Newgenic

Newgenic Tersedia berbagai produk kesehatan dan kecantikan. Pengiriman ke Seluruh Indonesia, Bisa Bayar di Rumah

Kenali 4 Bahaya Kulit Ayam jika Dikonsumsi BerlebihanDi balik rasa gurih dan nikmatnya kulit ayam, ada berbagai bahaya k...
14/05/2022

Kenali 4 Bahaya Kulit Ayam jika Dikonsumsi Berlebihan

Di balik rasa gurih dan nikmatnya kulit ayam, ada berbagai bahaya kulit ayam yang perlu diwaspadai jika terlalu banyak dikonsumsi. Kulit ayam yang dikonsumsi secara berlebihan berisiko menyebabkan berbagai penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung.

Kulit ayam menjadi salah satu menu favorit banyak orang, terlebih jika diolah dengan cara digoreng. Akan tetapi, bila terlalu sering atau terlalu banyak dikonsumsi, ada bahaya kulit ayam yang kerap mengintai.

Dalam 100 gram kulit ayam yang dipanggang, terkandung sekitar 120 mg kolesterol dengan lemak total sekitar 40 gram. Bila kulit ayam digoreng, tentunya kandungan lemak dan kolesterol di dalamnya akan menjadi lebih banyak.

Oleh karena itu, kulit ayam tidak disarankan untuk dikonsumsi secara rutin dalam jumlah banyak, karena memiliki kadar lemak yang tinggi sehingga bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

Bahaya Kulit Ayam jika Dikonsumsi secara Berlebihan
Ada beberapa bahaya kesehatan yang bisa muncul akibat mengonsumsi kulit ayam secara berlebihan, yaitu:

1. Berat badan berlebih
Konsumsi kulit ayam secara berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan. Hal ini karena kulit ayam mengandung kalori yang cukup tinggi, apalagi jika digoreng menggunakan tepung.

Jika konsumsi kulit ayam tidak segera dibatasi, Anda bisa mengalami berat badan berlebih atau obesitas. Kedua kondisi ini bisa meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular, seperti hipertensi atau stroke.

2. Penyakit jantung
Selain mengalami kenaikan berat badan, mengonsumsi kulit ayam berlebihan atau terlalu sering dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, apalagi jika kulit ayam dikonsumsi bersama makanan tinggi kolesterol lainnya, seperti junk food.

Hal ini karena kelebihan kolesterol dalam darah dapat mengendap pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Nah, plak tersebut akan menyebabkan aterosklerosis, yaitu penyempitan pembuluh darah arteri. Jika hal ini terjadi di pembuluh darah jantung, maka dapat memicu penyakit jantung koroner.

3. Stroke
Bahaya kulit ayam lainnya adalah meningkatkan risiko terjadinya stroke. Prosesnya sama seperti penyakit jantung. Namun, pada stroke, penyempitannya terjadi di pembuluh darah otak.

Kondisi tersebut menyebabkan pasokan darah ke otak berkurang, sehingga sebagian jaringan otak tidak mendapatkan suplai darah yang cukup dan akhirnya terjadilah stroke.

4. Penyakit campylobacteriosis
Konsumsi kulit ayam juga dapat meningkatkan risiko Anda terkena Campylobacteriosis, terutama bila pengolahannya tidak benar. Alasannya, bakteri Campylobacter jejuni yang menyebabkan campylobacteriosis dapat bertahan dan berkembang biak pada kulit ayam meski disimpan dalam freezer.

Gejala penyakit campylobacteriosis biasanya muncul 2–5 hari setelah bakteri C. jejuni masuk ke dalam tubuh. Gejalanya bisa berupa diare, kram atau sakit perut, dan demam.

Selain itu, jika tidak dibersihkan dengan baik sebelum diolah atau dimasak, kulit ayam juga bisa mengandung bakteri Salmonella. Bakteri ini dapat menyebabkan demam tifoid (tipes).

Kulit ayam memanglah nikmat, tetapi perlu diingat bahwa mengonsumsinya secara berlebihan bisa memicu berbagai penyakit berbahaya seperti yang telah disebutkan di atas.

Sebenarnya, tidak ada larangan mengonsumsi kulit ayam, asalkan jumlahnya dibatasi dan diimbangi dengan makanan tinggi serat, seperti sayur dan buah. Selain itu, terapkan juga pola hidup sehat, misalnya dengan rutin berolahraga.

6 Obat Alami Sakit TenggorokanSakit tenggorokan bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah adanya peradanga...
13/05/2022

6 Obat Alami Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah adanya peradangan di tenggorokan. Anda bisa mengatasi sakit tenggorkan dengan sejumlah pengobatan alami. Bahkan, beberapa jenis pengobatan untuk menyembuhkan sakit tenggorokan ini mungkin sudah Anda kenal sejak lama.

