Laqayra Book

Laqayra Book Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Laqayra Book, Comic Bookstore, Cibinong.

Mumpung diskon yuk..Borong..borong...
13/02/2018

Mumpung diskon yuk..
Borong..borong...

_"Sekadar berani action tanpa mengerti tujuan yang akan diraih hanya buang waktu & tenaga. Think! Pikirkan target yang p...
05/09/2017

_"Sekadar berani action tanpa mengerti tujuan yang akan diraih hanya buang waktu & tenaga. Think! Pikirkan target yang pantas Anda raih!"_

*- Andrie Wongso*

Yuk pikirkan target dan lakukan dengan maksimal untuk sampai pada tujuan Anda๐Ÿ˜‰

Semangat beraktifitas hari ini๐Ÿ’ช๐Ÿผ๐Ÿ˜

_"Keberhasilan saya adalah karena keberuntungan, kerja keras, dan dukungan dan saran dari teman-teman dan mentor. Tapi y...
04/09/2017

_"Keberhasilan saya adalah karena keberuntungan, kerja keras, dan dukungan dan saran dari teman-teman dan mentor. Tapi yang paling penting itu tergantung pada saya untuk terus mencoba setelah saya gagal."_

*- Mark Warner*

Terus melangkah maju, jangan cepat menyerah karena keberhasilan akan datang pada yang terus berusaha.

Semangattt!๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ˜

Selamat pagi, semangat Senin๐Ÿ‘‹๐Ÿผ
Semangat melakukan rutinitas hari ini๐Ÿค—

*Kisah Perjuangan Awal Bukalapak*by: Achmad ZakySukses yang diraih pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky, tidak d...
31/08/2017

*Kisah Perjuangan Awal Bukalapak*
by: Achmad Zaky

Sukses yang diraih pendiri sekaligus CEO Bukalapak, Achmad Zaky, tidak datang serta-merta. Setidaknya ada tiga hal yang telah mengubah hidupnya. Semua itu dipaparkan Zaky dalam kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa waktu lalu.

"Saya ingin berbagi cerita mengenai 3 hal yang menurut saya penting buat adik-adik sekalian ketahui," ujarnya dalam acara itu. Inilah 3 faktor tersebut:

*1. Soal Keberuntungan (Luck)*
Saya berasal dari kampung di pinggir Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Saya bukanlah anak paling pintar di kampung tersebut. Orangtua saya juga bukan paling kaya, keduanya guru mengajar di SMP sekitar rumah. Tapi saya beruntung mereka memikirkan saya, mendidik saya, dan menabung agar saya bisa kuliah di universitas terbaik. Inilah keberuntungan pertama saya dalam hidup. Dan saya kira adik-adik semuanya yang sudah kuliah di salah satu universitas terbaik, sudah jauh lebih beruntung dari saya. Kita harus bersyukur karena ini. Manfaatkanlah keberuntungan ini dengan sebaik-baiknya.

Sebagai mahasiswa dari daerah, kuliah di ITB tidaklah mudah. Saya sempat tidak pede karena banyak mahasiswa ITB yang pintar-pintar. Tapi ternyata disinilah keberuntungan saya selanjutnya. Saya berteman dengan orang-orang yang jauh lebih pintar. Salah satu teman dekat saya adalah mahasiswa paling pintar di ITB. Dia tidak pernah mendapatkan nilai selain A selama kuliah di ITB 4 tahun. Bahkan untuk mata kuliah Agama dia mendapat A sementara Ketua Keluarga Mahasiswa Islam waktu itu mendapat B.

Satu minggu sebelum ujian biasanya saya datang ke kosan dia untuk belajar. Jadi menjelang hari H saya siap betul. Ketika H-1 teman saya banyak bertanya ke saya soal ujian, pasti bisa, wong saya sudah belajar dari mahagurunya. Dengan mengajari teman-teman, saya juga jadi lebih pintar. Mereka tidak tahu bahwa saya sebelumnya belajar dari Fajrin. Namanya Fajrin Rasyid, dia kini jadi salah satu pendiri dan CFO di Bukalapak.

Jadi agar beruntung, bertemanlah sebanyak-banyaknya dengan teman yang lebih cerdas & lebih pintar. Bidang apapun, tidak harus secara akademik.

