tokomicrophone.com

tokomicrophone.com jual mic wireless dan microphone vokal professional. dijamin original bergaransi resmi!

Audient mengumumkan peluncuran soundcard USB iD48, sebuah antarmuka audio USB-C 8 saluran baru dengan kapasitas 24-masuk...
20/03/2025

Audient mengumumkan peluncuran soundcard USB iD48, sebuah antarmuka audio USB-C 8 saluran baru dengan kapasitas 24-masukan/32-keluaran, dan ia akan ditampilkan di acara pameran NAMM Show 2025 di pusat Anaheim Convention Center di pojok KORG 6903.

Andrew Allen dari Audient menjelaskan, ”Sejak kami meluncurkan rentang produk soundcard iD, para pelanggan telah meminta kami untuk membuat model soundcard 8 channel, jadi kami sangat senang untuk mengumumkan kalau akhirnya hal itu sudah terwujud. iD48 adalah soundcard andalan Audient, dibangun dengan didasari oleh fitur fitur inti yang membuat rentang produk soundcard iD begitu populer, menyalurkan performa audio yang menakjubkan bersama dengan pengalaman pemakaian yang sangat intuitif – namun kali ini dengan jumlah saluran masukan dan keluaran I/O yang cukup untuk menangani sesi pekerjaan apapun.”

iD48 dilengkapi dengan komponen preamplikasi dari konsol Audient, teknologi konverter 32-bit ESS serta teknologi Switchable Analogue Insert yang baru.“Untuk pertama kalinya, perunutan iD48 Switchable memungkinkan kalian untuk memilih sumber audio mana yang dikirim ke alur ADC. Kalian dapat memilih ke preamp mic konsol Audient atau ke ke saluran keluaran DAW untuk mengirimnya perangkat eksternal dengan basis per saluran — tanpa ribet dengan perkabelan. Kalian juga bisa melakukan bypass terhadap semua preamp mic Audient secara bersamaan untuk konversi alur langsung untuk perekaman.”

Preamplifikasi mikrofon konsol Audient tercatat mampu menyalurkan dorongan gain sebesar 68 dB. Sama seperti semua model yang ada pada rentang produk iD, desain op amp diskrit bertaraf tinggi adalah sirkuit yang sama dengan yang bisa ditemukan didalam konsol perekaman ASP8024-HE, Teknologi konverter DAC 32-bit ESS dirancang untuk meminimalkan turunnya kualitas sementara memaksimalkan kinerja disaat konversi bekerja, yang menghasilkan rentang dinamika 126.5 dB pada bagian DAC untuk membantu menjamin detail detail suara yang halus dapat terdengar.

Opsi pilihan untuk dapat memperluas jumlah saluran sampai dengan 16 saluran preamp mic eksternal dengan iD48 membuatnya cukup ringkas untuk menambah kapasitas masukan sesuai dengan kebutuhan konfigurasi. “iD48 dirancang untuk bertumbuh dengan para pengguna kami, menawarkan opsi untuk menambah lebih banyak masukan dan keluaran lewat ADAT, S/PDIF atau SMUX — menjamin bertambahnya kebutuhan studio kalian dimasa depan dan memberi kemampuan untuk menangani keperluan sesi sesi dengan jumlah mikrofon yang banyak dengan mudah,” ungkap Allen.

“Kalian bisa menghubungkan, mendengar dan mereferensikan campuran audio kalian melalui saluran keluaran speaker Main dan Alt, atau penggunaan keluaran baris ekstra untuk mengirim audio ke sebuah ampli headphone eksternal untuk didistribusikan ke telinga artis kalian,” lanjutnya. Dua saluaran keluaran ampli headphone stereo juga menyediakan rentang dinamika 124 dB dan daya yang cukup untuk mendukung headphone sampai dengan 600 ohm.

Soundcard USB Audient iD48 yang baru rencananya akan tersedia mulai 3 Maret 2025 dan akan dibandrol dengan harga eceran US $999 atau sekitar Rp 16 jutaan. Salam

Austrian Audio ( dulunya AKG )mengumumkan peluncuran mikrofon kondenser berdiafragma besar OC-S10 yang baru, mic referen...
17/03/2025

Austrian Audio ( dulunya AKG )mengumumkan peluncuran mikrofon kondenser berdiafragma besar OC-S10 yang baru, mic referensi untuk aplikasi rekaman ini dirancang untuk menangkap suara vokal dan instrumen musik.

“Austrian Audio lahir dari warisan tradisi ilmu pembuatan mikrofon rekaman kelas atas yang legendaris, jadi alaminya ini adalah langkah logis bagi kami untuk mengembangkan sesuatu milik kami yang dapat meneruskan tradisi itu kedepan,” kata CEO Austrian Audio Martin Seidl. “OC-S10 membawa sebuah karakter tangkapan suara modern yang unik kedalam kategori ini, yang di desain untuk menginspirasi para artis dan penyanyi untuk menangkap penampilan mereka dengan sempurna – baik itu suara vokal atau instrumen musik yang mereka mainkan.”

