08/05/2026
Dari survival gear menjadi icon fashion
Dulu, celana kulit di buat bukan untuk terlihat keren, tetapi di buat untuk perlindungan lebih kepada para biker.
Pada tahun 1920 - 1950 di awal motor itu di gemari oleh dunia, mereka menghadapi udara dingin, hujan, panas mesin, dan tentunya kecelakaan.
Bahan denim mudah robek, bahan kulit tidak. Saat itulah celana kulit banyak di kenakan oleh biker, menghalau angin, kuat dan tahan lama.
Kemudian Marlon Brando di film nya "the wild one" mengubah itu semua yang tadinya outfit bahan kulit hanya sebagai fungsi menjadi simbol kebebasan dan kemudian menjadi simbol fashion di Skena punk, rock dan high fashion.
Gambaran tentang biker menjadi jauh lebih besar dari pada motornya itu sendiri.
1970 - 1990 biker fashion exploded again.
Tapi saat ini orang orang ingin "biker look" tp tidak dengan bahan kulit, mereka ingin simbol kebebasan yang bisa di kenakan sehari hari.
Lahir lah "biker look" berbahan denim, ribbed knee panels, articulated cuts, slim aggressive silhouettes, heavy stitching and zipper pockets same dna different fabrics.
Fashion luxury masuk, pierre Balmain, saint Laurent, Dior dan lainnya. Mengubah biker silhouette menjadi luxury pieces, waxed denim, stacked knee, premium lamb skin, distressed biker cuts Dan lainnya.
Fashion is come from everyday life and they expand it into something wearable.