ISLAM ITU INDAH

ISLAM ITU INDAH Olshop Terlengkap :
- Buku2 Islami
- Al Qur'an Berbagai Ukuran
- MP3 Al Qur'an
- dll

Semua ada di sini

ADAB HUTANG PIUTANG⁣⁣1. Jangan pernah tidak mencatat hutang piutang. “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian mel...
06/02/2021

ADAB HUTANG PIUTANG⁣

1. Jangan pernah tidak mencatat hutang piutang. “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan hutang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya..” (QS Al Baqarah 282)⁣

2. Jangan pernah berniat tidak melunasi hutang. “Siapa saja yang berhutang, sedang ia berniat tidak melunasi hutangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang PENCURI..” (HR. Ibnu Majah, hasan shohih). “Siapa yang berhutang dan berniat tidak membayarnya, maka Allah akan membinasakannya.” (HR. Bukhari)⁣

3. Punya rasa takut jika tidak bayar hutang, karena sebab tidak diampuni dan tidak masuk syurga. “Semua dosa orang yang mati syahid diampuni KECUALI hutang.” (HR.Muslim)⁣

4. Jangan merasa tenang kalo masih punya hutang. “Barangsiapa mati dan masih berhutang satu dinar atau dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan (diambil) amal kebaikannya, karena disana (akhirat) tidak ada lagi dinar dan dirham.” (HR. Ibnu Majah, Shohih)⁣

5. Jangan pernah menunda-nunda membayar hutang. “Menunda-nunda (bayar hutang) bagi orang yang mampu (bayar) adalah ke-Zholiman..”⁣
(HR. Bukhari dan Muslim)⁣

6. Jangan pernah menunggu ditagih dulu baru membayar hutang. “Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran hutang..” (HR Bukhari dan Abu Daud)⁣

7. Jangan pernah mempersulit dan banyak alasan dalam pembayaran hutang. “Allah ‘Azza wa jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi hutang..” (HR. Ahmad, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah)⁣

8. Jangan pernah meremehkan hutang walaupun sedikit. “Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada hutangnya hingga hutangnya dibayarkan..”⁣
(HR. Ahmad, at-Tirmidzi)⁣

9. Jangan pernah berbohong kepada pihak yang menghutangi. “Sesungguhnya, apabila seseorang berhutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkari..” (HR. Bukhari dan Muslim)⁣

Dan yang paling penting..⁣
JANGAN PERNAH…⁣
LUPA BAYAR..!!⁣

Ada produk bagus buat seluruh keluarga, semua wajib punya yaa..
02/02/2021

Ada produk bagus buat seluruh keluarga, semua wajib punya yaa..

Hadiah terbaik untuk si buah hati..
01/02/2021

Hadiah terbaik untuk si buah hati..

"APA ITU  ISTIDROJ ?"ISTIDROJ  itu adalah  Azab Yang Diundur Undur Oleh  ALLOH ﷻ, Namun ALLOH  ﷻ Tetap Memberikan Kita :...
31/01/2021

"APA ITU ISTIDROJ ?"

ISTIDROJ itu adalah Azab
Yang Diundur Undur Oleh ALLOH ﷻ,
Namun ALLOH ﷻ Tetap Memberikan Kita :

1). HARTA YANG BERLIMPAH;
Padahal Tidak Pernah Bersedekah.

2). REZEKI BERLIPAT-LIPAT;
Padahal Jarang Sholat,
Tidak Senang pada Nasihat Ulama,
dan Terus Berbuat Maksiat..

3). DIKAGUMI, DIHORMATI;
Padahal Akhlak gak baik..

4). DIIKUTI, DITELADANI dan DIIDOLAKAN;
Padahal Bangga Mengumbar Aurat
Dalam Berpakaian..

5). SANGAT JARANG DIUJI SAKIT;
Padahal Dosa-Dosa Menggunung

6). TIDAK PERNAH DIBERIKAN MUSIBAH;
Padahal Gaya Hidupnya Sombong,
Meremehkan Manusia,
Angkuh..

7). ANAK-ANAK SEHAT-SEHAT,
CERDAS-CERDAS;
Padahal Diberikan Makan
Dari Harta Hasil Yang Haram
(Menipu, Korupsi, Riba', dll )..

8. HIDUP BAHAGIA PENUH CANDA TAWA;
Padahal, Banyak Orang Karenanya
Ternoda dan Terluka.

9. KARIRNYA TERUS MENANJAK;
Padahal Banyak Hak Orang
Yang Diinjak-Injak..

10. SEMAKIN TUA SEMAKIN MAKMUR;
Padahal Berkubang Dosa
Sepanjang Umur..

Hati-Hati, Karena itulah
yang Dinamakan ISTIDROJ.