Inti dari OC-S10 adalah kapsul CKR12 milik Austrian Audio yang dipilih secara khusus, mengusung desain free floating atau mengambang dengan bebas yang memanfaatkan sebuah pendekatan Open Acoustics Technology untuk menangkap suara dengan halangan yang minimal. OC-S10 menggunakan sebuah desain elektronik yang baru untuk tiongkat noise floor yang lebih rendah untuk menangkap nuansa dari komponen kapsul didalam lingkungan produksi audio modern hari hari ini. Beberapa pengaturan pola kardioid memungkinkan beberapa variasi penyuaraan yang berbeda, termasuk kemampuannya untuk menyediakan dua saluran keluaran lewat konektor XLR ganda dibagian bawah mikrofon.

OC-S10 dirumahkan didalam sebuah bungkus berbahan logam yang dibangun untuk daya tahan yang tinggi, dan fitur fitur kustomisasinya diterapkan untuk penggunaan yang intuitif. Pengaturan Pad, Low Cut Filter, dan Microphone Pattern dapat diakses lewat cincin yang dapat diputar disekitar badannya untuk kemudahan pemakaian dan kehandalan jangka panjang. Mikrofon ini menyertakan sebuah dudukan peredam kejut dengan sambungan koneksi berjenis bola yang dirancang untuk membuat peletakan mikrofon menjadi sederhana, dan sebuah jaring metal pop filter yang terpasang secara magnetik meminimalkan refleksi pantulan suara.

“Kami sangat berterima kasih akan betapa cepatnya mikrofon buatan kami mendapatkan tempat yang penting didalam studio rekaman musik dan tangan para insinyur audio diseluruh penjuru dunia,” lanjut Seidl. “OC-S10 dirancang spesifik dengan fokus kepada pertimbangan kreatif ini ​– sebuah langkah yang menginspirasi terhadap paradigma perekaman suara klasik namun dengan pendekatan modern terhadap suara dan kualitas rancang bangun yang membawa kami menuju masa depan.”

Austrian Audio OC-S10 rencananya akan dibandrol dengan harga eceran estimasi $2999 atau setara dengan Rp 46 jutaan untuk pasar luar negeri.

Shure mengumumkan debut perdana dari mikrofon headset SM39 untuk performa vokal yang diinsinyurkan secara spesifik bagi ...
12/03/2025

Shure mengumumkan debut perdana dari mikrofon headset SM39 untuk performa vokal yang diinsinyurkan secara spesifik bagi para penyanyi yang membutuhkan kebebasan bergerak di atas panggung tanpa mengkompromikan kualitas suara, dan ia sudah terintegrasi dengan sistem audio nirkabel milik perusahaan, termasuk Axient Digital.

“Setiap tahun, industri produksi audio menjadi semakin besar, dengan kemajuan teknologi yang mendukung para pengguna masuk lebih dalam ke dunia pertunjukan,” kata Nick Wood, direktur senior pemasaran global dan manajemen produk di Shure. “Untuk bertemu dengan ekspektasi dari para penonton mereka, para musisi hari ini menuntut mikrofon headset dengan kenyamanan dan kestabilan yang handal agar mereka dapat dengan percaya diri bergerak diatas panggung, baik ketika mereka berlari ke arah penonton atau memainkan gerakan koreografi yang ruwet. Artis artis besar dalam genre seperti K-Pop, Hip-Hop, dan Country sudah banyak yang mengadopsi SM39 untuk kehandalan performanya, memberikan rasa percaya diri bagi musisi untuk merasakan pengalaman manfaat dari kebebasan sistem mikrofon nirkabel berkualitas tinggi yang hanya bisa diberikan oleh Shure.”

Shure SM39 menawarkan sebuah pola kutub tangkapan suara kardioid atau berbentuk hati untuk tambahan isolasi suara dikedua lingkungan pemakaian dalam ruangan (indoor) dan luar ruangan ( outdoor ). Mikrofon headset ini dikembangkan dengan masukan masukan dari tim produksi audio dan musisi untuk menyalurkan bando yang terkontur dan aman dipakai dengan pangkal boom yang dapat disesuaikan yang dirancang untuk tetap berada ditempatnya ketika melakukan gerakan gerakan yang enerjik. Dengan lapisan hidrofobik yang menolak cairan, SM39 tahan terhadap keringat.

“Kejernihan suara dari SM39 sangat fantastis. Saya mendapatkan banyak ruang headroom dengan respon frekuensi yang bagus,” ungkap Fernando “Goose” Guzman, insinyur FOH untuk Peso Pluma. “Saya suadh pernah menggunakan beberapa jenis mikrofon headset sebelumnya, ini adalah yang pertama saya tidak perlu khawatir untuk mendapatkan suara vokal penyanyi yang kuat sebelum umpan balik feedback terjadi. Ini sama seperti menggunakan mikrofon genggam yang diletakkan persis di tempat yang sama didepan muka kalian selama pertunjukan. Mikrofon ini digunakan oleh ‘Parka’ yang adalah pemain Tololoche (bass upright ) kami, MD, dan Produser untuk Peso Pluma. Saya sangat puas dengan mic ini!”

