Pupuk Organik Nasa 081902639545

Pupuk Organik Nasa 081902639545 Agen distributor pupuk organik Nasa untuk seluruh wilayah Indonesia Bahkan sampai luar Negeri TELP/WA : 0819-0263-9545

Paket Budidaya Kubis/Kol Organik Nasa ISI PAKET :1 botol SUPERNASA 250 gram1 botol POWER NUTRITION 250 gram1 botol (POC ...
10/02/2018

Paket Budidaya Kubis/Kol Organik Nasa

ISI PAKET :

1 botol SUPERNASA 250 gram
1 botol POWER NUTRITION 250 gram
1 botol (POC NASA) 500 ml
1 botol HORMONIK 100 ml
1 botol GLIOCLADIUM 100 gram
1 botol PESTONA 500 ml
1 botol AERO A810 250 ml

PENDAHULUAN

Saat ini tingkat produksi tanaman kobis dan kol secara kuantitas dan kualitas masih tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan karena tanah yang digunakan untuk budidaya minim unsur hara, pemupukan yang dilakukan tidak berimbang, banyaknya populasi pengganggu tanaman dan pengaruh cuaca serta iklim di lingkungan budidaya.

Oleh karena itu, PT Natural Nusantara (NASA) sebagai perusahaan yang peduli dengan permasalahan pertanian dan kelestarian lingkungan berupaya untuk membantu petani dalam usaha meningkatkan produksi secara kuantitas dan kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Aspek K-3). Sehingga para petani Indonesia mampu bersaing di era perdagangan bebas.

FASE PRA TANAM

1. Syarat Tumbuh Tanaman

— Tanaman kobis dan kol merupakan tanaman yang dapat ditanam sepanjang tahun (tanpa mengenal musim)

— Dapat tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian 800 mdpl atau lebih, dengan curah hujan yang cukup dan suhu lingkungan antara 15-20 derajat Celcius

— Jenis tanah yang baik untuk budidaya kobis dan kol yaitu tanah gembur dengan tekstur ringan dan pH 6 sampai 6,5

2. Pengelolaan Tanah dan Air

— Bersihkan tanah dari kotoran sisa budidaya, gulma dan sisa-sisa tanaman untuk menekan pertumbuhan penyakit yang terbawa oleh tanah seperti akar bengkak, rebah semai, busuk lunak, dan lain-lain. Pembersihan dengan cara dicabut dan dikumpulkan lalu dibakar, bisa juga dijadikan sebagai pupuk kompos

— Lakukan pergiliran tanaman dan jangan menanam kobis dan kol secara terus menerus

— Tambahkan pupuk organik SUPERNASA (khususnya pada musim kemarau) untuk menyuburkan tanah tanpa melakukan penyiraman dengan air terlalu banyak sehingga penggunaan air lebih efisien

3. Persiapan Lahan

— Lahan dibajak dan dicangkul sedalam 20-30 cm

— Berikan dolomit (CAPTAN) dengan dosis 2 ton per ha untuk Ph tanah < 5,5. Kapur dolomit dan tanah diaduk hingga tercampur rata dan biarkan selama 2 minggu

— Siramkan SUPERNASA secara merata ke atas bedengan, 1 botol SUPERNASA untuk1000 m2 lahan, pupuk organik SUPERNASA disiramkan dengan cara :

Alternatif 1 : 1 botol SUPERNASA diencerkan dengan 3 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk. Setiap 200 cc larutan induk dicampur dengan 50 liter air untuk menyiram bedengan

Alternatif 2 : 1 sdm SUPERNASA diencerkan dengan 10 liter air (1 gembor) untuk menyiram 5-10 meter bedengan

— Untuk hasil optimal, tambahkan pupuk kandang sebanyak 0,25 kg per lubang tanam

FASE PERSEMAIAN

— Media semai terdiri dari campuran kompos halus (telah diayak) dan tanah dengan perbandingan 1 : 1 dan ditambah 1 sachet (100 gr) Natural GLIO per 25 kg pupuk kandang

— Benih kobis dan kol direndam dalam larutan POC NASA. Siapkan POC NASA 2 cc per 1 liter air, kemudian benih direndam selama 0,5-1 jam lalu diangin-anginkan

— Sebarkan benih secara teratur dan merata pada media persemaian lalu ditutup daun pisang dan biarkan selama 3-4 hariPOC NASA dengan dosis 3 tutup per tangki disemprotkan seminggu sekali

— Penyiraman dilakukan setiap hari menggunakan gembor

— Persemaian dibuka setiap pagi hingga pukul 10.00 dan pada sore hari pukul 15.00

— Lakukan pengamatan pada bibit kobis dan kol yang terserang penyakit tepung berbulu (Peronospora parasitica) atau ulat daun pada daun pertama. Bibit yang terserang, daunnya dipetik dan dibuang.

FASE TANAM

1. Jarak Tanam

Ada dua tipe jarak tanam, pilih salah satu. Jarak tanam jarang 70 x 50 cm dan jarak tanam rapat 60 x 50 cm.

2. Bibit

Bibit telah siap ditanam jika telah berumur 3-4 minggu sejak persemaian dan telah memiliki 4-5 helai daun.

