CilukbaBabyshop Sby-Jkt II

CilukbaBabyshop Sby-Jkt II CONTACT US
Kami dapat dihubungi Via Wa / Sms : 0822.9777.0770 happy shopping :-)

Salam Hormat
Bunda Ayyash

=====================


HOW TO BUY:
1.

ABOUT US:
Welcome to Cilukba Baby Shop Nurhasanah

# semua rekening atas nama NURHASANAH
# pengiriman sehari setelah transfer
# pemberitahuan no resi sehari setelah pengiriman by request
# kami akan membantu tracking resi jika keterlambatan barang mencapai 7 hari
# semua barang dijual dengan segel dr pabrik dan tidak ada garansi
# barang yang sudah dibeli tidak bisa ditukar atau dikembalikan
# ko

mplain kesalahan model barang yang dibeli max 2hari setelah barang sampai

Order:
- comment
- inbox
- sms / wa: +6282297770770 atau bbm D25DC268

Terimakasih.. Silahkan pilih barang yg mau dibeli via sms / wa: +6282297770770 atau bbm D25DC268
2. Kami akan konfirmasikan jumlah transfer dan no rek transfer
3. Pengiriman barang dilakukan sehari setelah trf
4. Pengiriman menggunakan jasa Ekspedisi JNE, JNT, Pos
5. Setelah transfer mohon konfirmasi agar kami dapat segera memfollow-up
6. Mohon konfirmasikan pada kami ketika barang diterima/belum diterima. Tidak ada konfirmasi, kami mengganggap bahwa barang sudah diterima dengan baik

Terimakasih.. happy shopping :-)

Salam Hormat
Bunda Ayyash

=====================

CONTACT US
Cilukba Baby Shop Nurhasanah dapat dihubungi via:
1 .Email: [email protected]
2. Sms / wa: +6282297770770 atau bbm D25DC268

01/02/2016

Berpakaian Kotor Saat Rapat, Namun Ucapannya Menggugah Semua Yang Hadir

Tepat pukul 7 malam, orang tua murid mulai masuk ke dalam ruangan kelas di sekolah. Beberapa orang tua terlihat penuh sopan santun, ada juga orang tua yang kelihatannya sombong, ada juga yang terlihat sangat berhati-hati. Pada saat guru mulai menutup pintu dan mulai berbicara, pintu yang baru saja ditutup terbuka kembali perlahan-lahan, seorang pria paruh baya, badannya kotor penuh dengan debu muncul dibalik pintu. Dengan wajah yang tersenyum dia meminta maaf karena datang terlambat.

Kehadirannya menarik perhatian orang tua murid lainnya. Dia mengenakan pakaian kerja yang sudah luntur serta penuh bercak cat. Celananya pekat dengan debu, dia memakai sepatu boot yang penuh dengan lumpur. Dia kelihatan seperti baru pulang dari kerja bangunan.

Guru itu berkata: "Permisi, Bapak siapa?" Pria paruh baya itu berkata: "Saya ayahnya Aminudin" Guru itu terlihat kaget, tapi segera meminta pria itu menandatangani buku kehadiran. Ayah dari Aminudin dengan muka yang tertunduk berkata: "Maaf, Pak Guru, saya tidak dapat membaca dan menulis..." Para orang tua murid lainnya terdengar ada yang mulai menertawakan, sang guru tersebut pun berkata: "Tidak apa-apa, saya yang akan membantu Bapak tanda tangan."

Kemudian guru tersebut mulai menjelaskan, tujuan diadakannya rapat orang tua murid adalah supaya setiap orang tua dapat saling berbagi pengalaman tentang bagaimana cara mendidik anak serta kesannya selama mendidik anak. Ada 2-3 orang tua murid membagikan pengalaman mereka dalam mendidik anak-anak mereka, yaitu bagaimana mereka mendidik anak mereka dengan ketat, supaya mereka mau menulis pr mereka, membantu anak-anak mereka mencarikan guru les tambahan, dll.