Shure pertama kali menampilkan SM39 pada acara pameran NAMM Show 2025 di Anaheim Convention Center. Mic bando ini tersedia dengan harga bandrol eceran estimasi $399 untuk pasar luar negeri. Paket penjualannya sudah termasuk layar penahan angin indoor dan outdoor serta sebuah jepitan kerah baju. Untuk informasi yang lebih spesifik, silahkan menghubungi bagian penjualan kami. Salam

Shure mengumumkan debut perdana MoveMic 88+, sebuah mikrofon stereo wireless yang langsung terhubung ke ponsel dengan 4 ...
06/03/2025

Shure mengumumkan debut perdana MoveMic 88+, sebuah mikrofon stereo wireless yang langsung terhubung ke ponsel dengan 4 pilihan pola kutub tangkapan suara yang dibangun berlandaskan model mic kondenser stereo digital MV88 dan paket mic video MV88+.

“Shure MoveMic 88+ memberikan kebebasan penuh bagi para pencipta konten untuk mengangkap suara berkualitas professional secara nirkabel, baik ketika mereka sedang merekam di lapangan, membuat film pendek, melaporkan berita atau membuat konten video untuk sosial media,” kata Paul Crognale, direktur asosiasi pemasaran global Shure. “mikrofon wireless video Shure yang baru ini sempurna untuk dibawa bepergian, cepat dipersiapkan, diskrit dan mudah dipakai serta memungkinkan kreatifitas didalam berbagai situasi, memberikan audio yang diinginkan kreator untuk konten video mereka”.

Empat pilihan pola kutub tangkapan suara yaitu pola stereo, kardioid, bi-direksional dan tengah - sisi samping mentah — memungkinkan pengguna untuk mengkustomisasi artah direksi dari tangkapan suara dalam berbagai skenario yang berbeda seperti wawancara dua arah, merekam suara dilapangan dan penampilan akustik.

MoveMic 88+ menawarkan opsi dudukan pemasangan untuk beragam jenis kaki kaki tripod atau kaki mic yang populer dipasaran lewat dua jenis jepitan mic 5/8-inci atau yang berjenis cold shoe dan dapat berfungsi juga sebagai sebuah mikrofon genggam. Perangkat terpasang langsung dengan ponsel lewat aplikasi Shure MOTIV tanpa memerlukan penerima sinyal wireless MoveMic. Untuk kompatibilitas tambahan, MoveMic 88+ juga bisa dipasangkan ke perangkat receiver MoveMic dan terhubung lewat koneksi USB-C atau colokan 3.5mm ke kamera, komputer dan ponsel untuk mendukung aplikasi mobile pihak ketiga.

Mesin pemrosesan DSP yang dapat dikustomisasi memfasilitasi penyeteman rekaman dengan pengaturan kontrol gain, EQ, preset, high-pass filter, mute, dan peredaman noise via aplikasi Shure MOTIV atau perangkat receiver wireless. Catatan rentang kinerja nirkabel 100 kaki atau kira kira 30 meter, dengan kinerja daya baterai sampai 8 jam. Yang juga turut dibangun kedalamnya adalah pemantauan headphone dan pengisian daya USB-C.

untuk memperlihatkan kemampuan mikrofon yang baru ini, Shure berkolaborasi dengan pembuat film pemenang penghargaan Emiliano Ruprah untuk melihat dibalik layar bagaimana MoveMic 88+ bekerja didalam lingkungan pemakaian yang menantang dalam sebuah film dokumenter yang dibuat di hutan Calakmul yang terpencil.
“Suara dari sebuah tempat adalah hal pertama dan yang terpenting dalam bagaimana caranya kalian bisa membawa penonton ke sebuah ruang atau lokasi yang berbeda,” kata Ruprah. “Dengan mikrofon yang terpasang jauh dari kru dan saya sendiri, kami bisa membiarkan alam untuk mengambil jalannya dan merekam perilaku binatang dari jarak jauh. Saya bisa merekam video dan mengkonfigurasi mikrofon didalam aplikasi MOTIV Video. MoveMic 88+ adalah semua yang saya butuhkan.”

Shure MoveMic 88+ kini sudah tersewdia dengan harga eceran estimasi $299 untuk pasar luar negeri, paket penjualannya sudah termasuk sebuah jepit mic cold shoe, jepitan mic 5/8-inci, dan kabel USB-C untuk mengisi daya. Paket receiver wireless MoveMic 88+ tersedia dengan bandrol harga $449, dan sudah termasuk perangkat receiver MoveMic bersama dengan sebuah jepit mic cold shoe, jepitan mic 5/8-inci, dua kabel pengisian daya USB-C, dan kabel koil 3.5 mm. Untuk informasi yang lebih spesifik, kalian dapat mengunjungi situs resmi Shure. Salam

Lynx Studio Technology memperkenalkan soundcard thunderbolt 3 Mesa, sebuah antarmuka audio digital baru dengan koneksi T...
25/02/2025

Lynx Studio Technology memperkenalkan soundcard thunderbolt 3 Mesa, sebuah antarmuka audio digital baru dengan koneksi Thunderbolt 3 dan konverter analog/digital/analog mandiri yang ditawarkan didalam sebuah faktor bentuk desktop yang membuatnya cocok dipakai untuk proyek rekaman audio rumahan sampai ruangan produksi musik didalam fasilitas rekaman komersil.