3. Pemupukan

— Pupuk dasar diberikan satu hari sebelum tanam. Dosis yang digunakan yaitu TSP 250 kg/ha, ZA 175kg/ha, Urea 50 kg/ha, dan KCI 100 kg/ha

— Semua jenis pupuk dasar dicampur merata lalu berikan pada lubang tanam yang telah diberi pupuk kandang. Lalu tutup kembali dengan tanah

4. Cara Tanam

— Buat lubang tanam sesuai jarak tanam
— Seleksi bibit yang segar dan sehat
— Tanam bibit pada lubang tanam
— Jika bibit kobis dan kol disemai pada bumbung daun pisang, sebaiknya langsung ditanam bersama bumbungnya
— Jika bibit kobis dan kol disemai dengan polybag plastik, keluarkan bibit dari polybag baru kemudian ditanam
— Jika disemai pada bedengan, bibit diambil beserta bola tanahnya dari batang 2-3 cm dari batang sedalam 5 cm dengan solet (sistem putaran)Setelah selesai proses tanam, bibit disiram dengan air hingga cukup basah
— Tanaman kobis dan kol dapat ditumpangsarikan dengan tanaman tomat, 2 baris kobis dan 1 baris tomat. Tomat ditanam 3-4 minggu sebelum kobis dan kol.

FASE PRA PEMBENTUKAN KROP (0-49 Hari)

— Penyiraman dilakukan satu kali sehari pada pagi atau sore hari

— Lakukan pemupukan susulan ketika tanaman berumur 28 hari. Pupuk yang digunakan yaitu ZA 175 kg/ha, Urea 50 kg/ha dan KCI 100 kg/ha

— Penyemprotan POC NASA dosis 3-4 tutup/tangki ditambah HORMONIK dosis 1-2 tutup per tangki dilakukan satu minggu sekali

— Penyiangan (penggemburan dan pembubunan tanah) dilakukan ketika tanaman berumur 2 dan 4 minggu

— Perempelan cabang dan tunas-tunas yang tumbuh menyamping dilakukan seawal mungkin agar pembentukan bunga dapat optimal

— Hama yang menyerang tanaman pada fase ini yaitu ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufn.), ulat daun kobis/kol (Plutella xylostella L.), ulat krop bergaris (Hellula undalis F.), dan ulat krop kobis (Crocidolomia binotalis Zell.)

— Mulai tanaman kobis dan kol berumur 13 hari, lakukan pengamatan setiap satu minggu sekali terhadap hama-hama tersebut. Biasanya populasi tertinggi terjadi pada awal musim kemarau

— Lakukan pengendalian hama dengan mengumpulkan dan memusnahkan hama secara manual dan melakukan sanitasi lingkungan

— Tanaman yang masih muda yang mati akibat penyakit rebah kecambah (Rhizoctonia solani Kuhn.) dicabut lalu disulam dengan tanaman baru yang sehat. Dan tambahkan Natural Glio pada lubang tanam.

FASE PEMBENTUKAN KROP (50-90 Hari)

— Penyiangan secara manual (menggunakan tangan) perlu dilakukan hingga satu minggu sebelum panen

— Pengamatan yeng lebih intensif perlu dilakukan terhadap hama yang merusak berat pada fase ini, yaitu ulat daun kobis (xylostella) dan ulat krop kobis (C. binotalis), biasanya menyerang pada bulan Februari hingga Maret

— Serangan hama ketika menjelang panen tidak perlu dikendalikan dengan pestisida kimia karena akan menyisakan residu pada hasil panen yang nanti akan dikonsumsi manusia

PANEN DAN PASCA PANEN

— Kobis dan kol dipanen setelah berumur 81-105 hari

— Ciri kobis yang siap panen yaitu krop bagian dalam sudah padat, bagian atas daun krop terluar sudah melengkung ke luar dan berwarna agak ungu

— Saat panen, dua helai daun hijau diikutsertakan untuk melindungi krop

— Jangan sampai kobis dan kol hasil panen menjadi memar atau luka, karena akan mengurangi kualitas karena membuat kobis dan kol menjadi cepat busuk

— Daun-daun kobis yang terinfeksi, misalnya bolong atau luka harus dibuang

Demikian penjelasan mengenai Penggunaan Paket Pupuk Budidaya Kobis dan Kol untuk meningkatkan hasil panen baik secara kuantitas, kualitas dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. Semoga bermanfaat.

INFO KONSULTASI DAN PEMESANAN PUPUK ORGANIK NASA UNTUK KOL/KUBIS HUBUNGI
TELP/WA : 0819-0263-9545
Atau langsung hubungi WhatsApp Klik bit.ly/PupukOrganikNasa

TEKNIK BUDIDAYA DURIAN DENGAN PUPUK ORGANIK NADeskripsi Paket Budidaya Durian Organik – LengkapISI PAKET :1 botol POWER ...
09/02/2018

TEKNIK BUDIDAYA DURIAN DENGAN PUPUK ORGANIK NA

Deskripsi Paket Budidaya Durian Organik – Lengkap

ISI PAKET :
1 botol POWER NUTRITION 250 gram
1 botol SUPERNASA 250 gram
1 botol POC NASA 500 cc
1 botol HORMONIK 100 cc
1 pak GLIO 100 gram
1 botol PESTONA 500 cc

PENDAHULUAN
Saat ini, kegiatan usaha budidaya durian dapat mendatangkan keuntungan yang cukup menggiurkan karena permintaan dan harga buah durian semakin bertambah dari waktu ke waktu. Hal ini menjadikan Budidaya Durian menjadi sebuah usaha agribisnis dengan prospek yang bagus.

