26/10/2020
MAQO Maa an Ghodaqo
Sewaktu saya masih kecil dulu, saya heran kenapa dulu orang tua saya selalu meminta saya utk membawa air putih di dalam teko ketika ada acara pengajian atau acara sholawatan di Mesjid dekat rumah ?
Yang lebih mengherankan lagi " Air Putih " tsb harus saya minum bersama saudara2 saya ? Katanya biar "Berkah".
Apa hubunganya ? Pikirku waktu itu ? " Pengajian dan Sholawatan dgn Air Putih ? Tapi karena perintah orang tua...yah...sudah diikutin saja...biar jadi anak sholeh dan agar Beliau senang hatinya...he..he..
Nah...ada satu hal lagi yg agak aneh,... kalau badan saya agak panas, tidak jarang ibu membawa saya ke Guru Ngaji setempat, dan minta air putih untuk didoakan dan saya diminta utk segera meminum air tsb ....he..he..ngalahin dokter aja saya pikir ?...
Tapi kini... setelah beberapa puluh tahun kemudian, baru tersingkap secara ilmiah bahwa perintah orang tua tsb ternyata bukan tanpa dasar, ada kandungan Hikmah dan Rahasia Besar yg terkandung di dalamnya...
Adalah Dr. Masaru Emoto Dalam bukunya The Hidden Message in Water menguraikan bahwa air ternyata bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.
Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain.
Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit...he..he.. Jadi bukan hanya sugesti...
Apalagi, dulu hal ini sering dianggap hal musyrik, atau paling tidak bid'ah bagi mereka yang tidak setuju. Tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit dan Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air. Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Karena itu bila kekurangan air, maka kita gampang dehidrasi.
Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu. Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Sehingga menjadi media yang sangat baik untuk mengirimkan pesan.
Air putih galon di rumah, bila setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, atau agar suami, demikian p**a istri yang meminum tetap setia. Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di tubuh kita, baik otak dan pembuluh darah, serta organ lainnya. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari, melalui alam bawah sadar kita.
Rasulullah saw. bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh.
Subhanallah .....!!! Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia dari berbagai belahan dunia, selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim a.s.
Hasil penelitian Dr. Masaru Emoto tsb terus dicoba diulangi dengan misalnya membacakan kata, “Arigato (terima kasih dalam bahasa Jepang)” di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama.
Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga, tapi ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristalnya jadi hancur tak beraturan.
Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya.
Dan ketika dicoba dibacakan do'a2 Islami, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan sedemikian indahnya.... Subhanallah…..
Bila kita renungkan berpuluh ayat Al Quran tentang air, kita akan tersentak bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahkan ia menjadi media kita untuk bersuci baik dari hadas besar dan kecil. Karena air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat istimewa lainnya lagi yang menunggu disingkap manusia.
Islam adalah agama yang paling melekat dengan air. Shalat wajib perlu air wudlu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi. Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang menyuruh memandikan jenazah, malahan ada yang dibakar. Tetapi kita belum melakukan dzikir air dengan baik. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.
“Jadi, Jika kita ingin air terasa manis, masukkan gula, jika ingin air berwarna maka masukan pewarna dan jika ingin air itu mulia, bisa menyembuhkan dan mencerahkan, maka masukanlah ayat-ayat yang mulia, do'a-do'a mustajab, bahkan kata-kata baik nan bijak kedalamnya” insyaAllah berkhasiat... Subhanallah…