Motifasi dan belajar dari kandungan Al qur'an

Motifasi dan belajar dari  kandungan Al qur'an Jual alquran king Salman dengan custom,sajadah,kurma,obat herbal,mukena dan lain lain

04/03/2025

*PUASA DAN AL-QUR'AN DAPAT MEMBERI SYAFAAT*
*(الصّيام والقرآن يشفعان)*

Ketika seorang hamba dibangkitkan dan dihisab pada hari kiamat kelak, maka ia akan mempertanggungjawabkan seluruh amal-amalnya di hadapan Alloh Subhanahu wata'ala. Ketika itu tidak ada yang dapat menolongnya selain Alloh Subhanahu wata'ala, dan tidak ada yang dapat memberinya syafaat kecuali siapa yang diizinkan Alloh.

Termasuk yang diizinkan Alloh untuk memberikan syafaat pada hari kiamat adalah ibadah puasa yang diterima oleh Alloh Subhanahu wata'ala. Ibadah puasa yang diterima akan datang pada hari kiamat untuk memberikan syafaat kepada pelakunya.

Juga, al-Qur’an yang dibaca oleh seorang Muslim lalu ia mengamalkan isinya. Al-Qur’an akan datang pada hari kiamat lalu memberikan syafaat kepada pembacanya.
Abdullah bin ‘Amr meriwayatkan bahwa Rosululloh Shollallohu 'alaihi wasallam bersabda:

الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَىْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الّطَعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِى فِيهِ. قَالَ فَيُشَفَّعَانِ

_“Puasa dan al-Qur’an akan memberikan syafaat kepada seorang hamba kelak pada hari kiamat. Puasa akan berkata, ‘Wahai Robbku, saya telah menahannya dari makanan dan syahwatnya di siang hari, maka perkenankanlah aku untuk memberikan syafaat kepadanya.’ Dan al-Qur’an juga berkata, ‘Saya telah mencegahnya dari tidur pada malam hari, maka perkenankanlah aku untuk memberi syafaat kepadanya.’ Beliau bersabda, ‘Maka syafaat keduanya diperkenankan.”_ (HR. Ahmad, al-Hakim, Thobroni)

Hadits ini adalah kabar gembira bagi seseorang yang berpuasa Romadhon dengan baik dan bagi siapa saja yang gemar membaca kalamulloh. Oleh karena itu, marilah kita perbanyak membaca al-Qur’an, kalamulloh yang penuh berkah, khususnya di bulan Romadhon, bulan diturunkannya al-Qur’an.

16/03/2024

*FIKIH RAMADHAN 04*

*KEUTAMAAN BER-PUASA (1-2)*
*1. Puasa adalah jalan meraih ketakwaan kepada Alloh Ta’ala.*
Alloh ta’ala berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيۡكُمُ ٱلصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى ٱلَّذِينَ مِن قَبۡلِكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُونَ ١٨٣

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. al-Baqoroh [2]: 183)

*2. Puasa adalah sarana menuju surga Alloh Ta’ala.*
Puasa dapat menjauhkan seorang hamba dari neraka, yang berarti mendekatkannya menuju surga.

Seorang sahabat berkata kepada Rosululloh:

يَا رَسُوْلَ اللهِ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ أَدْخُلُ بِهِ الْجَنَّةَ

“Wahai Rosululloh tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke dalam surga.”

Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda:

عَلَيْكَ بِالصَّوْمِ لاَ مِثْلَ لَهُ

“Hendaklah engkau melaksanakan puasa karena tidak ada yang semisal dengannya.” (HR. Nasai)

*======*

15/03/2024

*FIKIH RAMADHAN 03*

*KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN (5&6)*
*5. Bulan dikabulkannya doa.*
Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda:

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizholimi”. (HR. at-Tirmidzi, 3598)

Imam An Nawawi mengatakan, “Dianjurkan bagi orang yang berpuasa ketika ia dalam keadaan berpuasa untuk berdoa demi keperluan akhirat dan dunianya, juga pada perkara yang ia sukai serta jangan lupa p**a untuk mendoakan kaum muslimin.”