PT Natural Nusantara (NASA) berupaya membantu para petani durian tanah air dengan menghadirkan teknik budidaya duarian yang tepat, sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan hasil secara Kuantitas, Kualitas dengan tetap menjaga Kelestraian Lingkungan (K-3).

SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman durian dapat tumbuh maksimal di ketinggian 50-6020 mdpl, dengan intensitas cahaya 40-50%, dengan suhu lingkungan 22-30ºC, dan dengan curah hujan yang ideal sekitar 1.500-2.500 mm per tahun. Tanah yang baik untuk tanaman durian adalah tanah lempung berpasir subur dan memiliki banyak kandungan bahan organik dengan pH 6-7.

PEMBIBITAN
Pilihlah bibit tanaman yang subur, segar, sehat, daun banyak, batang kokoh, bebas penyakit dan hama, memiliki cabang 2-4 arah dan ada tunas baru.

PERSIAPAN LAHAN
Pembukaan lahan sebaiknya dilakukan pada musim kemarau. Lahan yang akan digunakan untuk budidaya dibersihkan dari gulma, alang-alang serta tanaman keras yang dapat mengganggu masuknya sinar matahari. Buat saluran pembuangan air pada lahan, jika lahan miring dibuatkan terasering.

JARAK TANAM
Jarak tanam yang umum digunakan berukuran 8 x 12 m atau 10 x 10 m

TANAMAN PELINDUNG
Budidaya buah durian dengan skala besar dan luas yang berada di tempat terbuka sangat diperlukan tanaman pelindung, seperti turi, lamtoro, gamal, pepaya, atau sengon. Tanaman pelindung ditanam setelah penyiapan lahan.

LUBANG TANAM
Buat lubang tanam dengan ukuran 50cm2. Pisahkan tanah bagian atas dan bagian bawah lalu biarkan selama kurang lebih 2 minggu. Tanah bagian atas kemudian dicampur dengan pupuk kandang matang 20 kg + 5 gram Natural GLIO + 10 kg Dolomit aduk sampai rata sebagai media tanam. Lalu masukkan campuran tersebut ke dalam lubang tanam dan biarkan 1 minggu sebelum bibit ditanam.

PENANAMAN
Penanaman sebaiknya dilakukan saat awal musim hujan. Gali lubang tanam yang berisi campuran media tanam sesuai ukuran bibit. Ambil bibit dengan hati-hati agar akarnya tIdak rusak kemudian tanam bibit sebatas leher akar tanpa mengikutkan batangnya. Lalu siramkan air secukupnya. Agar lebih optimal tambahkan pupuk organik SUPERNASA dengan dosis 1 botol untuk kurang lebih 200 tanaman. 1 botol SUPERNASA dilarutkan ke dalam 2 liter (2.000 ml) air untuk dijadikan larutan induk. Setiap 1 liter air diberi 10 ml larutan induk lalu siramkan ke setiap pohon atau dengan cara siramkan 1 sendok makan SUPERNASA per 10 liter air per pohon.

PENGAIRAN
Pengairan dilakukan sejak awal penanaman sampai tanaman berproduksi. Tetapi pada waktu berbunga, penyiraman sebaiknya dikurangi. Penyiraman dilakukan pada pagi hari.

PEMANGKASAN
Pemangkasan dilakukan terhadap tunas-tunas air, cabang atau ranting yang tidak terkena sinar matahari, tumbuhnya tidak normal, mati atau terserang hama penyakit. Pucuk tanaman dipangkas ketika tinggi tanaman mencapai ketinggian sekitar 4 – 5 m.

PEMUPUKAN
— Umur tanaman 1-3 tahun, menggunakan pupuk kandang 30-50 kg/ha, NPK 0,5-1 kg/ha, frekuensi 3-4 kali per tahun

— Umur tanaman 4-6 tahun, menggunakan pupuk kandang 75-150 kg, NPK 1,5-2,5 kg/ha, frekuensi 2-3 kali per tahun

— Umur tanaman 15-10 tahun, menggunakan pupuk kandang 200-300 kg/ha, NPK 3-5 kg/ha, frekuensi 1-2 kali per tahun

Pemupukan sejak awal pertumbuhan hingga tahun ketiga menggunakan pupuk NPK dengan kandungan N tinggi. Pemupukan pupuk kandang dilakukan setahun sekali pada awal musim kemarau atau akhir musim hujan. Sedangkan pemupukan yang menggunakan pupuk Makro dilakukan sesuai umur tanaman dengan cara menaburkan melingkar sesuai lebar pendeknya tajuk tanaman.

