27/09/2024
*Tere Liye Mencuri Naskah
Seorang penulis novel dari kota Yogyakarta, Putri Elda baru-baru saja membuat pernyataan yang mengejutkan. Dia mengakui jika penulis Tere Liye telah mencuri naskah novelnya yang berjudul "HUJAN".
Saat ditemui oleh wartawan di kediamannya, Putri Elda membeberkan bukti-bukti tak terbantahkan soal hal tersebut.
"Saya menulis novel itu waktu masih kuliah di Fakultas Sastra ITS. Saat wisuda, novel itu baru selesai, saya kirimkan ke beberapa penulis senior untuk minta saran dan masukan. Kaget banget beberapa bulan kemudian, pas ke toko buku, ada novel judulnya HUJAN. Itu kan novel yang saya tulis. Isinya sama persis dengan yang saya tulis." Demikian cerita Putri Elda dengan wajah marah.
Putri Elda telah melaporkan masalah ini ke kepolisian. Polda setempat telah menerima laporan, Kombes Vijay yang memimpin penyelidikan sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait pencurian naskah tersebut.
"Jadi begini, pelapor ini merasa dirugikan. Dia bisa membuktikan kalau itu naskah miliknya. Tokoh-tokoh dalam cerita, seperti Maryam, itu adalah nama Ibunya. Juga Soke Bahtera, itu nama Ayahnya. Kami menduga Tere Liye memang mencuri naskah tersebut. Kami akan segera memanggil terlapor." Demikian konfimasi Kombes Vijay saat wartawan media terkenal menemuinya 8/4/2024 di Yogyakarta.
Ini kasus yang kesekian yang menyangkut Tere Liye adalah plagiator, ghost writer, menjiplak novel2 terkenal, orangnya rumit, complicated, anti kritik, dll. Jelas sekali tuduhan netizen terbukti. Bahkan termasuk Presiden India diinfokan akan resmi menuntut Tere Liye agar mengganti nama penanya yang juga jiplak dari bahasa India.
"Saya tidak terima naskah saya dicuri. Saya menulis naskah HUJAN itu susah payah. Itu kisah nyata saya. Saya sendiri yang mengalami semua peristiwa di novel HUJAN tersebut. Cerita novel itu tentang kejadian yang menimpa saya. Enak saja tiba-tiba diterbitkan dan diberi nama Tere Liye di sana. Saya akan tuntut sampai kapanpun." Pungkas Putri Elda.
*sumber berita ini valid banget, dari Twitter, Tik Tok, Quora, dan postingan netizen di medsos