Galeri Buku Bengkel Deklamasi

Call Directions Contact the business

Galeri Buku Bengkel Deklamasi Kami menyediakan buku-buku seni & budaya baru dan bekas, juga buku-buku antik lainnya yang sulit didapat di tempat lain. Lumayan sebagai sumber informasi.

Beberapa Budayawan, Sastrawan dan Seniman memberikan komentar di buku tamu;
-Rendra: “Toko Buku ini ternyata membawa suasana “rejo”. Banyak buku-buku bekas yang justru membawa kejutan-kejutan karena sifatnya yang penting sebagai bacaan. Tetapi yang paling tidak saya sangka sebelumnya: took bukumu itu bisa menjadi tempat pertemuan yang singkat dan hangat antara teman dan teman. Dan praktis untuk menjadi tempat menitip pesan antar teman, o.k! Sukses!”
-Taufiq Ismail: “Perpustakaan sudah ada di lingkungan TIM ini, yaitu Pusat Dokumentasi Sastra H.B. Jassin. Toko Buku (Lama) belum ada. Baru di buka 27 April 1996. Jadi sesudah 28 Tahun TIM berdiri! Kebetulan p**a penggagasnya Jose Rizal Manua, seniman muda kita. Selamatlah!”
-Leon Agusta: Sebuah “terminal” penting di PKJ-TIM. Apalagi karena naskah-naskah sastra, catatan lama pun dapat ditemukan.”
-Slamet Sukirnanto: “Jose, Galeri ini bukan sekedar toko buku, tetapi mempunyai arti yang lebih besar dalam rangka memasyarakatkan sastra. Bengkel Deklamasi harus bergerak terus dan berkembang”.
-Hamid Jabbar: “Bismillah! Toko Buku kita Jose.”
-Teguh Esha: “Dengan nama Allah Yang Pengasih Yang Penyayang. Buku-buku itu ada 2 (dua) macam: yang baik & yang tidak baik bagi manusia. Peradaban berbagai bangsa ummat manusia menjadi bukti hingga hari ini. Manusia perlu Buku Supe, Yos! Yang diwahyukan Sang Pencipta. Aku berharap, Buku itu ada di tokomu, sahabatku.”
-Franky Raden: “Saya piker semestinya Toko Buku ini sudah harus ada saat TIM berdiri, tetapi walau terlambat juga Oke-lah! Bravo Jose!”
-Eka D. Sitorus: “Jose, Galeri yang bagus ini perlu AC!!! Itu jelas!!!”
-Seno Gumira Ajidarma: “Toko Buku Langka dengan buku-buku bekas “harta karun”- dan pemandu bonafid Jose Rizal.”
-Norca Marendra: “Jose Rizal, toko buku Anda, sangat lengkap, semarak, menarik dan menjanjikan. Padahal, salah satu cita-cita saya sejak dulu yang belum kesampaian sampai saat ini adalah punya toko buku semacam ini. Saya “iri” dan masa depan di tangan Anda. Selamat. Sukses. Bonne chace!”
-Samuel Wattimena: “Galeri Bukunya terlalu panas, jadi ngeliat koleksi agak terburu-buru. Padahal sepertinya pengin memiliki banyak sekali dari koleksinya, soalnya wawasan gue agak-agak minus, jadi perlu banget bacaan-bacaan yang sudah dipilihkan seperti di Galeri ini. Terima kasih ada Galeri ini. Menolong banget untuk gue”.
-Dorman Borisman: “Selamat buat Galeri Buku Bengkel Deklamasi. Galeri ini cukup menolong para peminat sastra-kesenian, kebudayaan, dst. Kini kami bisa dengan mudah bisa mendapat buku-buku jenis tsb. Semoga pengetahuan & ilmu yang Anda jual di sini semakin semarak dan beragam. Dan minat pembaca yang membelinya pun semakin intens dan akrab”.
-Diah Hadaning: “Yose! Ternyata ini adalah bukti dari kecintaanmu pada seni dan kehidupan dalam bentuknya yang “intelek”. Selamat, banyak sukses. Per aspera ad astra!”
-Gendut Riyanto: “Untuk Galeri Bukunya Yos. Hebat, kamu. Negeri ini memang dibangun mulai dari kerja keras seperti ini. Kamu sudah milai untuk angkatan kita berikut hari.”
-Iwan Fals: Wah!”

Dari komentar tersebut di atas, nyatalah bahwa Galeri Buku Bengkel Deklamasi- Taman Ismail marzuki sangat diperlukan bagi masyarakat. Khususnya bagi budayawan, sastrawan dan seniman. Juga, di usianya yang sudah mencapai 30 tahun, Galeri Buku Bengkel Deklamasi- Taman Ismail Marzuki ini telah cukup dikenal di manca Negara (Amerika, Inggris, Perancis, Belanda, Australia, Jepang, Malaysia, Singapore, Brunei Darissalam, dll). Harapan saya, semoga Galeri Buku Bengkel Deklamasi- Taman Ismail Marzuki ini tetap dipertahankan keberadaannya, sehingga bisa menjadi salah satu ikon bagi Pusat Kesenian Jakarta- Taman Ismail Marzuki. Hormat saya,
Jose Rizal Manua (Penyair/ Dramawan)

20/07/2025
20/07/2025

LATIHAN DASAR TEATER TANAH AIR
SELASAR GEDUNG TRISNO SOEMARDJO
MINGGU, 20 JULI 2025. PUKUL 15.00 WIB

Galeri Buku Bengkel Deklamasi adalah aset Pemerintahan Daerah DKI Jakarta, yang berlokasi di Pusat Kesenian Jakarta - Ta...
16/03/2021