Siramkan SUPERNASA (ketika umur tanaman 0-3 thn) dan POWER NUTRITION (ketika tanaman berumur diatas 3 thn) dengan cara seperti di atas. Penyemprotan 3-4 tutup POC NASA ditambah 1 tutup HORMONIK per tangki, dilakukan setiap 1-2 bulan selama tanaman masih dapat dijangkau alat semprot.

PEMBUAHAN DI LUAR MUSIM

Cara mengatur pembungaan setiap pohon durian per blok, yaitu :

Jika ingin panen pada bulan Agustus – November, maka pada bulan Maret tanaman pada blok diberi pupuk 1,5-2 kg NPK + 1 sendok makan Power Nutrition per 10 liter air per pohon. Selain itu sekitar 3 bulan sebelumnya tanah penanaman harus dikeringkan. Apabila saat pengeringan turun hujan, tanah area budidaya dalam radius 5-7 meter diberi mulsa dan dibuatkan saluran pembuangan air. Tanaman diberi pupuk NPK dosis 0,5 – 1 kg per tanaman setelah bunga durian mekar dan menjadi buah.

PENYERBUKAN
Bunga durian yang mekar tidak semuanya menjadi buah, karena bunga mekar pada sore hingga malam hari sehingga tidak banyak serangga penyerbuk. Penyebab lain bunga durian tidak menjadi buah, karena tidak semua bunga durian muncul secara bersamaan padahal penyerbukan akan berhasil jika serbuk sari dan kepala putik matang secara bersamaan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penyerbukan buatan. Caranya adalah dengan menyapukan kuas halus pada bunga mekar ketika malam hari. Untuk memaksimalkan kuantitas dan kualitas, sebaiknya dalam satu area penanaman tidak hanya satu varietas durian, tetapi dicampur dengan varietas yang lain.

PERAWATAN BUAH
Penyeleksian dilakukan ketika buah telah berdiameter 5 cm. Dalam satu pohon, sisakan dua buah terbaik dengan jarak sekitar 30 cm antara buah satu dengan yang lain. Pada budidaya durian, tanaman durian yang baru pertama kali berbuah dipelihara satu atau dua butir buah. Untuk mencegah kerontokan buah, berikan pupuk makro NPK 0,5-1 kg/pohon ditambah POWER NUTRION 1 botol untuk 30-50 pohon.

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

1. Penggerek Batang (Batocera sp , Xyleutes sp.)
Hama ini menyerang dengan cara membuat lubang pada batang, dahan, atau ranting. Menyebabkan tanaman layu, daun kering, rontok kemudian mati. Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu melakukan sanitasi kebun, memotong dan memusnahkan batang, dahan, atau ranting yang parah terserang, dan menutup bekas lubang gerekan dengan kapas yang sudah diberi PESTONA dan POC NASA atau disemprotkan.

2. Penggerek Buah (Tirathaha sp., Dacus dorsalis)
Gejala buah menjadi busuk berulat dan akhirnya rontok. Untuk pengendalian, semprotkan PESTONA atau PENTANA ditambah AERO-810 sejak awal tanam dan gunakan perangkap hama Natural METILAT Lem.

3. Kutu Putih ( Pseudococus sp.)
Hama kutu putih menyerang dengan cara menghisap cairan tanaman dan berperan sebagai pembawa penyakit embun jelaga. Gejala tanaman yang terserang yaitu daun menjadi keriting, bunga dan buah dapat rontok. Pengendaliannya yaitu semprotkan PENTANA atau PESTONA ditambah AERO-810 secara bergantian.

4. Ulat Daun (Papilia sp., Setora sp., Lymatria sp.)
Ketiga jenis ulat ini menyerang dengan cara memakan daun, daun menjadi berlubang dan rusak. Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu menyemprotkan PESTONA atau PENTANA ditambah AERO 810. Semprotkan secara bergantian.

5. Penyakit Kanker Batang (Phytophthora palmivora)
Terdapat luka pada tanaman yang terserang yang mengeluarkan lendir berwarna merah pada kulit batang bagian bawah dekat dengan tanah. Setelah batang tanaman membusuk, pucuk-pucuk tanaman akan mengering, daun layu dan rontok, akhirnya tanaman menjadi mati. Lakukan pengendalian ini dengan memperbaiki sanitasi kebun, memperlebar jarak tanam, membersihkan gulma, dan memangkas tanaman. Gunakan Natural GLIO sejak awal tanam atau oleskan pada batang yang luka kemudian tutup dengan parafin, kerok batang terserang sampai warna coklat tidak kelihatan kemudian semprot PESTONA + POC NASA.

6. Penyakit Busuk Akar (Jamur Fusarium sp.)
Untuk melihat gejala ini, bagian batang tanaman harus dibelah. Pada bagian korteks akan terlihat warna coklat. Pada bagian yang berkayu akan terlihat warna merah muda dengan bercak coklat. Jika ditemukan gejala tersebut, tanaman segera dimusnahkan dan dibakar. Bekas lubang tanam ditaburi Natural GLIO dan kapur. Sistem drainase pada lahan juga diperbaiki untuk mencegah persebaran penyakit. Gunakan Natural GLIO sejak awal tanam sebagai upaya pencegahan.