Beragam Obat Alami Sakit Tenggorokan
Berikut adalah beberapa obat alami sakit tenggorokan yang bisa Anda coba di rumah:

1. Air garam
Salah satu obat alami sakit tenggorokan yang sangat mudah dibuat adalah air garam. Anda cukup mencampurkan satu sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, dan aduk hingga tercampur secara merata. Berkumurlah dengan posisi kepala menengadah lalu muntahkan air garam itu.

Sebuah studi mengungkap bahwa berkumur dengan air garam bisa mencegah infeksi saluran pernapasan bagian atas dan demam. Berkumur dengan air garam juga bisa membantu membersihkan tenggorokan dari dahak. Perlu diingat, jangan memakai terlalu banyak garam dan jangan ditelan.

2. Madu
Madu telah lama dipercaya mampu meredakan sakit tenggorokan, baik dicampur dengan teh atau diminum langsung. Sebuah studi yang dilakukan pada anak-anak yang terkena infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA) mengonfirmasi bahwa madu juga efektif dalam meredakan batuk.

Efektivitas madu juga didukung oleh studi lain yang menyebut bahwa madu merupakan penyembuh luka yang efektif. Oleh sebab itu, madu dipercaya bisa mempercepat pemulihan sakit tenggorokan.

3. Bawang putih
Salah satu bahan alami yang bisa digunakan untuk membantu meredakan sakit tenggorokan adalah bawang putih. Bawang putih memiliki sifat antibakteri. Untuk mendapatkan manfaat bawang putih sebagai obat alami sakit tenggorokan yang optimal, Anda dianjurkan untuk mengunyahnya.

Ketika hancur, bawang putih akan melepaskan senyawa allicin yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, sekaligus antivirus. Cara lain yang bisa digunakan adalah dengan mengisapnya selama 15 menit.

Jika tidak sanggup untuk memakannya mentah-mentah, cobalah untuk dicampurkan dengan bahan lain, seperti madu, minyak zaitun, atau dibuat jus. Namun, allicin akan lebih efektif jika dikunyah dalam kondisi mentah.

4. Sup hangat
Jangan pernah menganggap bahwa makanan yang enak tidak bisa dijadikan obat. Faktanya, sup hangat dengan kaldu ayam atau daging bisa dijadikan sebagai obat alami sakit tenggorokan, karena makanan hangat yang satu ini dapat membantu mengurangi iritasi dan tenggorokan kering.

Sup saat sakit tergolong mudah dan nikmat, mengingat makanan ini mudah ditelan meskipun tenggorokan sakit. Dengan mengonsumsi makanan yang mudah dikonsumsi seperti sup, nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi dapat terpenuhi, sekaligus mendapatkan cairan tambahan untuk mencegah dehidrasi.

5. Teh hangat
Teh hangat juga bisa dijadikan salah satu obat alami sakit tenggorokan. Mengonsumsi teh hangat dari jenis apa pun, entah herbal atau nonherbal, dapat membantu meredakan sakit tenggorokan.

Salah satu alasannya adalah karena teh mengandung antioksidan yang diprediksi mampu memperkuat kekebalan tubuh dan mampu membantu menangkal infeksi. Agar efeknya optimal, tambahkan satu sendok teh madu ke dalam secangkir teh.

6. Licorice
Obat alami sakit tenggorokan yang satu ini dikenal juga dengan sebutan akar manis. Licorice bekerja dengan cara mengurangi peradangan dan membantu mengencerkan lender, sehingga dapat melegakan saluran pernapasan. Anda bisa mengonsumsinya dengan cara mencampurkan akar manis ke dalam teh hangat.

Namun perlu diingat, ibu hamil dan menyusui disarankan untuk tidak menggunakan licorice sebagai obat alami sakit tenggorokan karena dikhawatirkan dapat berdampak pada bayi.

Selain menggunakan berbagai obat alami sakit tenggorokan yang disebutkan di atas, hal yang tidak boleh dilupakan adalah menerapkan gaya hidup sehat. Salah satunya adalah berhenti merokok, sebab merokok dapat menyebabkan tenggorokan kering, iritasi, dan meradang sehingga sakit tenggorokan lebih susah sembuh.

Istirahat cukup juga bisa dilakukan untuk membantu menyembuhkan sakit tenggorokan. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh akan lebih efektif melawan virus atau bakteri penyebab penyakit saat Anda sedang tidur.

