Sulaman dan Bordiran Annisa

Sulaman dan Bordiran Annisa Fashion, Culture, Food, Art and Travel

Banyak cara untuk menghabiskan libur panjang akhir pekan. Salah satunya dengan menjelajah Sumatera Barat. Agar liburan l...
08/05/2017

Banyak cara untuk menghabiskan libur panjang akhir pekan. Salah satunya dengan menjelajah Sumatera Barat. Agar liburan lebih berkesan, ikuti rencana perjalanan 3 hari 2 malam di Sumbar berikut.

Siapa yang tidak senang dengan liburan. Apalagi, liburan panjang kali ini hadir di akhir pekan. Untuk Anda yang masih bingung akan menghabiskan liburan di mana, mungkin bisa memilih Sumatera Barat sebagai destinasi. Agar perjalanan terasa lebih berkesan, ikuti rencana perjalanan 3 hari 2 malam yang disusun detikTravel, Rabu (21/3/2012):

Hari ke-1:

1. Tiba di Bandara Internasional Minangkabau

Agar liburan di tanah Sumatera semakin maksimal, usahakanlah berangkat dengan penerbangan pertama. Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau di Ketaping, Anda bisa langsung mencicipi makanan khas Sumatera Barat, yaitu nasi kapau. Makanan ini bisa Anda temui di setiap rumah makan. Setelah makan, jangan lupa untuk membawa bekal untuk makan siang di objek wisata nanti.

2. Pantai Air Manis

Masih di Kota Padang, ada objek wisata yang tak boleh luput untuk dikunjungi yaitu Pantai Air Manis. Waktu tempuh menuju pantai ini sekitar 30 menit perjalanan. Pantai Air Manis adalah objek wisata yang berkaitan erat dengan legenda Malin Kundang, si anak durhaka yang dikutuk menjadi batu. Pantai ini menjadi salah satu lokasi favorit para pelancong yang datang.

Pantai ini memiliki pasir cokelat dengan ombak yang cukup besar. Berjalan di sekitar pantai, Anda pun akan menemukan bebatuan yang dipercaya sebagai jasad Malin Kundang dan kapalnya. Batu ini biasa disebut sebagai batu menangis, karena konon batu ini mengeluarkan air mata!

3. Menuju Penginapan

Untuk penginapan, ada baiknya memilih hotel yang berada di Bukittinggi, seperti The Hills, Grand Malindo dan Hotel Sari Bundo. Sebagai kawasan wisata paling populer di Sumatera Barat, Bukittinggi juga memiliki udara yang sangat sejuk. Bukittinggi juga memiliki banyak pilihan penginapan, mulai dari kelas melati hingga bintang lima. Jarak antara Padang dan Bukittinggi cukup jauh, bisa memakan waktu tempuh sekitar 2 jam. Namun di kota ini Anda akan menemukan banyak wisatawan lainnya, baik domestik maupun mancanegara.

4. Malam di Bukittinggi

Suasana malam hari di Bukittinggi adalah yang terbaik. Habiskanlah waktu Anda dengan menjajal aneka kuliner yang tersedia di hampir setiap sudut jalan. Bila lelah berkeliling, duduk-duduk santai di halaman jam gadang bisa menjadi pilihan. Pelataran Jam Gadang biasanya ramai dengan aneka pertunjukkan yang dilakukan komunitas-komunitas asal Bukittinggi, seperti komunitas sulap dan breakdance.

Hari ke-2

1. Sarapan di Pasar Bukittinggi

Pasar Bukittinggi memiliki banyak warung makan yang tentunya menjual nasi kapau. Tempat paling asyik dijadikan lokasi wisata kuliner adalah Pasar Lereng Bukittinggi. Di sini ada banyak kios yang menjual nasi kapau.

Menu yang dijual kios ini pun beragam. Mulai dari yang biasa kita makan sehari-hari hingga menu yang hanya ditemukan di Sumatera Barat saja, seperti ampiang dadih. Ampiang dadih adalah beras ketan berbentuk emping yang dihidangkan dengan dadiah, semacam yogurt namun versi tradisional Padang. Untuk mendapatkan itu semua, Anda tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam. Cukup dengan uang Rp 30.000, nasi kapau lengkap dengan minuman sudah tersedia di meja hidang.