Pada saat guru tersebut meminta ayah dari Aminudin untuk berbicara, ia memperkenalkan, "Aminudin adalah seorang murid teladan dengan nilai terbagus di kelas. Pelajaran matematika selalu beroleh nilai terbaik, ia tidak pernah terlambat, selalu bersikap baik terhadap teman-temannya. Mari sama-sama kita dengarkan bagaimana ayah dari Aminudin mendidik anaknya."

Tidak sedikit orang tua murid lainnya tampak kaget. Bapak yang tidak terpelajar namun mempunyai anak yang hebat. Ayah Aminudin dengan agak sedikit canggung mulai berjalan ke depan. Ia sedikit tertunduk, tidak begitu berani menatap mata para orang tua murid lainnya. Ini perkataannya:

Saya hanya s**a melihat anak saya mengerjakan PR nya. Setiap kali sepulang kerja, tidak peduli seberapa capeknya saya, saya pasti akan duduk di samping dia untuk melihatnya mengerjakan PR yang ada. Suatu hari, anak saya bertanya kepada saya, "Ayah, setiap hari melihat saya mengerjakan PR, apa Ayah mengerti apa yang saya kerjakan?" Saya berkata "Ayah tidak mengerti." Kemudian anak saya bertanya: "Ayah, jika Ayah tidak mengerti bagaimana Ayah tahu saya mengerjakannya dengan benar atau tidak?"

Saya berkata: "Jika kamu mengerjakannya dengan cepat, maka Ayah tahu bahwa soal ini sangat mudah; jika kamu menyalakan kipas angin, mengambil minum, maka Ayah tahu bahwa soal tersebut susah."

Saya seorang buruh bangunan. Suatu kali saya mengangkat wajah saya dan melihat bangunan tinggi yang saya bangun, saya bertanya kepada anak saya, apakah kamu mau tinggal di rumah yang tinggi, yang besar, rumah yang indah? Mengendarai mobil bagus? Anak saya menganggukkan kepalanya. Saya berkata: "Oleh karena itu kamu harus belajar dengan baik."

Saya tidak sekolah, tidak dapat membaca dan menulis, saya tidak tahu bagaimana cara-cara hebat mendidik anak. Saya hanya s**a bercakap-cakap dengan anak saya. Anak saya senang jongkok di samping saya pada saat saya bekerja. Saya tidak memberikan uang jajan kepada anak, ia tidak bermain internet, juga tidak belanja macam-macam. Dia sering di rumah membantu saya mencuci pakaian.

Setelah selesai berbicara, dia membungkuk untuk memberikan hormat kepada sang guru! Orang tua murid lainnya terpaku tak bergeming, hati mereka sangat tersentuh oleh perkataannya. Ayah ini meskipun tidak mempunyai pendidikan yang tinggi dan tidak dalam keadaan ekonomi yang cukup, tetapi ia sangat hormat kepada guru. Dia juga senang menemani anaknya. Ini adalah caranya bagaimana dia berhasil dalam mendidik anak!

-----
Sumber 8intisari.co.id

fb: ust. agus setiawan

Share yuk :)"Hakikat Yaqin..". ______________________Di satu desa hiduplah seorg ibu penjual tempe. Tak ada pekerjaan la...
11/01/2016

Share yuk :)

"Hakikat Yaqin..".
______________________

Di satu desa hiduplah seorg ibu penjual tempe.
Tak ada pekerjaan lain yg dpt dia lalukan sbg penyambung hidup.
Meski dmkian, nyaris tak pernah lahir keluhan dr bibirnya.
Ia jalani hidup dgn riang. "Jika tempe ini yg nanti
mengantarku ke surga, knp aku hrs menyesalinya...?",
Demikian dia selalu
memaknai hidupnya.

Suatu pagi dia berkemas. Mengambil keranjang bambu tmpt tempe..,
dia berjalan ke dapur. Diambilnya tempe2e yg dia letakkan di atas meja panjang.
Tapiii...,
Deg! dadanya gemuruh.
Tempe yg akan di jual, ternyata blm jadi....😞

Msh berupa kacang kedelai, sbgn berderai, belum disatukan ikatan2 putih kapas dr peragian.

