Miracle Al-Qur'an

Miracle Al-Qur'an Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Miracle Al-Qur'an, Book shop, Jln. Kubangsari VII No. 50 RT. 3 RW. 6 Kel. Sekeloa Kec. Coblong Kota Bandung, Bandung.

Keajaiban Al-Quran mencakup berbagai aspek, mulai dari keindahan bahasa dan struktur matematisnya, hingga isyarat ilmiah yang terbukti kebenarannya oleh penemuan modern.

20/08/2026

Ayah adalah sosok pelindung, sumber kekuatan, dan tempat berlindung yang aman bagi anak-anaknya saat menghadapi beratnya dunia

13/05/2026

Perang Hamra Al-Asad, yang berlangsung pada tahun 625 M (3 Hijriah). Dalam perang ini, kaum Muslimin yang masih lelah setelah Uhud mengejar pasukan Quraisy ke Hamra Al-Asad, sekitar 13 mil dari Madinah, untuk menunjukkan keteguhan dan mencegah serangan lebih lanjut.

"Ilmuwan Bingung? Garis 300 KM Membelah Bulan!Gak sengaja nemu bukti nyata?!Para astronom menyebutnya Rima Ariadaeus -ga...
01/04/2026

"Ilmuwan Bingung? Garis 300 KM Membelah Bulan!

Gak sengaja nemu bukti nyata?!

Para astronom menyebutnya Rima Ariadaeus -garis lurus misterius sepanjang 300 KM yang membelah permukaan bulan. Secara sains, ini disebut fenomena geologi raksasa.

Tapi buat kita umat Muslim, ini bukan sekadar garis biasa. Ingat peristiwa 1400 tahun lalu? Ketika kaum kaum Quraisy menantang Rasulullah SAW, dan atas izin Allah, Bulan terbelah menjadi dua!

terbelah!

"Telah dekat saat (datangnya kiamat) dan bulan telah terbelah." (QS. Al-Qamar: 1)

Apakah ini sisa jejak mukjizat Nabi Muhammad SAW yang sengaja Allah sisakan untuk manusia akhir zaman? Wallahu a'lam.

Yang pasti, kebenaran Islam itu nyata!



29/03/2026

Bacalah Al-Qur'an setiap hari

29/03/2026

TAHU KAH KAMU PENGHALANG PALING BERAT ANTARA...

Dirimu dan Allah SWT? Bukan daftar kesalahan masa lalumu, bukan p**a kurangnya ilmu mu.

Penghalang itu adalah hati yang keras.

Berikut 10 cara menyembuhkan hati yang keras. "Ketika matamu berhenti menangis, mungkin hatimu hanya butuh sentuhan yang lebih lembut."

Terkadang bukan karena kamu tak peduli lagi... Hatimu hanya lelah, tertutup oleh kebisingan, dosa, dan carut marut dunia. Namun, Allah yang mampu menghidupkan bumi yang mati, mampu p**a menghidupkan hatimu kembali. "Ketahui lah bahwa Allah menghidupkan bumi setelah matinya." (QS.

Al-Hadid: 17)

1. Ingat Siapa yang Melembutkan Hati Kamu tak bisa memperbaikinya sendiri. Mintalah pada Dzat yang Membolak-balikkan hati. "Ya Mugallibal Quluub, tsabbit qalbi 'ala diinika." "Wahai Dzat yang Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu." Ucapkanlah setiap hari, karena kelembutan dimulai dari sana.

2. Bacalah Al-Qur'an dengan Perlahan Jangan terburu-buru. Bukan untuk menyelesaikan, tapi untuk merasakan. "Seandainya Kami turunkan Al-Qur'an ini kepada gunung, niscaya kamu akan melihatnya tunduk dan terbelah karena takut kepada Allah." (QS. Al-Hasyr: 21) Jika gunung saja bergetar, mengapa hati tidak?

3. Duduklah Sendiri Bersama Allah Tanpa ponsel. Tanpa musik. Kamu hanya berbisik, "Ampunilah aku." Hati sembuh dalam kesunyian, karena di sanalah keikhlasan hidup.