RENUNGKAN AYAT INI

ALLOH ﷻ berfirman:

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّىٰ إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ

Artinya:
"Maka Tatkala Mereka Melupakan Peringatan yang telah diberikan kepada mereka,
KAMI pun Membukakan Semua Pintu-Pintu Kesenangan Untuk Mereka;
Sehingga apabila Mereka Bergembira
Dengan Apa yang Telah Diberikan
Kepada Mereka, KAMI Siksa Mereka
Dengan Sekonyong-Konyong,
maka ketika itu mereka terdiam berputus asa."
(QS. AL-'AN'ĀM : 44 )

ROSULULLOH ﷺ bersabda:

إِذَا رَأَيْتَ اللّهَ يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا عَلَى مَعَاصِيهِ مَا يُحِبُّ، فَإِنَّمَا هُوَ اسْتِدْرَاجٌ

"Jika Kamu Melihat ALLOH Memberikan Dunia Kepada Seorang Manusia Pelaku Maksiat,
Dengan Sesuatu YANG ia (pelaku maksiat) Sukai,
Maka Sesungguhnya Itu adalah ISTIDROJ."
(HR. AHMAD )

Maka Jangan Silau Dengan Kesuksesan
dan Kemegahan Yang Ditampilkan Seseorang.. !!!
Maka Waspadalah.. !!!
Bisa Jadi Dia Sedang Mengalami ISTIDROJ.

Dan pada Saatnya Nanti, ALLOH ﷻ,
Tiba-Tiba Mencabut Semua Kenikmatan itu, Tanpa Dia Sadari. !!!

Sebagai Orang Beriman yang Dikasihi ALLOH ﷻ
maka ALLOH ﷻ akan Selalu Menjaga Kita
dari Segala Kemaksiatan,
Tidak Dibiarkan Dalam Kesesatan. !

Jadi kalau kita sudah Beramal Sholeh,
Namun Kita Masih Diberi Ujian / Cobaan,
Maka Itulah Tanda Kasih Sayang ALLOH ﷻ, pada Hamba-Hamba-NYA,
Berupa Keringanan Dosa dan Menuju Ampunan-NYA.

SEMOGA KITA SELAMAT DARI ISTIDROJ.
AAMIIN YAA ROBBAL AALAMIIN.

29/01/2021

Yang singkat itu "WAKTU"
Yang menipu itu "DUNIA"
Yang dekat itu "KEMATIAN"
Yang besar itu "HAWA NAFSU"
Yang berat itu "AMANAH"
Yang sulit itu "IKHLAS"
Yang mudah itu "BERBUAT DOSA"
Yang susah itu "SABAR"
Yang sering lupa itu "BERSYUKUR"
Yang membakar amal itu "GIBAH"
Yang mendorong keneraka itu "LIDAH"
Yang berharga itu "IMAN"
Yang menentramkan hati itu "BERDZIKIR"
Yang di Tunggu Allah itu "TAUBAT"

"Allahumma ya Allah tanamkanlah di hati kami kekuatan dan keindahan iman,hiasi hidup kami dengan kenikmatan."🌹

1. Kalau berselisih dengan pelanggan... walaupun kita menang... Pelanggan tetap akan lari...  2. Kalau berselisih dengan...
28/01/2021

1. Kalau berselisih dengan pelanggan... walaupun kita menang... Pelanggan tetap akan lari...

2. Kalau berselisih dengan rekan sekerja... Walaupun kita menang... Tiada lagi semangat bekerja dalam tim...

3. Kalau berselisih dengan boss... Walaupun kita menang... Tiada lagi masa depan di tempat itu...

4. Kalau berselisih dengan keluarga... Walaupun kita menang... Hubungan kekeluargaan akan renggang...

5. Kalau berselisih dengan teman... Walaupun kita menang... Yang pasti kita akan kekurangan teman...

6. Kalau berselisih dengan pasangan... Walaupun kita menang... Perasaan sayang pasti akan berkurang...

7. Kalau berselisih dengan siapapun... Walaupun kita menang... Pada prinsipnya kita kalah...

Yang menang, hanya EGO DIRI SENDIRI Yang tinggi dan naik adalah EMOSI......
Yang jatuh adalah CITRA dan JATI DIRI KITA SENDIRI.....
Tidak ada artinya kita menang dalam perselisihan...

Apabila menerima teguran, tidak usah terus melenting atau berkelit, bersyukurlah, masih ada yang mau menegur kesalahan kita... Berarti masih ada orang yang memperhatikan kita...