Tempe itu msh hrs menunggu 1 hari lg utk jadi.
Tubuhnya lemas...😔
Dia bayangkan, hari ini pasti dia tdk akan mendapatkan uang, utk makan, dan
modal membeli kacang kedelai lagi.

Di tengah putus asa,terbersit harapan di dadanya.
Dia tau.., jika meminta
kepada Allah, pasti tak akan ada yang mustahil.
Maka, di tengadahkan kepala, dia angkat tangan, dia baca doa...,
"Ya Allah, Engkau tahu kesulitanku.
Aku
tahu Engkau pasti menyayangi hamba-Mu yang hina ini.
Bantulah aku ya Allah,
jadikanlah kedelai ini menjadi tempe. Hanya kepada-Mu kuserahkan
nasibku...".

Dalam hati.., dia yaqin.., Allah akan mengabulkan doanya.

Dengan tenang, dia tekan dan mampatkan daun pembungkus tempe.
Dia rasakanhangat yang menjalari daun itu.
Proses peragian memang masih berlangsung...

Dadanya bergemuruh...
Dan pelan, dia buka daun pembungkus tempe.
Dan... Dia kecewa.

Tempe itu masih belum juga berubah, belum menyatu oleh kapas-kapas
ragi putih.
Tapi, dng memaksa senyum, dia berdiri.

🔹 Dia yaqin.., Allah pasti sedang "memproses" doanya. Dan tempe itu pasti
akan jadi.

🔹 Dia yaqin..., Allah tdk akan menyengsarakan hambanya yang setia beribadah.

Sambil meletakkan semua tempe setengah jadi itu ke dlm keranjang,dia berdoa
lagi..
"Ya Allah, aku tau tak pernah ada yang mustahil bagi-Mu.
Engkau Maha Tahu, bahwa tak ada yang bisa aku lakukan selain berjualan tempe...
Karena
itu ya Allah, jadikanlah...! Bantulah aku, kabulkan doaku...".

Sebelum mengunci pintu dan berjalan menuju pasar, dia buka lagi daun
pembungkus tempe.
Pasti telah jadi sekarang, batinnya.
Dengan berdebar, dia
intip dari daun itu, dan... belum jadi.
Kacang kedelai itu belum sepenuhnya memutih. Tak ada perubahan apa pun atas ragian kacang kedelai tsb.

"Keajaiban Tuhan akan datang... pasti..!",
Yaqin-nya.

Dia pun berjalan ke pasar...

Di sepanjang perjalanan itu, dia yaqin..., "tangan" Tuhan tengah bekerja untuk mematangkan proses peragian atas tempe2nya.

Ber-kali2i dia
memanjatkan doa...
Ber-kali2 dia yaqinkan diri, Allah pasti mengabulkan
doanya.

Sampai di pasar, di tmpt dia biasa berjualan, dia letakkan keranjang2 itu...

"Pasti sekarang telah jadi tempe..", batinnya.
Dengan berdebar, dia buka daun pembungkus tempe itu, pelan2.
Dan... dia terlonjak.
Tempe itu masih tak ada
perubahan.

Masih sama spt ketika pertama kali dia buka di dapur tadi.

Air mata pun menitiki keriput pipinya.

Kenapa doaku tidak dikabulkan...?

Kenapa tempe ini tidak jadi...?
Apakah Tuhan ingin aku menderita...?
Apa
salahku...?
Demikian batinnya berkecamuk.

Dengan lemas, dia gelar tempe2 1/2 jadi itu di atas plastik yg telah dia
sediakan.
Tangannya lemas..., tak ada keyaqinan akan ada yang mau membeli
tempenya itu.
Dan dia tiba2 merasa lapar... merasa sendirian...

"Tuhan telah
meninggalkan aku..", batinnya. 😢

Airmatanya kian menitik... Terbayang esok dia tak dpt berjualan...
Esok diapun tak akan dpt makan.
Dilihatnya kesibukan pasar, orang yang lalu lalang,
dan "teman2" sesama penjual tempe di sisi kanan dagangannya yang mulai
berkemas.

Dianggukinya mereka yang pamit, karena tempenya telah laku.

