Dunia Buku Islami

Dunia Buku Islami Distributor kitab-kitab dan buku-buku tentang pengetahuan Agama Islam

SADAR DIRISaya sedang teringat kepada kisah nyata tentang seorang ayah yang sukses dimintakan uang seratus juta oleh ana...
03/11/2020

SADAR DIRI

Saya sedang teringat kepada kisah nyata tentang seorang ayah yang sukses dimintakan uang seratus juta oleh anaknya untuk memulai usaha. Secara matematika uang sebanyak itu bukan hal besar dibanding kekayaan sang ayah.

Ia lantas bertanya akan digunakan usaha apa uang sebanyak itu? Anaknya menjawab bahwa ia akan mendirikan sebuah cafe, dan menurut perhitungannya modal awal itu cukup untuk sewa tempat, membeli mesin espresso, menggaji seorang barista, dan membeli furniture layaknya cafe.

Tanpa diduga, sang ayah tidak setuju. Ia mengajukan kesempatan pada anaknya itu kalau hanya sepuluh juta masih mungkin bisa ia berikan.

"Kamu itu belum pernah berbisnis, mana mungkin bisa kelola usaha yang langsung besar? Itu sama saja buang-buang duit! Belajarlah dari yang kecil dulu, sampai kamu mengerti bagaimana lika-liku usaha kecil. Barulah kamu pantas untuk diberi modal besar!"

Demikianlah cerita tersebut yang saya dengar. Meski mudah bagi sang ayah mencairkan dana sejumlah itu, namun ia hendak memberi pelajaran sesuai pengalaman hidupnya. Bahwa ilmu bisnis itu bertahap.

Kita harus menjadi ahli dulu pada usaha kecil, untuk bisa melangkah pada dunia usaha besar. Setiap pengusaha punya tingkat kepandaian masing-masing.

Sebenarnya bukan ilmu bisnis saja, namun semua ilmu pengetahuan di dunia ini memiliki tingkatan. Semua ahli dalam suatu bidang, memiliki kapasitas yang bertingkat-tingkat. Inilah yang dimaksud dalam surat Yusuf ayat 76,

وَفَوْقَ كُلِّ ذِي عِلْمٍ عَلِيمٌ

"Dan di atas tiap-tiap orang yang alim itu ada lagi yang lebih alim."

Al-Imam Al-Bayjuri mengutarakan ayat ini ketika beliau menjelaskan bahwa dalam ilmu agama juga setiap mukmin harus menyadari tingkatan keilmuan masing-masing.

Ada kalanya seseorang itu baru mengetahui mana yang halal dan haram sekedar kulitnya saja. Mungkin seperti kita ini. Ada p**a tingkatan para ulama yang mengetahui halal dan haram beserta dalilnya (iqomatud dalil).

Itupun masih belum berhenti. Ada tingkat keilmuan yang sudah layak berijtihad untuk suatu fatwa. Mereka ini sekelas Al-Imam An-Nawawi ulama yang disegani di seluruh dunia. Dan seterusnya tetap ada tingkat yang lebih tinggi lagi.

Misalnya mereka yang mampu berijtihad langsung (istimbatul hukum) dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Mereka ini semisal Al-Imam Asy-Syafi'i. Demikianlah bahwa di atas orang alim ada yang lebih alim. Di atas semuanya itu ada Yang Maha Alim.

Surat Yusuf ayat 76 mengajarkan kepada kita bahwa ilmu memang bertingkat-tingkat. Orang-orang yang masih belajar seperti kita, hendaknya tahu diri menempatkan posisi kita dengan penuh adab dalam bidang ilmu pengetahuan yang luas ini.

Salam Bertumbuh.
⏰ Ada rezeki baru jika kita mau mencoba kehidupan yang baru!

Source : SADAR DIRI

Saya sedang teringat kepada kisah nyata tentang seorang ayah yang sukses dimintakan uang seratus juta oleh anaknya untuk memulai usaha. Secara matematika uang sebanyak itu bukan hal besar dibanding kekayaan sang ayah.