Sebagai mahasiswa dari daerah, saya memiliki momok yang sangat besar: Bahasa Inggris. SD tempat saya sekolah di kampung tidak mengajarkan Bahasa Inggris sama sekali di saat teman-teman SMP saya semuanya mendapatkannya. Di SMP dan SMA, saya hampir tidak lulus hanya karena Bahasa Inggris. Les tidak membantu karena menjadikan saya malah takut dan minder.

Di test TOEFL se-ITB, saya menduduki peringkat 3 dari bawah. Inilah ketakutan saya selama kuliah di ITB, saya harus mengubur keinginan saya kuliah di luar negeri yang semuanya mensyaratkan TOEFL. IP sebagus apapun tidak akan bisa membantu jika TOEFL kurang bagus. Tapi Allah berkehendak lain, keberuntungan selanjutnya datang. Waktu itu ada beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika yang hanya ditujukan untuk mahasiswa yang tidak bisa Bahasa Inggris.

Saya langsung mencari informasi terkait beasiswa tersebut. Saya datangi beberapa alumni yang pernah mendapatkannya untuk menganalisa bagaimana mendapatkan beasiswa tersebut. Rupanya kriteria utama beasiswa tersebut adalah "tidak bisa berbahasa Inggris"; sudah pasti saya mendapatkan nilai terbaik disini, hehehe...

Kriteria kedua adalah nilai akademik yang baik. Di poin ini saya juga tidak buruk berkat keberuntungan pertama tadi. Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa dan berangkat ke Amerika Serikat. Setibanya di Amerika, saya baru tahu "How are you", "I'm fine", "Thank you" dsb, itu padahal kuno banget. Saya mulai menyadari bahwa esensi belajar (bidang apapun) adalah melakukan alias Doing, bukan hanya di kelas-kelas atau berdasarkan textbook yang kadang saklek dan menakutkan.

Teman-teman di Amerika juga maklum jika saya sering salah ngomong. Dari sinilah saya mendapatkan banyak teman luar negeri hingga relasi-relasi luar negeri, yang kelak membantu membesarkan jaringan investor saya untuk membesarkan Bukalapak juga.

Pelajaran dari poin pertama ini adalah *keberuntungan datang saat kita siap!* Banyak kesempatan di depan mata menanti yang siap diambil. Kita harus siapkan diri untuk mengambil kesempatan-kesempatan yang datang di masa depan.

*2. Soal Kesenangan (Passion)*
Saya selalu senang hal baru. Hal baru memberikan pembelajaran baru dan wawasan baru. Kampus ITB saya manfaatkan juga untuk mengeksplor hal-hal baru. Saya bergabung dengan banyak organisasi sewaktu di ITB. Dari KM ITB saya belajar berpikir kritis (kadang sering demo). Dari himpunan saya belajar kekompakan. Dari Menwa saya belajar kedisiplinan dan ketahanan. Dari ARC saya belajar bagaimana ngoprek dan memecahkan suatu masalah.

Saya juga senang sekali mengikuti lomba-lomba di bidang software sehingga memiliki tabungan yang lumayan lah. Waktu-waktu di ITB sangat tidak saya sia-siakan. Saya terus mencari apa yang sebenarnya menjadi kesenangan saya yang abadi nanti. Kita tidak pernah tahu apa isi hati/jiwa kita sampai kita terus mencoba dan mengeksplorasinya.

Karena pertemanan yang luas di kampus, saya juga membuat sebuah unit bernama Techno Entrepreneurship Club. Kami berpikir, mahasiswa ITB harusnya membuka lapangan pekerjaan, bukan malah mendesak mahasiswa lain yang dulu sudah gagal masuk ITB, masa harus gagal lagi masuk dunia kerja gara-gara mahasiswa ITB, ha ha ha...

Di klub ini kami konkrit membuat warung mie ayam sebagai eksperimen. Semua menggunakan uang pribadi kita sendiri-sendiri, dan ternyata gagal. Di sinilah saya pertama kali gagal dan kehilangan uang besar (untuk ukuran waktu itu) untuk pertama kalinya. Sedih rasanya waktu itu. Tapi belakangan saya bersyukur, karena kegagalan inilah saya bisa lebih matang menyiapkan eksplorasi saya selanjutnya.