*6. Pada bulan Romadhon terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu lailatul qodar.*
Alloh Ta’ala berfirman:

إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ١ وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ ٢ لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٞ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٖ ٣

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?. Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. al-Qodr: 1-3)

*Amal yang dilakukan pada malam itu lebih baik dari amal yang dikerjakan selama seribu bulan penuh.* Inilah salah satu hal yang membuat orang berakal terkesima dan tercengang karena Alloh memberi karunia pada umat yang lemah ini berupa kekuatan dan daya dalam satu malam, dimana amal yang dikerjakan pada malam itu nilainya sama bahkan lebih dari amalan seribu bulan, sementara seseorang paling-paling diberi usia panjang selama delapan puluh sekian tahun. (Tafsir as-Sa’di)

Jika seandainya ditawarkan kepada salah seorang dari kita suatu saham yang keuntungannya akan lebih besar sepuluh kali lipat, sungguh dia akan berlari mengambilnya dengan penuh semangat, maka bagaimana mungkin seseorang yang mengabaikan saham yang keuntungannya jauh lebih besar seribu kali lipat? Sesungguhnya itu adalah kesalahan yang sangat besar. (Li Yaddabbaru Ayatih)

*======*

13/03/2024

*FIKIH RAMADHAN 02*

*KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN 3 &4)*
*3. Pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan dibelenggunya setan.*

Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda:

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

_“Apabila Romadhon tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan pun dibelenggu.”_ (HR. Bukhori, no. 3277 dan Muslim, no.1079)

*Al Qodhi ‘Iyadh mengatakan,* “Hadits di atas dapat bermakna, terbukanya pintu surga dan tertutupnya pintu Jahannam dan terbelenggunya setan-setan sebagai tanda masuknya bulan Romadhon dan mulianya bulan tersebut.” Lanjut Al Qodhi ‘Iyadh, “Juga dapat bermakna terbukanya pintu surga karena Alloh memudahkan berbagai ketaatan pada hamba-Nya di bulan Romadhon seperti puasa dan sholat malam. Hal ini berbeda dengan bulan-bulan lainnya. Di bulan Romadhon, orang akan lebih sibuk melakukan kebaikan daripada melakukan hal maksiat.

Inilah sebab mereka dapat memasuki surga dan pintunya. Sedangkan tertutupnya pintu neraka dan terbelenggunya setan, inilah yang mengakibatkan seseorang mudah menjauhi maksiat ketika itu. (Al-Minhaj Syarh Shohih Muslim, 7/188)

*4. Bulan pembebasan dari api neraka setiap malamnya.*

Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

_“Sesungguhnya Alloh membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Romadhon, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.”_ (HR. Al Bazaar. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid, 10/149 mengatakan bahwa perowinya tsiqoh (terpercaya).

*======*

11/03/2024

*FIKIH RAMADHAN 01*

*KEUTAMAAN BULAN RAMADHAN*
*1. Alloh Subhanahu wata’ala telah mengistimewakan bulan Romadhon dengan menurunkan Al-Qur’an untuk umat termulia.*
Alloh Subhanahu wata’ala berfirman:

شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ ١٨٥

_“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Romadhon, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).”_ (QS. al-Baqoroh: 185)

*Imam Ibnu Katsir berkata,* “Pada ayat ini Alloh Ta’ala memuji bulan puasa –yaitu bulan Romadhon- dari bulan-bulan lainnya. Alloh memuji demikian karena bulan ini telah Alloh pilih sebagai bulan diturunkannya Al Qur’an dari bulan-bulan lainnya. Sebagaimana p**a pada bulan Romadhon ini Alloh telah menurunkan kitab Ilahiyah lainnya kepada para Nabi ‘alaihimussalam.