Ia lantas bertanya akan digunakan usaha apa uang sebanyak itu? Anaknya menjawab bahwa ia akan mendirikan sebuah cafe, dan menurut perhitungannya modal awal itu cukup untuk sewa tempat, membeli mesin espresso, menggaji seorang barista, dan membeli furniture layaknya cafe.

Tanpa diduga, sang ayah tidak setuju. Ia mengajukan kesempatan pada anaknya itu kalau hanya sepuluh juta masih mungkin bisa ia berikan.

"Kamu itu belum pernah berbisnis, mana mungkin bisa kelola usaha yang langsung besar? Itu sama saja buang-buang duit! Belajarlah dari yang kecil dulu, sampai kamu mengerti bagaimana lika-liku usaha kecil. Barulah kamu pantas untuk diberi modal besar!"

Demikianlah cerita tersebut yang saya dengar. Meski mudah bagi sang ayah mencairkan dana sejumlah itu, namun ia hendak memberi pelajaran sesuai pengalaman hidupnya. Bahwa ilmu bisnis itu bertahap.

Kita harus menjadi ahli dulu pada usaha kecil, untuk bisa melangkah pada dunia usaha besar. Setiap pengusaha punya tingkat kepandaian masing-masing.

Sebenarnya bukan ilmu bisnis saja, namun semua ilmu pengetahuan di dunia ini memiliki tingkatan. Semua ahli dalam suatu bidang, memiliki kapasitas yang bertingkat-tingkat. Inilah yang dimaksud dalam surat Yusuf ayat 76,

وَفَوْقَ كُلِّ ذِي عِلْمٍ عَلِيمٌ

"Dan di atas tiap-tiap orang yang alim itu ada lagi yang lebih alim."

Al-Imam Al-Bayjuri mengutarakan ayat ini ketika beliau menjelaskan bahwa dalam ilmu agama juga setiap mukmin harus menyadari tingkatan keilmuan masing-masing.

Ada kalanya seseorang itu baru mengetahui mana yang halal dan haram sekedar kulitnya saja. Mungkin seperti kita ini. Ada p**a tingkatan para ulama yang mengetahui halal dan haram beserta dalilnya (iqomatud dalil).

Itupun masih belum berhenti. Ada tingkat keilmuan yang sudah layak berijtihad untuk suatu fatwa. Mereka ini sekelas Al-Imam An-Nawawi ulama yang disegani di seluruh dunia. Dan seterusnya tetap ada tingkat yang lebih tinggi lagi.

Misalnya mereka yang mampu berijtihad langsung (istimbatul hukum) dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Mereka ini semisal Al-Imam Asy-Syafi'i. Demikianlah bahwa di atas orang alim ada yang lebih alim. Di atas semuanya itu ada Yang Maha Alim.

Surat Yusuf ayat 76 mengajarkan kepada kita bahwa ilmu memang bertingkat-tingkat. Orang-orang yang masih belajar seperti kita, hendaknya tahu diri menempatkan posisi kita dengan penuh adab dalam bidang ilmu pengetahuan yang luas ini.

Salam Bertumbuh.
⏰ Ada rezeki baru jika kita mau mencoba kehidupan yang baru!

Source :

Intisari Pesan-pesan Nabi Muhammad SAW yang berasal dari 7 kitab hadist Imam besar (Bukhari, Muslim, Ahmad, Tirmidzi, Ab...
03/11/2020

Intisari Pesan-pesan Nabi Muhammad SAW yang berasal dari 7 kitab hadist Imam besar (Bukhari, Muslim, Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Nasa'i) terkumpul semua dalam karya ulama besar Ibnu Hajar Al-Asqalani yang berjudul Bulughul Maram

Dapatkan diskon 40% dan potongan ongkir hingga Rp 20.000

Ambil promonya disini 👇
bit.ly/KitabHadistBulughulMaram
bit.ly/KitabHadistBulughulMaram
bit.ly/KitabHadistBulughulMaram

Address

Jalan Abdul Halim No. 77A RT 01, RW 13 Cigugur Tengah
Bandung
40522

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dunia Buku Islami posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category