Inilah 4 Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan TubuhMinyak kelapa tak hanya digunakan untuk keperluan memasak. Ada berag...
12/05/2022

Inilah 4 Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan Tubuh

Minyak kelapa tak hanya digunakan untuk keperluan memasak. Ada beragam manfaat minyak kelapa yang juga baik bagi kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan berat badan hingga menjaga kesehatan jantung.

Buah kelapa tidak hanya dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan, tetapi juga menjadi minyak kelapa (coconut oil). Minyak kelapa yang baik adalah minyak kelapa murni, bukan minyak kelapa olahan.

Minyak kelapa murni diekstrak dari kelapa yang masih segar tanpa diolah menggunakan bahan kimia tambahan atau diproses tanpa suhu tinggi. Hal tersebut bertujuan agar kandungan alami, seperti senyawa phenolic, tidak hilang atau rusak. Senyawa phenolic berperan sebagai antioksidan.

Selain itu, senyawa dalam minyak kelapa seperti asam laurat, kaprilat, dan kaprat, dapat mendukung pertumbuhan probiotik di dalam saluran pencernaan yang berfungsi untuk melawan bakteri jahat.

Manfaat Minyak Kelapa untuk Kesehatan
Berikut ini adalah beberapa manfaat minyak kelapa bagi kesehatan:

1. Menurunkan berat badan
Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan, Anda dapat menggunakan minyak kelapa murni sebagai minyak untuk memasak atau campuran salad.

Kandungan nutrisi dalam minyak kelapa murni dipercaya dapat meningkatkan metabolisme, sehingga lemak dalam tubuh akan semakin cepat terbakar dan diubah menjadi energi.

Selain itu, penggunaan minyak kelapa juga dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga dapat menekan rasa lapar dan mencegah Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan.

Meski diklaim baik untuk orang yang ingin mengurangi berat badan, sejauh ini data mengenai efektivitas minyak kelapa untuk diet masih terbatas sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

Namun, perlu diketahui bahwa dalam hal menurunkan berat badan, Anda tidak hanya bisa mengandalkan minyak kelapa semata. Anda tetap perlu berolahraga secara rutin serta menjalani pola makan sehat dan seimbang.

2. Menjaga kesehatan jantung
Manfaat minyak kelapa untuk kesehatan jantung diduga berasal dari kandungan polifenol. Polifenol diketahui dapat mencegah terjadinya aterosklerosis, yaitu pengerasan dinding pembuluh darah akibat penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Dengan demikian, risiko penyakit jantung pun akan menurun.

Namun, jika memiliki riwayat penyakit jantung, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu terkait konsumsi minyak kelapa.

3. Mengurangi kadar lemak jahat
Manfaat minyak kelapa lain yang juga diklaim baik untuk kesehatan adalah mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Efek ini dapat memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak kelapa hanya meningkatkan kadar lemak baik, tetapi tidak memberikan dampak signifikan pada penurunan kolesterol total dan lemak jahat dalam darah.

Oleh karena itu, manfaat minyak kelapa yang satu ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

4. Mencegah diabetes
Asam lemak dalam minyak kelapa diduga dapat memperbaiki toleransi glukosa dalam tubuh. Pada kasus diabetes tipe 2, minyak kelapa dipercaya dapat memperbaiki sensitivitas insulin. Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan manfaat ini.

Saat ini, sudah banyak produk minyak kelapa murni yang dijual di pasaran dan mudah diperoleh dengan harga yang bervariasi. Namun, sebelum Anda membelinya, selalu perhatikan petunjuk penggunaan dan tanggal kedaluwarsa dari produk minyak kelapa tersebut.

Deretan Makanan untuk Penderita Kolesterol TinggiMenurunkan kolesterol tidak selalu harus dengan obat-obatan, tapi bisa ...
11/05/2022

Deretan Makanan untuk Penderita Kolesterol Tinggi

Menurunkan kolesterol tidak selalu harus dengan obat-obatan, tapi bisa juga dengan pengaturan menu makanan. Ada beragam makanan untuk penderita kolesterol tinggi yang dapat dikonsumsi secara rutin untuk menjaga bahkan menurunkan kadar kolesterol.

Tingginya kadar kolesterol bisa menyebabkan pembentukan plak yang dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan risiko terkena stroke atau penyakit jantung. Oleh karena itu, kadar kolesterol darah yang tinggi perlu diturunkan dan dijaga dalam batas yang normal.

Makanan untuk Penderita Kolesterol
Guna mengendalikan kadar kolesterol, ada beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi, di antaranya:

1. Sayuran hijau
Sayuran hijau memiliki kemampuan untuk mengikat asam empedu yang terbuat dari kolesterol. Hal ini akan merangsang kantung empedu untuk memproduksi lebih banyak asam empedu menggunakan kolesterol dari darah. Alhasil, kadar kolesterol darah akan menurun.

