06/02/2026
Cinta yang tak terduga itu datang tanpa dipanggil, muncul begitu saja, yang semakin lama semakin besar. Bukan seperti petir, tapi seperti kabut pagi yang perlahan menyelimuti lembahโhalus, tapi meresap sampai ke tulang.
Mungkin itu dimulai dari tendangan kaki kecilmu saat masih dirahimku. Atau bahkan mulai jauh sebelum kamu ada. Lalu tiba tiba saja kamu jadi anak SD
Saat itu, rasanya mencintai pra ABG cowok thinking introvert (TI) sepertimu, seperti mengejar cinta dari gebetan yang tidak seberapa naksir kepadaku. Berat, makan atii, bikin nanges.
Sakit tapi tak berdarah... Mirip cinta bertepuk sebelah tangan lah. Wkwkwk
Azzam anakku sayang,
Dunia ini bukan hanya tentang logika, yang harus bisa dijelaskan dengan angka-angka. Hidup tidak sekaku itu.
Belajarlah tentang menghargai setiap tetes keringat, merawat setiap akar, dan berani membuka hati ketika cinta yang tak terduga itu datang, mengetuk pintu kita dengan senyuman.
Saat aku tau anak TI butuh kuasa atas dirinya sendiri, makin besar tekadku mendorong ayahmu agar mengijinkanmu untuk sekolah boarding.
Kuabaikan nafsu kendaliku, agar tumbuh mandirimu.
Kuminta ayahmu menggenggam tanganku, saat aku merasa oleng.
Kutekan rasa cemas, saat terbersit khawatirku tentangmu
Kulangitkan doa, sebagai benteng pertahananku.
Usia? Itu hanya angka.
Prestasi? Itu hanya standar yang dibuat manusia.
Yang ku lihat adalah kamu dan prosesmu.
Aku mengamatimu di antara barisan teman-temanmu yang juga sama berjuang dan berproses.
Melihat pertumbuhanmu yang jauh secara jarak dariku, dan tidak ada campur tangan penuhku lagi, membuat masing2 kita belajar. Kamu belajar mengenali bahasa cinta orang lain lalu menumbuhkannya milikmu, dan aku belajar menakar ekspresi kasihku sebagaimana yang seharusnya.
MasyaAlloh ternyata kamu bisa ๐ญ.
Terimakasih sudah kau runtuhkan tembok yang dulu kau bangun tinggi-tinggi itu, dan membukakan pintumu.
Tangisan dan kecupmu ditanganku adalah jawaban terindah yang pernah kurasakan.
Permintaan doamu kudengar seperti pelukan yang meminta kubalas.
Melahirkan syukurku atas banyak limpahan kasih sayang Alloh atasmu.
Masih banyak PR yang menjadi tugas kita kedepan atasmu, Zam. Bismillah, ya Nak ๐ฉต