2. Belanja di Pasar Bukittingi

Habiskanlah waktu Anda di hari kedua dengan berbelanja di Pasar Bukittinggi. Pasar ini memiliki 3 bagian, yaitu pasar atas, lereng dan bawah. Di Pasar Atas, Anda bisa melihat jejeran toko yang menjual berbagai macam kain siap jahit. Biasanya, kain yang dijual adalah kain sulaman khas Padang. Tidak hanya itu, pasar ini juga menjual beragam pakaian siap jadi untuk segala umur. Harga yang ditawarkan pun beragam mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenis bahan dan sulamannya.

Puas berkeliling di Pasar Atas, kini saatnya turun ke bawah untuk menyusuri Pasar Lereng. Selain menjual aneka makanan, pasar ini juga menjajakan berbagai macam oleh-oleh khas Bukittinggi, mulai dari gantungan kunci dan kaos yang bertuliskan "Bukittinggi", hingga boneka pengantin Minangkabau. Tapi hati-hati jika ingin membeli oleh-oleh, Anda harus pintar menawar. Sebuah gantungan kunci yang pada awalnya diberi harga Rp 20.000, bisa turun hingga Rp 5.000. Atau, Anda bisa membeli oleh-oleh dalam hitungan lusin jika ingin mendapatkan harga yang miring tanpa harus berlama-lama menawar.

Puas berkeliling Pasar Lereng, perjalanan bisa dilanjutkan ke Pasar Bawah Bukittinggi. Di sini para pedagang menjajakan aneka sayur dan buah. Tidak hanya itu, di pasar ini Anda juga bisa membeli bumbu jadi masakan Padang. Cocok sekali untuk ibu rumah tangga yang gemar memasak ala Padang!

3. Mengunjungi Ngarai Sianok dan Gua Jepang

Nah, jika Anda penggemar keindahan alam, maka Ngarai Sianok juga tidak boleh terlewat. Pepohonan dan rerumputan yang hijau ditambah tebing-tebing tinggi, membuat Ngarai Sianok terasa begitu asri dan alami. Hawa kota yang sejuk dan air jernih yang mengalir di sungai membuat siapa saja yang berkunjung ingin berlama-lama menikmati keindahan alam ini.

Tak jauh dari ngarai, Anda dapat melakukan wisata sejarah ke Lubang Jepang. Lubang ini sebenarnya lebih tepat disebut terowongan, alias bunker Jepang yang merupakan peninggalan tentara Jepang saat Perang Dunia II. Anda dapat masuk ke Lubang Jepang ini melalui pintu panorama dekat Ngarai Sianok. Di dalam bunker, pengunjung bisa melihat ruang makan, ruang minum, ruang penyiksaan, dapur dan ruang persenjataan.

4. Berkeliling dengan delman

Setelah puas berbelanja sekaligus keliling pasar, saatnya merasakan suasana siang Kota Bukittinggi dengan berkeliling menggunakan delman. Untuk tarif, Anda harus jago menawar, karena tukang delman di sana bisa mematok harga yang cukup tinggi. Harga standard berkeliling kota menggunakan delman adalah Rp 20.000.

Puas berkeliling, beristirahatlah di pelataran Jam Gadang. Jam Gadang adalah ikon Bukittinggi dan salah satu daya tarik utama kota ini. Kunjungan ke Jam Gadang adalah agenda wajib bagi mereka yang berlibur ke wilayah ini. Cukup membayar tiket sebesar Rp 50.000, Anda bisa berkunjung ke dalam menara Jam Gadang plus mendapat penjelasan oleh pemandu wisata.

5. Makan malam di sekitar Bukittinggi

Masih sama seperti malam sebelumnya, habiskanlah malam Anda dengan menikmati kuliner khas Sumatera Barat. Salah satu masakan yang paling digemari adalah sate Padang. Sate Padang di Bukittinggi cukup unik dan berbeda. Sebelum dibakar, dagingnya dibubuhi serundeng atau kelapa gongseng terlebih dahulu. Aromanya pasti membuat siapa pun tergoda. Puas makan, kembalilah ke hotel untuk beristirahat dan siap-siap sebelum p**ang ke kota asal.

