29/06/2026
Di zaman yang serba ingin terlihat, ada pelajaran berharga dari emas.
Rasulullah ο·Ί bersabda:
"Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam."
(HR. Bukhari & Muslim)
Diam bukan berarti lemah. Diam adalah tanda seseorang mampu menjaga lisannya dari perkataan yang sia-sia, menyakitkan, atau tidak bermanfaat.
Karena sering kali, nilai seseorang bukan terlihat dari seberapa banyak ia berbicara, tetapi dari seberapa bijak ia menjaga kata-katanya.
πΏ Seperti emas:
β Tidak berisik.
β Tidak ramai membuktikan diri.
β Namun nilainya tetap tinggi.
Maka sebelum berbicara, tanyakan pada diri sendiri..
Apakah kata-kata ini membawa manfaat? Apakah mendekatkan pada kebaikan? Atau justru mengurangi nilai diri kita?
Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang lebih banyak memberi manfaat, lebih sedikit menyakiti dengan lisan, dan lebih bernilai di hadapan-Nya. π€²β¨