12/01/2021
"untuk yg rajin baca pasti sanggup baca sampe tuntas 😁
```BACA PELAN-PELAN```
Budayakan Membaca Sampai Tuntas.
Tulisan ini InsyaAllah, akan menjawab hampir semua pertanyaan Anda tentang Vtube dan keberlangsungan bisnis Vtube Anda, selain masalah teknis.
===================
*SMART MENILAI SEBELUM MEMULAI*
Baru-baru ini hangat dibicarakan tentang sebuah aplikasi penghasil uang, yaitu Vtube.
Banyak Pro dan Kontra serta isu-isu yang berkeliaran di dunia maya. Dan isu-isu tersebut tentunya membuat kahwatir para Vtuber yang sudah terlanjur join, apalagi Vtuber pemula yang masih ragu-ragu dan mudah ditakut-takuti.
Tidak heran memang, terlebih lagi banyak sekali aplikasi *Scam* yang berdedok klik Iklan, yang ujung-ujungnya tidak membayar membernya alias *ZONK!*
Ada p**a aplikasi yang berkedok investasi, dan ujung-ujungnya membawa lari uang member yang sudah banyak berinvestasi.
Bermacam ragam tawaran bisnis di era digital, tentunya tidak semua tawaran tersebut bisa dipercaya. Begitu juga sebaliknya, tidak semua tawaran tersebut harus selalu dicurigai.
Nah... cara yang paling ampuh untuk meyakinkan diri agar tidak khawatir adalah dengan memahami dan mempelajari cara kerja aplikasi yang kita mainkan. Sehingga kita dapat memutuskan, sikap apa yang akan diambil dan tidak mudah terlena oleh rayuan serta tidak mudah tertipu oleh isu-isu yang beredar.
Satu-satunya yang bisa kita percayai adalah keyakinan diri sendiri yang muncul dari pemahaman yang baik dan benar.
Oke... Next.
*APA ITU VTUBE?*
Vtube adalah sebuah aplikasi dari PT. FUTURE VIEW TECH yang bergerak di bidang Big Data dengan konsep _*Social Digital Advertising,*_ melalui skema Profit Sharing.
*APAKAH VTUBE MONEY GAME?*
Ciri-ciri bisnis yang memakai skema Money Game adalah perusahaan yang bisa mencetak saldo sebanyak mungkin, sehingga bisa memenuhi semua kebutuhan Top Up yang dilakukan oleh membernya, dan perusahaan sewaktu-waktu bisa menutup aplikasi dan membawa lari semua uang member. Dengan demikian, secara otomatis saldo yang dibeli oleh member tidak ada artinya lagi.
Apakah Vtube seperti itu?
*Tidak Sama Sekali.*
Vtube telah memberikan statement yang menyatakan bahwa Vtube bukanlah Bisnis Money Game.
Statement tersebut dibuktikan dengan larangan Vtube mencetak VP sendiri. Dengan demikian, hanya memberlah satu-satunya yang bisa mencetak VP melalui paket misi yang mereka aktifkan.
Kemudian, Vtube juga tidak bisa mengambil uang sepeserpun dari member, sehingga tidak akan ada Ending *Vtube Membawa Lari Semua Uang Member.*
*APAKAH VTUBE SKEMA PONZI?*
Skema Ponzi merupakan skema yang digunakan oleh banyak pebisnis sejak dulu dan tetap ada hingga sekarang dengan bentuk yang berbeda-beda. Biasanya berkedok investasi uang (arisan berantai) yang menggiurkan.
