currency sendiri, seperti *Bitcoin*, dan nilainya terfluktuasi oleh supply demand.
Apa jadinya?
*_Sementara demand sudah merata.._*
*"Tapi kan pemerintah bisa melarang..!".*
Udah telat...
Bitcoin aja yang *_'gak dianggap legal'_* di Indo, populasinya sudah lebih dari 300 ribu member.
*Tanpa Nasionalisme dan Value yang kuat, Negara ini akan terjajah lagi.*
Para Oportunis berkata :
"Yang penting harga murah, kualitas bagus, gak peduli darimana produknya!"
Para Kapitalis berkata :
"Uang tak mengenal agama dan bendera."
Itulah ideologi yang sedang menjamur dan akan menghancurkan negeri kita.
Semoga kita tak berada di barisan penghancur dan penjarah saat kerusuhan terjadi. Siap siap !
*Jaya Setiabudi*
(Salah satu guru bisnis di Indonesia.)
"Rakyat Indonesia sudah mulai banyak mengenal transaksi Online".
*Namun sayangnya kebanyakan masih hanya sebagai korban, bukan pemain.*
Pilihannya *_Kita BERUBAH atau kita yg nanti malah PUNAH_*
Sudah saatnya kita berbenah untuk Indonesia yg lebih baik..
Info & pendaftran paytren : Wa 081802127350