Hari ke-3

1. Menikmati Kuliner Khas Padang Panjang

Sebelum p**ang ke kota asal lewat Bandara Internasional Minangkabau, ada baiknya mampir dulu ke Kota Padang Panjang. Padang Panjang sangat terkenal dengan kuliner khasnya, yaitu Sate Padang Mak Syukur. Sate di sini sangat terkenal karena dagingnya yang super empuk dan kuahnya yang kental. Rasanya pun boleh diadu dengan sate padang lainnya. Kelezatan sate ini bahkan terkenal sampai ke luar kota. Tak heran jika para pelancong yang datang selalu menyempatkan diri untuk mampir di sini.

2. Menuju Air Terjun Lembah Anai

Puas makan, saatnya melanjutkan perjalanan p**ang. Eits, tunggu dulu, di perlintasan menuju padang, Anda akan menemukan air terjun yang sangat cantik, Lembah Anai namanya.

Air Terjun Lembah Anai merupakan air terjun yang berasal dari Gunung Singgalang. Airnya sangat jernih dan mengalir menyusuri perbukitan hingga ke tepi tebing yang curam. Air terjun ini memiliki tinggi hingga 50 meter. Anda yang ingin merasakan kesegarannya, bisa langsung berenang di kolam air terjun ini. Seru!

3. Pulang

Setelah berlibur 3 hari 2 malam, saat kembali ke kota asal lewat Bandara Internasional Minangkabau. Libur panjang kali ini akan berkesan karena Anda telah menjelajah bagian dari Sumatera Barat!

Padang & Bukittinggi, Destinasi Wisata Pecinta KulinerKenikmatan kuliner nusantara tentu sudah tidak diragukan lagi. Bag...
25/03/2016

Padang & Bukittinggi, Destinasi Wisata Pecinta Kuliner

Kenikmatan kuliner nusantara tentu sudah tidak diragukan lagi. Bagi traveler yang menggemari kuliner pedas dan nikmat, tentunya bisa mampir ke Kota Padang dan Bukittinggi. Rancak Bana!

Kejenuhan bekerja membuat saya memutuskan untuk mengajak seorang rekan ke Sumatera Barat, karena saya merahasiakan tujuan sampai Bandara Soekarno Hatta.

Kenapa Padang dan Bukittinggi ? Disamping alam nan elok, Padang dan Bukit Tinggi memiliki daya tarik yang luar biasa di wisata kuliner dan budaya lokal.

Wisata kuliner saya mulai di pasar dalam Kota Padang. Pertama saya menikmati sala lau atau sala bule, sejenis camilan yang terbuat dari tepung beras dan diberi bumbu. Sala lauk ini dimakan bersama dengan sate yang tentunya bumbu Padang.

Sasaran berikutnya untuk menu makan siang adalah gulai kepala ikan kakap di Bungus. Saya mencarter mobil agar dapat bebas menikmati wisata kuliner ini dengan lebih nyaman. Lokasi tempat makan berada tepat di samping Pelabuhan Ikan Bungus.

Bungus adalah kecamatan yang berjarak 12 km di luar kota Padang ke arah selatan. Titik point berada di sebelah Pelabuhan Perikanan Bungus.

Rasa gulai ikan di sini sangat nikmat. Maklum, ikan kakap segar plus bumbu yang pas dan suasana angin laut sangat mendukung kenikmatan makan di Bungus.

Tujuan berikutnya adalah kota Bukittinggi. Banyak makanan yang bisa dinikmati di kota ini. Tetapi karena keterbatasan kapasitas perut, saya memilih menikmati gulai lokan yang banyak dijual di alun-alun Bukittinggi. Kemudian keesokan siangya mencicipi itik lado ijo.

Karena waktu liburan hanya di weekend, saya harus kembali ke Jakarta. Sambil menyimpan kerinduan untuk kembali ke Padang dan Bukittinggi.

Buktitinggi Dorong Pengrajin Bordir dan SulamanPemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mendorong pengrajin ...
04/02/2016

Buktitinggi Dorong Pengrajin Bordir dan Sulaman

Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mendorong pengrajin bordir atau sulaman fokus meningkatkan dan mengembangan produk khas mereka. Produk bordir atau sulaman sangat pemerintah daerah sorot karena salah satu komoditas penting industri di Bukittinggi.
Kepala Bidang Perindustrian Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Bukittinggi, Azhari di Bukittinggi,
Ia menyebutkan bordir atau sulaman merupakan bagian industri sandang yang merupakan sektor lebih menonjol dibanding empat sektor lainnya di bawah Bidang Perindustrian Koperindag Bukittinggi.

