Kucing Lucu

Kucing Lucu Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Kucing Lucu, Shopping & retail, Bandung.

Mengapa Kucing Sebaiknya Dikebiri?Halo! Kalau kamu sudah memiliki kucing, kamu pasti sering mendengar baik dari sesama p...
30/06/2020

Mengapa Kucing Sebaiknya Dikebiri?

Halo! Kalau kamu sudah memiliki kucing, kamu pasti sering mendengar baik dari sesama pecinta kucing maupun dokter hewan untuk melakukan kebiri/steril pada kucing kamu. Tapi, apa kamu sudah tahu kebiri itu apa? Serta apa sebenarnya fungsi dan manfaatnya?

Kali ini Kucing Lucu akan membahas tuntas semua hal tentang kebiri/steril khususnya pada kucing. Hal ini dikarenakan kebiri merupakan sesuatu yang wajib diketahui bagi para pemilik kucing. Ayo, mari kita bahas!
Apa itu kebiri/sterilisasi?

Kebiri/sterilisasi pada kucing adalah tindakan dimana organ reproduksi dari kucing tersebut dihilangkan. Kebiri/steril dilakukan dengan cara operasi yang tentunya harus dilakukan oleh profesional yaitu dokter hewan.

Hasilnya, kucing tersebut menjadi steril sehingga tidak bisa menghasilkan keturunan dan juga mengurangi atau menghilangkan dari hasrat kawin si kucing tersebut. Dalam bahasa Inggris atau secara dunia internasional, kebiri sendiri dibagi menjadi dua istilah yaitu spay dan neuter.

Perbedaan Spay dan Neuter
Kalau kamu mencari artikel bahasa Inggris di internet, kamu akan menemukan kebiri dalam dua bahasa yaitu spay dan neuter. Keduanya memiliki kesamaan yaitu sama-sama mensterilkan si kucing. Namun, bahasa keduanya dibedakan tergantung jenis kelamin si kucing dan prosedurnya.
Neuter

Neuter merupakan bahasa yang secara umum digunakan untuk melakukan kebiri pada kucing jantan. Sebenarnya bahasa yang lebih spesifiknya adalah castrate atau kastrasi. Namun khalayak publik sudah biasa menyebut Neuter. Neuter sendiri dilakukan dengan cara menghilangkan te**is si kucing jantan sehingga dia tidak bisa kawin lagi.

Spay

Spay merupakan proses kebiri dari kucing betina. Proses ini lebih kompleks daripada kucing jantan yang hanya menghilangkan te**is. Spaying memerlukan bedah untuk menghilangkan ovari dari si kucing. Karena itu, biasanya Spay lebih mahal daripada Neuter dan proses penyembuhannya juga lebih lambat
Lalu, kenapa sih kita harus melakukan kebiri (spay/neuter)?

Mendengar penjelasan sebelumnya, tentu banyak sekali orang yang berpikiran “Ih, kok tega banget sih” atau bahkan “Kasihan d**g, masa kucing jadi nggak bisa kawin!?”. Tapi tenang, ada alasan yang sangat kuat mengapa kucing sebaiknya dikebiri.

Ada 5 alasan yang justru berkaitan dengan kesehatan dan keberlangsungan hidup si kucing. Berlawanan dengan praduga, justru kebiri akan membuat kucing kamu lebih bahagia. Apa saja alasan tersebut?

1. Mengurangi risiko berbagai kanker dan tumor

Dengan melakukan kebiri terutama pada usia yang masih muda, kucing akan lebih aman dari serangan kanker dan tumor. Terutama kanker dan tumor yang menyerang sel serta hormon reproduksi pada si kucing.

Pada kucing jantan, kebiri akan mengurangi risiko si kucing terkena kanker te**is. Sementara pada kucing betina, kebiri akan mengurangi risiko si kucing terkena kanker uterin, kanker uteri, dan mencegah terkena penyakit pyometra atau infeksi pada uterin.

Kucing penulis yang terkena mammary gland tumor (2007-2019)
Kucing betina yang tidak dikebiri akan 7x lipat lebih berisiko terkena tumor kelenjar mamari. Penulis akan sedikit bercerita soal hal ini. Dulu ketika penulis masih berumur SMP dan mendapatkan kucing, penulis dan keluarga belum mengerti banyak soal kucing.

Pada tahun 2019 dimana si kucing berumur 12 tahun, dia terkena tumor ini akibat sejak dulu belum pernah di Spay. Meskipun kucing terlihat sehat, namun penyakit dalam seperti tumor dan kanker bisa terlewat sampai akhirnya baru disadari ketika kondisinya mulai terlihat.
2. Si kucing akan berumur lebih panjang

Hal ini sangat berkaitan dengan poin sebelumnya. Kucing yang sudah dikebiri akan memiliki risiko penyakit yang jauh lebih sedikit daripada kucing yang belum dikebiri. Khususnya penyakit pada organ reproduksinya.

