Rumah jahit KNA

Rumah jahit KNA Menerima jahit dan permak pakaian

25/04/2026

β™‘ π‘Ήπ’†π’Œπ’π’Žπ’†π’π’…π’‚π’”π’Š 𝑫𝒓𝒆𝒔𝒔 π‘ͺπ’‚π’π’•π’Šπ’Œ 𝑳𝒆𝒃𝒂𝒓𝒂𝒏 2026 πŸŒ™βœ¨
Biar pas silaturahmi makin glowing & jadi pusat perhatian keluarga
π‘©π’†π’π’Š π‘«π’Šπ’”π’Šπ’π’Š ‡️
https://s.shopee.co.id/1qWgyIXVQn
https://s.shopee.co.id/1qWgyIXVQn

25/04/2026
25/04/2026

Badan Pusat Statistik mencatat harga minyak goreng di sejumlah daerah naik pada pekan ketiga April 2026. Harga tertinggi mencapai Rp60 ribu per liter di Kabupaten Intan Jaya, Papua, sementara terendah Rp15.500 per liter.

Rata-rata harga nasional minyak goreng, baik curah, premium, maupun Minyakita, naik dari sekitar Rp19.358 menjadi Rp19.592 per liter. Khusus Minyakita, harganya Rp15.982 per liter, sedikit di atas harga eceran tertinggi Rp15.700.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, Ateng Hartono, menyebut kenaikan terjadi di semakin banyak daerah. β€œMinyak goreng... peningkatannya terjadi pada 207 kabupaten/kota... minggu keduanya itu hanya 177 kabupaten/kota,” ujarnya.

Ia menambahkan, β€œKalau dipersentasekan, itu sebesar 57,50 persen wilayah Indonesia yang mengalami peningkatan harga minyak gorengnya.” Secara nasional, kenaikan mencapai 1,21 persen dibanding periode sebelumnya.

Direktur Bina Pasar Dalam Negeri Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Nawandaru Dwi Putra, mengatakan harga Minyakita memang naik. β€œMemang ada sedikit kenaikan dalam minggu ini, yaitu sebesar Rp15.982 per liter,” ujarnya.

Namun, ia memastikan tidak ada kelangkaan pasokan. β€œTidak ada kelangkaan. Untuk ketersediaan minyak goreng secara umum ini melimpah dan sangat aman,” katanya.

Pasokan masih ditopang berbagai jenis produk, dari minyak goreng premium hingga merek alternatif. Ketersediaan dinilai cukup di pasar rakyat maupun ritel modern, sehingga isu kelangkaan perlu diluruskan.

Kenaikan harga dipicu biaya produksi, terutama kemasan plastik. Hal ini ikut mendorong harga jual minyak goreng di tingkat konsumen.

Dampaknya juga merambat ke komoditas lain, seperti gula pasir. Harga gula nasional naik sekitar 1,31 persen menjadi rata-rata Rp18.731 per kilogram.

Ateng menyebut kenaikan harga gula terjadi di 171 kabupaten/kota, naik dari 153 wilayah sebelumnya. β€œSalah satu pendorongnya ini dari kenaikan harga plastik karena plastik digunakan sebagai packaging atau kemasan di gula pasir,” tuturnya.

25/04/2026

Industri popok sekali pakai nasional tengah menghadapi tekanan serius setelah lonjakan harga bahan baku dilaporkan mendekati 100 persen. Kenaikan yang terjadi sangat cepat membuat pelaku usaha kesulitan menjaga biaya produksi tetap stabil, dan kini muncul kekhawatiran dampaknya bisa meluas hingga ancaman PHK massal.

Situasi ini langsung memicu perhatian karena dampaknya bukan hanya dirasakan produsen, tetapi juga berpotensi menjalar ke harga produk di pasaran.

Jika tekanan ini terus berlanjut, bukan hanya produksi yang terganggu, tetapi konsumen juga bisa menghadapi kenaikan harga kebutuhan yang selama ini tergolong esensial.

Sorotan terbesar muncul karena kenaikan bahan baku disebut tidak berlangsung normal.

Dalam beberapa kasus, perubahan harga disebut bisa terjadi dalam hitungan jam, membuat perhitungan biaya produksi sulit diprediksi.

Bagi industri, situasi seperti ini dinilai jauh lebih berat dibanding fluktuasi biasa, karena mengganggu operasional, perencanaan bisnis, hingga keberlanjutan produksi.

Di sisi lain, gangguan pasokan bahan baku dari pemasok ikut memperburuk keadaan.

Ketika harga melonjak dan pasokan terganggu terjadi bersamaan, tekanan terhadap industri menjadi berlipat.

Pemicunya disebut tidak lepas dari faktor global, termasuk ketegangan geopolitik yang mendorong kenaikan harga minyak mentah.

Efek dominonya kemudian merembet ke bahan berbasis petrokimia yang menjadi komponen penting dalam produksi popok.

Dalam beberapa kasus, lonjakan bahan baku yang mencapai 90 hingga 100 persen bahkan disebut telah mendorong harga produk naik sekitar 20 hingga 30 persen.

Angka ini membuat kekhawatiran publik ikut meningkat.

Sebab jika tekanan belum mereda, dampaknya bisa berujung pada pengurangan produksi, efisiensi besar-besaran, hingga ancaman pemutusan hubungan kerja.

Banyak yang menilai ini bukan lagi sekadar isu industri, tetapi bisa berkembang menjadi persoalan ekonomi yang berdampak lebih luas.

Sebab ketika industri padat karya mulai tertekan, yang dipertaruhkan bukan hanya keberlangsungan usaha, tetapi juga nasib tenaga kerja.

Terlepas dari pro dan kontra soal solusi yang harus diambil, satu hal yang kini jadi perhatian adalah apakah ada langkah cepat untuk meredam tekanan sebelum ancaman PHK massal benar-benar terjadi.

24/04/2026

Kota Bandung merupakan salah satu daerah penyumbang pengangguran tertinggi di Jawa Barat.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran di Kota Bandung yaitu sekitar 100.310 jiwa.

Diketahui, tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung saat ini berada pada angka 7,44 persen, di mana persentase tersebut lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Barat.

Selengkapnya di Ayobandung.com (link di bio)
Penulis: Ervira Octaviola Kurniawan

Address

Garunggang Satu
40711

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah jahit KNA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Rumah jahit KNA:

Shortcuts

Share