13/01/2025
“Eh, mbak kita poto diantara lampu. Maleh silau.“
Trus kita geser-geser dan cari spot yang gak menyilaukan. Sekarang itu kalau ada moment, trus gak diabadikan jadinya berasa kayak masakan tanpa uyah hambar. Hehe.
Gak afdol pokoknya kalau gak pepotoan. Semacam kewajiban, kudu ada potonya. Ya iya d**g entah itu buat validasi, buat konten, terutama buat status di story WhatsApp, FB, IG, dan sosmed lain. Biar ada tanda-tanda kehidupan yang punya akun aktif dan eksis. Eh
Bagi yang gak pernah masang potonya di sosmed juga gak pa pa sih. Suka-s**a, hak masing-masing. Sukanya pajang poto masakan, bunga, hobi, anak, keluarga, bahkan buat pamer dagangan dipersilahkan.
Asal postingan kita bermanfaat bukan nyinyiran, gak julid. Bakal banyak temen yang mau berinteraksi, supaya saling dekat dan kenal. Seiring perkembangan jaman, memang sosmed salah satu media yang tepat sasaran saat ini. Untuk dagang, menulis hasta karya dan lainnya.
Dikarenakan gelar lapak gak melulu harus ke tetangga, saudara dekat ya. Di online target marketnya luas, sekarang sudah dimudahkan kirim barang pakai jasa kurir. Jadi, ya agak heran kalau ada yang beli online mintanya gratis ongkir. Waduh, kasian sekali penjualnya.
Kecuali di MP ya, udah ada sistem dan subsidi ongkir. Karena bayar ongkir ini juga termasuk sedekah ke kurir. Kurir kerja mencari nafkah buat keluarganya. Barang kalau gak dikirim pakai jasa kurir juga gak bakal sampai ke tempat tujuan.
Saling membutuhkan, saling membantu. Gak ada yang mau dirugikan salah satunya. Simbiosis mutualisme saling menguntungkan. Nah, yang masih s**anya minta gratis ongkir kalau beli ke saudara yang jualan online? Padahal ambil laba juga gak seberapa, dan ambilnya sewajarnya aja.
Mulai saat ini kita perlu sadari ya, sesadar-sadarnya. Beli produk dengan tidak banyak drama nawar dan minta gratis ongkir itu termasuk sedekah. Lebih mulia saudara kita ini memilih berpenghasilan meski online. Dari pada ngutang dan meminta-minta.
Pepiling buat diri sendiri. Dulu banget, aku juga s**anya minta gratis ongkir. Maunya bayar barangnya aja. Sekarang setelah mindset-nya berubah ke jalan yang benar. Ongkirnya segitu oke, itu yang harus dibayar.
Sekian 🤗