07/02/2019
مَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا مِّن ذَكَرٍ أَوۡ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤۡمِنٞ فَلَنُحۡيِيَنَّهُۥ حَيَوٰةٗ طَيِّبَةٗۖ وَلَنَجۡزِيَنَّهُمۡ أَجۡرَهُم بِأَحۡسَنِ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ
Artinya :” Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (An-Nahl:97).
Salah satu amal saleh yang sering dilupakan orang-orang pada umumnya adalah menuntut ilmu. Membicarakan ilmu, maka ada kaitannya dengan salah satu nama Allah (Asmaul Husna) yaitu ‘Al-‘alimu (Yang Maha Mengetahui), Ilmu Allah itu sangat luas mulai dari Ilmu yang berkaitan dengan Agama seperti Kalam, Fiqih,Nahwu, Shorof, Balaghah, Tafsir Al-Qur’an, Hadist, dan lain lain. Serta Ilmu yang berkaitan dengan duniawi seperti matematika, fisika, filsafat, kedokteran dan lain lain. Pada hakikatnya baik itu Ilmu yang berkaitan dengan agama atau duniawi baik untuk di pelajari sebab semuanya itu milik Allah. Lalu pertanyaan selanjutnya, siapa Allah itu ? untuk menjawab pertanyaan itu maka diperlukan pahamnya Ilmu Tauhid.
Tauhid adalah Ilmu dasar atau konsep dalam aqidah islam yang harus dimiliki oleh orang Islam (muslim laki laki dan perempuan) untuk mengenal keesaan Allah agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam menjalani hidup. Dalam Tauhid, ada pembagian atau ragam ketauhidan salah satunya Asma Wa Sifat (Memiliki nama nama baik/Asmaul Husna). Asmaul husna merupakan sekumpulan nama nama Allah Swt yang terbaik, memiliki nilai agung selaras dengan sifat sifat-Nya. Maka dari itu semangatlah menuntut ilmu, terutama menuntut ilmu dan pengetahuan berbasis agama agar menguatkan ketauhidan yang tentunya diniatkan untuk ibadah.
Wallahu A'lam Bishawab