Hal yang wajib dan selalu ada dalam bisnis yang memakai Skema Ponzi adalah pembayaran di depan pada saat registrasi. Sedangkan Produk atau jasa hanya sekedar kedok semata. Karena Prinsip Skema Ponzi adalah *Membayar Member Lama Dengan Uang Member Baru* atau disebut juga dengan *Member Get Member.* Sejumlah Uang yang disetorkan oleh member ke pihak perusahaan pada saat bergabung, merupakan kunci dari penghasilan member lama. Sehingga, ketika tidak ada lagi member yang bergabung, terputus p**a uang masuk ke pemilik bisnis. Akibatnya, member lama tidak akan lagi menerima bayaran atas investasi yang ia lakukan, sedangkan pemilik bisbis tidak bisa berbuat apa-apa, singkat kata *PONZI pasti MUNTABER (MUNdur TAnpa BERita).*
Memahami konsep Ponzi, maka dapat disimpulkan bahwa Vtube sangat jauh berbeda dengan Skema Ponzi.
Salah satu hal yang telak adalah, Vtube merupakan aplikasi gratis dan bahkan perusahaan membakar uang 10$ untuk setiap member melalui Novice Mission atau Misi Gratis. Tentunya ini sangat jauh berbeda dengan Ponzi. Tidak akan pernah ada dalam Skema Ponzi membakar uang untuk setiap member yang bergabung. Jadi, perbedaan Vtube 180 derajat dengan Ponzi.
*APAKAH VTUBE TERMASUK MLM?*
MLM (Multi Level Marketing) adalah sistim yang disebut dengan sistim akar, dimana Downline selamanya tidak akan pernah berada di atas Upline. Upline berhak menerima komisi mulai dari Level 1 di bawahnya, sampai ke level paling bawah.
Vtube memang menerapkan sistim referral. Yang membedakannya dengan MLM adalah, Upline hanya mendapatkan komisi 5% pendapatan referral (hanya hasil marketingnya saja) 1 level di bawahnya yang disebut dengan Direct Referral atau Referral Point.
Sedangkan untuk member level 2 dan seterusnya yang di dapat hanya berupa Team Exposure. Dengan sistim seperti ini, downline bahkan bisa mengungguli uplinenya sendiri. Dan kerja keras setiap orang hanya untuk dirinya sendiri. Tidak untuk uplinenya apalagi upline di atas upline nya.
Kesimp**annya, *Vtube bukan Money Game, Bukan Ponzi juga Bukan MLM.*
_*Next...*_
Tittle Vtube adalah *Perusahaan Big Data.* Maka untuk mendapatkan data yang berkualitas, setidaknya harus memenuhi 3 aspek :
_*Pertama...*_
Vtube membutuhkan database yang besar. Artinya, semakin banyak pengguna Vtube, maka volume data akan semakin besar dan semakin baik kualitasnya.
_*Kedua...*_
Vtube membutuhkan data yang heterogen atau keragaman data, sehingga muncul sebuah trand yang dapat dimanfaatkan oleh banyak pihak. Untuk mencapai target tersebut, Vtube membutuhkan pengguna asli atau organik, oleh sebab itu vtube melarang keras penggunaan akun robot, sehingga mewajibkan verifikasi menggunakan NIK dan Nama.
_*Ketiga...*_
Big Data memiliki Variable terhadap waktu, dimana vtube akan menyimpan data aktivitas pengguna selama ia menyelesaikan misi. Ketika tidak data aktivitas yang digunakan member, maka tidak ada data yang terkumpul.
Disinilah dibutuhkan peran seorang leader atau upline yang senantiasa membimbing mitra-mitranya agar selalu mengerjakan misinya. Dengan demikian, maka semua aktivitas member vtube akan terus berjalan dan aspek velocity akan terpenuhi.
Jika 3 aspek di atas bisa terpenuhi, maka kualitas Big Data akan semakin baik dan mahal.
*APAKAH VTUBE BISA BERTAHAN LAMA?*
Bisa...
Dilihat dari visinya saja, vtube akan terus berjalan dalam waktu yang lama. Vtube akan menjadi perusahaan Big Data Terbesar di Asia Tenggara. Sedangkan saat ini, Vtube baru beroperasi di Indonesia. Tentunya akan butuh waktu lama untuk bisa beroperasi di seluruh negara Asia Tenggara.