7. Penyakit Bercak Daun (Jamur Colletotrichum sp.)
Terdapat bercak-bercak besar dan kering pada daun menyebabkan daun berlubang. Daun yang terserang sebaiknya dipotong dan dibuang. Aplikasikan Natural GLIO dan POC NASA. Sebagai pencegahan, gunakan fungisida berbahan aktif tembaga.

8. Penyakit Jamur Upas (pink disease)
Tanaman yang terserang akan mengeluarkan cairan kuning pada bagian batang, diselimuti dengan benang-benang jamur berwarna mengkilat seperti laba-laba. Batang yang terserang dapat mati. Untuk mencegah penyakit agar tidak menyebar luas, potong bagian yang terserang, kurangi kelembaban, dan oleskan Natural GLIO ditambah POC NASA pada bagian terserang.

9. Penyakit Akar Putih (Jamur Rigodoporus lignosus)
Daun kuning kemudian coklat sebelum akhirnya mengerut dan gugur. Buang semua tanaman inang dari areal kebun, gunakan Natural GLIO sebagai pencegahan.

10. Penyakit Busuk Buah (Jamur Phytophthora sp.)
Terdapat bercak-bercak basah berwarna coklat kehitaman pada kulit buah,. Buah kemudian membusuk dan terbentuk miselium dan sporangia berwarna putih pada bagian yang terserang. Untuk mencegah penyakit busuk buah, gunakan Natural GLIO sebelum tanam.

Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO-810 dosis 0,5 tutup botol per tangki.

PANEN BUAH DURIAN

Durian jenis monthong dapat dipanen sekitar 125 – 135 hari setelah bunga mekar. Durian jenis Chanee dapat dipanen sekitar 110 – 116 hari setelah bunga mekar. Buah durian telah mencapai tingkat kematangan sempurna 4 bulan setelah bunga mekar. Cara panen dengan memetik atau memotong tangkai buah dekat pangkal batang menggunakan pisau. Usahakan jangan sampai buah durian terjatuh karena dapat menurunkan kualitas buah.

Pemakaian pupuk organik yang tepat dan teknik budidaya yang benar, para petani dapat berpeluang besar untuk mencapai hasil panen yang maksimal. Demikian uraian mengenai Teknik Budidaya Durian dengan Paket Pupuk Organik NASA. Semoga bermanfaat.

Info konsultasi dan pemesanan silahkan hubungi kami
TELP/WA : 0819-0263-9545
Atau langsung hubungi WhatsApp Klik bit.ly/PupukOrganikNasa

MINA PADI , Penerapan Sistem Budidaya Ikan-Padi pada Lahan Pertanian BasahDewasa  ini kerap terjadi permasalahan penurun...
07/02/2018

MINA PADI , Penerapan Sistem Budidaya Ikan-Padi pada Lahan Pertanian Basah

Dewasa ini kerap terjadi permasalahan penurunan hasil produktivitas dari berbagai komoditas pertanian. Selain itu keadaan ini sering kali diperparah oleh kurang optimalnya pemanfaatan lahan sawah yang ada sehingga berdampak pada pendapatan dari para petani. Adanya musim penghujan yang berkepanjangan juga menyebabkan keberlimpahan air yang justru menjadi ancaman bagi para petani. Keberlimpahan air ini menyebabkan lahan para petani menjadi banjir dan gagal panen.

Sebagai salah satu solusi guna menghadapi permasalahan tersebut mulai diperkenalkan sistem pertanaman yang diberi nama mina padi. Mina Padi adalah suatu bentuk usaha tani dengan sistem combined farming atau yang lebih sering kita kenal dengan usahatani gabungan. Dalam sistem budidaya mina padi ini genangan air sawah yang tengah ditanami padi dimanfaatkan sebagai kolam untuk budidaya ikan air tawar. Tujuan dari diberlakukannya sistem ini adalah untuk meningkatkan pendapatan petani dan efisiensi lahan karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas yakni pertanian dan perikanan. Selain menguntungkan dan meningkatkan pendapatan petani, usaha tani mina padi juga bisa membantu program pemerintah dalam usaha memenuhi gizi keluarga.



Adapun keuntungan yang bisa didapatkan petani terhadap penerapan sistem Mina Padi ini di antaranya :

- Lahan pertanian jadi termanfaatkan secara optimal.

- Mengurangi kuantitas penggunaan pupuk. Dengan menerapkan sistem ini tanah pada lahan menjadi relatif lebih subur karena mendapat nutrisi dari kotoran ikan yang sekaligus bisa menjadi pupuk organik.

- Hama dan penyakit tanaman padi seperti hama tikus, keong mas, dan wereng juga akan sangat berkurang jumlahnya.

- Biaya penyiangan tanaman liar juga bisa dikurangi karena akan sangat jarang gulma yang tumbuh dilahan tersebut.

- Ikan dapat juga membatasi tumbuhnya tanaman lain yang bersifat kompetitor (pesaing) dengan padi dalam pemanfaatan unsur hara.

- Meningkatkan efisiensi tenaga kerja yang dicurahkan dalam pengelolaan Minapadi terutama dalam pemupukan, penyemprotan dan penyiangan.

