Jual beli barang bekas

Jual beli barang bekas untuk jual beli / orang yang ingin berdiskusi soal jual beli, untuk yang pemula bisa belajar kepada yang berpengalaman, semoga bisa saling membantu

Jejak Kertas yang TerlupakanMenelusuri Nostalgia Rupiah Era 80-an dan 90-anPernahkah Anda membongkar laci tua atau celen...
23/02/2026

Jejak Kertas yang Terlupakan
Menelusuri Nostalgia Rupiah Era 80-an dan 90-an
Pernahkah Anda membongkar laci tua atau celengan masa kecil dan menemukan "harta karun" berupa lembaran kertas berwarna-warni yang kini tak lagi bisa dipakai berbelanja? Foto-foto di atas bukan sekadar tumpukan uang kuno; ia adalah kapsul waktu yang membawa kita kembali ke masa di mana uang seribu rupiah bisa membuat kita merasa seperti "Sultan" di kantin sekolah.

1. Sang Legenda Biru: 1.000 Rupiah Sisingamangaraja XII (Emisi 1987)
Terlihat dominan di bagian atas kedua foto, terdapat beberapa lembar uang 1.000 Rupiah emisi 1987.
* Visual: Didominasi warna biru laut dengan potret gagah pahlawan nasional dari Sumatera Utara, Sisingamangaraja XII.
* Detail: Uang ini memberikan kesan wibawa yang kuat dengan detail ukiran halus yang sangat khas pada era tersebut. Di masa kejayaannya, selembar ini sudah cukup untuk makan siang lengkap dengan minumnya.

2. Primadona Budaya: 1.000 Rupiah "Lompat Batu Nias" (Emisi 1992)
Kita melihat seri yang paling legendaris: Pecahan 1.000 Rupiah emisi 1992.
* Dua Sisi Cerita: Bagian depan menampilkan keindahan Danau Toba, sementara sisi belakangnya yang ikonik (terlihat di beberapa lembaran yang terbuka) menampilkan atraksi Fahombo atau Lompat Batu Nias.
* Warna: Perpaduan warna biru toska dan hijau yang cerah membuat uang ini terlihat sangat mencolok dan artistik di atas meja kayu.

3. Ikon Konservasi: 500 Rupiah Orang Utan (Emisi 1992)
Kita melihat tumpukan uang 500 Rupiah berwarna hijau dominan.
* Keunikan: Menampilkan Orang Utan, uang ini menjadi pengingat akan kekayaan fauna Indonesia.
* Nilai Koleksi: Karena desainnya yang unik dan membawa pesan lingkungan, uang "Orang Utan" ini sekarang menjadi salah satu incaran utama para kolektor numismatik.

4. Si Merah yang Tangguh: 100 Rupiah Kapal Pinisi (Emisi 1992)
Terakhir, 100 Rupiah berwarna merah muda.
* Makna Visual: Menampilkan Perahu Pinisi, melambangkan kejayaan bahari Indonesia.
* Memori: Meskipun nominalnya terkecil di koleksi ini, uang ini adalah "pahlawan" bagi anak-anak era 90-an untuk membeli permen atau camilan ringan setelah pulang sekolah.
Mengapa Koleksi Ini Begitu Istimewa?
Memberikan kesan hangat. Ini adalah bukti nyata dari estetika desain uang kertas Indonesia sebelum era digital sepenuhnya mengambil alih. Setiap lembar adalah karya seni yang melibatkan seniman ukir (engraver) tingkat tinggi dengan detail garis intaglio yang rumit.
​ ​

WTS: Seiko SQ 50 Vintage - Projekan Ganteng! ⌚✨Seiko SQ 50. Jam tangan klasik dengan strap jubilee yang nggak pernah ket...
05/02/2026