Kesedihannya mulai memuncak.
Diingatnya, tak pernah dia mengalami kejadian ini.

Tak pernah tempenya tak jadi. Tangisnya kian keras. Dia merasa cobaan
itu terasa berat...

Di tengah kesedihan itu, sebuah tepukan menyinggahi pundaknya.

Dia memalingkan wajah, seorang perempuan,
Dia memalingkan wajah, seorang perempuan, paro baya, tengah tersenyum,
memandangnya...,
"Maaf Ibu, apa ibu punya tempe yang setengah jadi...?
"Capek saya sejak pagi mencari-cari di pasar ini, tak ada yang menjualnya. Ibu punya..?".

Penjual tempe itu bengong..
Terkesima...
Tiba-tiba wajahnya pucat. Tanpa menjawab pertanyaan si ibu cantik tadi, dia cepat menadahkan tangan.
"YaAllah, saat ini aku tidak ingin tempe itu jadi.
Jangan engkau kabulkan doaku yang tadi.
Biarkan sajalah tempe itu seperti tadi, jangan jadikan tempe.."

Lalu segera dia mengambil tempenya. Tapi, setengah ragu, dia letakkan lagi.
"jangan-jangan, sekarang sudah jadi tempe...??"

"Bagaimana Bu...? Apa ibu menjual tempe setengah jadi..?", tanya perempuan
itu lagi.

Kepanikan melandanya lagi...
"Duh Gusti... bagaimana ini...?
Tolonglah ya
Allah, jng jadikan tempe ya..?", ucapnya berkali2.

Dan dengan gemetar, dia
buka pelan2 daun pembungkus tempe itu.

Dan apa yang dia lihat, sahabat...??
Di balik daun yang hangat itu, dia lihat tempe yang masih sama.
Belum jadi..!.

"Alhamdulillah!", pekiknya,
tanpa sadar.
Segera dia angsurkan tempe itu kepada si pembeli.

Sembari membungkus, dia pun bertanya kepada si ibu itu.
"Kok Ibu aneh ya, mencari tempe kok yang blm jadi..?".

"Oohh..., bukan begitu, Bu. Anak saya yang kuliah S2 di Seoul ingin sekali makan tempe, asli buatan sini.

Nah, agar bisa sampai sana belum busuk, saya
pun mencari tempe yang belum jadi.
Jadi, saat saya bawa besok, sampai sana masih layak dimakan. Oh ya, jadi semuanya berapa, Bu...?".

🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹🔸🔹

Sahabat semua..., dlm kehidupan sehari2, kita acap berdoa, dan "memaksakan"
Allah memberikan apa yg menurut kita paling cocok utk kita.
Dan jika doakita tdk dikabulkan, kita merasa diabaikan, merasa kecewa dan merasa ditinggalkan...

Padahal Allah paling tau apa yg paling cocok utk kita.

Bahwa semua rencananya adalah SEMPURNA..

Tempe 1/2 jadi tsb tdk akan pernah dlm waktu singkat menjadi tempe, krn itu
melawan takdir qauniyah yg telah Allah tetapkan.

Takdir qauniyah ini atau
takdir kausalitas (sunnatullah) itu akan berjalan seperti biasanya... Itulah hukumnya.

Seperti air akan mengalir dari tempat yg tinggi ke tempat yg rendah..

Namun kita berharap dng takdir ghaibiyah yg Allah tetapkan, spt pertolongan
yg Allah berikan dr arah yg tdk pernah kita duga..

Contoh lain takdir
ghaibiyah ini adalah kita tdk tau dimn dan kapan kita meninggal...,
krn itu rahasia-Nya.

Namun, Dia telah menetapkan takdir syar'iat bagi manusia bahwa
org-org yg beriman dan mengerjakan amal2 kebaikan diberikan tempat kembali yg terbaik.

Allah swt mengingatkan di dlm Alquran bahwa boleh jadi kita sangat menginginkan sesuatu, padahal itu tdk baik bagi kita...

"Dan boleh jadi kita
sangat tdk menyukai sesuatu, padahal itu banyak menyimpan kebaikan bagi
kita.. "
(Al Baqarah 216).