- Produk-produk Nasa yang ramah lingkungan ini pun mendukung penerapan Mina padi antara lain POC NASA, HORMONIK, SUPERNASA, POWER NUTRISI. Sedangkan pengendali hamanya ada GLIO, CORRINE, juga BVR untuk budidaya padi.

- Sedangkan pada ikan bisa ditambahkan VITERNA PLUS yang dicampurkan pada pakannya.

Dosis dan aplikasi Produk-produk Nasa diatas bisa dilihat di kemasan produk.

Untuk Info lebih lanjut dan pemesanan silahkan hubungi :
TELP/WA : 0819-0263-9545
Atau langsung hubungi WhatsApp Klik bit.ly/PupukOrganikNasa



SELAMAT BER MINA PADI!!!

CARA MENGATASI PENYAKIT LAYU, BUSUK BUAH, BUSUK BATANG, JAMUR AKAR PUTIH, JAMUR GANODERMA MENGGUNAKAN NATURAL GLIO ORGAN...
05/02/2018

CARA MENGATASI PENYAKIT LAYU, BUSUK BUAH, BUSUK BATANG, JAMUR AKAR PUTIH, JAMUR GANODERMA MENGGUNAKAN NATURAL GLIO ORGANIK.

CARA PEMAKAIAN NATURAL GLIO :
NATURAL GLIO EFEKTIF DIBERIKAN SEJAK AWAL PENANAMAN SEBAGAI PEMUPUKAN DASAR.

1). AMBIL 1 BUNGKUS GLIO DI CAMPUR 25-30KG PUPUK KANDANG ATAU KOMPOS.

2). SETELAH DICAMPUR MASUKKAN KEDALAM KANTONG, UNTUK DISIMPAN SELAMA 1-2 MINGGU.

3). SETELAH MENGGEMBANG BIAKAN SPORA-SPORA, CAMPURAN TADI SIAP DIGUNAKA SEBAGAI PUPUK AWAL UNTUK LUAS LAHAN 500-1000M2.

CARA PEMAKAIAN KEDUA:
NATURAL GLIO JUGA BISA DICAMPUR DENGAN SUPERNASA, POC NASA UNTUK PENGGUNAAN SEBELUM TANAM.

1). 1 SENDOK MAKAN NATURAL GLIO DITAMBAH 1 SENDOK SUPERNASA DITAMBAH 2-3TUTUP POCNASA DIADUK SAMPAI RATA.

2). MASUKKAN KEDALAM EMBER/GEMBOR, SETELAH ITU SIRAMKAN LARUTAN TADI KE ATAS BEDENGAN SEBELUM DITUTUP MULSA PLASTIK.

3). ATAU DAPAT DIKOCORKAN KE LUBANG TANAM DENGAN TAKARAN 200ML AIR PERLUBANG TANAM.

MANFAAT NATURAL GLIO :
1). PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN TOMAT.
2). PENYAKIT LAYU PADA TANAMAN CABAI.
3). BUSUK BUAH PADA TANAMAN CABAI.
4). PENYAKIT LAYU(NGOLER) PADA TANAMAN BAWANG.
5). PENYAKIT BUSUK BATANG PADA TANAMAN PANILI.
6). JAMUR UPAS PADA TANAMAN KOPI.
7). JAMUR GANODERMA PADA TANAMAN SAWIT DAN KARET.
8). PENYAKIT BUSUK BUAH PADA TANAMAN KAKAO/COKLAT.
9). JAMUR AKAR PUTIH(JAP) PADA TANAMAN KARET.

Info Lebih lengkap silahkan hubungi kami via Whatsapp 0819-0263-9545 Atau klik whatsapp bit.ly/PupukOrganikNasa

http://nasajakarta.business.site

Melawan Patek Pada Cabai            Penyakit busuk buah pada cabai atau antraknosa yang sering disebut dengan patek meru...
04/02/2018

Melawan Patek Pada Cabai

Penyakit busuk buah pada cabai atau antraknosa yang sering disebut dengan patek merupakan penyakit yang seringkali ditemui sehingga menyebabkan kerugian yang besar. Antranose disebabkan oleh cendawan jamur yaitu Colletotrichum sp. dan Gloeosporium sp. Jamur ini menyerang dalam kondisi lingkungan berkelembaban tinggi sekitar ± 95 % dan suhu udara rendah dibawah 320C, seperti saat ini dan jika menyerang pada biji cabai dapat bertahan hingga 9 bulan. Bila biji yang sudah terserang Anthraknose digunakan sebagai bibit lagi maka tanaman dari bibit tersebut dapat tertular Anthraknose.

Antraknose dapat menyerang buah cabai yang masih muda maupun yang hampir matang. Gejala busuk basah buah pada cabai yang sudah matang berarti buah cabai sudah terinfeksi sejak buah cabai masih hijau. Gejala awal antraknosa berupa bercak coklat kehitaman pada permukaan buah cabai, kemudian menjadi busuk lunak. Bagian tengah bercak tersebut terdapat kumpulan-kumpulan titik-titik hitam yang merupakan kumpulan cendawan. Serangan berat dapat menyebabkan seluruh buah keriput dan mengering. Selain itu, warna kulit buah berubah menyerupai jerami padi dan dalam kondisi cuaca panas dan lembab dapat mempercepat perkembangan penyakit ini.

