Eri olshop

Eri olshop Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Eri olshop, Shopping & retail, Jakarta.

24/05/2020
07/03/2018
colosa syari bhn seruty, mix rubiah,maxi tangan panjang, lingkar dada 110cm, panjang badan 140cm,keliling bawah 300cm, k...
14/02/2018

colosa syari
bhn seruty, mix rubiah,
maxi tangan panjang,
lingkar dada 110cm,
panjang badan 140cm,
keliling bawah 300cm, khimar 3 lapis, no pad, berat 800gram
Harga 205.000

13/04/2017

4 Kebiasaan Entrepreneur Dalam Mengelola Keuangan

Sadarkah Anda, seorang entrepreneur yang sukses bukanlah Entrepreneur yang asal - asalan dalam mengelola keuangan. Mereka punya cara & strategi agar keuangan bisa dikelola dengan baik.

Permasalahan milyaran umat manusia, baru bentar uang masuk tabungan, besok sudah habis. Jadi itu uang cuma numpang duduk aja, habis itu langsung transit, udah kayak penumbang bandara !

Nah, saya mencermati ada 4 kebiasaan entrepreneur sukses dalam mengelola keuangan. Simak baik baik :

1. Pay Me First

Artinya Bayar saya duluan, maksudnya?

Ketika Anda memilik sebuah income, jangan gunakan uang ini untuk keinginan semata. Tapi gunakan uang ini untuk urusan perut dahulu atau disebut kebutuhan pribadi baru setelah itu uang di tabung.

Ingat, keinginan sama kebutuhan beda, harus bisa bedain mana yang lagi ingin dibeli tapi ga butuh, mana yang butuh banget karena itu memang kebutuhan

Ingat ! Pay Me First, bukan Pay All First !

2. Penghasilan Harus Lebih Tinggi Daripada Gaya Hidup !

Orang kaya itu beda sama Orang Kaya Baru !

Makin tinggi suatu penghasilan, gaya hidup harus tetap sama. Kalau mikirin gengsi modar koe !

Kombinasikan tips nomor dua ini dengan tips nomor satu. Jadi setelah punya penghasilan bagus, gaya hidup biasa aja, sudah menabung, bolehlah gunain self reward dengan memberikan hadiah pada diri sendiri 🙂

Anda punya ide, bekerja keras, maka boleh setelah semua komitmen terpenuhi, apresiasi diri dengan hadiah.

3. Pisahkahan Rekening Pribadi dengan Bisnis !

Jangan lagi campuradukan rekening pribadi dengan bisnis. Buka - bukaan, saya digaji 10jt / bulan di perusahaan saya.

Uang saya gunakan untuk bensin, makan dengan client, hiburan seperti nonton, makan, jalan - jalan, sisanya saya gunakan untuk beramal & ditabung.

Penghasilan yang lain? Masuknya itu ke uang perusahaan

Kalau kita tidak memisahkan, maka nanti kecampur antara pengeluaran perusahaan sama pribadi. Semakin tidak disiplin semakin jadi lah kelihatan boncosnya itu uang.

Misal seperti uang parkir 2000, uang tol ini harus dicatet detail. Ga dicatat nanti bakal bingung deh ini uang kemana. Selain itu kita juga bisa tahu nanti ujungnya, uang kita selama ini habis dimana.

4. Prioritas Investasi

Ketika kita menerima uang banyak, prioritaskan dulu mau gengsi & gaya atau malah investasi.

Semua pengusaha yang benar - benar usaha, bukan gaya - gayaan sama ! Akan investasi ke hal yang berguna

Jadi, kalau ada sebuah peluang dimana butuh uang banyak dan bisa mendatangkan omset maka prioritaskan untuk invest kesana bukan untuk gaya - gayaan

Contoh :
Pada saat memutuskan untuk berbisnis custom casing, saya tidak memilih untuk membeli mobil mewah, uangnya ada, tapi tidak untuk itu

Tapi saya tidak untuk itu, saya memilih untuk membeli mesin, moulding, serta peralatan dan membangun pabrik produksi kecil untuk meningkatkan omset penjualan.