Mesa menawarkan 4 saluran masukan analog dan 2 saluran keluaran untuk pemantauan, bersama keluaran headphone ganda dengan kontrol level mandiri. Sebuah antarmuka layar sentuh kapasitif yang kontras — sama dengan yang ada pada Hilo 2 — membuatnya cocok untuk pemakaian berdikari. Pemilik Mesa juga akan dapat mengakses fungsi fungsinya melalui melalui software Mesa Control yang sudah termasuk didalam paket penjualannya. Sebuah sisipan kartu MicroSD memungkinkannya untuk dipakai sebagai perangkat perekaman audio utama atau cadangan, membuatnya sangat berguna untuk kebutuhan rekaman live atau jarak jauh.

Mesa menawarkan tingkat kualitas dan transparansi audio yang sama dengan antarmuka Aurora(n) milik perusahaan. Konektor masukan kombinasi yang ada pada unit menerima sinyal mic, baris dan DI, jadi pengguna dapat langsung mencolok instrumen musik mereka seperti gitar elektrik, bass dan keyboard, serta mikrofon, dan dapat dipilih dalam basis per saluran. Keluaran monitornya menggunakan konektor TRS seimbang 1/4-inci. Dan, ia juga menyediakan saluran I/O koaksial S/PDIF, dengan lubang port optikal yang mendukung kedua format S/PDIF (2 saluran ) dan ADAT (8 saluran ), dan juga menyertakan masukan dan keluaran Word Clock.

Mesa kompatibel dengan semua platform DAW yang berjalan pada baik itu komputer Mac dan Windows, termasuk Pro Tools, Logic Pro, Ableton Live, FL Studio, Cubase, GarageBand, dan lain lain. Begitu keluar dari kotaknya, Mesa sudah siap dengan preset pengaturan perunutan audio jadi pengguna bisa segera menghubungkan peralatan mereka dan memulai rekaman. Tambahan untuk antarmuka layar sentuhnya, Mesa mempunyai sebuah tombol untuk langsung melompat ke tampilan menu/meter yang paling sering diakses, serta sebuah tombol All Mute mandiri.

Lynx Mesa rencananya akan mulai tersedia di musim semi tahun 2025.

Shure mengumumkan perluasan baris produk mikrofon Nexadyne dengan menambahkan 3 jenis mic instrumen yang baru : Shure Ne...
21/02/2025

Shure mengumumkan perluasan baris produk mikrofon Nexadyne dengan menambahkan 3 jenis mic instrumen yang baru : Shure Nexadyne 2 untuk bass drum, Nexadyne 5 untuk menodong ampli gitar, dan Nexadyne 6 untuk tom/snare drum.

Setiap mic Shure Nexadyne memanfaatkan teknologi paten mesin ganda Revonic milik perusahaan, memanfaatkan dua transduser yang dikalibrasi secara presisi yang bekerja sama untuk mencapai kinerja yang lebih optimal yang menghasilkan kejelasan tangkapan suara otentik yang alami sementara meminimalisir suara noise bising yang tidak diinginkan. Ketiga model ini mempunyai desain industrial yang ringkas dan sentuhan akhir warna hitam yang diskrit untuk tampilan yang sederhana.

“Mikrofon instrumen Shure Nexadyne mengusung teknologi revolusioner Revonic milik Shure kepada lebih banyak pekerja audio professional dan penampil,” kata Nick Wood,direktur senior manajemen dan pemasaran produk global di Shure. “Nexadyne adalah tentang menangkap esensi dari sebuah penampilan. Kini terobosan desain transduser ganda yang mentenagai baris mikrofon vokal Nexadyne kami tersedia didalam 3 model superkardioid baru yang sempurna untuk aplikasi instrumen dan backline.”

Shure Nexadyne 2 dirancang untuk menyediakan kejernihan frekuensi ujung bawah dan suara tangkapan yang penuh, dengan EQ yang dikontur, terlindung dari gemuruh diatas panggung, dan peningkatan ekstensi frekuensi tinggi dan definisi serangan. Mikforon ini dirancang dengan sambungan putar yang terpisah dari sumber keluaran XLR untuk penempatan yang aman tanpa perlu takut tertarik oleh kabel.

Nexadyne 5 di desain untuk menangkap rentang penuh dari suara gitar. Desain kapsul dinamis kecilnya dirancang untuk memungkinkan faktor bentuk yang dapat diterapkan untuk peletakan di posisi samping. Ia dapat diposisikan dengan cara menggantungnya didepan ampli gitar atau menggunakan sebuah jepitan mic dengan kaki stand standar.