"Keempat bidang lainnya yaitu pangan, kerajinan, logam dan kimia dan bahan bangunan. Contoh produk bordir atau sulaman tersebut misalnya berupa coaster bordir dan bordir kerancang yang banyak menjadi pilihan hiasan dan bahan pakaian terutama pakaian wanita," terang dia.

Agar para pengrajin tersebut dapat terus fokus mengembangkan usaha kerajinannya, ia mengatakan, pihaknya terus melakukan pembinaan bagi para pelaku usaha bidang tersebut. Di samping itu, asosiasi fashion juga telah terbentuk agar dapat mendukung kiprah para pengrajin tersebut.

"Hingga saat ini, sebanyak 335 unit usaha pengrajin bordir di Bukittinggi telah dibina dan sebanyak 20 desainer lokal bertaraf nasional diharapkan akan menjadi agen perubahan ke depannya," terang dia.

Para pelaku yang ada di bawah mikro kecil ini nantinya akan terhubungkan dengan para desainer sehingga menghasilkan desainer baru dan mampu mengadakan berbagai acara peragaan busana.

"Kami berharap, hal itu dapat menjadikan Bukittinggi sebagai kiblat fashion muslimah di Indonesia karena telah disorot beberapa kementerian yaitu Kementerian Perindustrian, Kementerian UKM dan Koperasi dan Kementerian Perdagangan," kata dia.

Misteri Angka 4 Romawi Jam GadangPenulisan yang di luar patron angka Romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi mist...
29/01/2016

Misteri Angka 4 Romawi Jam Gadang
Penulisan yang di luar patron angka Romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi misteri.

Padang, Sumatera Barat identik dengan keberadaan Jam Gadang. Padahal Jam Gadang sendiri tak persis terletak di Kota Padang, melainkan di pusat kota Bukittinggi.

Dalam bahasa Indonesia, Jam Gadang berarti 'jam yang besar'. Dan benar adanya, jam ini memang dibuat sangat besar. Bahkan tingginya mencapai 26 meter.

Jam ini terletak di dalam kawasan taman seluas 100 meter. Di dekat taman terdapat Pasar Atas, yang merupakan pusat perdagangan di Bukittinggi.

Jam Gadang dibangun pada tahun 1826 sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada sekretaris kota, Rook Maker. Atapnya telah berubah tiga kali, seiring perubahan sejarah kota Bukittinggi.

Pada masa Belanda, atapnya bulat dengan patung ayam jantan di atasnya. Sementara kini, atapnya mencerminkan arsitektur rumah tradisional Minangkabau.

Satu hal yang menarik dari ikon Sumatera Barat ini adalah angka romawi IV di dalam jam yang ditulis dengan 'IIII'. Penulisan yang di luar patron angka Romawi tersebut hingga saat ini masih diliputi misteri.

Namun, keganjilan pada penulisan angka tersebut justru membuat Jam Gadang menjadi kian menarik dan menggugah rasa penasaran wisatawan.

Dilansir dari situs Pemerintah Kota Bukittinggi, ada cerita yang berkembang di masyarakat setempat seputar keberadaan angka 4 Romawi aneh tersebut.

Ada sebagian masyarakat yang mengartikannya sebagai penunjuk jumlah korban yang menjadi tumbal ketika pembangunan jam ini. Ada p**a yang mengartikan, 4 orang pekerja bangunan pembuat jam Gadang meninggal setelah jam tersebut selesai.

Terlepas dari misteri angka 4 tersebut, Jam Gadang merupakan satu dari dua jam di dunia yang menggunakan mesin manual Brixlion ciptaan seorang bangsawan terkenal Eropa, Forman. Jam lain yang menggunakan teknologi ini adalah Big Ben di Inggris.

Peluang Bisnis, Desainer Mulai Kembangkan Motif Songket Sumatera BaratPasca Minangkabau Festival di Padang pada 1-2 Mei ...
29/01/2016

Peluang Bisnis, Desainer Mulai Kembangkan Motif Songket Sumatera Barat

Pasca Minangkabau Festival di Padang pada 1-2 Mei lalu, Songket Minang Sumatera Barat mulai dikembangkan dengan serius.

Pertengahan Mei lalu, desainer asal Bukittinggi Manggala Iddhi Chandra mulai menginovasikan motif Songket Sumbar ke dalam gaya berpakaian sehari-hari pada pameran dan Fashion Show Songket di Kementerian Perindustrian.

