04/01/2016
Kebahagiaan terbaik yang didapati seorang hamba dalam hidup, adalah saat ia bersungkur sujud di hadapan-Nya.
Disitu, ia akan mendapati rasa nikmat menjadi seorang hamba seutuhnya.
Pantas saja orang-orang shalih terdahulu begitu banyak menyeringkan sujud, sampai-sampai Imam Ahmad ibn Hambal rahimahullah shalat dalam sehari sebanyak 300 raka'at,
itu artinya dalam sehari, beliau bersujud sebanyak 600 kali sujud.
Demikian juga dengan Harun Ar Rasyid rahimahullah, beliau kurang lebih dalam sehari shalat sebanyak 100 raka'at, itu artinya dalam sehari beliau bersujud sebanyak 200 kali sujud.Allahu akbar!
Dan masih banyak lagi orang-orang shalih lainnya rahimahumullah yang begitu senang menghiasi hari-harinya dengan memperbanyak sujud.
Subhanallah wal hamdulillah.
Sungguh betapa bahagia hidup mereka. Hidup kita yang penuh derita dan merana ini.
Barangkali disebabkan kurangnya kita bersujud di hadapan-Nya, atau mungkin kita sudah sering bersujud, tapi sayang, sujud kita hanya sekedar gerakan badan, tanpa makna, tidak membekas sama sekali dalam tingkah laku kehidupan kita, dan tidak mempengaruhi apa pun pada hati kita.
Semoga Allah subhanahu wa ta'ala mengaruniakan ilmu kepada kita, sehingga kita bisa beribadah dengan sebenar-benarnya ibadah.
Jika pun kita tidak bisa menjadi seperti mereka yang sangat banyak sujudnya, maka setidaknya kita bisa menikmati setiap sujud kita dalam shalat yang 5 waktu.Allah menyayangimu,
Allah mencintaimu,
Allah mengingatmu.
Yakinlah itu!