Nexadyne 6 dirancang untuk menangkap suara gebukan drum secara alami dan otentik, dengan respon frekuensi tinggi yang jernih, rentang menengah yang rata dan ujung bawah yang penuh. Faktor bentuk memiliki fitur desain sudut yang tetap dan sebuah dudukan kecil yang baru untuk mengurangi potensi pergeseran posisi pemasangan dari getaran simpatetik.

Model model Nexadyne yang baru akan tersedia mulai bulan Februari lewat situs resmi Shure.com dan akan dipamerkan di tenda Shure ( #15608) di acara pameran NAMM 2025 di Anaheim. Nexadyne 2 dan Nexadyne 6 rencananya akan dijual dengan banrdol harga $249 USD masing masingnya. Nexadyne 5 dengan bandrol $219 USD. Nexadyne 6 juga tersedia dalam paket isi 3 dengan harga $649 USD.

Setiap paket penjualan dari mikrofon sudah termasuk sebuah tas penyimpanan dan adapter kuningan. Nexadyne 5 menyertakan jepotan mic A25E dan Nexadyne 6 sudah termasuk dudukan drum A6D.

DPA Microphones masuk kedalam pasar mikrofon wireless dengan merilis sistem mic wireless digital N-Series yang ditujukan...
13/02/2025

DPA Microphones masuk kedalam pasar mikrofon wireless dengan merilis sistem mic wireless digital N-Series yang ditujukan untuk berbagai aplikasi sound system professional live dan instalasi audio permanen, dan sedang dipamerkan pada acara ISE Show 2025 di Fira Barcelona Gran Via di tenda 7P600.

Bersama dengan pemancar bodypack dan penerima sinyal nirkabel true diversity, DPA juga meluncurkan sebuah mikrofon vokal 2024 baru yang dirancang spesifik untuk N-Series. Sistem juga dapat dipakai bersama dengan beragam jenis mikrofon yang ada di industri, termasuk beberapa model mic buatan DPA.

“Suara yang bagus tidak hanya tergantung pada mikrofon saja dan itulah mengapa kami bergerak turun ke rantai sinyal untuk menyalurkan sebuah sistem mikrofon nirkabel yang membawa kejernihan suara DPA yang sejati,” kata Rene Moerch, direktur manajemen produk di DPA Microphones. “Membuat sebuah sistem mikrofon wireless yang dapat bekerja dalam lingkungan RF dunia yang semakin padat membutuhkan peralatan yang handal, kerja keras dan kemampuan. Dengan N-Series, insinyur sound system professional dapat menjangkau kehandalan asli, fleksibilitas dan kejernihan didalam sebuah paket yang mudah digunakan dengan jaminan fungsionalitas diversitas, digital dan pita lebar yang sejati.”

DPA N-Series beroperasi pada rentang frekuensi 470–870 MHz, dengan setiap dari unitnya mampu menyediakan lebar pita operasi selebar 400 MHz. Desain pita lebar ini artinya bahwa satu unit N-Series dapat digunakan diberbagai lokasi untuk menyelesaikan permasalahan pergantian regulasi frekuensi yang umum terjadi diseluruh dunia. Tambahannya, sistem mikrofon nirkabel ini juga menawarkan fitur keamanan enkripsi AES256.

“Selama bertahun tahun lamanya, kami telah berkomitmen untuk menciptakan solusi yang mempertahankan kemurnian hasil suara yang ditangkap oleh produk mikrofon buatan kami,” kata Kalle Hvidt Nielsen, CEO dari DPA Microphones. “Kebanyakan mikrofon kami biasanya digunakan bersama dengan sistem nirkabel. Itulah alasan mengapa kami percaya mengapa menyediakan sebuah sistem nirkabel yang sesuai dengan kualitas mikrofon kami yang berkualitas tinggi adalah hal yang sangat penting — tidak hanya bagi kami, namun bagi para insinyur sound system professional yang menghargai suara DPA yang jernih transparan dan murni.”

Yang turut diperkenalkan juga adalah software DPA Audio Controller yang memungkinkan fungsi kontrol dan pemantauan remote dari sistem lewat komputer PC atau Mac. DPA Audio Controller juga mempunyai sebuah fungsi penganalisa frekuensi yang mencakup keseluruhan pita lebar dari sistem.

Pemancar bodypack N-Series bentuknya membulat agar sesuai dengan kontur badan dan tersedia dengan dua opsi konektor — LEMO 3-pin atau konektor DPA MicroLock yang baru. Mikrofon professional lainnya yang memiliki konektor jenis ini dapat juga dipakai bersama bodypack DPA N-Series.

Pemancar genggam tersedia dengan ulir DPA SL1. Paket DPA N-Series menyertakan mic vokal DPA 2024 baru yang dirilis bersama dengan sistem, tentunya juga bersama dengan mikrofon model 2028, d:facto 4018V dan 4018VL.

