29/04/2022
Copas dari rekan fb
Kalau ada orang² yang masih sibuk mencari uang di hari² akhir ramadhan ini, entah itu justru lembur, atau terima orderan yang membludak, atau packing² hampers yang bertumpuk², kita sebaiknya ikut senang saja. Gak perlu dinyinyirin dengan : ngejar dunia terus, gak nyesel apa kalo Ramadhan udah berlalu?
Kita gak pernah tau perjuangan orang di balik kesibukannya masing-masing. Mungkin ada yang di hari² lain jualannya tidak terlalu rame, dan ia tengah memanfaatkan momen demi serupiah yang ia kumpulkan demi keluarganya.
Mungkin ada yang kejar target agar selepas lebaran nanti anak²nya bisa lanjut daftar ulang sekolah, beli buku, seragam, dan sepatu yang mulai usang.
Mungkin ada yang tengah berniat melunasi hutang²nya dan saat ini Allah berikan kesempatan itu padanya meski ia harus bekerja lebih keras.
Mungkin ada yang harus membantu suaminya yang baru di-PHK, sementara kebutuhan harian terus merangkak naik.
Kita juga tidak tau, amalan mana yang akan mengantar seseorang ke surganya Allah. Siapatau mereka yang bekerja di hari² akhir Ramadhan ini senantiasa berdzikir dalam sibuknya. Siapatau mereka yang kau nilai mengejar dunia itu justru punya amalan² lain yang tersembunyi. Justru mungkin dari kesibukan itulah, Allah menilai kesungguhannya dalam bekerja dan mengemban amanah sehingga IA berkenan memberikan ridhoNya.
Kita yang mungkin lebih lapang untuk beribadah, beritikaf, dan bersujud sepanjang malam, belum tentu lebih baik dari mereka yang seolah hanya mengejar materi saja. Belum tentu segala amalan itu akan menyelamatkan kita, apalagi jika ditambahi dengan sinisnya kita melihat amalan orang lain. Atau saat diri merasa lebih baik dari orang lain.
Kita gak pernah tau kesulitan masing² orang dan apa yang mereka perjuangkan dalam hidup. So, be kind. Always.