Jaga selalu kekompakan dalam kebersamaan... Jaga lisan, perbuatan dan tulisan agar tidak ada hati yang tersakiti.

Semoga kita semua selalu dapat menjaga Ego dan Emosi, Dan selalu menjadi manusia yang pandai bersyukur... Aamiin........
Semoga bermanfaat.

Teruntuk dirimu yang berlabel istriJangan marah ketika suamimu memberi uang bulanan ke ibunya lebih besar daripada yang ...
23/01/2021

Teruntuk dirimu yang berlabel istri

Jangan marah ketika suamimu memberi uang bulanan ke ibunya lebih besar daripada yang dia kasih ke dirimu

Jangan cemburu lebih suamimu pilih mengutamakan ibunya daripadamu

Jangan sebel tidak jadi ratu di hati suamimu.bila posisi ibunya sebagai ratu di hatinya tak tergantikan

Jangan senewen ketika selalu jadi yang ke 2 setelah sang ibu

Jangan suruh suamimu pilih antara ibunya & dirimu..Krn buat suami mu..kalian berdua adalah org terpenting di hidupnya

Tahu kah kamu...bila surga suamimu itu terletak di ridho ibunya & surgamu itu terletak di ridho nya suamimu

Kalau ga mau jadi yg ke 2,cari suami yg udh enggak punya ibu 🤭 inshaallah kamu akan jadi yg pertama buat suamimu 😂

Yuk perlahan kita hijrah ke arah yang lebih baik lagi. Aamiin😇

GAGAL MENYISAKAN UANG UNTUK ORANG TUA TIAP BULANKetahui Sebabnya, Baca ini !!!Sebagai anak, sudah menjadi kewajaran, ada...
30/11/2019

GAGAL MENYISAKAN UANG UNTUK ORANG TUA TIAP BULAN

Ketahui Sebabnya, Baca ini !!!

Sebagai anak, sudah menjadi kewajaran, ada rasa ingin membantu orang tua dengan menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan..?

Tetapi, kebutuhan hidup yg terus meningkat, dari mulai kebutuhan pokok yg terus naik harganya, biaya anak sekolah yg semakin mahal, listrik & BBM yg terus naik, juga aneka kebutuhan yg tidak terduga yg terus datang bertubi-tubi.

Sebut saja misal biaya perawatan kendaraan, anak minta ganti HP, rumah bocor, iuran anak di sekolah, kondangan, sumbangan lingkungan,dll.

Praktis, akhirnya rencana kirim uang untuk orang tua pun batal. Anda berpikir, ya bulan depanlah untuk orang tua.
Dan rangkaian peristiwa diatas kembali lagi terjadi.

Anda pernah mengalaminya? Atau selalu mengalami ??

Anda berpikir, nanti kalau sudah longgar, saya akan bantu orang tua.

Tahukah anda, hal itu terjadi karena kesalahan mindset didalam pikiran anda.

Pernahkan anda berpikir, apakah orang tua waktu merawat anda, lalu dia akan mengutamakan kebutuhan mereka atau kebutuhan anda sendiri ?

Tidak masalah orang tua tahan lapar, asal bisa lihat anak kenyang.

Orang tua, sendirian bisa merawat anaknya yg banyak.

Tetapi, anak yg banyak, tak sanggup sekedar merawat 1- orang tua..!

Maka, mindset anda harus dirubah !

1. Jangan sisakan dari penghasilan, tapi ALOKASIKAN.

Kalau tujuannya menyisakan, maka yg terjadi anda tidak akan ada sisa.

Tega sekali anda???

Memberi pada orang tua hanya sisanya..!

Apa anda pikir orang tua dulu ketika merawat anda juga memberikan sisa..?
Tidak....!!

Anda diutamakan..! Begitu terima penghasilan, langsung pertama ambil alokasi dana, transfer buat orang tua.

2. Jangan menunda karena masih kekurangan! Anda kekurangan itu karena anda tidak memperhatikan orang tua.

Maka, kalau mau rizqi berlimpah, dahulukan orang tua.

3. Apa yg kau perbuat pada orang tuamu, itulah yg akan diperbuat anakmu kelak. !!!!!

Kau abaikan orang tuamu di hari senjanya, maka lihat saja, nanti anakmu juga akan mengabaikanmu dihari senjamu.

Ajarkan anak mencintai orang tuanya dengan mereka melihat langsung bagaimana anda memperlakukan orang tua.

4. Jangan kau menjadi beban orang tuamu... Sampai kamu sendiri juga menjadi tua...??

Lantas, kapan kamu ingin membahagian kedua orang tuamu...!!