Contoh sayuran hijau yang baik dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi antara lain kangkung, bayam, kubis, labu siam, dan brokoli. Sayuran ini akan lebih bermanfaat jika diolah dengan cara dikukus.

2. Ikan dan makanan laut
Ikan berlemak, seperti salmon, makarel, dan sarden, adalah sumber asam lemak omega-3 yang baik dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi. Makanan laut lain, seperti udang dan kerang, juga mengandung banyak lemak sehat dan bisa Anda nikmati.

Meski tinggi lemak, ikan dan makanan laut mengandung lemak sehat yang dapat menurunkan kadar lemak darah (trigliserida), meningkatkan kolesterol baik (HDL), bahkan menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung.

3. Biji-bijian utuh
Biji-bijian utuh terbukti dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah risiko penyakit jantung. Hal ini karena biji-bijian mengandung beragam nutrisi, seperti vitamin, mineral, senyawa bioaktif, dan serat larut bernama beta glucan.

Studi menjelaskan bahwa serat larut beta dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan yang Anda konsumsi. Jenis biji-bijian utuh yang paling baik dikonsumsi penderita kolesterol berkat kandungan beta glucan-nya adalah oat dan barley.

4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan juga terbukti dapat menurunkan kolesterol karena kandungan fitosterolnya mampu menghambat penyerapan kolesterol jahat di dalam usus.

Selain itu, kacang-kacangan juga mengandung nutrisi, seperti lemak sehat dan asam amino, yang bermanfaat untuk menjaga fungsi jantung dan tekanan darah yang sehat. Jenis kacang-kacangan yang sangat baik dikonsumsi penderita kolesterol adalah almond dan kacang kenari.

5. Kedelai dan produk olahannya
Studi menyebutkan bahwa kandungan protein dan isoflavon dalam makanan berdasar kedelai, seperti tahu, tempe, edamame, dan susu kedelai, terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol. Namun, persentase penurunan kadar kolesterolnya memang tidak banyak.

Meski begitu, kedelai tetap baik untuk dikonsumsi karena bisa menjadi sumber protein dengan kadar lemak jenuh yang lebih rendah daripada daging. Kedelai juga dapat memberikan nutrisi penting lainnya, seperti lemak tak jenuh tunggal, vitamin, mineral, dan serat.

6. Buah-buahan
Buah-buahan juga termasuk makanan untuk penderita kolesterol yang tidak boleh ditinggalkan. Dari beraneka ragam buah-buahan, ada beberapa jenis buah yang paling berkhasiat dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), di antaranya:

Buah alpukat, karena kaya akan serat dan asam lemak tak jenuh tunggal
Buah beri dan anggur, karena kaya akan senyawa bioaktif
Buah apel, anggur, jeruk, dan stroberi, karena banyak mengandung pektin (sejenis serat larut yang potensial dalam menurunkan kolesterol)
7. Makanan yang diperkaya stanol dan sterol
Stanol dan sterol adalah senyawa tanaman yang diketahui efektif menurunkan kolesterol darah dengan menghambat penyerapan kolesterol dalam usus.

Kedua senyawa ini sebenarnya bisa didapatkan dari minyak sayur, biji-bijian, kacang-kacangan, serta sayur dan buah-buahan, tapi kadarnya masih kurang untuk menghambat penyerapan kolesterol dengan optimal.

Oleh karena itu, Anda bisa mencukupi kebutuhan sterol dan stanol dari produk makanan yang diperkaya dengan senyawa ini, misalnya margarin, jus jeruk, yogurt, dan sereal.

Selain mengonsumsi makanan untuk penderita kolesterol seperti yang telah disebutkan di atas, Anda juga harus menerapkan pola hidup sehat lainnya, mulai dari berolahraga secara teratur, membatasi konsumsi minuman beralkohol, dan tidak merokok.

Anda juga perlu menghindari konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, misalnya daging berlemak, susu berlemak dan produk olahannya, makanan cepat saji, makanan olahan, serta makanan yang digoreng, karena dapat meningkatkan kolesterol dalam darah.

Dengan menerapkan pola hidup sehat dan rutin mengonsumsi makanan yang baik untuk penderita kolesterol, diharapkan kadar kolesterol Anda bisa turun dan tetap stabil sehingga Anda pun terhindar dari penyakit berbahaya, seperti serangan jantung dan stroke.