Suatu ketika, saya dikontak oleh sebuah stasiun televisi untuk membuat sebuah software quick count pemilu, mereka mendapatkan referensi dari teman saya. Walau saya belum pernah membuat software quick count, tapi saya yakin itu bisa dilakukan, toh semua ada di Internet. Tidak ada yang tidak mungkin dibuat, itu dogma jurusan saya Teknik Informatika, STEI.

Tanpa berpanjang-lebar saya mengiyakan bisa membuat software tersebut yang diberi deadline hanya 7 hari. Mereka bertanya berapa biayanya? Saya jawab "1.5 juta". Hitung-hitungan saya, uang tersebut cukup untuk 6 bulan hidup, toh cuma 7 hari pengerjaannya. Pasti untung... wong tidak ada biaya... cincai laaa (seperti iklan Bukalapak).

Pagi-siang-malam saya begadang mengerjakan software tersebut di kosan (Tubagus) dan akhirnya di hari H software tersebut lancar disiarkan di stasiun TV nasional. Itulah project komersial pertama saya yang dinikmati oleh puluhan bahkan ratusan juta orang di seluruh Indonesia. Ada perasaan yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, senang sekali rasanya waktu itu hasil karya tangan sendiri dinikmati banyak orang.

Namun belakangan saya baru tahu nilai proyeknya ratusan juta. Tapi saya tidak menyesal karena setelahnya saya yang masih kuliah tingkat 3 waktu itu, mendapatkan kepercayaan dari stasiun TV nasional untuk project selanjutnya, yang tentu nilainya kini berbeda dari sebelumnya. Saya naikkan 10x lipat dan mereka masih mau! Kesenangan inilah yang menjadi momen penting dan jatuh cintanya saya pada dunia software.

Kita tidak pernah tahu apa jadinya diri kita di masa depan. Hidup ini menurut saya seperti air. Ikuti saja kemana air mengalir, sambil mencoba hal-hal baru yang lewat dan terus ikuti kata hati kita (inner voice). Jika senang dan mau, coba! Jika tidak ya tidak perlu dicoba. Kita bisa menjadi terbaik karena kita senang dan mau di bidang itu. Carilah kesenanganmu (passion).

*3. Soal Tujuan Hidup (Purpose)*
Setelah lulus, saya sejenak pulang kampung. Saya mengamati banyak sekali tetangga saya di kampung yang memiliki usaha kecil, tapi pendapatannya masih sama dengan belasan tahun sebelumnya, padahal ada inflasi. lnilah yang menjadi inspirasi awal pembuatan software lanjutan ini, supaya bagaimana software tersebut bisa membuka kesempatan bagi usaha-usaha kecil seperti tetangga saya dan jutaan usaha kecil lainnya, untuk melebarkan sayap dan berkembang lebih besar lagi.

Perjalanan baru pun dimulai. Saya mencari nama dan domain. Dari ratusan nama yang saya daftar, terpilihlah Bukalapak. Selain harganya murah 90 ribu, nama ini menggambarkan misi software ini, bahwa siapapun bisa semudah menggelar tikar atau lapak dengan software. Siapapun bisa berbisnis dan menjadi besar lewat Internet.

Saya juga memutuskan mencari partner, karena misi besar ini tidak bisa saya bangun sendirian. Tidak banyak yang tertarik ketika saya utarakan konsep Bukalapak, tapi saya tidak menyerah. Saya akhirnya dipertemukan dengan teman yang sebenarnya sudah lama satu jurusan dan juga satu SMA, Xinuc, saat ini CTO di Bukalapak. Dia tidak aktif organisasi, tapi senangnya ngoprek komputer di kosan.

Ketika saya cerita ide Bukalapak, dia yang paling semangat. Rupanya dia selama ini di kosan terus karena terobsesi dengan mesin. Bagaimana menciptakan mesin yang bisa secara bersamaan digunakan oleh jutaan orang. "Ini menarik," kata dia. Kami diskusi siang-malam bagaimana memulai semua mimpi kami tersebut.