Galeri Buku Bengkel Deklamasi adalah aset Pemerintahan Daerah DKI Jakarta, yang berlokasi di Pusat Kesenian Jakarta - Taman Ismail Marzuki di bawah kepemilikan Jose Rizal Manua. Gagasan mendirikan tempat ini bermula ketika Bengkel Teater Rendra diundang mengikuti “The 1st New York Festival” di New York, Amerika Serikat, pada tahun 1988. Saat itu, Jose Rizal Manua, sebagai salah satu bagian dari Bengkel Teater Rendra, bisa membeli buku-buku seni teater dan film dengan harga murah dikarenakan banyak sekali “Secondhand Book Store”. Lalu, timbul keinginan beliau untuk mendirikan sebuah toko buku bekas di Jakarta. Pada tahun 1994, beliau bertemu dengan Bapak Soerjadi Soedirdja, Gubernur DKI Jakarta (periode 1992 – 1997), untuk menyampaikan gagasan tersebut. Tanggapan yang menyenangkan pun diberikan oleh Sang Gubernur. Lalu, setelah Jose Rizal Manua membuat maketnya, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta yang ketika itu dipimpin oleh Bapak Azhary Baedlawie pun memulai membangun Galeri Buku Bengkel Deklamasi- Taman Ismail Marzuki, di sudut gedung Graha Bhakti Budaya. Setelah hampir 24 tahun berada di lokasi tersebut, toko buku ini pun akhirnya harus berpindah tempat ke bagian depan Taman Ismail Marzuki, tepatnya berada di dekat Perpustakaan Umum Daerah Provinsi DKI Jakarta pada 2 Februari 2020 hingga sekarang. Perpindahan tempat tersebut tidak mengurangi nilai dan karakteristik Galeri Buku Bengkel Deklamasi sebagai salah satu kawah candradimuka buku nasional maupun internasional sekaligus tempat nostalgia yang memiliki suasana "rejo" dan menjadi titik temu bagi para cendekiawan, budayawan, seniman, hingga masyarakat umum. Tempat ini diharapkan akan selalu berdiri, eksis, dan berjaya di masa depan dengan mengikuti perkembangan zaman tanpa menghilangkan karakter lamanya.

Bentuk spiral menggambarkan Galeri Buku Bengkel Deklamasi sebagai suatu tempat yang saling terikat dalam pergerakan yang...
15/03/2021

Bentuk spiral menggambarkan Galeri Buku Bengkel Deklamasi sebagai suatu tempat yang saling terikat dalam pergerakan yang dinamis. Sementara itu, warna hitam dan putih bermakna keseimbangan. Dengan begitu, Galeri Buku Bengkel Deklamasi diharapkan selalu menjadi titik temu yang terikat dan saling melengkapi satu sama lain, serta dapat terus mengikuti perubahan zaman.

Gagasan mendirikan Galeri Buku Bengkel Deklamasi bermula ketika Jose Rizal Manua, salah satu maestro seni dan budaya, be...
13/03/2021

Gagasan mendirikan Galeri Buku Bengkel Deklamasi bermula ketika Jose Rizal Manua, salah satu maestro seni dan budaya, bersama Bengkel Teater Rendra diundang mengikuti “The 1st New York Festival” di New York, Amerika Serikat, pada tahun 1988. Saat itu, beliau bisa membeli buku-buku seni teater dan film dengan harga murah dikarenakan banyak sekali “Secondhand Book Store”. Lalu, timbul keinginan beliau untuk mendirikan sebuah toko buku bekas di Jakarta. Pada tahun 1994, beliau bertemu dengan Bapak Soerjadi Soedirdja, Gubernur DKI Jakarta (periode 1992 – 1997), untuk menyampaikan gagasan tersebut. Tanggapan yang menyenangkan pun diberikan oleh Sang Gubernur. Lalu, setelah Jose Rizal Manua membuat maketnya, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta yang ketika itu dipimpin oleh Bapak Azhary Baedlawie pun memulai membangun Galeri Buku Bengkel Deklamasi- Taman Ismail Marzuki, di sudut gedung Graha Bhakti Budaya. Akhirnya Jose Rizal Manua mendirikan sebuah kawah candradimuka jendela dunia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada tanggal 27 Juli 1996. Peresmian tempat tersebut dilakukan oleh Direktur Pusat Kesenian Jakarta - Taman Ismail Marzuki, yakni Pramana Padmodarmaja. Selain itu, peresmiannya dihadiri juga oleh para budayawan, sastrawan, dan seniman terkemuka di negeri ini. Di antaranya ialah W.S. Rendra, Sutardji Calzoum Bachri, Taufiq Ismail, Leon Agusta, Iwan Fals, Remy Sylado, Seno Gumira Ajidarma, Noorca Marendra, Slamet Sukirnanto, Franky Raden, Samuel Wattimena, Eka D. Sitorus, Gendut Riyanto, Dorman Borisman, Teguh Esha, dan lain-lan. Sejak hari itu dimulai lah cerita kami.

Address

Taman Ismail Marzuki Jalan Cikini Raya No. 73 Jakarta Pusat
Jakarta
10330

Opening Hours

Monday 10:00 - 22:00
Tuesday 10:00 - 22:00
Wednesday 10:00 - 22:00
Thursday 10:00 - 22:00
Friday 10:00 - 22:00
Saturday 10:00 - 22:00
Sunday 10:00 - 22:00

Telephone

+62811833161

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Galeri Buku Bengkel Deklamasi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Galeri Buku Bengkel Deklamasi:

Shortcuts

Share

Category