19/11/2019
Heeson Oh menjelaskan, untuk memilih wewangian yang sesuai selera, caranya sangatlah mudah. Pertama, tentukan dulu jenis wewangian yang akan dipilih; apakah untuk acara istimewa atau kegiatan sehari-hari.
Untuk acara istimewa, sebaiknya memilih wewangian dengan kadar esensial tinggi. Sebaliknya, untuk penggunaan sehari-hari, bisa menggunakan wewangian dengan campuran alkohol lebih banyak.
Wewangian dibedakan menjadi 3, yaitu; perfume (kadar esensial 30% atau lebih), eau de perfume (20%), eau de toilette (10%), dan eau de cologne (kurang dari 10%). Semakin sedikit kadar esensialnya, penggunaan bisa dilakukan semakin sering.
“Paling mudah adalah membawa cologne untuk pemakaian sehari-hari, karena bisa disemprotkan kapan saja sesuai kemauan. Namun, kalau eau de perfume apalagi perfume, penggunaannya cukup sekali saja,” ujarnya saat ditemui di Jakarta belum lama ini.
Kedua dari Heeson adalah usahakan membeli langsung wewangian pilihan Anda, jangan melalui online kecuali Anda sudah pernah memakainya sebelumnya. Anda harus datang ke tokonya, mencoba dan mencium baunya secara langsung saat memilih.
“Deskripsi wewangian saja tidak cukup. Sebab, reaksi wewangian pada kulit dan minyak alami tubuh berbeda-beda antara satu orang dengan lainnya. Sehingga, parfum yang sama bisa menimbulkan efek aroma yang berbeda pada tiap orang.”
Ketiga, saat mencoba wewangian di toko, cara paling netral adalah dengan menyemprotkannya pada blotting paperatau kertas strip. Jangan buru-buru, tetapi tunggulah sampai alkoholnya menguap sehingga aroma asli parfum dapat tercium dengan baik.
Keempat, ada baiknya setiap orang membedakan parfum untuk acara santai atau kegiatan sehari-hari dan parfum untuk acara formal atau event spesial. Namun, jika Anda tidak mau repot, pilihlah aroma floral karena itu adalah wewangian paling universal (all-for-one).
Kelima, untuk daerah tropis dengan kelembapan tinggi dan cuaca panas, lebih disarankan memilih wewangian dengan aroma watery yang menyegarkan ketimbang aroma rempah yang pekat dan berat.
Lantas, bagaimana dengan cara penggunaan yang benar? Heeson mengatakan, cara paling efektif adalah menyemprotkan wewangian pada titik-titik nadi, seperti bagian dalam pergelangan tangan, belakang telinga dan leher, tulang leher, dalam siku, atau balik lutut.
“Namun, pilihlah paling banyak dua titik nadi saja, jangan semuanya karena baunya akan berlebihan. Untuk penyemprotan di pergelangan tangan, jangan digosok-gosok karena akan merusak komposisi aroma dan karakter dari wewangian Anda,” ujarnya.
Bagi pemakai hijab atau mereka yang tidak s**a membubuhkan wewangian secara langsung pada kulit, dapat juga disemprotkan pada material kain atau busana yang akan dipakai. Namun, pastikan penyemprotan dilakukan di bagian dalam agar tak meninggalkan noda.