Sistem mikrofon wireless DPA N-Series yang baru rencananya akan mulai tersedia pada kuartal ke 2 di pasar Eropa dan kuartal 3 di pasar Amerika. Hubungi kami untuk melakukan pemesanan. Salam

Rupert Neve Designs mengumumkan peluncuran preamp mikrofon 5025 Dual Shelford Mic Pre, sebuah preamplifier microphone 2 ...
23/11/2021

Rupert Neve Designs mengumumkan peluncuran preamp mikrofon 5025 Dual Shelford Mic Pre, sebuah preamplifier microphone 2 channel edisi terbatas yang didasari oleh model Shelford Channel milik perusahaan, dengan jumlah produksi yang dibatasi hanya sebanyak 300 buah.

“Shelford Channel adalah evolusi definitif dari teknologi awal awal yang dapat kalian temukan pada modul mmodul klasik buatan Rupert seperti 1073, 1064 dan 2254, canggih dan diperhalus untuk para insinyur audio modern,” kata Rupert Neve Designs. “Preamp Dual Shelford menawarkan kehandalan kualitas sonik dari dua buah preamp mic Shelford dalam bentuk berukuran satu unit rak – sederhananya, perangkat ini adalah preamp mikrofon 2 channel terbaik didunia.”

Dual Shelford Mic Pre memanfaatkan trafo naik tahap kustom pada bagian masukan mikrofon yang menyediakan dorongan gain pertama sebesar 15 dB. “Sementara mayoritas dari kekayaan harmonik yang dapat ditemukan pada desain Rupert adalah sebuah produk dari trafo output dan amplifikasi kelas A yang mengelilinginya, trafo masukan naik tahap kustom ini juga memberikan peningkatan kualitas musikal yang unik,” menurut perusahaan. Ini adalah hasil utama dari karakteristik impedansi reaktifnya dan bagaimana itu berinteraksi dengan mikrofon yang terhubung, “menghasilkan peningkatan harmonik non linear yang halus dari suara bass rencah dan frekuensi tinggi yang manis.”

Dual Shelford Mic Pre juga tercatat menyediakan gain kelas A rendah noise sebesar 72 dB, sebuah saringan high-pass filter yang dapat disapu, sirkuit Silk Red dan Blue milik perusahaan untuk dua rasa dari saturasi harmonik yang dapat dikustom, dan trafo outpute level ganda yang awalnya dikembangkan untuk Shelford Channel. Keluaran output -6 dB dari trafo kustom ini “memungkinkan insinyur audio untuk mencapai ‘sweet spot’ dari tahapan output dengan lebih mudah, menambahkan karakter harmonik yang kaya tanpa membuat clipping perangkat berikutnya didalam rantai sinyal.”

Preamp Mikrofon Rupert Neve Designs Dual Shelford Mic Pre sekarang sudah mulai dikapalkan ke seluruhh dunia dalam jumlah yang terbatas dengan harga jual eceran yang dianjurkan oleh perusahaan $3,999 USD atau setara dengan IDR 60.000.000. Bisa kalian pesan di toko alat musik dan peralatan recording terdekat di kota kalian.

Mic kondenser Audix A231 berdiafragma besar yang baru, dirancang secara spesifik untuk menangkap berbagai jenis suara vo...
16/11/2021

Mic kondenser Audix A231 berdiafragma besar yang baru, dirancang secara spesifik untuk menangkap berbagai jenis suara vokalseperti penyanyi utama, latar dan pidato serta instrumen alat musik akustik dengan optimal dalam kedua aplikasi studio dan panggung live sound.

Mengusung pita kuningan berlapis emas yg unik dari mikrofon instrumen SCX25A, Audix A231 dibekali dengan sebuah kapsul kondensor murni berukuran 33 mm yang memanfaatkan diafragma yang tensinya presisi dengan deposisi emas yang melebar sampai ke ujungnya. Ini tercatat mampu menghasilkan sebuah area efektif diafragma yang 25 persen lebih besar ketimbang desain kondensor berdiafragma besar yang lain, membanyu menghasilkan suara yang netral dan kaya.

Pola tangkapan suara berbentuk hati ( kardioid ) dirancang untuk menyediakan sebuah efek jarak dekat yang bisa diprediksi dan penolakan sudut off axis yang luar biasa. Rentang dinamika dari A231 tercatat pada angka 128 dB.

Komponen kapsul lalu menyalurkan suara ke bagian sirkuit yang dirancang untuk sesenyap mungkin, dan and sebuah perisai aktif melindungi alur sinyal dari gangguan dan penggandengan kapasitif. Sebuah dudukan peredam guncangan internal didesain untuk mengeliminasi suara noise genggaman tanpa perlu memakai shockmount eksternal tambahan.

Bagian kapsul kondensor ditopang oleh dudukan shouckmount internal yang dirancang khusus dibalik sebuah kisi kisi jaring rajutan ganda dari bahan baja alloy dan didudukkan didalam badan sasis aluminium yang dimesinkan secara presisi. Faktor bentuk mekanikal ini dimaksudkan agar A231 bisa praktis dipakai didalam ruang sempit dimana mikrofon yang ukurannya lebih besar tidak.