4. Jadikan Wudhu sebagai Terapi Jangan terburu-buru... Setiap tetes air mernghapus dosa, kesombongan, dan hati yang beku. "Ketika seorang mukmin berwudhu, dosa-dosanya keluar bahkan dari bawah kuku jarinya." (Hr. Muslim) Biarkan air itu juga menyentuh hatimu.

5. Berdzikir dengan Kehadiran Hati Jangan seperti robot mengucap "Subhanallah 33." Ucapkan dengan sungguh-sungguh. Rasakan maknanya. Setiap "Astagfirullah" = satu dinding keras hatimu mulai retak.

6. Ziarah Kubur Kamu akan ingat ke mana semua akan berakhir, dan tiba-tiba dunia ini terasa tidak sebesar itu. "Aku dulu melarang kalian berziarah kubur. Sekarang berziarahlah, karena itu akan mengingatkan kalian pada akhirat." (Hr. Muslim) Kematian melembutkan hati, karena ia merendahkan ego.

7. Layani Orang Lain dengan Diam-Diam Memberi makan, membantu, memaafkan tanpa perlu dipamerkan. Setiap perbuatan kasih sayang mengikis karat di hatimu. Hati sembuh paling cepat ketika ia membuat hati orang lain merasa aman.

8. Shalat Dua Rakaat Hanya untuk Berbicara Tanpa tujuan, tanpa daftar permintaan. Cukup, "Ya Allah, aku rindu pada-Mu." Shalat seperti itu mampu meruntuhkan dinding yang tak bisa dihancurkan palu mana pun.

9. Menangislah untuk Mengingat, Bukan untuk Menunjukkan Satu tetes air mata yang tulus di tempat sepi lebih berharga dari ribuan kutipan di dunia maya. "Mata yang tidak akan Allah siksa adalah mata yang menangis karena takut kepada-Nya." (Hr. At-Tirmidzi) Air mata yang tidak pernah jatuh di depan umum, akan bersinar paling terang di surga kelak.

10. Renungkan Kematian... Lalu Kehidupan Jangan takut... Bersiaplah untuk itu. Karena semakin sering kamu mnengingat kep**angan, semakin kamu akan belajar hidup sepenuhnya saat ini. "Setiap jiwa akan merasakan kematian." (QS. Ali Imran: 185) Hati menjadi lembut ketika sadar bahwa ia tak akan berdetak selamanya.

Wallahu a'lam

Buku Muhasabah Jiwa :

https://s.shopee.co.id/3B33AFRCVu

27/03/2026

Mengapa langit berwarna biru?

46 tahun setelah Perang Uhud, Khalifah Muawiyah memulai mega-proyek tata kota di Madinah.la memerintahkan penggalian jal...
24/03/2026

46 tahun setelah Perang Uhud, Khalifah Muawiyah memulai mega-proyek tata kota di Madinah.

la memerintahkan penggalian jalur mata air baru secara besar-besaran untuk mengaliri perkebunan warga.

Namun, rute proyek raksasa tersebut ternyata harus memotong area pemakaman kuno para pahlawan Uhud.

"Barangsiapa yang memiliki keluarga di makam Uhud, segeralah pindahkan jasad mereka!" titah sang Khalifah.

Warga Madinah pun panik dan berlarian menuju kaki gunung Uhud untuk melakukan evakuasi darurat.

Di momen pembongkaran inilah, sebuah anomali forensik yang meruntuhkan akal sehat manusia mulai terjadi.

Saat tim penggali membongkar tanah lembab itu, mereka menemukan liang lahat milik Amr bin Al-Jamuh.

Tidak ada satu pun tulang yang berserakan, dan kain kafan mereka sama sekali tidak hancur dimakan rayap.

Tubuh para pahlawan itu terbaring utuh layaknya orang yang baru tertidur lelap kemarin sore.

Para saksi mata membeku melihat puluhan jasad syuhada itu mulai diangkat perlahan ke permukaan bumi.

Daging mereka masih sangat lentur dan sendi-sendinya masih bisa digerakkan dengan sangat mudah.

Bahkan, wangi harum parfum kasturi menyeruak tajam mengalahkan bau tanah lumpur sisa galian.