*2. Bulan pengampunan dosa.*
Rosululloh Sholallohu ‘alaihi wassalam bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Romadhon karena atas dasar iman dan mengharap pahala dari Alloh maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhori, no. 2014 dan Muslim, no. 760)

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang sholat malam di bulan Romadhon karena atas dasar iman dan mengharap pahala dari Alloh, maka diampuni dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhori, no.37 dan Muslim, no.759)

*======*

14/08/2023

🕋 **HAJI TANPA ANTRI* ✈️

✅ *RESMI*
✅ PAKE KUOTA WARGA DOMESTIK SAUDI
🇸🇦 *HAJI IQOMAH DAKHILIY/EXPATRIAT* 🇸🇦

💰 *HARGA PAKET HAJI TANPA ANTRI* 💰

💵 PAKET BIASA 250JT
💵 PAKET MEDIUM 285JT
💵 PAKET VVIP 338JT

📈 *FASILITAS*

⛺ TENDA MINA FULL AC, ±20BED,

⛺ TENDA ARAFAH FULL AC+SOFABED,

⛺ MUZDALIFAH SOFA BED,

🚅 TRANSPORTASI ARMINA (AROFAH, MUSDALIFAH, MINA) PAKE KRETA CEPAT,

🍱 *KONSUMSI*

🍛 Makanan nasi biryani,
🥘 Kabsyah ,
🍗 Daging onta, sapi, kambing, ayam,
🍿 Full Snack,
🧋Full softdrink,
🥤 coffe,
🌯 kebab,
🍞 khubz,
🍦 eskrim,
🍜 popmie dan buah²an full 24 jam GRATIS sepuasnya

🏛️Toilet bersih,
🏠kamar nyaman full AC
🏨 Dekat Jamarat ±200-500meter.

*Perlengkapan GRATIS,* Tas ransel, tas sendal, tas dokumen, topi anti panas, payung, kerikil Jumroh, dll

Kegiatan mulai
✅November 2023 UMROH GRATIS (pembuatan Iqomah dan Absher)
Segera daftarkan diri anda, keluarga anda, rekan dan relasi anda.

📲 *JANGAN LUPA HUBUNGI NOMOR WATSAPP INI

085777836971
SIMPAN YAAA...
SIAPA TAHU DIBUTUHKAN.

*KUOTA TERBATAS...!*

25/06/2023

*Puasa Tarwiyah*

Apa itu hari tarwiyah? Adakah puasa hari tarwiyah?

Jawaban:
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,

Hari tarwiyah adalah tanggal 8 Dzulhijjah. Istilah tarwiyah berasal dari kata tarawwa [arab: تَرَوَّى] yang artinya membawa bekal air. Karena pada hari itu, para jamaah haji membawa banyak bekal air zam-zam untuk persiapan arafah dan menuju Mina. Mereka minum, memberi minum ontanya, dan membawanya dalam wadah.

Ibn Qudamah menjelaskan asal penamaan ini,

سمي بذلك لأنهم كانوا يتروون من الماء فيه، يعدونه ليوم عرفة. وقيل: سمي بذلك؛ لأن إبراهيم – عليه السلام – رأى ليلتئذ في المنام ذبح ابنه، فأصبح يروي في نفسه أهو حلم أم من الله تعالى؟ فسمي يوم التروية

Dinamakan demikian, karena para jamaah haji, mereka membawa bekal air pada hari itu, yang mereka siapkan untuk hari arafah. Ada juga yang mengatakan, dinamakan hari tarwiyah, karena Nabi Ibrahim ’alaihis salam pada malam 8 Dzulhijjah, beliau bermimpi menyembelih anaknya. Di pagi harinya, beliau yarwi (berbicara) dengan dirinya, apakah ini mimpi kosong ataukah wahyu Allah? Sehingga hari itu dinamakan hari tarwiyah. (al-Mughni, 3/364).