Kami kemudian mulai membangun Bukalapak selama dua bulan non-stop berdua di kamar kosan. Ya, dua laki-laki dalam satu kos. Tapi ini ga aneh-aneh lo ya, ha ha ha... Kita berdua ini sedang membuat software. Website kami live pada Januari 2010, dan tidak ada yang mengunjungi website kami. Ada sih 1-2 pengunjung tapi pas kita cek sistem, itu komputer kami sendiri, sedih dan marah rasanya, tapi lagi-lagi kita pantang padam. Kami selalu ingat Tujuan Besar kami.

Perjalanan baru dimulai. Saya mulai sisir lapak-lapak di pinggir jalan (offline) dan juga online untuk bergabung dengan Bukalapak. Banyak yang tidak tertarik dengan software kami. Tapi ada segelintir yang tertarik. Aktivitas ini kami ulang terus setiap hari hingga 1 tahun kami memiliki pasukan UKM hingga 10 ribu. Kami senang karena Tujuan kami perlahan-lahan mulai mewujud.

Tapi ada satu masalah besar: bisnis Internet saat itu memang belum matang, pasarnya juga masih kecil. Uang pribadi kami habis untuk menghidupi Bukalapak. Kami coba cari investor, tidak ada yang tertarik. Sementara orang tua dan mungkin calon mertua sudah mulai bertanya "Kerja di mana kamu?". Pertanyaan sakral ini menghantui kami terus, selain kenyataan bahwa kas kami sudah nol. Xinuc pun pernah memiliki ide bagaimana kalau kita sudahi saja. Tapi sekali lagi kami tidak menyerah, saya selalu ingatkan diri dan Xinuc juga pada Tujuan Akhir.

Saya sampaikan ke dia: "Lihatlah 10 ribu UKM itu, mereka hidup dari kita. Kalau ini ditutup, mereka hidup dari mana?" Selalu mengingat Tujuan Utama & Tujuan Akhir kita akan membuat kita jadi terus semangat. Tak diduga-duga, pertumbuhan kami lebih cepat setelah itu. Internet di tahun 2012 menjadi bisnis yang sudah mulai menarik dan terus berlanjut. Per hari ini kami memiliki 1,8 juta UKM dan juga memproses 1 Triliun-an transaksi setiap bulannya.

Pelajaran dari poin ketiga ini: carilah Tujuan Hidupmu. *Tujuan inilah yang menguatkan kita di masa-masa sulit.* Hidup hanya sekali, Tujuan ini pulalah yang memberikan makna dalam hidup kita.

Sukses selalu kawan-kawan, dan jangan pernah menyerah...

_"Keberhasilan saya adalah karena keberuntungan, kerja keras, dan dukungan dan saran dari teman-teman dan mentor. Tapi y...
29/08/2017

_"Keberhasilan saya adalah karena keberuntungan, kerja keras, dan dukungan dan saran dari teman-teman dan mentor. Tapi yang paling penting itu tergantung pada saya untuk terus mencoba setelah saya gagal."_

*- Mark Warner*

Terus melangkah maju, jangan cepat menyerah karena keberhasilan akan datang pada yang terus berusaha.

Semangattt!๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ˜

Semangat melakukan rutinitas hari ini๐Ÿค—

Temen-temen ini isi lebih detail per bab dari buku "Doa Tak Tertolak" untuk gambaran lebih jelas tentang bukunyaBab 1 HA...
28/08/2017

Temen-temen ini isi lebih detail per bab dari buku "Doa Tak Tertolak" untuk gambaran lebih jelas tentang bukunya

Bab 1 HAKIKAT SEBUAH DOA
1.13 Alasan Kenapa Kita Harus Berdoa?
2.Agar Doamu Dikabulkan Allah
3.Dahsyatnya Doa Duduk Diantara Dua Sujud
4.Telolet Itu Seperti Doa
5.Keajaiban Istighfar
6.Doa Tak Terkabul?
7.Doa masa kecilku
8.Tawassul.. Mengambil Perantara Dalam Doa
9.Utangku Gak Lunas-Lunas, Allah Tidak Mendengar Doaku?