Cara penanganan penyakit busuk buah Antraknose

Secara teknis, hal tersebut dapat dilkukan dengan cara:

- Rotasi tanam dengan family yang berbeda, dengan tujuan agar memutuskan siklus perkembangan penyakit

- Musnahkan tanaman atau buah yang terserang penyakit ini

- Pemupukan dengan kandungan P, K, dan Ca tinggi agar jaringan tanaman kuat

- Pupuk organik, akan meningkatkan ketahanan tanaman dari serangan hama dan penyakit

- Hindari adanya air tergenang dan gulma agar tidak terlalu lembab

- Menanam benih bebas patogen pada lahan yang tidak kontaminasi oleh patogen penyakit patek

- Bikin jarak tanam lebih dari 70 cm pada saat seperti curah hujan agak tinggi seperti ini.

- Memanfaatkan agens antagonis, yaitu NATURAL GLIO.

Penggunaan Agens Hayati merupakan cara efektif dalam pengendalian penyakit busuk buah cabai yang disebabkan oleh jamur. Natural GLIO bersifat hiperparasit terhadap patogen penyakit penyebab penyakit dan berkembang melindungi tanaman dari gangguan patogen.

Mari cegah mulai awal agar serangan Anthraknose ini bisa dicegah dan panen cabai bisa berlimpah.

ADA PATEK YA CEGAH DENGAN NATURAL GLIO
PUPUK ORGANIK NASA & PESTISIDA ORGANIK NASA 👉👉👉 bit.ly/PupukOrganikNasa
TELP/WA : 0819-0263-9545

Hasil panen selalu turun....Banyak biji padi tak berisi?Mungkin Anda,suami Anda atau orang tua anda.... Perlu tau tentan...
04/02/2018

Hasil panen selalu turun....
Banyak biji padi tak berisi?

Mungkin Anda,suami Anda atau orang tua anda.... Perlu tau tentang ini 😇

🌾PUPUK ORGANIK NASA UNTUK TANAMAN PADI.....

🌾POC NASA
🌾HORMONIK
🌾SUPERNASA
🌾CORRIN
🌾NATURAL BVR
🌾AERO

🍁SUPERNASA = Pupuk penyubur tanah,
🍁POC NASA = pupuk daun / nutrisi organik
🍁HORMONIK = zat perangsang tumbuh
🍁CORRIN & NATURAL BVR = Pestisida biologi pemberantas hama dan penyakit.
🍁AERO = perekat, perata, pembasah. bisa berfungsi perusak telur-telur hama.

🌾Cara Aplikasi:

🍁Sebelum disemai, rendam benih dengan Air hangat, per 5 liter air + POC NASA 1 tutup. rendam selama 1 malam. Setelah itu diperam hingga berkecambah, kemudian disemai.

🍁Umur 1 minggu, semprot daun pagi hari per tangki + POC NASA 3 tutup + CORRIN 2 sdm + BVR 2 sdm.

🍁Sehari sebelum bibit dipindah ke lahan, kocorkan SUPERNASA 4 botol + NPK 2,5 kg + AIR 1 drum 200 liter, siramkan ke lahan sawah.

🍁Pemupukan rutin dilakukan tiap 1 minggu sekali:
per tangki + POC NASA 4 tutup + HORMONIK 1 tutup + CORRIN 3 sdm + BVR 3 sdm.. semprot ke daun pada pagi hari ketika tanaman sedang fotosistesa (memasak makanan) sebelum jam 10 pagi.

🍁Pemupukan lewat daun efektif karena sasaran semprot adalah stomata (dapur tanaman) yang terletak di tepi bawah daun yang pada pagi hari terbuka saat fotosintesa..

ORDER/KONSUL/INFO PRODUK :

🌴 TELP/WA : 0819-0263-9545
Atau klik whatsapp bit.ly/PupukOrganikNasa

Produk nasa itu bukan hanya untuk kecantikan, kesehatan, ada juga buat pertanian loh , di NASA itu lengkap produk nya -"...
03/02/2018

Produk nasa itu bukan hanya untuk kecantikan, kesehatan, ada juga buat pertanian loh , di NASA itu lengkap produk nya

-"PRODUK NASA UNTUK CABE DAN TOMAT"-

MANFAAT PRODUK :
- SUPERNASA = Pupuk penyubur tanah,
- POWER NUTRITION = pupuk perangsang buah.
- POC NASA = pupuk daun / nutrisi organik
- HORMON ORGANIK = zat perangsang tumbuh
- AERO = perekat, perata, pembasah bisa berfungsi perusak telur hama
- NATURAL GLIO = pemberantas penyakit
- NATURAL BVR & CORRIN = pestisida biologi pengendali hama.
Bapak/Ibu yang ingin mengunakan untuk pertanian atau perkebunan, produk nasa bisa hubungi kami via Whatsapp : 0819-0263-9545 Atau klik whatsapp bit.ly/PupukOrganikNasa