Puasa Tarwiyah
Terdapat hadis yang secara khusus menganjurkan puasa di hari tarwiyah (tanggal 8 Dzulhijjah). Hadis itu menyatakan,

مَنْ صَامَ الْعَشْرَ فَلَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ صَوْمُ شَهْرٍ ، وَلَهُ بِصَوْمِ يَوْمِ التَّرْوِيَةِ سَنَةٌ ، وَلَهُ بِصَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ سَنَتَانِ

”Siapa yang puasa 10 hari, maka untuk setiap harinya seperti puasa sebulan. Dan untuk puasa pada hari tarwiyah seperti puasa setahun, sedangkan untuk puasa hari arafah, seperti puasa dua tahun.”

Hadis ini berasal dari jalur Ali al-Muhairi dari at-Thibbi, dari Abu Sholeh, dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, secara marfu’.

Para ulama menegaskan bahwa hadis ini adalah hadis palsu.

18/06/2023

*FIQIH QURBAN 02*

*Berqurban Atas Nama Orang yang Sudah Meninggal?*
Berqurban untuk orang yang telah meninggal dunia dapat dirinci menjadi tiga bentuk:

✓ Orang yang meninggal bukan sebagai sasaran qurban utama namun statusnya mengikuti qurban keluarganya yang masih hidup. Misalnya seseorang berqurban untuk dirinya dan keluarganya sementara ada di antara keluarganya yang telah meninggal. Berqurban jenis ini dibolehkan dan pahala qurbannya meliputi dirinya dan keluarganya meskipun ada yang sudah meninggal.

✓ Berqurban khusus untuk orang yang telah meninggal tanpa ada wasiat dari mayit. Sebagian ulama madzhab hambali menganggap ini sebagai satu hal yang baik dan pahalanya bisa sampai kepada mayit, sebagaimana sedekah atas nama mayit (lih. Fatwa Majlis Ulama Saudi no. 1474 & 1765).

Namun sebagian ulama’ bersikap keras dan menilai perbuatan ini sebagai satu bentuk bid’ah, mengingat tidak ada tuntunan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Tidak ada riwayat bahwasanya beliau berqurban atas nama Khadijah, Hamzah, atau kerabat beliau lainnya yang mendahului beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam.

✓ Berqurban khusus untuk orang yang meninggal karena mayit pernah mewasiatkan agar keluarganya berqurban untuknya jika dia meninggal. Berqurban untuk mayit untuk kasus ini diperbolehkan jika dalam rangka menunaikan wasiat si mayit. (Dinukil dari catatan kaki Syarhul Mumti’ yang diambil dari Risalah Udl-hiyah Syaikh Ibn Utsaimin 51.

*Umur Hewan Qurban*
√ Onta 5 tahun
√ Sapi 2 tahun
√ Kambing jawa 1 tahun
√ Domba/ kambing gembel 6 bulan(domba Jadza’ah)
(lihat Shahih Fiqih Sunnah, II/371-372, Syarhul Mumti’, III/410, Taudhihul Ahkaam, IV/461)

*Cacat Hewan Qurban*
Cacat hewan qurban dibagi menjadi 3:
√ Cacat yang menyebabkan tidak sah untuk berqurban, ada 4:
- Buta sebelah dan jelas sekali kebutaannya
- Sakit dan tampak sekali sakitnya.
- Pincang dan tampak jelas pincangnya
- Sangat tua sampai-sampai tidak punya sumsum tulang.

√ Cacat yang menyebabkan makruh untuk berqurban,

11/06/2023

*FIQIH QURBAN 01*

*Pengertian Qurban (Udh-hiyah)*
Udh-hiyah adalah hewan ternak yang disembelih pada hari Iedul Adha dan hari Tasyriq dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah karena datangnya hari raya tersebut (lihat Al Wajiz, 405 dan Shahih Fiqih Sunnah II/366)

*Keutamaan Qurban*
Menyembelih qurban termasuk amal salih yang paling utama. Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu’anha menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (qurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dengan sanad sahih, lihat Taudhihul Ahkam, IV/450)

*Hukum Qurban*
Dalam hal ini para ulama terbagi dalam dua pendapat:
*Pertama,* wajib bagi orang yang berkelapangan. Ulama yang berpendapat demikian adalah Rabi’ah (guru Imam Malik), Al Auza’i, Abu Hanifah, Imam Ahmad dalam salah satu pendapatnya, Laits bin Sa’ad serta sebagian ulama pengikut Imam Malik, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah, dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahumullah.