Atau...mungkin kamu menunggu mreka wafat dahulu...?? Baru kemudian kamu menangis dan pura2 menyesal...??? 😩😩

Jangan sia-siakan waktu yg ada.., karena kematian tidak bisa ditunda dan tidak menunggu kamu menyadarinya dulu

Ingatlah...semakin hari, semakin berkurang usia kita dan usia orang tuamu... Dan semakin mendekati "AJAL MENJEMPUT"

Maka, jika anda membaca tulisan ini, detik ini juga, alokasikan untuk orang tua.

Setelah itu, copas tulisan ini, bagikan kepada adikmu, kakakmu, anakmu, sahabatmu, dan biarkan mereka merenung dan memutuskan untuk segera mencintai orang tua dengan tindakan yang Nyata !...

*PENJUAL DAN PEMBELI YANG DIRINDUKAN OLEH SURGA*Pernah mendengar kisah Al-Imam Abu Hanifah membeli kain sutera dari seor...
16/10/2019

*PENJUAL DAN PEMBELI YANG DIRINDUKAN OLEH SURGA*

Pernah mendengar kisah Al-Imam Abu Hanifah membeli kain sutera dari seorang ibu? Mari kita simak percakapan keduanya.

"Ibu, berapa harga kain ini?"

"Cukup seratus dirham saja tuan."

"Seratus dirham? Ibu tentu salah. Ini kain mahal bu, masa hanya seratus dirham? Tolong naikkan lagi harganya,"

"Empat ratus dirham bagaimana?"

"Tidak mungkin. Ini benar-benar kain terbaik. Bagaimana kalau ibu tanyakan ahli tekstil di pasar ini berapa harga yang layak untuk kain tersebut?"

Kemudian bertanyalah ibu itu kepada seseorang yang memang pakarnya.

"Ia bilang kain ini biasanya berharga lima ratus dirham tuan."

"Nah itu baru harga yang pantas untuk kain seindah ini. Baiklah aku beli lima ratus dirham."

Ya Rabb. Sebuah kisah yang menawan. Di manakah kita bisa menemukan kembali orang-orang yang bermuamalah untuk saling memuliakan dan membahagiakan saudaranya seperti itu?

Saat menyampaikan cerita ini, para ulama memperkirakan bahwa sang ibu penjual kain sedang butuh uang sekali. Maka ia rela menjual rugi dengan harga di bawah pasar.

Adapun Al-Imam Abu Hanifah yang memang mengerti harga pasaran pada masa itu juga sudah menduga ibu tersebut sedang terdesak, maka beliau tidak ingin menambah kesulitan sang ibu dengan membeli kain tersebut terlalu murah.

Betapa cahaya akhlak terpancar dari sifat beliau. Tidak dapat dibayangkan seandainya saya yang berada di posisi itu, tentu jalan ceritanya akan lain jadinya.

"Ibu, berapa harga kain ini?"

"Cukup seratus ribu saja pak."

"Seratus ribu? Ibu tentu salah. Masa kain seperti ini seratus ribu? Tolong kurangi lagi harganya,"

Saya sudah menebak ibu itu pasti sedang butuh uang, maka kesempatan bagi saya menawar serendah mungkin pasti ia terpaksa menjualnya juga.

"Tujuh puluh lima ribu bagaimana pak?"

"Tidak mungkin. Masih terlalu mahal. Lagip**a saya tidak terlalu butuh kain. Begini saja kalau lima puluh ribu saya beli."

Saya mulai berbohong dan berpura-pura tidak butuh, agar harga semakin turun lagi. Padahal saya tahu itu adalah kain yang mahal.

"Ya sudah pak lima puluh ribu tidak apa-apa yang penting jadi duit."

"Nah itu baru harga yang pantas untuk kain ini. Baiklah saya beli."

Yes saya untung besar! Meskipun apa yang terjadi pada si ibu ibarat sudah jatuh tertimpa tangga p**a.

Duh, betapa gelapnya akhlak saya ini. Pantas rezeki menjauh dari diri saya. Benarlah nasihat orang bijak; Jangan biarkan dirimu berada dalam ruangan gelap. Karena bayanganmu sendiri bahkan meninggalkanmu di kegelapan seperti itu!

Ya. Jika cahaya akhlak telah padam dari dalam diri kita maka bayangan saja menghindar, apalagi rezeki. Semoga Allah memaafkan segala kekhilafan kita di masa lalu, dan mengganti seluruh aktivitas jual beli kita mulai hari ini dengan kebaikan dan keberkahan.

Address

Jalan Tegal Parang Utara VI No. 34 C
Jakarta
17290

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ISLAM ITU INDAH posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share