Mikrofon kondensor ini dirancang untuk menyediakan kekayaan tonal suara yang memadukan kekuatan suara ujung bawah dan detail ujung dengan efek jarak dekat yang hangat namun terkontrol dan suara ujung atas yang sangat jernih dan bebas dari artefak suara seperti saudara saudaranya. Audix A231 juga didesain untuk dipakai bersama dengan instrumen alat musik akustik, dengan catatan SPL maksimum 140 dB yang dirancang untuk menangani suara kick dari bass drum pada jarak dekat yang dikombinasikan dengan level noise setara 12 dBA untuk sumber sumber suara yang lebih halus seperti bass betot dan alat musik dawai.

Mikrofon kondensor Audix A231 tersedia untuk kalian koleksi dengan nilai investasi $949.00. Temukan di toko alat musik dan sound system professional terdekat di kota kalian.

Apa sih bedanya mikrofon yang diafragmanya kecil, sedang dan besar?Meskipun belum ada standar final akan klasifikasi uku...
15/11/2021

Apa sih bedanya mikrofon yang diafragmanya kecil, sedang dan besar?

Meskipun belum ada standar final akan klasifikasi ukuran diafragma, namun, kebanyakan pekerja dan pabrikan mic professioan akan sepakat bahwa diafragma yang lebih kecil dari 5/8 inci akan dianggap sebagai sebuah diafragman kecil. Secara umum, mikrofon berdiafragma kecil lebih cenderung dipakai untuk menangkap konten suara frekuensi tinggi dan perpindahan transien.

Hasil tangkapan suara mereka cenderung lebih ber “udara” dan seringkali lebih sedikit terwarnai ketimbang mic berdiafragma sedang atau besar.

Semua itu karena massa yang lebih ringan dari diafragma kecil, yang memungkinkannya dapat lebih dekat mengikuti gerakan udara dari subjek tangkapan suara.

Pengertian dari diafragma sedang mungkin adalah subyek yang paling kontroversial. Kalau dilihat dari catatan sejarah, memang ada yang namanya mic diafragma besar dan diafragma kecil, namun kesini sininya ukuran diafragma sedang mulai membuat kategorinya sendiri, walaupun tidak semua orang setuju dengan batasan batasan atas dan bawah ukurannya.

Kebanyakan pekerja professional dan pabrikan sepakat kalau mikrofon apapun yang mempunyai ukuran diafragma mendekati 5/8 inci sampai ¾ inci dapat dikategorikan sebagai sebuah mic berdiafragma sedang / medium.

Secara umum, mic berdiafragma sedang cenderung lebih baik digunakan untuk menangkap respon perpindahan transien dan konten suara frekuensi tinggi dengan akurat (sama seperti diafragma kecil) sementara menyalurkan suara yang berpotensi lebih utuh, bulat dan hangat (seperti diafragma besar).

Selanjutnya, setiap microphone dengan ukuran diafragma yang lebih besar dari (dan mungkin termasuk) ¾ inci dianggap sebagai sebuah mic berdiafragma besar.

Secara umum, mikrofon berdiafragma besar lebih cenderung mempunyai hasil tangkapan suara “besar” yang terkadang sangat memuaskan bagi para insinyur audio ketika sedikit tambahan karakter bisa menjadi menguntungkan, seperti pada kebanyakan suara vokal penyanyi. Mic berdiafragma besar biasanya lebih sensitif ketimbang mic dengan diafragma kecil atau sedang karena area permukaan tangkapan suara yang lebih besar.

Mitos umum menyebutkan kalau mic berdiafragman besar mampu menangkap lebih banyak frekuensi rendah ketimbang mic berdiafragma kecil.

Kadang pewarnaan yang dihasilkan mereka bisa membuat suara yang ditangkap terdengar seperti itu, namun mikrofon berdiafragma kecil yang didesain dengan baik akan lebih akurat diseluruh rentang frekuensi, dimana pewarnaan suara dari sebuah mikrofon berdiafragma besar dapat meningkatkan karakteristik yang spesifik didalam hasil tangkapan suara, yang terkadang menjadi lebih banyak kadar bass atau frekuensi rendahnya.

Nah selain itu, kalau bisa ya kalian jangan beli mic palsu. Percuma mengharapkan keajaiban kalau suara kalian bisa jadi bagus dengan memakai mikrofon kw kw an, palsu dan kaleng kaleng. Mahal dan murah itu relatif tapi kualitas adalah mutlak.

Shure mengumumkan kemampuan Handsfree Mode untuk sistem mikrofon conference wireless Shure MXCW, yang memungkinkan mic d...
13/11/2021

Shure mengumumkan kemampuan Handsfree Mode untuk sistem mikrofon conference wireless Shure MXCW, yang memungkinkan mic dari para peserta bisa teraktivasi secara otomatis melalui deteksi suara tanpa perlu menekan tombol apapun. Ketika seorang peserta berhenti berbicara, mic akan mati secara otomatis.