Nah, disini Allah ingin menegaskan Allah-lah Yang Maha Mengetahui apa yg terbaik.

Ketahuilah..,
Tugas kita sebagai manusia sederhana saja yaitu....
berusaha semaksimal mungkin,
seikhlas mungkin...
dan hasil akhir adalah ketentuan اللّهُ تعالى
Sang Penguasa Alam Semesta ini....

Al Qur'an menyatakan bahwa :
"Sesungguhnya Allah tdk akan membebani manusia
melebihi kemampuannya dan bagi org yg bertaqwa.."

Allah berikan previlige
yaitu pasti ...
Allah berikan rizki dari "arah yg tdk pernah dia duga...."

(Aţ-Ţalāq):2... Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar....

Talak (Aţ-Ţalāq):3 - Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan

(Copas - ilustrasi pict dr google)

07/12/2015
15/11/2015

(Copas)

Muadzin Gila

Suasana sebuah kampung tiba-tiba heboh, karena pada saat jam 22.00 terdengar adzan berkumandang dari sebuah mushalla setempat melalui pengeras suara yang memecah keheningan malam.

Warga berbondong-bondong mendatangi mushalla itu meski mereka sudah tahu siapa yang melakukannya...

Mbah Sadi, suaranya sudah dikenal dikampung itu, umurnya sudah mencapai kepala tujuh.

Warga dipenuhi pertanyaan, mengapa Mbah Sadi adzan pada jam sepuluh malam..??

Ketika warga sampai di pintu mushalla, Mbah Sadi baru selesai adzan dan mematikan sound system. “Mbah tahu gak, jam berapa sekarang..??” kata Pak RT.

“Adzan apa jam segini, Mbah..??” “Jangan-jangan Mbah sudah ikut aliran sesat,” sambar Roso dengan nada prihatin.

“Ah, dasar Mbah Sadi sudah gila. “Kalau nggak gila, mana mungkin adzan jam segini..??” timpal warga yang lain.

“Kalian ini......,” jawab Mbah Sadi tenang. “Tadi, waktu saya adzan Isya, tidak seorang pun yang datang ke musholla. Sekarang saya adzan jam 10 malam, kalian malah berbondong-bondong ke mushalla. Satu kampung lagi. Kalo gitu... SIAPA YANG GILA....???”

Wargapun pulang satu persatu tanpa protes lagi. Termasuk Pak RT yang kemudian menjauh perlahan-lahan, tak berani melihat wajah Mbah Sadi.

Instropeksi diri... dipanggil dan diingatkan yang baik-baik kadang-kadang kita tidak mau mendengarkan.

14/11/2015

(Copas)

Rumah Tanpa Teriakan
RUMAH TANGGA SURGA"