Kini desainer ternama asal Silungkang, Buyung Rais, mulai mengembangkan tak kurang dari 700 motif dan 20 Sulam pada Songket Sumbar.

"700 motif di Sumbar akan dikembangkan dan lebih kurang 20 model Sulam, bahkan saya juga meminta desainer lainnya untuk mengembangkan songket di setiap daerah di Sumbar," terang Buyung Rais, Sabtu (30/5) saat ditemui di Kemenperin.

Ia juga berkaca ke Songket Palembang yang sukses mengembangkan motif-motif songket sehingga bisa populer pada fashion sehari-hari.

Bagi desainer di Bukittinggi, pengerjaan sulam dan bordir sudah biasa. Karena itu, ia meminta untuk mengangkat Songket Bukittinggi dan Batik Bukittinggi.

"Kita mulai mengkritik asal-usulnya songket, contohnya pengantin, inovasi terbaru bisa dikembangkan. Ini salah satu yang sudah saya kemabangkan, hasilnya sangat bagus," kata Buyung Rais.

Menjelajah Pesona Cantik Bukittinggi, Sumatera BaratMuhammad Catur Nugraha -Salah satu kota yang tak bisa dilewatkan saa...
30/11/2015

Menjelajah Pesona Cantik Bukittinggi, Sumatera Barat
Muhammad Catur Nugraha -

Salah satu kota yang tak bisa dilewatkan saat ke Sumatera Barat adalah Bukittinggi. Begitu banyak objek wisatanya, dan semuanya indah!

Di kota ini hampir semua obyek wisata ada. Mulai dari wisata kuliner, wisata sejarah, wisata belanja hingga wisata panorama alam juga ada. Untuk jenis obyek wisata yang terakhir, Kota Bukit Tinggi memiliki wisata andalan yaitu Taman Panorama Bukit Tinggi.

Taman Panorama Bukit Tinggi terletak di Jalan Panorama Bukittinggi. Lokasinya sangat mudah untuk diakses selain itu ia juga dekat dengan objek-objek wisata lainnya.

Setelah puas sarapan dengan Nasi Kapau di Pasar Lereng, kami melanjutkan perjalanan menuju Taman Panorama. Berbekal informasi penunjuk arah dari warga sekitar yang kami temui akhirnya sampai jugalah kami di depan pintu masuk Taman Panorama Bukittinggi.

Setelah membayar tiket masuk kami langkahkan kaki menuju ke dalam taman yang juga di dalamnya terdapat wisata sejarah yaitu Lobang Jepang. Jadi selain menikmati panorama yang indah di sini kita juga bisa menyusuri Lobang Jepang dengan meniti anak tangganya yang berjumlah 132 itu.

Kami cukup beruntung kala itu karena masih pagi belum banyak orang di sini. Sehingga kami begitu menikmati suasana di sini dengan pemandangan Ngarai Sianok dan gagahnya Gunung Merapi.

Cuaca saat itu juga sedang cerah sehingga sejauh mata memandang begitu jelas. Nampak juga dari seberang sana yaitu The Great Walls of Koto Gadang, bangunan miniatur tembok China yang ada di Koto Gadang.

Perlahan mulai ramai pengunjung yang ke sini mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan ada juga wisatawan mancanegara yang tertarik mengunjungi obyek wisata ini. Ada satu hal yang kami lewati yaitu menyusuri Lobang Jepang. Karena keterbatasan waktu sebab saat itu kami harus kembali ke Kota Padang mungkin suatu saat ketika kami ke Bukittinggi. Kami tidak akan melewatinya begitu saja karena banyak sekali pengetahuan sejarah yang bisa kita dapat dengan mengunjunginya.

Kelok Sembilan Kelok 9 atau Kelok Sembilan adalah ruas jalan berkelok yang terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kot...
07/08/2015

Kelok Sembilan

Kelok 9 atau Kelok Sembilan adalah ruas jalan berkelok yang terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kota Payakumbuh, Sumatera Barat menuju Provinsi Riau. Jalan ini membentang sepanjang 300 meter di Jorong Aie Putiah, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat dan merupakan bagian dari ruas jalan penghubung Lintas Tengah Sumatera dan Pantai Timur Sumatera. Jalan ini memiliki tikungan yang tajam dan lebar sekitar 5 meter, berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh dua perbukitan di antara dua c***r alam: C***r Alam Air Putih dan C***r Alam Harau.