Kebiri meningkatan ekspetasi hidup pada kucing. Satu studi menunjukkan bahwa rata-rata kucing jantan yang dikebiri akan hidup 2x lebih panjang dari yang tidak dikebiri. Sementara kucing betina hidup 1.6x lebih panjang. Sangat menakjubkan bukan?
Penyebab umur kucing yang dikebiri lebih panjang adalah seperti yang sudah kita bahas yaitu berkurangnya risiko kanker serta tumor pada organ reproduksina. Penyakit-penyakit tersebut merupakan penyakit yang sangat membahayakan nyawa si kucing serta bisa menyerang ketika si kucing mulai menua.

3. Mencegah musim kawin

Kalau kamu punya kucing, pasti dia pernah mengalami ini! Kucing yang reproduksinya sudah ‘matang’ akan mengalami fase heat atau lagi musim kawin. Biasanya, musim kawin ini agak mengganggu dan menyusahkan, baik bagi kita sang pemilik maupun si kucing.

Pada musim kawin, si kucing akan merasa ‘gatal’ dan tidak nyaman sehingga mereka memerlukan pasangan. Kalau mereka tidak mendapatkan pasangan, kucing akan semakin meronta-ronta dan akan berpengaruh pada tingkah lakunya serta kesehatan fisiknya.

Misalnya saja, bulunya akan rontok, selera makan berkurang, dan lainnya secara tingkah laku. Dengan kebiri, fase ini akan bisa menghilang secara perlahan. Hormon yang bergejolak yang menyuruh dia sudah diredam. Hasilnya, si kucing akan lebih nyaman dan tidak harus ‘menderita’ saat musim kawinnya. Bagus, kan?

4. Mengurangi sifat-sifat ‘buruk’ si kucing

Kucing yang tidak dikebiri akan memiliki sifat-sifat yang ‘buruk’ terutama bagi si pemilik. Sifat buruk ini akan semakin tampak ketika dia sedang musim kawin. Apa saja sifat-sifat itu? Dijamin, kamu pasti pernah mengamati kalau kamu punya kucing!
Pada kucing jantan maupun betina, biasanya mereka s**a pipis sembarangan di berbagai tempat. Mereka melakukan ini dengan alasan untuk menandai teritorial mereka. Kucing yang dikebiri akan cenderung tidak melakukan spraying seperti ini lagi. Meskipun 5-10% kucing masih tetap sparaying

Kucing jantan yang dalam musim kawin akan cenderung melakukan segala cara untuk mendapatkan pasangan. Salah satunya adalah berusaha kabur dan keluar rumah untuk mencari pasangan. Hal ini menyebabkan si kucing hilang atau kabur ke jalan raya. Beberapa teman penulis kehilangan kucing kampungnya saat dia musim kawin.
Ketika musim kawin juga, kamu pasti pernah ‘digesek-gesek’ sama kucing kamu, kan? Kamu juga pasti sedikit terganggu dengan lolongan kucing kamu ketika musim kawin. Kalau pernah, pasti sudah mengerti d**g, ‘sifat buruk’ apa yang bisa dicegah dengan kebiri.

5. Mencegah kucing yang terlantar

Kucing betina bisa melahirkan banyak kitten ketika lahir. Namun, tidak semuanya akan bertahan dan tumbuh sehat. Bisa saja hanya dua ekor yang bertahan dan bahkan bisa saja semuanya bernasib kurang beruntung! Sementara itu, si kucing betina sudah hamil lagi. Mengkhawatirkan, ya?
Hal ini merupakan manfaat kebiri yang terlupakan. Mengurangi populasi kucing jalanan. Satu jantan saja bisa menghamili beberapa ekor kucing betina. Tentu kita tidak ingin melihat banyak kucing jalanan yang kurus kelaparan karena jumlah makanan yang tersedia terbatas.

Kalau kamu punya kucing indoor, tentu saja kamu harus mempertimbangkannya. Rumah kamu akan semakin padat dan ramai dengan tambahan beberapa kucing. Belum lagi biaya yang kamu harus keluarkan dan usaha dalam merawatnya.

Melahirkan satu generasi tentu bukan larangan. Tapi dengan manfaat yang sudah disebutkan, alangkah baiknya kamu mempertimbangkan untuk mengebiri kucing kamu, ya!

Lalu bagaimana proses untuk kebiri?

Oke! Kamu sudah berencana mengebiri kucingmu. Tapi tentu saja yang melakukan bukan kamu, ya! Kamu harus mencari dokter hewan yang terpercaya dan kualitasnya terjamin. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan dari sebelum hingga sesudah kebiri.
Umur berapa sebaiknya dikebiri?

Kalau kamu mau mengebiri kucing kamu, para ahli menyebutkan sebaiknya ketika masih berumur 3-4 bulan dan sebelum musim kawin pertamanya. Manfaat maksimal pada kesehatan si kucing akan didapat jika kebiri dilakukan sebelum usia 2 tahun.

Namun, bukan berarti kucing kamu sudah terlanjur tidak bisa dikebiri jika sudah diatas 2 tahun. Kebiri tetap sangat bermanfaat meskipun kucing kamu sudah lebih tua meski tidak semaksimal ketika muda.