Selebihnya, untuk mengakomodasi beragam gaya dan dinamika dari pertemuan meeting, pengguna MXCW bisa memilih antara aktivasi mikrofon handsfree, manual atau secara remote sesuai dengan gaya obrolan, mulai dari diskusi kasual sampai yang formal. Dalam modus Handsfree Mode, setiap dari unit mic conference wireless mengevaluasi level, konten spektral dan rasio signal-to-noise dari audio pada setiap unit mikrofon untuk menentukan kapan peserta mulai berbicara. Unit mic conference mengirim sebuah sinyal “Request to Speak” ke perangkat MXCW Access Point Transceiver (MXCWAPT). Selanjutnya, MXCWAPT menetapkan sebuah saluran transmisi dan menambahkan sinyal audionya kedalam campuran. Keseluruhan proses dari aktivasi microphone memakan waktu hanya 20 millidetik.

“Teknologi audio yang kami gunakan dalam keperluan aplikasi sound system meeting dapat menstimulasi diskusi yang bebas mengalir atau membantu mengaturya agar berjalan dengan rapi,” kata Nalle Magnusson, manajer produk Shure. “Modus Handsfree Mode yang baru membuatnya mudah dan sederhana bagi pengguna untuk meningkatkan alur dari setiap diskusi, meningkatkan kemampuan sistem mic conference wireless Shure Microflex MXCW untuk menyediakan solusi audio yang menjamin kegiatan meeting tetap alami atau formal, sesuai dengan keperluan.”

Untuk kebutuhan akan sistem mikrofon konferensi, sistem meeting online dan smart home automation, silahkan menghubungi kami untuk konsultasi dan permintaan penawaran. Salam

Mojave Audio ngeluncurin mic baru MA-37 yang katanya merupakan versi modern dari model Sony C-37a yang dulunya adalah mi...
10/11/2021

Mojave Audio ngeluncurin mic baru MA-37 yang katanya merupakan versi modern dari model Sony C-37a yang dulunya adalah mikrofon favorit pada jaman rekaman suara “Golden Age of Hollywood” yang dipuji oleh The Wrecking Crew, Leonard Bernstein, dan Mel Blanc.

MA-37 adalah sebuah microphone kondensor tabung berdiafragma besar yang diperbarui desainnya dengan komponen dan teknologi pembuatan modern hari ini. Jantung dari mikrofon ini didasari oleh sebuah kapsul rancangan khusus, dan seperti C-37a, ia membawa pendekatan mekanikal yg unik antara pilihan pola kutub tangkapan suara kardiod dan omnidireksional lewat sebuah ruang akustik yang sudah disetem dan dapat disesuaikan.

Sejalan dengan pendekatan desain mikrofon dari pendiri Mojave Audio, David Royer yang menonjolkan kesederhanaan, sirkuit didasari oleh sebuah amplifier tabung satu tahap yang ditenagai oleh sebuah tabung EF806 dan memanfaatkan sebuah transformer buatan Lundahl. Mojave MA-37 mempunyai kontrol high-pass filter yang terletak di bagian catu daya dan menyediakan 3 opsi pilihan: flat (M), 100 Hz (V1) dan 200 Hz (V2) untuk kontrol tambahan akan suaranya.

“MA-37 adalah sebuah pembaruan dari suara klasik yang menjadi tambahan yang sempurna untuk setiap studio rekaman,” kata presiden Mojave Audio Dusty Wakeman. “Mic ini sama baiknya dalam menangani sumber suara yang keras dan menghaluskan frekuensi ujung atas yang rapuh, membawa suara alami dari instrumen alat musik atau vokal dan meminimalisir kebutuhan akan penyelarasan EQ yang berlebihan atau pemrosesan setelahnya.”

“Saya mengagumi mic Sony C-37a versi awal selama puluhan tahun, sangat unik dan telah menjadi sebuah ‘senjata rahasia’ bagi yang mengenal mic ini sejak lama,” tambahn Royer. “Kami sangat senang untuk dapat membuat sebuah versi pembaruan dari mikrofon klasik ini dengan kualitas rancang bangun dan kinerja yang kami terapkan pada semua mikrofon Mojave.”

Spesifikasi :

Respon frekuensi : 30 sampai 18,000 Hz. +/- 3 dB. (pengaturan “M”)

Pemotongan bass : M flat

V1 -3 dB pada 100 Hz.

V2 -3 dB pada 200 Hz.

Sensitivitas : -46 dBv merujuk kepada 1 volt per pa.

Distorsi : Tidak lebih dari .5 persen pada 134 dB.

Noise: Lebih tinggi dari 18 dB.

Pola kutub : Pilihan kardioid atau omni ; via shutter mekanikal.

Impedansi : 170 ohm, mengambang. Rekomendasi load 1500 ohm atau lebih tinggi.

Kebutuhan daya : 115 atau 230 VAC, 50 atau 60 hertz; 5 watt.

6 volt DC pada 200 mA.

140 volt DC pada 1.5 mA. Dari catu daya tersendiri.

Mikrofon kondensor tabung Mojave MA-37 tersedia untuk kalian koleksi dengan nilai investasi $3,499 ( estimasi harga jual di pasar Amerika ).

Address

Jakarta
12210

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+6283890390318

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when tokomicrophone.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to tokomicrophone.com:

Share