BAB 2 DOA TENTANG IBU DAN BAPAK
1.Doa Yang Tercecer
2.Pencuri Di Masa Lalu
3.Kursi Untuk ibunda
4.Tiga Kisah Tiga Cinta

BAB 3 DOA TENTANG ANAK
1.Anak Itu Haknya Allah, Bukan Buatan Manusia!
2.Suami Istri Dokter Kok Gak Bisa Bikin Anak!
3.Saluran Indung Telur Tinggal Satu, Allah Tetap Yang Maha Tau
4.Tak Jadi Operasi Cesar Karena Sedekah
5.Di Depan Kabah Mereka Meminta
6.Curhatan Hanum Rais

BAB 4 DOA TEMBUS KE TANAH SUCI
1.Umroh Untuk Bapakku
2.Celengan Umroh Kosong Tapi Berangkat Duluan
3.Umroh Sekeluarga Diantar Scoopy
4.Misteri Tamu di Waktu Subuh

BAB 5 DOA YATIM DAN DUAFA
1.Kisah Doa dan Sedekah Rasulullah
2.Kisah Mukena Lusuh dan Tengkleng Hohah
3.Ketika Anak Yatim Berdoa
4.Marketing Langit

BAB 6 PEMANIS
Ilmu Yang Terserak di Sosial Media
KISAH-KISAH PENYEJUK HATI
1.Saya harus membuang Air Susu Saya
2.Rezekiku ada di langit, bukan di tempat kerja
3.Belajar Dari Sopir Angkot
4.Penyelamat Pemabuk dan Pezina
5.Kita Mengetahui Tapi Sayang Tidak Mengamalkan
6.Tiga Doa Yang Jangan Engkau Lupakan
7.Tahukah Anda?
8.Doa Nabi Musa Untuk Anak Kecil
9.Odol Dari Surga
10.Sampai Kapan Mas?? Seumur Hidup!

BAB 7
DOA PENGUNDANG KEBERUNTUNGAN
1.Doa Lelaki Pejuang
2.Kado dan Janji Allah itu Benar
3.Berdoa Bersama Malaikat
4.Just Focus On Allah (Kisah Munawar)
5.Sang Penelan Ayat Kursi
6.Tunjukkan Kami Jalan Yang Lurus

BAB 8
DOA LEPAS UTANG DAN RIBA, DIMUDAHKAN DALAM PROSES HIJRAH
1.Kisah Hijrah Yang Menggugah Jiwa
2.Akulah Pemakan Riba
3.Sebuah Kisah Hijrah Dari Balikpapan
4.Sujud! Keajaiban Rezeki Meminta Pada Allah
5.Dua Buku Notes Saksi Keajaiban
6.Tolong Saya, Dan Dia Mulai Merintih-rintih Pada Manusia

_"Masa lalu tak bisa diraih kembali, tetapi kita dapat belajar darinya; masa depan belum kita miliki tapi kita harus mer...
28/08/2017

_"Masa lalu tak bisa diraih kembali, tetapi kita dapat belajar darinya; masa depan belum kita miliki tapi kita harus merencanakannya. Saatnya adalah sekarang. Yang kita miliki hanya hari ini."_

*โ€“ Charles Hummell*

Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Rencanakan dan lakukan dari sekarang. Kalau tidak sekarang kapan lagi?๐Ÿ˜‰

Selamat pagi teman-teman๐Ÿ‘‹๐Ÿผ๐Ÿ˜
Sudah Senin lagi, semangat beraktifitas lagi๐Ÿ’ช๐Ÿผ๐Ÿ˜„

_"Orang-orang yang gagal, yang berani menatap kegagalan dengan kepala tegak. Siap belajar dan berusaha, berusaha dan bel...
27/08/2017

_"Orang-orang yang gagal, yang berani menatap kegagalan dengan kepala tegak. Siap belajar dan berusaha, berusaha dan belajar lagi! Bangkit dan bangkit lagi adalah mereka yang telah siap menjadi dewasa dan sukses secara utuh."_

*- Andrie Wongso*

Jangan berdiam diri dalan kegagalan, teruslah melangkah, karena Anda siap menjadi sukses๐Ÿ˜‰

Address

Cibinong

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Laqayra Book posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share