Rindu Tanah Suci

Rindu Tanah Suci Bergerak dalam bidang Retail souvenir, pariwisata, khususnya Umrah dan Wisata Religi, baik ke Tanah suci Makkah Madinah, Turki, dan Yaman.

Pelayanan yang meliputi Tour Guide, penginapan, perlengkapan, pelaksanaan ibadah, makanan dan transportasi.

SETIAP umat Islam yang sudah pernah berhaji atau umrah pasti rindu ingin kembali berziarah ke Baitullah. Rumus ini juga ...
17/05/2021

SETIAP umat Islam yang sudah pernah berhaji atau umrah pasti rindu ingin kembali berziarah ke Baitullah. Rumus ini juga berlaku untuk seluruh umat Islam. Meski belum pernah menginjakkan kaki di tanah suci, hati mereka senantiasa dipenuhi kerinduan untuk menjadi tamu Allah.

Tak heran jutaan umat Islam berkumpul di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji setiap tahunnya. Sementara di luar musim haji, jutaan muslim dari berbagai penjuru dunia juga senantiasa berziarah ke Baitullah. Sepanjang tahun Kakbah tak pernah sepi dari umat manusia untuk meraih ridha-Nya.

Mengapa demikian? Rupanya keinginan itu tak lepas dari doa Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT yang pernah meminta agar Kakbah menjadi yang dirindukan oleh seluruh keturunannya, selain dari perintah Allah yang mawajibkan berhaji sebagai rukun Islam yang ke lima.

Dalam Alquran surat Ibrahim ayat 37 Beliau berdoa, رَبَّنَا إِنِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُمْ مِنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ

Artinya, “Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur” (QS. Ibrahim: 37).

Dari ayat ini dijelaskan, dari Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah berkata, “Allah mewajibkan haji ke Baitullah di mana Allah menempatkan anak keturunan nabi Ibrahim dan Allah menjadikannya suatu rahasia mengagumkan yang memikat di hati.”

“Yaitu orang berhaji (ke Kakbah) dan tidak ditunaikan terus menerus, namun setiap kali seorang hamba pergi bolak-balik ke kakbah maka semakin bertambah kerinduannya, semakin besar kecintaannya dan kerinduannya“ (Taisir karimir rahman : 427)

Berdasarkan penjelasan di atas, maka tak heran jika umat muslim yang belum pernah ke tanah suci ingin sekali datang, dan yang sudah pernah ingin kembali lagi, sementara yang sudah berhaji ingin datang saat musim haji meski hanya menjadi petugas kebersihan. Betapa mulianya rumah Allah SWT ini.

sumber : okezone

Dirangkum detikcom, Sabtu (9/11/2019), makam Nabi Muhammad SAW berada di kawasan Masjid Nabawi, Madinah. Ziarah ke makam...
17/05/2021

Dirangkum detikcom, Sabtu (9/11/2019), makam Nabi Muhammad SAW berada di kawasan Masjid Nabawi, Madinah. Ziarah ke makam Rasulullah ini selalu dilakukan oleh para Muslim yang melaksanakan ibadah haji atau umrah.

Makam Rasulullah dibatasi dengan pagar tinggi yang berhiaskan kaligrafi berwarna keemasan. Ada penjaga khusus yang disebut Askar yang berjaga di sekitar makam. Tugasnya adalah untuk mengingatkan jamaah yang berbuat hal-hal berlebihan atas makam nabi seperti menangis ataupun salat di depan makamnya.

Selain ziarah ke makam nabi, jamaah juga biasa berziarah ke makam par sahabat nabi yang persis makamnya berdekatan. Di samping makam Rasulullah, ada makam para sahabat nabi, yaitu Abu Bakar Sidiq dan Umar bin Khattab.

Selain berzirah, traveler juga bisa melihat bagaimana rumah nabi pada dahulunya. Datang saja ke Muhammad The Messenger of Allah Exhibition. Letaknya di depan Gerbang 8 Masjid Nabawi. Museum ini buka setiap hari dari pukul 08.00-12.00 lalu istirahat dan buka lagi pukul 16.30-20.00. Gratis kok.

Museum Nabi Muhammad dikelola oleh Al Madinah Al Munawwarah Research & Studies Center. Jadi, semuanya yang ada di museum sudah melalui riset dan kajian mendalam, bukan asal-asalan.

Sesuai dengan namanya, Museum Nabi Muhammad menjelaskan segala sesuatu tentang rasul terakhir itu. Namun tidak ada barang atau artefak peninggalan Rasulullah yang dipajang di sini. Displaynya lebih ke gambar dan beberapa diorama bersejarah.

Pertama traveler akan diajak mengenal biografi dan perjalanan hidup Nabi Muhammad yang disusun dari aneka catatan sejarah dan literatur. Mulai dari garis keturunan Nabi Ibrahim, sampai kisahnya hijrah dari Makkah ke Madinah yang menjadi titik balik dalam hidup nabi.

Nah, terdapat sebuah diorama yang mencuri perhatian pengunjung. Ada rumah Nabi Muhammad! Gambaran rumah Nabi Muhammad tentu bukan sembarangan, tapi hasil penelitian sejarah yang serius.

Percayalah, traveler akan dibuat kagum oleh kesederhanaan beliau. Rumahnya hanya tembok bata dengan atap daun kurma yang dikeringkan yang jatuh ke satu sisi.

Isi rumahnya hanya satu ruang untuk kegiatan utama dan kamar tidur saja. Kemudian pagarnya kayu dan ada akses langsung ke Masjid Nabawi.

Selain rumah dan biografinya, di sini kamu juga bisa melihat maket Kota Madinah di zaman Rasullullah. Berkunjung ke museum ini dijamin bikin traveler makin mengenal Nabi Muhammad dan mencintainya.

Address

Jalan Raya Laladon Pagelaran Gang Amil No. 1 Rt. 04 Rw. 01, Laladon, Ciomas
Bogor
16610

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rindu Tanah Suci posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category