WTS: Seiko SQ 50 Vintage - Projekan Ganteng! ⌚✨
Seiko SQ 50. Jam tangan klasik dengan strap jubilee yang nggak pernah ketinggalan zaman.
​Kondisi:
​Mati / Off: Kondisi sekarang mati, belum sempat dibawa ke tukang jam buat cek (entah cuma baterai atau mesin). Dijual apa adanya (as is).
​Fisik: Masih lumayan mulus untuk ukuran jam vintage, ada bekas pemakaian wajar (cek foto).
​Part: Sejauh ini semua masih original bawaan.
​Harga: Rp 300.000 (Nego)
Cocok banget buat yang hobi restorasi jam atau butuh part original Seiko SQ.
​Minat? DM
📍 Lokasi: [ DEPOK ]

Seiko 5 Automatic 23 Jewels - Blue Sunray Dial (Luxury Look)Kombinasi Sempurna Ketangguhan dan EleganHadirkan kesan berk...
25/01/2026

Seiko 5 Automatic 23 Jewels - Blue Sunray Dial (Luxury Look)
Kombinasi Sempurna Ketangguhan dan Elegan
Hadirkan kesan berkelas pada pergelangan tangan Anda dengan Seiko 5 Automatic. Jam tangan ini merupakan workhorse legendaris yang memadukan mekanisme otomatis presisi dengan desain yang tak lekang oleh waktu. Sangat cocok untuk penggunaan formal maupun harian.
Keunggulan Produk:
* Movement Otomatis 23 Jewels: Dibekali mesin otomatis 23 jewels yang dikenal sangat bandel, akurat, dan memiliki daya tahan tinggi tanpa perlu baterai.
* Blue Sunray Dial: Permukaan dial berwarna biru tua dengan efek sunburst yang memberikan gradasi mewah saat terkena pantulan cahaya.
* Fitur Day-Date: Dilengkapi jendela tampilan hari dan tanggal di posisi angka 3 untuk fungsionalitas maksimal.
* Luminous Hands & Markers: Jarum dan indeks jam dapat menyala dalam kegelapan (lumibrite), memudahkan pengecekan waktu di kondisi minim cahaya.
* Material Stainless Steel: Case dan strap menggunakan baja tahan karat (stainless steel) berkualitas tinggi yang solid dan tahan korosi.
Spesifikasi Teknis:
* Mesin: Automatic, 23 Jewels.
* Warna Dial: Deep Blue Sunray.
* Ketahanan Air: Water Resistant 50M (aman untuk cuaca hujan/percikan air).
* Kaca: Hardlex Crystal (tahan benturan dan goresan ringan).
* Fitur Tambahan: Sweep second hand, transparansi case back (jika tipe ini memilikinya).
* Fungsi: 100% Normal, power reserve terjaga dan akurasi mantap.
* Kelengkapan: Unit jam saja (Loose)
> Mengapa Memilih Seiko 5?
> Seiko 5 adalah investasi terbaik untuk pemula maupun kolektor jam tangan mekanik. Seri 23 Jewels menawarkan kualitas mesin yang lebih tinggi dibanding seri standar lainnya, menjadikannya pilihan tangguh yang tetap terlihat mewah di balik kemeja Anda.

[RARE] Vans x Fear of God (F.O.G) Slip-On 47 V DX - Black/WhiteKoleksi Ikonik dari Jerry LorenzoLengkapi koleksi streetw...
25/01/2026

[RARE] Vans x Fear of God (F.O.G) Slip-On 47 V DX - Black/White
Koleksi Ikonik dari Jerry Lorenzo
Lengkapi koleksi streetwear Anda dengan salah satu kolaborasi paling dicari dalam sejarah sneaker. Sepatu ini merupakan bagian dari "Collection 2" yang dirilis pada tahun 2017, menggabungkan siluet klasik Vans dengan estetika mewah dan minimalis khas Fear of God.
Keunggulan Produk:

* Desain Premium: Perpaduan material Suede halus pada bagian depan (vamp) dan Canvas berkualitas pada bagian samping, memberikan kesan mewah namun tetap tangguh.

* Velcro Strap Eksklusif: Dilengkapi dengan strap velcro lebar yang dihiasi grafis timbul (embossed) "Fear of God", memberikan keamanan ekstra dan tampilan yang unik.