*Pendapat kedua* menyatakan Sunnah Mu’akkadah (ditekankan). Dan ini adalah pendapat mayoritas ulama yaitu Malik, Syafi’i, Ahmad, Ibnu Hazm dan lain-lain.

*CATATAN TEBAL*
Yakinlah…! bagi mereka yang berqurban, Allah akan segera memberikan ganti biaya qurban yang dia keluarkan. Karena setiap pagi Allah mengutus dua malaikat, yang satu berdo’a: “Yaa Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfaq.” Dan yang kedua berdo’a: “Yaa Allah, berikanlah kehancuran bagi orang yang menahan hartanya (pelit).” (HR. Al Bukhari 1374 & Muslim 1010).

*Hewan yang Boleh Digunakan Untuk Qurban*
Hewan qurban hanya boleh dari kalangan Bahiimatul Al An’aam (hewan ternak tertentu) yaitu onta, sapi dan kerbau atau kambing dan tidak boleh selain itu

√ Seekor Kambing Untuk Satu Keluarga
√ Seekor kambing cukup untuk qurban satu keluarga, dan pahalanya mencakup seluruh anggota keluarga meskipun jumlahnya banyak

15/04/2023

*FIKIH RAMADHAN

*I'TIKAF *
Diperintahkannya i’tikaf di bulan Romadhon memiliki beberapa hikmah, di antaranya sebagai berikut:*

1). Sesungguhnya memutus hubungan interaksi dengan pihak lain selama beberapa hari, dengan menetap di salah satu rumah Alloh akan mendorong jiwa menjadi semangat untuk selalu jujur. Semangat ini menjadikan jiwa mau menghisab (mengevaluasi) sebelum nanti dihisab, kemudian diikuti oleh muroqobah (perasaan selalu diawasi oleh Alloh).

2). I’tikaf merupakan cara yang digunakan oleh Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam untuk mendapatkan malam lailatul qodar. Dan Nabi Sholallohu ‘alaihi wassalam pun mendorong umatnya untuk berlaku seperti itu, seperti sabdanya:

إِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ ثُمَّ أُنْسِيتُهَا أَوْ نُسِّيتُهَا، فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ فِي الْوَتْرِ

“Sesungguhnya aku pernah diperlihatkan lailatul qodar, kemudian aku lupa atau dilupakannya, maka carilah ia (lailatul qodar) pada sepuluh malam terakhir khususnya pada malam-malam yang ganjil.” (HR. Bukhori, no.2016 dan Muslim, no.1167)

3). Orang yang melakukan i’tikaf akan dengan mudah mendirikan sholat fardhu secara kontinyu dan berjama’ah. Bahkan dengan i’tikaf seseorang selalu beruntung atau paling tidak berpeluang besar mendapatkan shoff (barisan) pertama dalam sholat berjama’ah.

4). I’tikaf juga membiasakan jiwa untuk senang berlama-lama tinggal dalam masjid, dan menjadikan hatinya terpaut pada masjid. Hati yang terpaut pada masjid akan menjadi sebab mendapatkan naungan dari Alloh di hari tiada naungan kecuali naungan-Nya.

5). I’tikaf akan menjaga puasa seseorang dari perbuatan-perbuatan dosa.
f. I’tikaf juga merupakan sarana untuk menjaga mata dan telinga dari hal-hal yang diharamkan.

6). Dengan i’tikaf membiasakan seseorang hidup sederhana, zuhud dan tidak tamak terhadap dunia yang sering membuat kebanyakan manusia. tenggelam dalam kenikmatannya dan terlena dengan keindahannya.

Address

Bandung Satu

Telephone

+6285777836971

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Motifasi dan belajar dari kandungan Al qur'an posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Motifasi dan belajar dari kandungan Al qur'an:

Shortcuts

Share