Kejutan paling tidak masuk akal terjadi saat mereka memindahkan jasad Amr bin Al-Jamuh.

Salah satu tangannya terlihat kaku memegangi sebuah luka robekan pedang yang menganga di wajahnya.

Saat tangan itu ditarik perlahan untuk diluruskan, sebuah kejadian mengerikan membuat semua orang menahan napas.

Darah merah yang masih hangat tiba-tiba memancar deras dari luka yang tertutup tanah tersebut.

Para penggali seketika panik dan buru-buru mengembalikan posisi tangan kaku itu untuk menutupi lukanya.

Ajaibnya, pendarahan mematikan dari jasad berusia nyaris setengah abad itu langsung berhenti total.

Insiden ini mematahkan seluruh teori biologi tentang proses pembusukan sel manusia di bawah tanah.

Selama 46 tahun terkubur, bakteri pembusuk seolah diharamkan untuk menyentuh kulit mereka.

Allah sengaja membuka tabir alam barzakh sejenak untuk menampar keraguan umat manusia secara langsung.

Ikhwatifillah, anomali forensik di Gunung Uhud ini adalah bukti fisik betapa mutlaknya penjagaan Allah.

Bagi orang-orang yang tulus menyerahkan hidupnya, bahkan hukum fisika pun dipaksa berhenti bekerja untuk menghormati tubuh mereka.

Kematian bagi mereka bukanlah sebuah akhir pelapukan, melainkan sekadar gerbang transit menuju keabadian.

Hari ini, kita mungkin sering dihantui ketakutan dan merasa lelah mempertahankan ketaatan di jalan-Nya.

Tenangkan batinmu. Jika Allah sanggup menjaga seonggok jasad tetap utuh dan wangi selama puluhan tahun di dasar bumi...

Maka sangat mudah bagi-Nya untuk menjahit hatimu yang hancur dan menyelamatkan masa depanmu dari ketidakpastian dunia.

Sumber: Al-Muwaththa' Malik (No. 1007) & Fathul Bari.

23/03/2026

صلى الله وسلم

Kisah di masa Rasulullah tentang seorang lelaki yang rajin ibadah, panjang shalatnya, banyak puasanya... namun disebut memiliki tanda kesombongan.

Dari sinilah muncul peringatan tentang golongan yang rajin membaca Al-Qur'an tetapi tidak melewati tenggorokan mereka.

Apakah semua shalat pasti diterima?

Simak sampai akhir dan ambil pelajarannya.


14/03/2026

Janji Alloh itu benar

09/03/2026

Ada satu waktu dalam setahun yang terasa paling berharga: sepuluh hari terakhir Ramadhan. Di hari-hari itulah banyak hal berkumpul sekaligus. Ibadah terasa lebih khusyuk, doa dipanjatkan dengan penuh harap, dan kita bisa manfaatkan untuk keluarga jadi punya waktu lebih dekat satu sama lain.

Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa do'a orang yang berpuasa tidak tertolak hingga ia berbuka. Artinya, sepanjang hari kita berpuasa dan malamnya kita menghidupkan ibadah, ada keyakinan besar bahwa Allah sedang membuka pintu-pintu pengabulan doa.

Karena itu, saya sendiri terbiasa memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan i'tikaf bersama keluarga. Mencari masjid yang memungkinkan kebersamaan itu, berdo'a bersama, beribadah bersama, dan berharap dipertemukan dengan kemuliaan Lailatul Qadar.

Momen 10 hari terakhir Ramadhan seperti bekal terbaik untuk satu tahun ke depan. Jika ditanya hari terbaik dalam setahun, jawabannya adalah sepuluh hari terakhir Ramadhan itu.

Ramadhan menjadi kesempatan untuk memaksimalkan amal, memperkuat iman, dan mengisi hati dengan harapan baru. Semoga kita semua bisa memanfaatkan hari-hari terbaik ini sebaik mungkin, bersama keluarga, bersama do'a dan harapan akan ridha Allah SWT.

Address

Jln. Kubangsari VII No. 50 RT. 3 RW. 6 Kel. Sekeloa Kec. Coblong Kota Bandung
Bandung
40134

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Miracle Al-Qur'an posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category