* Kenyamanan Maksimal: Menggunakan seri DX (Deluxe) yang dilengkapi dengan padded collar (kerah empuk) dan insole kulit co-branded yang nyaman untuk penggunaan harian.

* Detail Klasik: Sol luar waffle karet mentah (honeycomb gum rubber) yang ikonik serta jahitan kontras putih yang rapi.
Spesifikasi:
* Model: Slip-On 47 V DX
* Warna: Black / White / Marshmallow
* Material: Suede, Canvas, Rubber Sole
* Tanggal Rilis Original: 17/18 November 2017

Kondisi Barang: VNDS (Very Near Deadstock): Pernah dipakai sesekali, kondisi sangat mulus seperti baru.
Kenapa Harus Beli Sekarang?
Sepatu ini adalah barang kolektor (collector's item).

Pasar Loak Kebayoran Lama bukan sekadar tempat jual beli barang bekas; ia adalah museum hidup dari sisa-sisa gaya hidup ...
25/01/2026

Pasar Loak Kebayoran Lama bukan sekadar tempat jual beli barang bekas; ia adalah museum hidup dari sisa-sisa gaya hidup Jakarta lintas dekade. Terletak di sepanjang trotoar di bawah flyover dan sekitar Stasiun Kebayoran Lama, pasar ini memiliki sejarah yang berakar dari kebutuhan ekonomi rakyat jelata.
Berikut adalah sinopsis perjalanan sejarahnya:
Jejak Awal: Ekonomi Rakyat di Pinggir Rel
Pasar ini tumbuh secara organik sejak puluhan tahun silam, beriringan dengan posisi Kebayoran Lama sebagai salah satu hub transportasi penting di Jakarta Selatan. Awalnya, para pedagang hanyalah segelintir orang yang menggelar tikar di dekat stasiun untuk menawarkan barang-barang rumah tangga bekas pakai kepada para komuter kereta api.
Era Keemasan: Surga "Barang Antik" dan Onderdil
Memasuki era 1980-an hingga 1990-an, pasar ini mengukuhkan posisinya sebagai destinasi utama bagi para pemburu harta karun. Kebayoran Lama menjadi legendaris karena:
* Onderdil Kendaraan: Menjadi penyelamat bagi pemilik kendaraan tua yang mencari suku cadang yang sudah tidak diproduksi pabrikan.
* Elektronik dan Jam Tangan: Tempat favorit untuk mencari kamera analog, radio transistor, hingga jam tangan bermerek dengan harga miring.
* Barang Antik: Mulai dari piringan hitam, kaset pita, hingga koin kuno yang kerap menarik minat kolektor serius.
Dinamika dan Transformasi Modern
Memasuki tahun 2000-an hingga sekarang, Pasar Loak Kebayoran Lama menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penataan tata kota hingga persaingan dengan marketplace digital. Namun, pasar ini memiliki daya tahan yang luar biasa karena beberapa alasan:
* Ekonomi Sirkular: Menjadi pusat daur ulang barang yang masih layak pakai, mendukung masyarakat menengah ke bawah untuk mendapatkan barang berkualitas dengan harga sangat terjangkau.
* Atmosfer "Nyelam": Istilah para pemburu barang bekas untuk aktivitas membongkar tumpukan barang guna menemukan "harta karun" tersembunyi.
* Jam Operasional: Dikenal sangat dinamis, mulai dari pagi hari hingga mencapai puncaknya pada malam hari di sepanjang trotoar.
> Catatan Unik: Keaslian barang di sini sangat bergantung pada ketajaman mata pembeli. Ada pepatah tak tertulis di Kebayoran Lama: "Barang bagus itu bukan dicari, tapi ditemukan."
>
Pasar Loak Kebayoran Lama tetap berdiri sebagai simbol ketahanan ekonomi informal Jakarta yang terus berdenyut di tengah kepungan mal-mal mewah.