Dan kemudian, ketika telah menjadi perusahaan Big Data terbesar di Asia Tenggara, maka aset perusahaan akan sangat tinggi. Mungkinkan pihak perusahaan akan menutup perusahaannya pada saat memiliki aset yang sangat tinggi? Tentu tidak.
*DI MASA DEPAN APAKAH VTUBE AKAN TETAP MAMPU MENYEDIAKAN VP UNTUK MEMBER YANG MEMILIKI BANYAK PAKET?*
Jawabannya, Bisa!
Banyak sekali strategi yang digunakan oleh Pihak Vtube untuk membayar semua VP yang dimiliki oleh member.
Yang pertama yaitu melebarkan sayap ke bisnis yang lain.
Ada beberapa fase perusahaan Vtube. Fase sekarang hanyalah fase awal yaitu fase *Digital Advertising.* Dimana VP member digunakan oleh member untuk aktivasi misi dan digunakan oleh pengiklan untuk pasang iklan di Vtube.
Kemudian, apabila volume VP sudah banyak, fase 2 akan segera di launching, yaitu fase e-commerce atau shopping mall. Di fase ini, VP yang dimiliki oleh member tidak hanya bisa ditarik dalam bentuk uang, akan tetapi bisa di belikan ke barang dalam arti kata, VP menjadi alat tukar. Dengan demikian, VP di pasaran tidak akan pernah menumpuk, justru sebaliknya, VP tidak akan pernah cukup. Begitu seterusnya sampai masuk fase berikutnya.
Semakin banyak yang bergabung di vtube, maka perusahaan tidak akan bangkrut karena tidak mampu membayar VP member. Namun, banyaknya member berbanding lurus dengan aset dan penghasilan perusahaan.
*APA KEUNTUNGAN MEMBER YANG BELI VP BAGI PERUSAHAAN?*
Banyak yang masih bingung, apa keuntungan perusahaan dari MEMBER SULTAN, artinya member yang sejak awal langsung beli VP dan memiliki banyak paket misi. Sedangkan member yang memiliki banyak paket sama-sama nonton 10 iklan/hari.
Lalu, apakah perusahaan tidak rugi jika harus membayar banyak kepada MEMBER SULTAN?
Tentu Tidak... Justru itu malah menguntungkan pihak perusahaan, karena member sultan menghasilkan banyak VP. Dan akan semakin cepat bisa masuk ke fase e-commerce.
Poin penting yang harus dipahami adalah, pihak perusahaan membagi beberapa fase. Fase kedua adalah fase e-commerce.
*LALU KAPAN FASE E-COMMERCE DIMULAI?*
Inilah konsep yang harus dipahami dengan baik. Sebagaimana yang telah dikatakan sebelumnya, fase e-commerce adalah fase dimana akan launching toko online dan mata uang utama yang dipakai harus VP. Jadi, fase ini baru bisa dimulai ketika VP di pasaran sudah banyak dan mencukupi untuk kebutuhan transaksi di Shopping Mall.
Kita sederhanakan pemahamannya. Ketika produksi VP masih sangat terbatas, disisi lain fase E-Commerce sudah disediakan, yang belanja harus menggunakan VP sebagai alat tukar utama. Barangnya ada, alat untuk membelinya gak ada, mau beli pake apa? Yang akan muncul, pihak e-commerce akan memutuskan kontrak dengan pihak Vtube karena kerjasama yang tidak efektif dan produktif. Paham ya?
Inilah kenapa, fase e-commerce harus menunggu volume VP cukup untuk memenuhi kebutuhan transaksi di Shopping Mall. Bayangkan, untuk aktivasi paket misi bagi yang ingin Fast Track saja, VP tidak cukup, mau launching e-commerce? Tentu tidak akan efisien dan efektif.