Inilah 5 Manfaat Kulit Manggis dan Cara MengonsumsinyaTak hanya buahnya, kulit manggis juga dikenal berkhasiat untuk men...
09/05/2022

Inilah 5 Manfaat Kulit Manggis dan Cara Mengonsumsinya

Tak hanya buahnya, kulit manggis juga dikenal berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit hingga menghambat pertumbuhan kanker. Hal ini karena kulit manggis merupakan salah satu sumber antioksidan yang sangat baik.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kulit manggis memiliki kandungan antioksidan berupa xanthone yang memiliki efek antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Hal inilah yang membuat kulit manggis diyakini baik untuk kesehatan.

Untuk mendapatkan manfaat kulit manggis, Anda bisa mengonsumsinya sebagai teh herbal, jus, maupun suplemen. Namun, sebelum mengonsumsi suplemen kulit manggis, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya.

Berbagai Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan
Ada beragam manfaat kulit manggis untuk kesehatan, di antaranya:

1. Mengurangi peradangan
Kandungan xanthone dan vitamin C pada kulit manggis dipercaya dapat mengatasi peradangan yang disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti radang sendi atau penyakit autoimun.

Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas kulit manggis untuk mengurangi kondisi peradangan pada manusia.

2. Menurunkan kadar kolesterol
Ekstrak kulit manggis memiliki kandungan serat yang diyakini baik untuk menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah penumpukan kolesterol di dalam pembuluh darah. Dengan demikian, risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke pun akan menurun.

3. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Kandungan xanthone pada kulit manggis dipercaya dapat menghambat perkembangan dan penyebaran sel kanker, misalnya kanker payudara dan kanker paru-paru.

Selain itu, sebuah studi juga menyebutkan bahwa efek antikanker pada kulit manggis dapat menghambat perkembangan kanker usus besar. Meski demikian, penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas kulit manggis untuk mengatasi kanker.

4. Mengontrol gula darah
Manfaat kandungan xanthone yang tidak kalah penting pada kulit manggis adalah mengontrol kadar gula darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil.

Manfaat ini menjadikan kulit manggis sebagai salah satu obat herbal yang memiliki potensi untuk mencegah resistensi insulin dan diabetes. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter lebih dulu bila ingin menggunakan kulit manggis sebagai pengobatan diabetes.

5. Memperkuat daya tahan tubuh
Sebuah studi menyebutkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung ekstrak kulit manggis dapat menurunkan gejala peradangan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Manfaat ini berasal dari kandungan antioksidan dan vitamin C yang terkandung di dalamnya.

Oleh karena itu, untuk melindungi tubuh agar terhindar dari penyakit infeksi, seperti flu dan COVID-19, Anda disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bernutrisi dan selalu mematuhi protokol kesehatan.

Cara Menyajikan Teh Kulit Manggis
Salah satu cara untuk mengonsumsi kulit manggis adalah dengan mengonsumsinya sebagai teh herbal. Cara membuatnya pun cukup mudah. Anda hanya perlu mempersiapkan bahan dan mengikuti langkah-langkah berikut ini:

Bahan-bahan
1 genggam kulit manggis kering
1 kantong teh celup
1 batang serai
1,5 liter air
2 sendok makan gula pasir
Jahe secukupnya
Cara mengolah
Cuci kulit manggis, jahe yang sudah dikupas kulitnya, dan serai hingga bersih.
Rebus semua bahan-bahan tersebut dan tambahkan 1 kantong teh celup.
Tunggu sampai mendidih dan air berkurang.
Saring dan tuang ke dalam gelas.
Tambahkan sedikit gula dan sajikan.

10 Manfaat Minyak Zaitun untuk KesehatanManfaat minyak zaitun untuk kesehatan tidak perlu diragukan lagi. Minyak alami i...
07/05/2022

10 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Manfaat minyak zaitun untuk kesehatan tidak perlu diragukan lagi. Minyak alami ini tidak hanya baik untuk menjaga berat badan, tetapi juga menurunkan tekanan darah. Tak heran bila minyak zaitun kerap digunakan untuk mengolah makanan atau sebagai campuran bahan makanan.

Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun. Berdasarkan proses ekstraksi yang dilalui dan jumlah kandungan asam oleat di dalamnya, minyak zaitun terbagi menjadi tiga varian, yaitu extra virgin, virgin, dan refined (light).

Kandungan Nutrisi di Dalam Minyak Zaitun
Di dalam 1 sendok makan atau setara 15 ml minyak zaitun, terdapat 120 kalori dan beragam nutrisi berikut ini:

13,5–14 gram lemak
0,1 miligram kalsium
0,1 miligram kalium
0,3 miligram natrium
1,9 miligram vitamin E
8 mikrogram vitamin K
Meski banyak mengandung lemak, tetapi lemak yang terkandung di dalam minyak zaitun merupakan jenis lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, asam oleat, omega 3, dan omega 6. Minyak zaitun juga mengandung kolin dan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol.