Di sekitar Jalan Kelok 9 saat ini telah dibangun jembatan layang sepanjang 2,5 km. Jembatan ini membentang meliuk-liuk menyusuri dua dinding bukit terjal dengan tinggi tiang-tiang beton bervariasi mencapai 58 meter. Terhitung, jembatan ini enam kali menyeberangi bolak balik bukit. Jembatan ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2013 meskipun telah beberapa kali dibuka untuk menunjang arus mudik lebaran dan penyelenggaraan Tour de Singkarak dua tahun sebelumnya.

Pulau Cubadak Pulau Cubadak terletak di kabupaten Pesisir Selatan, provinsi Sumatera Barat.Pulau Cubadak terletak di Kaw...
23/02/2015

Pulau Cubadak

Pulau Cubadak terletak di kabupaten Pesisir Selatan, provinsi Sumatera Barat.
Pulau Cubadak terletak di Kawasan Wisata Mandeh (Mande Resort), 40 kilometer di sebelah selatan Padang, dan 5 km dari pantai. Luasnya 40 km². Cubadak dapat dicapai dengan kapal dari Pantai Kota Painan Carocok.

Cubadak terdiri dari hutan di mana berbagai jenis satwa hidup. Pulau ini hanya didiami beberapa keluarga nelayan dan dikelilingi batu karang.

http://www.cookiesound.com/2014/01/review-of-cubadak-paradiso-village-resort-in-sumatra-indonesia/

Belanja Bordir dan Sulaman di Jalan BengkawasSelain jalan-jalan melihat kawasan wisata, kegiatan yang paling  asyik tent...
05/02/2015

Belanja Bordir dan Sulaman di Jalan Bengkawas

Selain jalan-jalan melihat kawasan wisata, kegiatan yang paling asyik tentu saja belanja. Belanja sudah jadi tujuan wisatawan Malaysia yang datang ke Sumatera Barat. Bila menggunakan jasa agen travel, mereka sudah dibuatkan agenda belanja menjelang ke Bukittinggi.
Sebelum bus masuk ke Kota Bukittinggi, biasanya sang guide sudah mengumumkan bus akan berhenti di Jalan Bengkawan tempat wisatawan yang ingin belanja kain bordir dan sulaman, atau tenunan songket oleh-oleh khas Ranah Minang.

Di sepanjang Jalan Raya Bengkawas, ada lima rumah yang membuka gerai yang menjual kain yang dibordir dan disulam indah. Nah, disinilah tempat belanja kain bordir yang bermutu, mahal sedikit tidak apa-apa.Salah satu toko yang paling lengkap adalah toko Annisa.
Di rumah berlantai dua itu hampir semua barang khas Sumatera Barat ada. Mulai dari kebaya yang dibordir terawang, selendang yang bersulam benang emas, baju kurung yang dibordir, jilbab berhiat payet, mukena yang penuh bordir, baju koko untuk lelaki hingga songket tenunan pandai sikek dan songket silungkang. Selain itu juga dijual tas kain yang disulam, taplak meja, sprei, alas bantal.

Untuk kebaya dan baju kurung, bordir yang banyak digunakan adalah bordir terawang. Bordir terawang ini juga paling populer di Sumatera Barat bukan hanya untuk kebaya dan baju kurung tetapi juga untuk taplak meja, tas, dan sprei. Cara membuat bordir terawang ini cukup rumit, sebelum kain dibordir, serat-serat kain dicabut dulu, kemudian ada bagian serat kain yang diikat kembali, baru dibordir sesuai dengan motif yang diinginkan.

Saat berkunjung ke Toko Annisa minggu lalu, dua bus pariwisata yang membawa wisatawan lokal berhenti di halamannya. Puluhan wisatawan Malaysia yang kebanyakan perempuan itu seperti kalap, sibuk memilih kebaya dan bahan kain untuk baju kurung. Ada juga yang mencoba mukena dan jilbab. Lima pelayan toko mondar-mandir melayani mereka, sedangkan para pria lebih banyak duduk di kursi tamu yang disediakan sambil menikmarti segelas kopi susu gratis.