Pupuk organik Nasa meliputi :👉 PERTANIAN👉 PERKEBUNAN 👉 PETERNAKAN👉 PERIKANAN KUANTITAS - KUALITAS - KELESTARIAN PUPUK OR...
02/02/2018

Pupuk organik Nasa meliputi :
👉 PERTANIAN
👉 PERKEBUNAN
👉 PETERNAKAN
👉 PERIKANAN

KUANTITAS - KUALITAS - KELESTARIAN
PUPUK ORGANIK NASA 🔜 bit.ly/PupukOrganikNasa

http://nasajakarta.business.site

Kebutuhan Produk Nasa Untuk Budidaya Cabe Lahan 1 HektarBerikut ini kami Agen Distributor Nasa Jakarta Timur - Budianto ...
27/01/2018

Kebutuhan Produk Nasa Untuk Budidaya Cabe Lahan 1 Hektar
Berikut ini kami Agen Distributor Nasa Jakarta Timur - Budianto Nasa memberikan informasi bagaimana caranya meningkatkan panen cabai dengan menggunakan produk organik NASA dan informasi berapa kebutuhan 1 hektar lahan cabe dengan menggunakan produk organik nasa beserta obat Pestisida HPT Nasa.

Kebutuhan Produk Nasa Untuk Lahan Cabai 1 Hektar:

👉 Super Nasa 3 kg,
👉 POC Nasa 3 ltr,
👉 Hormonik 500 cc,
👉 Power Nutrition 3 kg,
👉 AERO 810,
👉 GLIO 20 bungkus,
👉 Pestona 5 Botol,
👉 Pentana 5 botol,
👉 BVR 10 bungkus,
👉 Metilat Lem 1 botol.

Atau bisa juga mengunakan produk nasa :

👉 Super Nasa 3 kg,
👉 Bintang Tani 3 liter,
👉 Greenstar 3 box,
👉 Hormonik 500 cc,
👉 Power Nutrition 3 kg,
👉 AERO 810 2 botol,
👉 GLIO 20 bungkus,
👉 Pestona5 botol
👉 Pentana 5 botol,
👉 BVR 10 bungkus,
👉 Metilat Lem 1 botol.

Cara Aplikasi Produk Nasa Pada Budidaya Cabe Lahan 1 Hektar:

CARA PEMUPUKAN :

A. PUPUK UNTUK TANAH (DISERAP AKAR) :
1. Campurkan 3 Kg SUPER NASA, 3 Kg POWER NUTRITION, 1 tutup AERO 810 dengan air secukupnya sesuai jumlah pohon (hitung masing-masing pohon mendapat 1 gelas campuran pupuk),
2. Tambahkan 250 kg NPK,
3. Diamkan selama 3 hari,
4. Tuangkan masing-masing 1 gelas air larutan pupuk ke sekitar pohon,

B. PUPUK SEMPROT (DISERAP DAUN) :
Untuk ukuran 1 tanki semprot 15 liter :
1. Masukan 6 tutup botol POC NASA dan 4 tutup botol HORMONIK,
2. Campurkan dengan 15 liter air atau 1 tangki penuh,
3. Semprotkan di bawah daun hingga rata.
Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara jam 7 pagi sampai jam 10 siang.

PENGGUNAAN PESTIDA ORGANIK :

1. GLIO
Dipakai pada saat olah lahan atau sebelum tanam, yaitu dengan cara dicampur pupuk kandang atau langsung dicairkan dan dikocor langsung pada lahan. Dengan dosis 20 bungkus per hektar,

2. PENTANA
Dengan cara disemprotkan di bawah daun dengan dosis 6 tutup botol per tanki semprot 15 liter, dengan interval penyemprotan 5 – 7 hari sekali,

3. BVR
Dengan cara disemprotkan di bawah daun dengan dosis 1 bungkus per tanki semprot 15 liter, dengan interval penyemprotan 1 minggu sekali,

4. METILAT LEM (Pembasmi Lalat Buah)
Dengan cara dioleskan pada media botol plastik berwarna putih, pasang dengan cara ditancapkan dengan kayu di pinggir lahan cabai disetiap arah mata angin.
Pemasangan METILAT LEM sebaiknya setelah tanaman mulai berbunga, karena lalat buah akan menyerang tanaman cabai pada bunga.

Dengan pemupukan dan pengendalian hama dengan produk organik nasa diharapkan tanaman cabai bisa hidup sempurna dan menghasilkan panen yang luar biasa tanpa mengenal musim tetap berbuah terus sehingga disaat harga cabai tinggi petani bisa untung banyak dan disaat harga cabai rendah petani juga tidak rugi.

Selamat menjalankan Budidaya Cabai Dengan Pupuk Organik Nasa dan jadilah petani yang CERDAS dan KAYA.
Terimakasih dan Semoga Bermanfaat.

Info konsultasi dan pemesanan silahkan hubungi kami via Whatsapp 👉👉👉 bit.ly/PupukOrganikNasa

TELP/WA : 0819-0263-9545

#

Address

Jakarta
13650

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

6281902639545

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pupuk Organik Nasa 081902639545 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share