Berbagai Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan
Minyak zaitun merupakan salah satu jenis minyak sehat dan baik untuk kesehatan. Berkat beragam kandungan nutrisi dan antioksidannya, ada banyak manfaat minyak zaitun yang bisa Anda peroleh, antara lain:

1. Mengontrol tekanan darah
Salah satu manfaat minyak zaitun yang sangat populer adalah mengontrol tekanan darah. Sebuah riset menyebutkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi minyak zaitun murni sekitar 50–60 ml atau setara kurang lebih 4 sendok makan per hari, terlihat memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol.

Hal ini diduga berkat kandungan antioksidan dan asam lemak sehat pada minyak zaitun yang dapat membuat pembuluh darah lebih rileks dan mengurangi peradangan di pembuluh darah.

2. Mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung
Kandungan antioksidan di dalam minyak zaitun juga berperan untuk mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Hal ini karena minyak zaitun tidak mengandung kolesterol atau lemak jenuh, sehingga tidak menumpuk di pembuluh darah.

Minyak sehat ini justru baik dikonsumsi untuk mencegah penumpukan kolesterol yang dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke.

3. Menurunkan kadar kolesterol
Mengganti asupan lemak jenuh atau lemak yang berasal dari hewan dengan minyak zaitun, dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) pada penderita kolesterol tinggi.

Selain itu, minyak zaitun juga bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sehingga baik untuk kesehatan jantung. Selain minyak zaitun, minyak sehat lain, seperti minyak kanola dan minyak kelapa murni, juga memiliki manfaat serupa.

4. Mencegah pertumbuhan sel kanker
Pola makan sehat dengan menggunakan minyak zaitun untuk mengolah makanan, dapat meningkatkan kadar antioksidan di dalam tubuh.

Antioksidan merupakan zat yang dapat mencegah dan memperbaiki kerusakan sel akibat paparan radikal bebas. Antioksidan juga diketahui dapat mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

5. Memelihara fungsi otak
Salah satu manfaat minyak zaitun yang juga sangat penting adalah untuk menjaga kesehatan dan fungsi otak. Sebuah riset menyebutkan bahwa kandungan zat antioksidan dan antiradang pada minyak zaitun dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit pada otak, seperti stroke dan demensia.

6. Menjaga berat badan
Minyak zaitun juga baik dikonsumsi bagi Anda yang sedang diet, termasuk diet paleo atau berusaha menjaga berat badan tetap ideal. Minyak alami ini juga baik dikonsumsi untuk mencegah obesitas.

Namun, untuk mendapatkan manfaat minyak zaitun yang satu ini, Anda juga perlu berolahraga secara rutin, membatasi asupan kalori, dan menjalani pola makan sehat.

7. Mengatasi sembelit
Sembelit umumnya terjadi karena pola makan kurang sehat, misalnya jarang minum air atau kurang mengonsumsi makanan berserat. Agar tinja lebih padat dan mudah dikeluarkan, Anda bisa mengonsumsi serat dari buah dan sayuran.

Selain itu, minyak zaitun juga bisa dikonsumsi untuk mengatasi sembelit karena bisa membuat tinja lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

8. Mengendalikan kadar gula darah
Sebuah riset menunjukkan bahwa orang yang menjalani pola makan sehat secara rutin, termasuk dengan mengonsumsi minyak zaitun, memiliki kadar gula darah yang lebih terkontrol. Hal ini menjadikan minyak zaitun bermanfaat untuk menurunkan risiko terjadinya diabetes.

9. Melembapkan kulit kering
Minyak zaitun mampu mengunci kelembapan kulit, sehingga sering digunakan untuk perawatan kulit kering. Anda bisa mengoleskan minyak zaitun pada kulit wajah, tangan, atau kaki yang kering.

10. Menjaga kesehatan mulut
Minyak zaitun mengandung sifat antiradang, antioksidan, dan antibakteri. Efek ini menjadikan minyak zaitun bermanfaat untuk memelihara kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut. Selain itu, berkumur dengan minyak zaitun secara rutin juga dapat mencegah dan mengatasi bau mulut.

Meski tergolong banyak, berbagai manfaat minyak zaitun untuk kesehatan di atas masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Selain itu, karena mengandung nutrisi dan antioksidan yang cukup tinggi, antioksidan juga baik dikonsumsi oleh anak-anak serta ibu hamil atau ibu menyusui. Minyak zaitun juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan kutu rambut, bahkan dapat sebagai penurun demam bila dicampur minyak esensial.