Hanya saja, sebelum kebiri kamu harus mengecek darah si kucing untuk mengetahui kesehatan ginjal dan livernya. Cek darah ini dilakukan oleh profesional, dan merujuk kepada poin selanjutnya.

Biaya kebiri
Kamu harus mempersiapkan sejumlah biaya untuk melakukan kebiri. Perlu diperhatikan, kebiri pada kucing betina biasanya lebih mahal karena operasi yang dilakukan lebih kompleks daripada kucing jantan.

Penulis melakukan survey pada petshop di sekitar Tangerang Selatan hingga Jakarta. Biaya kebiri sangatlah beragam dan bergantung dari petshop tersebut. Berikut ini adalah rentang harga biaya kebiri pada petshop sekitar Jakarta.

Jantan : Rp150.000-750.000

Betina : Rp300.000-1.000.000

Biaya tersebut biasanya sudah mencakup biaya tindakan serta obat pemulihan setelahnya.
Persiapan sebelum kebiri

Tentu hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menemukan dokter hewan yang bagus. Dari sana, kamu harus berkonsultasi kepada dokter mengenai kondisi hewan kamu seperti umur, apakah sudah divaksin, dan lainnya.

Menjelang kebiri, disarankan si kucing melakukan ‘puasa’ dengan tidak makan atau minum dulu. Kebiri juga sebaiknya tidak dilakukan ketika si kucing sedang dalam heat atau musim kawin.

Kucing kamu juga sebaiknya dibersihkan atau dimandikan beberapa hari sebelum operasi. Setelah operasi si kucing akan dalam masa penyembuhan sehingga dia tidak bisa langsung mandi lagi.
Pemulihan setelah kebiri

Setelah kebiri dilakukan, si kucing harus menjalani proses pemulihan. Disini peran kamu sangatlah penting dalam membantu si kucing untuk kembali sehat dan aktif kembali. Berikut adalah tahap-tahap dari pemulihan setelah kebiri.

Berikan tempat nyaman dan bersih

Kucing setelah proses kebiri biasanya akan lemas dan tidak bersemangat. Namun jangan khawatir, fase ini merupakan fase yang normal. Di fase ini sangat penting untuk kamu menyediakan tempat khusus yang nyaman, tenang, dan yang terpenting adalah bersih.

Setelah proses kebiri, bagian kelamin kucing bekas operasi tidak boleh kotor/sering dijilat. Jadi pastikan dia jauh dari tanah atau tempat kotor/berdebu. Pastikan juga dia tidak menjilat-jilat bekas lukanya. Kalau perlu, kamu bisa mengenakan collar untuk si kucing.

Persiapkan makan dan juga litter box

Setelah operasi, sebaiknya si kucing diberikan minum dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Berikan jumlah makan yang lebih sedikit dari biasanya (1/2 porsi). Hal ini untuk mencegah si kucing merasa mual dan muntah. Porsi makannya bisa kembali normal seiring pemulihan si kucing.

Pastikan juga tempat makannya mudah dijangkau dan di tempat yang bersih. Jangan memberi dia makan di tempat tinggi dimana dia harus melompat. Biasanya awal-awal si kucing tidak berselera makan. Jika sudah lebih dari sehari tidak mau makan, kontak vet sesegera mungkin.

Pastikan kebersihannya setelah dia buang air. Kalau ada pasir yang menempel, bantu bersihkan pasir tersebut dari sekitar daerah operasinya. Jangan lupa untuk segera membersihkan bekas kotoran dari litter box tersebut

Tindakan selama pemulihan

Biasanya kucing akan pulih sekitar 10-14 hari setelah operasi. Kucing betina biasanya akan pulih lebih lama daripada kucing jantan karena operasinya lebih kompleks. Pada fase ini, ada beberapa hal yang kamu harus perhatikan.

Beri jarak si kucing dari kucing atau hewan lainnya, karena seringkali kucing menjadi sensitif pada fase ini
Pastikan dia jauh dari tempat kotor, dan pastikan dia tidak terlalu aktif bergerak selama dalam masa pemulihan
Tapi, kamu juga tetap harus memberi perhatian dan tetap mengelus si kucing agar dia tidak stres
Jangan dimandikan, karena dikhawatirkan akan menyebabkan luka terbuka serta iritasi pada daerah operasi
Apabila dokter kamu memberikan obat, ikuti petunjuk penggunaannya. Meski tidak semua kucing memerlukan obat pasca operasi

Tahukah kamu, bahwa British Shorthair sudah berumur sangat tua? Diduga mereka sudah ada sejak abad pertama atau sekitar ...
30/06/2020

Tahukah kamu, bahwa British Shorthair sudah berumur sangat tua? Diduga mereka sudah ada sejak abad pertama atau sekitar 2000 tahun lalu! Hal ini membuat mereka tergolong sebagai salah satu jenis kucing tertua yang dikenali. Konon, mereka dibawa oleh pas**an Roma yang sedang menginvasi

Address

Bandung
40237

Telephone

+82129347828

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kucing Lucu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share