Mahal Sedikit Tidak Apa-Apa
Dibandingkan di pasar di Bukittinggi dan Padang, barang yang dijual terlihat memang pilihan. Warna dan desain bordir serta sulamannya terkesan dibuat dibuat khusus dan tidak pasaran. Namun harga juga lebih tinggi,mungkin karena mutunya bagus.

Sebuah jilbab yang berhias manik-manik misalnya, dilabel Rp160 ribu, namun kainnya bagus dan hiasannya indah. Sementara jilbab berhias manik di Pasar Atas Bukittinggi dijual rata-rata Rp2o ribu, tetapi mutunya kalah jauh.

Azizah, seorang wisatawan asal Kualalumpur yang saat itu sedang berbelanja mengatakan untuk kedua kalinya ia ke tempat itu. Hari pertama saat dibawa biro perjalanan untuk belanja dia hanya lihat-lihat, survei dulu.
"Barangnya memang bagus, tetapi saya mau cari di tempat lain mungkin harganya lebih miring," katanya.
Saat menginap di Bukittinggi, ia menyempatkan diri belanja di Pasar Atas yang letaknya tidak jauh dari Jam Gadang, maskot kota itu.
"Tapi saya langsung terkejut saat nanya harga mukena yang banyak bordirnya, ditawar Rp2 juta oleh pedagang, aduh mahalnya, saya bingung mau menawar berapa, akhirnya tak jadi beli," kata karyawan perusahaan penyedia alat-alat kesehatan di Malaysia ini.Untungnya bus travel yang membawanya mau mengantarnya berbelanja lagi ke toko-toko sepanjang Jalan Bengkawas.
Untuk wisatawan yang melancong ke Bukittinggi, dari pada lelah tawar menawar di pasar tradisional, memang lebih baik ke toko-toko khusus. Sebenarnya harganya hampir sama dengan di Pasar Atas Bukittinggi, kelebihan lainnya, tidak lelah memilih karena barangnya rata-rata bagus, tidak lelah tawar menawar yang terkadang amat alot dengan pedagang dan aman dari copet yang sering berkeliaran di pasar Bukittinggi.

Sepotong kebaya yang dibordir harganya Rp200- ribu Rp 1,5 juta. Bahan dasar kebaya dari katun, organdi (kain berbahan halus transparan) dan sutra. Begitu p**a dengan baju kurung , kisaran harganya sama, tergantung jenis kain.

Mukena yang dihias bordir dijual mulai Rp75 ribu sampai Rp1 juta. Jenis barang bordir yang lain seperti taplak meja, sprei dan sarung bantal berkisar Rp50 hingga Rp400 ribu.
Indrawati pemilik toko Anissa menjaminl kain yang dijual ditempatnya tidak akan sama dengan produk di tempat lain, karena motif dan warna bordirannya ia rancang sendiri dan dibordir penjahit yang bekerja dengannya.
Toko sejenis adalah toko toko Chany yang terletak 500 meter sebelum toko Annsia. Di toko Chany juga dijual bahan kebaya yang dibordir terawang, serta mukena dan songket. Di toko ini termasuk lengkap menjual aneka souvenir khas dari Minang. Mutu dan harganya hampir sama dengan yang dijual di toko Annisa.
Bila anda berminat membeli mukena dan inginlebih banyak pilihan, bisa mendatangi toko Puteri Minag. Toko ini berada tidak jauh dari toko Chany. Soalnya di Putri Minang ini lebih banyak pilihan mukena, karena mereka lebih khusus menjual mukena yang dibordir. Harganya tergantung motif dan banyaknya border, berkisar Rp200 ribu hingga Rp1,5 juta. Mukena border ini juga dibuat khusus oleh "anak jahit" yang bekerja pada toko itu. Nah, selamat belanja. **

Sumber: PadangKini.com | Senin, 02/06/2008, 17:05 WIB

Read more: http://singkarak-traveler.blogspot.com/2012/05/belanja-souvenir-bordir-dan-sulaman-di.html

Bordir Terawang dari BengkawasKe padang, rasanya belum lengkap kalau belum membeli baju kurung berhiaskan bordir. Baju k...
09/09/2014

Bordir Terawang dari Bengkawas

Ke padang, rasanya belum lengkap kalau belum membeli baju kurung berhiaskan bordir. Baju kurung itu biasa di beli dipasar tradisional atau di butik. Tapi, jika menginginkan baju kurung dengan aneka motif bordir. Anda bisa berkunjung ke Jalan Raya Bengawas yang jaraknya sekitar 10 kilometer dari Bukittinggi.
Di pinggir jalan itu deretan toko menjual aneka kain bermotif khas Minangkabau. Kain itu dapat dibuat kebaya, baju kurung, selendang, hingga mukena. Bahkan ada juga peralatan makan, seperti taplak meja dan alas gelas.