Cara Menyimpan Minyak Zaitun yang Benar
Jika Anda ingin membeli minyak zaitun, pilihlah varian extra virgin. Minyak zaitun jenis ini memiliki kandungan antioksidan dan nutrisi yang lebih banyak, sehingga dianggap lebih sehat dibandingkan dengan jenis minyak zaitun lainnya.

Minyak zaitun extra virgin biasanya tersimpan dalam kemasan botol berwarna gelap agar lebih awet dan tidak mudah rusak oleh sinar matahari.

Setelah tutup kemasan botol dibuka, Anda disarankan untuk menghabiskan minyak zaitun dalam jangka waktu 6 bulan. Simpanlah minyak zaitun dalam tempat bersuhu ruangan dan jauhi dari panas paparan sinar matahari.

Kenali 4 Penyebab Amandel Bengkak dan ObatnyaAmandel bengkak sering kali membuat aktivitas tidak nyaman. Dengan mengetah...
05/05/2022

Kenali 4 Penyebab Amandel Bengkak dan Obatnya

Amandel bengkak sering kali membuat aktivitas tidak nyaman. Dengan mengetahui penyebab amandel bengkak, memahami pertolongan pertama, dan cara untuk mencegahannya, Anda bisa terhindar dari kondisi yang lebih serius.

Amandel merupakan jaringan lunak berbentuk bulat yang terletak di bagian belakang mulut, tepatnya di kedua sisi tenggorokan. Jaringan lunak ini adalah bagian dari sistem limfatik yang bertugas untuk melawan virus dan bakteri yang masuk ke dalam mulut.

Jika terinfeksi, amandel akan menjadi bengkak sebagai respons untuk melawan virus atau bakteri yang masuk. Amandel bengkak ini sering disebut juga dengan istilah tonsilitis atau radang amandel. Kondisi ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi juga bisa terjadi pada remaja dan orang dewasa.

Ada beberapa virus, bakteri, jamur, maupun parasit penyebab amandel bengkak. Selain infeksi, amandel bengkak juga bisa disebabkan oleh iritasi tenggorokan akibat kebiasaan merokok.

Gejala Amandel Bengkak
Amandel bengkak dapat disertai oleh gejala lainnya, di antaranya:

Sakit tenggorokan
Demam
Terdapat lapisan putih atau kuning pada amandel
Luka pada amandel
Sakit kepala
Hilang selera makan
Bengkak pada kelenjar di sekitar leher atau rahang
Bau mulut
Suara serak
Kaku pada leher
Amandel bisa bengkak sebelah maupun keduanya. Kondisi amandel bengkak yang parah bahkan dapat membuat Anda sulit bernapas melalui mulut.

Penyebab Amandel Bengkak dan Obatnya
Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab amandel bengkak, mulai dari infeksi bakteri dan virus, serta kebiasaan merokok. Penyebab amandel bengkak pada anak di bawah 5 tahun umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri. Sementara pada anak berusia 5–15 tahun, penyebab amandel bengkak biasanya adalah infeksi virus.

Pada orang dewasa, amandel bengkak tak hanya disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri saja, tetapi juga kebiasaan merokok dan kanker amandel (tonsil).

Penyebab amandel bengkak memengaruhi jenis pengobatan yang akan diberikan. Berikut ini adalah penjelasan tentang penyebab amandel bengkak dan obatnya:

1. Infeksi virus
Penyebab amandel bengkak yang paling banyak adalah infeksi virus, dengan presentase kasus lebih dari 70%. Adapun virus penyebab amandel bengkak di antaranya:

Adenovirus, yaitu virus yang menyebabkan pilek, sakit tenggorokan, dan bronchitis
Virus Epstein-Barr (EBV), yaitu virus yang menyebabkan mononukleosis atau kissing disease, karena menyebar melalui air liur orang yang terinfeksi
Sitomegalovirus (CMV, HHV-5), yaitu virus herpes yang tidak aktif tetapi menetap dalam tubuh, dan biasanya menyerang orang dengan gangguan sistem kekebalan tubuh atau ibu hamil
Virus campak, yaitu virus yang menyerang sistem pernapasan, dan menular melalui air liur atau lendir orang yang terinfeksi
Jika disebabkan oleh infeksi virus, tidak ada obat khusus untuk menyembuhkannya. Kebanyakan kasus amandel bengkak akibat virus akan sembuh dengan sendirinya, atau Anda bisa mengonsumsi obat-obatan yang dijual bebas untuk mengurangi rasa sakit.

