03/12/2022
*BIASAKAN MENEGUR ANAK JIKA MELAKUKAN KESALAHAN, WALAUPUN KESALAHAN KECIL*
Kesalahpahaman yang sering terjadi di beberapa orang tua, menganggap jika anaknya masih kecil dan melakukan kesalahan.
Memaklumi, bahkan tidak jarang orang tua merasa cuek dan hal tersebut tidak masalah. Beranggapan _"tidak apa-apa, masih kecil wajar kok"._
Contoh yang kerap terjadi di sekitar kita adalah saat membawa anak bertamu, di rumah kerabat. Membiarkan anak asik sendiri, tanpa sadar memungkinkan anak melakukan kesalahan.
Saat yang punya rumah menegur, dianggap angin lewat dengan alasan. Gak papa kok masih kecil, wajar namanya juga anak-anak.
Wahai orang tua, jangan biarkan anakmu melakukan kesalahan sekecil apapun. Tegurlah anakmu ketika melakukan kesalahan, didiklah dia sejak dini.
Karena membiarkan anak melakukan kesalahan, dan tidak menegurnya akan membuat anak menganggap hal tersebut tidak apa-apa.
Menegur atau melarang anak melakukan kesalahan merupakan salah satu ikhtiar membiasakan anak melakukan ketaatan.
Rasulullah sudah sudah memberikan contoh terlebih dahulu, menegur anak kecil ketika melakukan kesalahan...
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melarang ‘Umar bin Abu Salamah radhiyallahu ‘anhuma. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan,
“Wahai anak kecil, bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di dekatmu."
(HR. Bukhari no. 5376 dan Muslim no. 2022)
Maka sudah sangat jelas, bahwa pembiasaan kepada anak untuk tidak melakukan kesalahan sudah Rasulullah contohkan terlebih dahulu.
Demikian cara Rasullullah mendidik, metode pendidikan yang sudah seharusnya kita ikuti.
Mendidik anak sejak dini, akan lebih memudahkan dan juga membiasakan anak dalam kebaikan.
Serta ikhtiar orang tua untuk membiasakan anak melakukan ketaatan kepada Allah.
Semoga Allah memudahkan kita untuk terus memperbaiki diri, menjadi orang tua yang terus semangat dalam mendidik anak-anak dalam ketaatan kepada Allah.
📝 Nadhya Ummu Yusuf