Sejarah Pasar Poncol dari masa ke masa:Jejak Sejarah: Dari Pikulan ke Kios PermanenKisah Pasar Poncol dimulai pada tahun...
24/01/2026

Sejarah Pasar Poncol dari masa ke masa:
Jejak Sejarah: Dari Pikulan ke Kios Permanen
Kisah Pasar Poncol dimulai pada tahun 1960-an di kawasan Bungur, Jakarta Pusat. Pada masa awalnya, pasar ini bukanlah deretan bangunan seperti sekarang, melainkan kerumunan pedagang yang menjajakan barang-barang loak hanya dengan menggunakan pikulan di pinggir jalan. Nama "Poncol" sendiri telah melekat selama puluhan tahun sebagai identitas tempat bagi warga Jakarta yang mencari barang unik dengan harga miring.
Masa Kejayaan dan Dinamika Jalanan
Seiring berjalannya waktu, Pasar Poncol bertransformasi menjadi magnet ekonomi di wilayah Senen. Di masa lalu, pasar ini dikenal memiliki suasana yang sangat keras dan riuh, bahkan sempat mendapat reputasi sebagai daerah yang rawan akan aksi copet. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan niat para kolektor barang antik dan pencari perkakas bekas untuk datang. Dari sinilah lahir berbagai kisah tentang keberhasilan menemukan harta karun tersembunyi, mulai dari furnitur kayu jati peninggalan zaman Belanda hingga peralatan elektronik langka.
Wajah Masa Kini: Tertata dan Tetap Eksis
Memasuki era modern, Pasar Poncol kini tampil dengan wajah yang lebih tertata melalui pembangunan kios-kios permanen. Meskipun tantangan zaman seperti pandemi sempat membuat suasana pasar lebih sepi dibanding era sebelumnya, denyut nadinya tidak pernah benar-benar berhenti.
Kini, Pasar Poncol tetap menjadi destinasi favorit bagi mereka yang berburu:
* Sepatu Branded: Menjadi incaran anak muda yang mencari sepatu impor dengan harga terjangkau.
* Alat Musik & Elektronik: Mulai dari gitar hingga suku cadang gawai bekas yang sulit ditemukan di toko resmi.
* Barang Antik: Tetap konsisten sebagai surga bagi pecinta barang-barang bernilai sejarah.
Pasar Poncol hari ini adalah saksi bisu yang berhasil bertahan di tengah modernisasi Jakarta, menjembatani kenangan masa lalu melalui barang-barang bekas yang masih bernilai hingga kini.

Sepatu ini bukan sekadar kolaborasi biasa; ini adalah pertemuan antara kultur basket jalanan dan estetika skateboarding ...
23/01/2026

Sepatu ini bukan sekadar kolaborasi biasa; ini adalah pertemuan antara kultur basket jalanan dan estetika skateboarding Los Angeles. Converse x ROKIT Chuck 70 High "Black" adalah sebuah karya seni teknis yang membawa siluet klasik ke level yang lebih modern dan industrial.
Berikut adalah sinopsis singkat mengenai produk tersebut:
The Urban Craftsmanship
Dirilis sebagai bagian dari koleksi terbatas, sepatu ini menonjolkan desain multitekstur. Berbeda dengan Chuck Taylor standar yang menggunakan kanvas polos, edisi ROKIT ini memadukan panel kanvas dengan jahitan berpola serta lapisan ripstop yang tangguh, memberikan kesan visual yang dalam dan bertekstur.
Detail Utama yang Ikonik:
* Warna & Material: Dominasi warna hitam pekat pada bagian atas dikontraskan dengan sol putih bersih. Penggunaan material sintetis pada beberapa panel memberikan kesan "tech-wear" yang kuat.
* Branding Transparan: Salah satu fitur paling unik adalah logo bintang Converse di sisi samping yang dibuat transparan (clear patch), memberikan sentuhan minimalis namun futuristik.
* Sentuhan "Orange Dot": Ciri khas ROKIT berupa titik oranye (orange dot) tersemat halus pada bagian midsole, menjadi aksen warna yang mencolok di tengah palet monokrom.
* Pesan Tersembunyi: Pada bagian lidah sepatu, terdapat label khusus bertuliskan "Dedicated to those... forever... unbroken," sebuah penghormatan bagi mereka yang terus berjuang di jalanan maupun di lapangan.
Kesimpulan
Converse x ROKIT Chuck 70 adalah perpaduan sempurna antara durabilitas dan gaya. Sepatu ini sangat cocok bagi kolektor yang mencari siluet klasik dengan detail teknis yang tidak ditemukan pada seri reguler.

