12/09/2026
Jargon Idaman saat ini dinilai semakin tergerus, bagaimana tidak? Tindak pidana ringan atau kejahatan sedang dan berat semakin meningkat. Kian hari kian menjadi-jadi. Bagaimana penyelesaian dari pemangku kekuasaan?
Jalan rusak, lampu jalan tidak nyala (bisa jadi dicuri), pencurian sandal, sepatu safety, helm, motor, meteran listrik, hipnotis, tipu menipu, bahkan pencurian ke rumah warga terjadi setiap hari. Tak cukup sampai disitu, barang berharga milik warga yang sifatnya diluar rumah seperti buah hasil pokok pun kena sikat.
Premanisme merajalela, ditengah kota hingga pinggiran kota pemalakan terhadap warga sering terjadi, nilainya mulai dari 100 hingga 500 ribu, termasuk tipiring, tapi sangat meresahkan dan tanpa tindakan.
Pungli di Purnama tidak pernah bisa diselesaikan dan seolah menjadi pembiaran. Kota Idaman hanya tinggal cerita, satu Sumatera bahkan ke Pulau Jawa sudah tau kejahatan di Purnama terhadap sopir truk. Sampai detik ini masih terjadi dan modus semakin meluas hingga memalak siapapun yang tampak.
Untuk itu semua, mendesak Wali Kota Dumai h.paisal_official untuk segera berkoordinasi dengan humaspolresdumaiofficial melalui jajaran dibawahnya yaitu Satreskrim, Satnarkoba, dan Satpol PP Dumai serta stakeholder lainnya untuk segera memerangi ini semua dan memberantas ke akarnya agar kejahatan tindak pidana ringan, sedang dan berat hilang dari kota idaman ini.
Ayo warga, sama-sama laporkan kenadian kejahatan ke Instagram kominfo.dumai h.paisal_official humaspolresdumaiofficial dan dprdkotadumai serta humaspolda_riau agar segera menjadi perhatian khusus dan operasi besar-besaran menindak tindak pidana ini segera dilakukan.