Hingga akhirnya Custom Case jadi salah satu source of income saya di dropshipaja.com

Jangan punya uang banyak langsung ganti handphone, ganti ini itu, wah gengsi nomor satulah. Gawat ini mah....

Hati - hati, sering kali orang membeli suatu barang karena emosi, bukan karena prioritas, catat hal ini baik baik 🙂

Baik, semoga 4 hal ini bisa bermanfaat untuk Anda.

Anda menyukai dunia entrepreneur? Gabung bersama saya di grup bisnis bersama 60ribu member lainnya yuk! Saya sering berbagi di sana.
klik >>> bit.ly/bisnisforum

Share ya !

12/04/2017

Apa saja yang perlu Anda perhatikan menjelang Ramadhan? Semoga tips-tips ini bisa membantu. Baca selengkapnya klik di sini.

07/04/2017
05/04/2017

JANGAN lupa Like & Share ya biar lebih bermanfaat...

03/04/2017

Jika Anak Sekolah Terlalu Dini
(Elly Risman, S. Psi)

1. Keyakinan umum...
* Otak anak usia dini seperti spons, artinya ini masa yg tepat untuk ditanamkan ilmu, agar anak tumbuh cerdas
* Semakin dini disekolahkan, otak anak semakin berkembang.

2. Sehingga...
Ada ortu yg menyekolahkan sedini mungkin, bahkan ada yg masuk prasekolah diusia 1,5-2 tahun.

3. Mari kita bercermin...
* Apakah kita begitu meyakini bahwa anak harus segera pintar agar siap menghadapi persaingan zaman?
* Apakah kita disiapkan mjd orang tua?
* Apakah memiliki bekal yang cukup dlm mengasuh?
* Bagaimana innerchild diri kita?

4. Betapa kita disiapkan untuk menjadi ahli namun tdk disiapkan jadi orangtua, shg tidak punya kesabaran & endurance utk jadi ortu.

5. Ilmu yg kita miliki untuk mengasuh pun serba tanggung.
Ilmu yg setengah-tengah, berujung pada false belief (keyakinan yg salah).
Sayangnya false belief ini dpt berubah menjadi societal false belief (keyakinan yg salah pd sekelompok orang).
Jika ortu tdk memiliki kemampuan berpikir (thinking skill) yg baik, false belief akibat ilmu yg serba tanggung itu jd pembenaran bersama atas keputusan kita yg keliru.

6. Pintar ada waktunya!
Karena yg berkembang adalah pusat perasaan, anak usia dini hrs jadi anak yg bahagia, bukan jd anak yg pintar!

7. Kita berpikir...
"Kan di sekolah belajarnya sambil bermain"
"Kan anak perlu belajar sosialisasi"
"Kan anak jd belajar berbagi & bermain bersama"
Padahal...
* Anak usia dini belum perlu belajar sosialisasi dg beragam orang
* Saat anak diusia dini, otak anak yg paling pesat berkembang adl pusat perasaannya, bukan pusat berpikirnya.

8. Di sekolah, kegiatan anak hanya bermain kok!
Taukah ayah bunda, permainan terbaik adalah tubuh ayah ibunya! Bermain dg ayah ibu jga menciptakan kelekatan. Misal: bermain peran, bermain pura-pura, muka jelek, petak umpet.

9. Di sekolah, mainan lebih lengkap.
Permainan paling kreatif adalah bermain tanpa mainan. Jangan batasi kreatifitas anak dg permainan yg siap pakai.
Contoh: karpet jadi mobil, panci jadi topi.

10. Di sekolah, anak belajar bersosialisasi & berbagi.
Anak

Malica syariHarga 175.000
12/11/2016

Malica syari
Harga 175.000

Address

Jakarta

Opening Hours

Monday 07:00 - 17:00
Tuesday 07:00 - 17:00
Wednesday 07:00 - 17:00
Thursday 07:00 - 17:00
Friday 07:00 - 17:00
Saturday 07:00 - 17:00
Sunday 07:00 - 17:00
18:00 - 19:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Eri olshop posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share