22/03/2026
Cangkir ini sudah kosong.
Hati kami tersentuh kalau ada yang tiba-tiba ke belakang untuk membayar tapi sambil membawa piring & gelas kotor bekasnya. Ada yang tiba-tiba membawakan makanan.
Ada yang tiba-tiba membawakan oleh-oleh.
Ada yang tiba-tiba mengantar bingkisan.
Ada yang s**a menanyakan kabar ketika toko kami tiba-tiba tutup.
Ada yang sengaja meluangkan waktunya untuk mampir ketika p**ang dari rantau.
Di hati terasa hangat ketika kami mengingat momen-momen kecil itu. Kami menyadari bahwa rejeki banyak bentuknya.
Maaf ya, bila kami ada khilaf.
Maaf ya, bila kami pernh keliru membuatkan pesananmu.
Maaf ya, bila kami membuatmu lama menunggu.
Maaf ya, bila ada kata-kata kami yang menyinggungmu.
Seperti cangkir ini, sekarang boleh kosong, tapi tidak sebersih sebelumnya, sama halnya salah dan khilaf kami, permintaan maaf pun mungkin tak membuatnya bersih seperti sedia kala, tapi bolehkan kiranya kita isi kembali cangkir ini dengan s**a cita bersama hingga penuh dengan kebahagiaan.
Kami mohon maaf lahir dan batin. Selamat Idul Fitri.
Salam,
Mas Gung & Mbak Ki