1. Kita semua ingin rumah tangga layaknya surga agar penghuninya betah di dalamnya
2. Dan ketahuilah, ciri utama penduduk surga di antaranya bicara yg lembut. Tidak s**a teriak atau membentak
3. Kebiasaan berteriak justru merupakan ciri penduduk neraka (qs 35:37)
4. Maka jika ada suara teriakan di dalam rumah, itu artinya suasana surga sudah berganti suasana neraka. Bahaya!
5. Sebab, kebiasaan teriak atau bicara melebihi desibel suara normal akan mengeringkan cinta
6. Sejatinya cinta adalah kelembutan. Dan tidaklah sesuatu disertai kelembutan kecuali akan memperhiasnya (Hadits)
7. Itulah kenapa bukti cinta kpd Allah diminta kita tuk berdzikir dgn suara yg lembut, tidak berteriak di hadapanNya (QS 7:205)
8. Dan kebiasaan berteriak di dalam rumah tangga sejatinya akan mengurangi rasa cinta
9. Sulit kita lihat sepasang kekasih yg dimabuk cinta berbicara sambil teriak2. Kebalikannya, mereka malah s**a bisik-bisik
10. Pelan. Tapi nge-jlebb ke hati. Sebab meski tanpa suara, hati berteriak memproklamirkan cinta.
11. Penting bagi setiap keluarga yg merindukan suasana surga agar mengurangi teriakan di dalam rumah, terlebih untuk anak2 kita
12. Kebiasaan berteriak atau membentak di depan anak diakui oleh para ahli akan mengaktifkan batang otak anak
13. Batang otak itu yg disebut otak reptil atau otak refleks. Anak cenderung merespon masalah tanpa berpikir
14. Diledek teman refleks memukul. Ini tersebab batang otaknya lebih dominan daripada korteksnya yg ajak dia tuk berpikir
15. Anak yg batang otaknya menebal cenderung merespon sesuatu dgn prinsip 'flight or fight'
16. Solusi jarang keluar dari anak dgn model begini. Yang ada adalah puaskan emosi
17. Maka anak-anak yg gampang marah, tawuran dan sebagainya bisa dibilang karena batang otaknya cenderung lebih dominan
18. Dan kalau ditelusuri penyebab awalnya yakni kebiasaan dibentak atau diteriaki dari kecil baik oleh ortu atau guru
19. Dampak berikutnya dari kebiasaan berteriak di hadapan anak adalah menghancurkan sel otaknya
20. Satu kali teriakan kepada anak di bawah usia 5thn akan menghancurkan 10ribu sel otaknya setiap teriakan
21. So, hitung deh udah berapa kali bentak anak. Kalikan 10rb. Maka itulah dosa kita yg buat anak kita gak pintar-pintar
22. Dan berteriak ini belum tentu membentak. Bisa jadi sekedar bercanda untuk menyemangati. Ini tetap bahaya dan terlarang
23. Kalau mau teriak di lapangan aja dimana jarak ke anak kira2 seratus meter .
24. Kembali kepada inti rumah tangga surga. Yakni kebiasaan bicara lembut. Bahkan bisik-bisik di telinga anak tumbuhkan cinta
25. Tentu kelembutan ini bukan berarti abaikan ketegasan
26. Sebab ketegasan itu bisa dilakukan tanpa harus teriak.
27. So, jika ada yg teriak-teriak di rumah kita, katakan : ini rumah surga. Di surga bicaranya lembut. Hanya penduduk neraka yg s**a teriak
28. Kesimpulannya, jika ingin memperbaiki pola asuh dan hubungan harmonis dlm rumah tangga, perbaiki cara komunikasi kita
29. Dengan perbaikan komunikasi, maka menjadi baik lah amalan kita yg lainnya (QS. 33:70-71)

Kingkin Anida Darisun
Repost from Bapak Satria Hadi Lubis.

Ini mungkin hoax mungkin jg tidak. Tp g ada salahnya untuk terus mengawasi film2 yg dikonsumsi anak anak kita-----------...
18/11/2014

Ini mungkin hoax mungkin jg tidak. Tp g ada salahnya untuk terus mengawasi film2 yg dikonsumsi anak anak kita

-------------

Hati2.... Disney telah mengumumkan bahwa mereka akan memproduksi film animasi pertama dengan dua karakter utama gay yang akan saling jatuh cinta dan, pada akhir film, bahkan menemukan kebahagiaan dengan pernikahan sesama jenis dalam film dongeng itu. Film, yang berjudul Princes, akan dirilis ke bioskop pada musim gugur 2015.

Film animasi tentang gay yang berjudul "Princes" itu adalah adaptasi dari buku anak-anak "The Princes and Treasure" (Pangeran dan Harta Karun), karangan Jeffrey A. Miles. Dalam buku itu, dua pangeran tampan pergi untuk menyelamatkan sang putri, tapi akhirnya jatuh cinta satu sama lain. Cerita berakhir dengan pernikahan kedua pangeran dan hidup bahagia selamanya.

Disney telah memiliki sejarah panjang yang mendukung inisiatif LGBT. Pada akhir tahun 90-an, perusahaan itu adalah di antara yang pertama dengan memperpanjang tunjangan kesehatan untuk pasangan karyawan homoseksual dan mengadakan acara Gay Pride yang telah diselenggarakan di Disney World sejak tahun 1991.

Address

Cempakaputih

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when CilukbaBabyshop Sby-Jkt II posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to CilukbaBabyshop Sby-Jkt II:

Share

Category