Berikut ini adalah beberapa jenis pereda rasa sakit yang direkomendasikan jika amandel bengkak disebabkan oleh infeksi virus:

Semprotan untuk tenggorokan
Permen pelega tenggorokan (lozenges)
Larutan antiseptik
Pereda nyeri, seperti acetaminophen atau ibuprofen
Selain itu, berkumur sebanyak 3 kali sehari dengan larutan air garam hangat juga dapat mengurangi rasa sakit pada amandel bengkak yang Anda rasakan.

2. Infeksi bakteri
Kondisi amandel bengkak akibat infeksi bakteri umumnya disebabkan oleh bakteri Streptococcus. Dalam kasus ini, penyakitnya disebut juga radang tenggorokan.

Selain kelompok bakteri Streptococcus, ada beberapa bakteri lain penyebab amandel bengkak, seperti Neisseria gonorrhea, Haemophilus influenza Tipe B, dan mycoplasma. Risiko terkena amandel bengkak ini akan sangat tinggi jika seseorang terlibat kontak erat dengan orang yang terinfeksi beberapa bakteri tersebut.

Amandel bengkak akibat infeksi bakteri ini membutuhkan obat yang berbeda dari infeksi virus. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik seperti pen*silin. Konsumsi pen*silin selama 10 hari merupakan pengobatan amandel bengkak yang paling umum, jika disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus.

Konsumsi antibiotik ini harus dihabiskan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh dokter, meski gejala amandel bengkak telah hilang. Jika antibiotik tidak dihabiskan, infeksi dapat mengalami perburukan atau menyebar ke bagian tubuh lain.

3. Merokok
Kebiasaan merokok, baik merokok tembakau maupun v**e, dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan peradangan. Dua hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri dan jamur yang menyebabkan amandel bengkak.

Selain infeksi bakteri dan jamur, merokok juga dapat memicu timbulnya batu amandel, yang merupakan salah satu penyebab amandel bengkak. Bahkan, penelitian menunjukkan bawa perokok lebih berisiko menderita radang amandel kronis (berulang).

Untuk mengurangi bengkak pada amandel, perokok harus menghentikan kebiasaan merokok sesegera mungkin. Semakin Anda sering merokok, semakin tinggi risiko iritasi tenggorokan yang menyebabkan amandel bengkak.

Jika amandel bengkak tak kunjung hilang atau kembali lagi, dokter mungkin akan melakukan operasi pengangkatan amandel atau yang disebut juga dengan tonsilektomi.

4. Kanker amandel (tonsil)
Gejala kanker tonsil yang paling umum adalah amandel bengkak atau membesar, yang disertai suara serak, benjolan di leher atau tenggorokan, sakit tenggorokan yang berkepanjangan, kesulitan menelan, hingga sakit telinga atau rahang. Kanker tonsil ini termasuk ke dalam jenis kanker tenggorokan.

Penyebab utama dari kanker tonsil ini adalah infeksi virus HPV (human papillomavirus). Selain itu, kebiasaan merokok dan mengunyah tembakau juga dapat meningkatkan risiko terkena kanker tonsil.

Pengobatan amandel bengkak akibat kanker tonsil ini dapat dilakukan dengan terapi radiasi, kemoterapi, dan operasi. Namun, jenis pengobatan akan disesuaikan dengan ukuran, stadium, dan status kanker yang diderita.

Pertolongan Pertama dan Pencegahan Amandel Bengkak
Terlepas dari apa pun penyebab amandel bengkak dan obatnya, ada beberapa pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan jika menderita kondisi ini, di antaranya:

Perbanyak istirahat
Perbanyak minum air putih
Konsumsi makanan yang lembut jika terasa sakit saat menelan
Konsumsi makanan atau minuman dingin untuk menenangkan tenggorokan
Nyalakan humidifier (pelembap udara) dalam ruangan
Hindari zat yang dapat mengiritasi tenggorokan, seperti asap rokok dan produk pembersih
Untuk mencegah infeksi bakteri dan virus penyebab amandel bengkak, Anda dapat menerapkan beberapa langkah berikut ini:

Cucilah tangan sesering mungkin secara menyeluruh, terutama setelah menggunakan toilet dan sebelum makan
Hindari berbagi makanan dan minuman atau menggunakan peralatan makan atau gelas secara bersama-sama
Setelah didiagnosis radang amandel, gantilah sikat gigi Anda dengan yang baru
Jika Anda atau orang terdekat menderita penyakit radang tenggorokan, batasi kontak langsung dengan orang lain, terutama bila belum mengonsumsi antibiotik setidaknya dalam 24 jam

Address

Cluster Sriwijaya
Bekasi
17568

Telephone

+6281359849305

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Newgenic posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share