Untuk mempercepat masuk ke fase e-coomerce, salah satu strategi yang diinginkan oleh perusahaan adalah banyaknya member yang melakukan Fast Track dan memiliki banyak paket misi.
Banyak paket berarti produksi VP tinggi. Produksi VP tinggi, kebutuhan VP untuk masuk fase 2 akan semakin cepat terpenuhi.
Bisa dibayangkan, jika semua member vtube mengandalkan misi gratisan, produksi VP semakin lambat, maka perlu waktu lama untuk masuk fase 2.
Konsep tersebut juga bisa menjawab, mengapa pihak vtube tidak membeli VP dari member?
Itu sama artinya perusahaan membunuh peredaran VP di pasaran, maka akan semakin lambat untuk masuk fase 2.
Perusahaan tentu bisa saja membeli VP, tapi tidak di fase 1 ini. Karena di fase ini, perusahaan membutuhkan produksi VP yang banyak dari member. Dan kenyataannya, jumlah pembeli VP di pasaran lebih banyak dari yang jual.
*KENAPA VTUBE TIDAK ADA IZIN OJK?*
Jawabannya, vtube tidak mengelola uang masyarakat atau member. Jadi tidak ada kaitannya dengan perizinan OJK. Vtube penyedia layanan untuk Vtuber.
Oke... kita ibaratkan dengan Gojek aja ya.
Yang pertama kali terlintas dalam pikiran ketika mendengar Gojek adalah *"Ojek Online dengan kendaraan bermotornya."*
Pertanyaannya, *Kenapa pihak Gojek tidak memiliki izin operasional dinas perhubungan?*
Karena, Gojek hanya penyedia layanan. Untuk perizinan, tentu orang yang punya motor donk, kenapa mesti Gojek? Kecuali jika semua unit motor yang digunakan adalah milik pihak Gojek.
Nah, begitu juga...
Kenapa Vtube tidak mengurus izin OJK?
Karena Vtube tidak mengurus uang Anda. Semua transaksi adalah pair to pair. Artinya, penukaran VP ke uang adalah jual beli di Exchange.
Jadi, yang mengurus perizinan pengelolaan keuangan siapa? Tanya ke Bank Anda masing-masing aja ya. Jangan latah...
*APAKAH VTUBE BISA MEMANIPULASI VP?*
Tidak bisa.
Vtube dilarang keras memproduksi VP dan dilarang keras mengambil keuntungan dari member.
Jika 2 hal tersebut dilanggar, berarti vtube melanggar perizinan yang telah dibuat, dan pasti akan dipidana.
*APAKAH 1VP SELALU 1$?*
Tidak.
Tunggu aja fase berikutnya, supaya Anda tau berapa harga VP kedepan.
*===================*
Jika dipahami dengan baik, maka akan muncul kesimp**an bahwa :
👉 Vtube adalah Long Life Business.
👉 Vtube Bukan Bisnis Money Game, Bukan Ponzi dan Bukan MLM, dan Halal ditinjau dari hukum Fiqh.
👉 Vtube merupakan Bisnis Pribadi, karena Vtuber tidak diintervensi oleh siapapun, bahkan tidak bisa diintervensi oleh pihak Vtube sendiri.
👉 Vtuber sendiri yang menentukan besar atau kecilnya produksi VP melalui paket misinya masing-masing.
👉 Pihak Vtube tidak memgambil keuntungan sepeserpun dari Vtuber.
👉 Transaksi EC hanyalah kendaraan Vtube untuk menuju tujuan yang sebenarnya. EC hanya mengatur sirkulasi VP dan Produksinya.
Saya tidak tahu, apakah jarak pandang kita sama sehingga kesimp**an kita juga sama. Jika jarak pandangnya hanya sebatas Jual Beli VP, maka Anda tidak akan menemukan kesimp**an Saya.
_*The End*_
*(By : ZAMAL CSN)*
Ditulis ulang oleh *Hang Tuah*
Agam, 01 November 2020