Tempo pun masuk ke salah satu toko itu. Namanya toko Annisa Dari balik etalase kaca toko itu, terlihat boneka manekin memakai kebaya dan baju kurung warna keemasan. Sangat cantik dan anggun. Ditoko yang berlantai dua itu, pengunjung dapat memilih kebaya bordir terawang, selendang bersulam benang emas, baju kurung bordiran, jilbab berhias payet, mukena bordir dan baju koko. Tak hanya itu tersedia p**a songket tenunan Pandai Sikek dan songket Silungkang khas Minang.

Motif bordiran kebaya dan baju kurung kebanyakan mengunakan bordiran terawang. Bordiran itu dibuat di atas bahan sutra, sifon, katun dan linen.
Bordir terawang juga tampak mengiasi taplak meja, tas dan seprai.
Bordir terawang dangat diminati,” kata indrawati, pemilik Toko Annisa. Menurut dia, cara membuat bordir terawang cukup rumit. Sebelum kain bordir, serat-serat kain dicabut terlebih dahulu. Ada bagian serat kain yang diikat kembali, baru dibordir sesuai dengan motif yang diinginkan. Khusus untuk membuat bordir, Indarawati memiliki beberapa tukang bordir.

Toko-toko dikawasan Bengkawas itu menarik perhatian banyak pelancong. Siang itu, sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan wisatawan local berhenti di halaman Toko Annisa.
Puluhan perempuan yang baru turun dari bus merangsek masuk ke toko itu. Seketika, mereka pun terbenam dalam keasyikan memilih kebaya dan kain. Diantara mereka ada juga yang mencoba mukenah dan jilbab.
Lima pelayan toko tampak mondar- mandir melayani pembeli, sedangkan pengunjung pria menunggu di kursi tamu sambil menikmati segelas kopi susu gratis.

Juriah, 41 tahun ,wisatawan asal Yogyakarta, mengatakan untuk kedua kalinya ia berkunjung ke Bengkawas. “Hari pertama saya hanya melihat lihat-lihat,”ujarnya.“ Lalu saya bandingkan harga ketempat lain ” Pebandinganya adalah di Pasar Atas, tidak jauh dari Jam Gadang, mascot kota itu. Pedagang dipasar itu menyebut Rp 2 juta untuk satu mukena bordeir “waduh mahalnya. Saya nggak jadi beli,” kata dosen sebuah pengguruan tinggi swasta di Yogyakarta ini.
Juriah pun kembali ke Jalan Bengkawas. Di Kawasan ini Mukena bordir dipatok Rp 75 ribu sampai Rp 1 juta. “Jadilah saya membeli mukenah di sini,” ujarnya.
Menurut dia,soal harga di Begawan memang lebih mahal,tapi barang yang di beli sesuai kualitas. Misalnya, satu potong kebaya border di bengkawas harganya Rp 200 ribu sampai 1,5 juta. “Ditempat lain bisa lebih mahal kalau tak pintar-pintar menawar,” ujar juriah. Indrawati menjamin kain yang di jual di tempatnya tidak akan sama dengan produk di tempat lain. Setiap motif dan warna bordir ia rancang sendiri. “Kami tidak buat produksi ini secara massal.

30/07/2014

“Allahu akbar Allahu akbar Allahu akbar Lailah hailallah huallahu akbar allahu akbar wallilah hilham" . Minal aidin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin . Maafkan segala kesalahan kami baik di sengaja maupun tidak sengaja.

Address

Jalan Raya Bengkawas No. 9 Km. 3
Bukittinggi
26111

Opening Hours

Monday 08:30 - 17:30
Tuesday 08:30 - 17:30
Wednesday 08:30 - 17:30
Thursday 08:30 - 17:30
Friday 08:30 - 17:30
Saturday 08:30 - 17:30
Sunday 08:30 - 17:30

Telephone

+6275221305

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sulaman dan Bordiran Annisa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Sulaman dan Bordiran Annisa:

Shortcuts

Share