05/07/2021
*BERAPA SALDO DINAR SAYA? *
Kata "Dinar" menjadi sebuah ukuran yang bisa mengubah nasib seorang muslim. Kok bisa? Izinkan kami coba menjelaskan..
Di magnet rezeki, ada jurus kunci bernama "disiplin kata" dimana kata-kata tidak positif dan yang berenergi rendah diganti "paksa" jadi bernergi tinggi. Jurus ini seperti kuncian yang mengikat jurus-jurus MR lainnya layaknya biji-biji tasbih yang tersusun kuat rapih. Kata-kata adalah kristalisasi pikiran kita, karena disini Law of Projection (LOP) efektif berkerja.
Kata "Dinar" ternyata sangat mempengaruhi pola pikir kita.
Ada sahabat kami yang hendak beli rumah senilai 600jutaan, terhitung senilai 150 dinar.
Saat ia tau angka 150 dinar ia menyampaikan kok terkesan di pikirannya rumah = murah = mudah. Ini pola pikir, tertanam di alam bawah sadar sedemikian jika kita ingin mencapai impian kita dengan menabung dinar.
Beda halnya dengan rumah seharga Rp. 600.000.000 (600 juta) apa yang ada di pikiran kita apa? Mahalnya ya, wah harus KPR bertahun-tahun sepertinya. Prosesnya ajuannya aja tidak mudah apalagi bayarnya, terlebih nanggung dosanya jika ada "bunga".
Seperti halnya kambing qurban yang sedari dulu harganya masih saja 1 dinar saja. Namun dengan kata 3 juta rupiah terasa berat untuk membeli 1 kambing saja.
Kalaamullah dan Hadist Nabi Muhammad SAW seringkali menyampaikan hal ihwal dengan pemakaian kata Dinar, termasuk menentukan ukuran nisab zakat pun dengan dinar (bukan gram) secara tekstual. Tentunya ini bukan kebetulan, karena al-Qur'an dan Hadits adalah sebaik-baik pedoman.
Faktanya semakin banyak saldo dinar, akan membuat pola pikir yg baru. Uang kita terkerangkeng semestinya, tidak lagi konsumtif dan mubadzir. Pola pikir ini efektif mengubah kebiasaan. Kebiasaan mengubah nasib keadaan. Semua literasi motivasi mengamini ini
Maka tidak heran, pemilik dinar dikaruniai keajaiban, rezeki yang tidak diduga-duga sebelumnya. Contohnya; Impian kita tercapai tapi saldo dinar masih utuh bahkan bertambah, pernah merasakan? Yes, kita sama.
Hari ini, perjuangan kita memang tdk mudah, karena mengubah mindset bukanlah pekerjaan 1-2 bulan. Tapi dengan terbiasa membeli dan menyimpan dinar maka otomatis otak kita terlatih sehingga _bi idznillah_ cita masa depan pun terbeli.
Memang tidak ada dalil untuk menabung, tapi Allah dan Rasul-Nya tidak s**a pemborosan, pemboros adalah teman setan. Dengan menabung dinar kita ingin dicintai Allah. Dengan menyimpan dinar bernisab 20 dinar maka kita dapat menunaikan kewajiban zakat. Siapa yang tidak ingin dapat kehormatan di sisi-Nya?
Memilih dinar sebagai "saving heaven" sejatinya ikut menyelamatkan miliyaran aset umat, menggerakkan rukun Islam ke 4, dimana ada elemen dinar dalam zakat. Terlebih jika kita turut syiarkan dinar di masyarakat, maka bersiap dapatkan keajaiban dahsyat.
*Mengubah nasib, semudah dispilin kata. Menggapai nisab, 20 dinar adanya.*
Pada akhirnya, setelah kita mantap menjawab 'Berapa Saldo Dinar Saya ? naiklah ke level pertanyaan selanjutnya : "BERAPA DINAR ZAKAT SAYA?!"
_Abuss Al-Halimi_
*****