Sensasi "Berburu Harta Karun" di Jembatan Item​Di bawah terik matahari Jakarta Timur, hamparan barang-barang unik tertat...
21/01/2026

Sensasi "Berburu Harta Karun" di Jembatan Item
​Di bawah terik matahari Jakarta Timur, hamparan barang-barang unik tertata rapi di atas terpal plastik. Jembatan Item adalah "surga" bagi mereka yang memiliki mata jeli. Keseruannya dimulai saat kamu harus jeli membedakan mana barang rongsok dan mana barang antik bernilai tinggi yang terselip di antaranya.
​Apa Saja yang Membuatnya Seru?
​Kejutan Tak Terduga: Kamu bisa menemukan apa saja—mulai dari kamera analog jadul, jam tangan mewah (dengan kondisi apa adanya), kaset pita langka, hingga sepatu bermerek yang dibanderol dengan harga miring.
​Seni Tawar-Menawar: Inilah panggung utamanya. Interaksi antara pembeli dan pedagang yang penuh canda namun sengit menjadi bumbu penyedap. Kepuasan mendapatkan barang incaran dengan harga setengah dari yang ditawarkan adalah kemenangan kecil yang bikin ketagihan.
​Nostalgia yang Kental: Berjalan di sini seperti masuk ke mesin waktu. Melihat mainan tahun 90-an atau radio tabung kakek membawa kesan sentimentil yang tidak akan kamu dapatkan di mal mewah.
​Vibe Lokal yang Autentik: Suasana ramai, obrolan khas warga Jakarta, dan kepulan asap pedagang kaki lima di sekitar pasar menciptakan atmosfer belanja yang jujur dan hidup.
​Catatan Penting: Datanglah sepagi mungkin (sekitar jam 6 atau 7 pagi) untuk mendapatkan pilihan barang terbaik sebelum "disikat" oleh kolektor lain!
​Berbelanja di Jembatan Item adalah tentang kesabaran dan keberuntungan. Kamu tidak hanya pulang membawa barang, tapi juga membawa cerita tentang perjuangan mendapatkannya.

Mall Rongsok bukanlah pusat perbelanjaan mewah biasa, melainkan sebuah "surga" bagi para pemburu barang antik dan pecint...
20/01/2026

Mall Rongsok bukanlah pusat perbelanjaan mewah biasa, melainkan sebuah "surga" bagi para pemburu barang antik dan pecinta thrifting. Terletak di Jl. Bungur Raya, Kukusan, Beji, Depok, tempat ikonik ini menawarkan pengalaman unik menyusuri lorong-lorong yang penuh dengan berbagai macam barang bekas, mulai dari perabotan rumah tangga, alat elektronik jadul, dekorasi unik, hingga barang-barang langka yang sulit ditemukan di toko modern.
​Dengan tumpukan barang yang artistik dan harga yang sangat terjangkau, Mall Rongsok menjadi destinasi favorit bagi mereka yang ingin memberikan "nyawa kedua" pada barang-barang lama atau sekadar bernostalgia dengan koleksi barang dari masa lalu.

Sepeda bekas united vigour ukuran 16" sepeda bekas masih bagus kualitas sepeda united
18/01/2026

Sepeda bekas united vigour ukuran 16" sepeda bekas masih bagus kualitas sepeda united

Address

Depok
16516

Telephone

+6285794397990

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jual beli barang bekas posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Jual beli barang bekas:

Shortcuts

Share