25/09/2022
Mistik dan Makrifat Sunan Kalijaga
16 cm x 24 cm
309 halaman
Hardcover
Harga = 50.000 (belum termasuk ongkos kirim)
WA : 0813 2046 5773
Sunan Kalijaga. alias Raden Syahid. Seorang putra tumenggung. Tetapi , alih alih mewarisi kekuasaan dari ayahnya, dia justru memilih menjadi pegiat spiritual islam di tanah jawa. Oleh dewan Wali Sanga, dia kemudian diangkat sebagai salah satu anggotanya untuk menggantikan Syekh Subakir yang kembali ke Persia. Namanya akrab di telinga Islam Jawa. Dan, nyatanya dialah satu satunya wali yang bisa diterima oleh berbagai pihak, baik oleh mutihan maupun abangan, santri maupun awam.
Buku ini bukan cerita tentang kisah hidup sunan. Buku ini menyorot aspek lain dari tokoh ini yang tak banyak diketahui orang, yaitu ajaran dan kearifannya. Anda akan tahu bahwa banyak praktik-praktik agama islam di nusantara, khususnya di jawa, berasal dari Sunan Kalijaga.
Rumeksa Ing Wengi. Sebuah doa susunan Sunan dalam bahasa jawa yang masih diamalkan oleh orang orang islam di nusantara. Khasiatnya adalah untuk menolak bala, menyingkirkan penyakit, mengusir hama dan penyakit tanaman. Juga , membebaskan diri dari jeratan hutang, bahkan melindungi diri dalam pertempuran.
Grebeg Mulud dan Sekaten. Dua institusi spiritual yang dimanfaatkan Sunan untuk melakukan dakwah dengan pendekatan budaya.
Sedulur papat kalima pancer. Saudara empat yang pusatnya adalah diri manusia. Itulah ajaran makrifat islam. Keimanan tidak dipandang sebagai kepercayaan belaka, tapi sistem perilaku untuk membangkitkan Sang Pribadi. Agar dapat kembali dengan sempurna kehadiratNya.
Membaca buku ini , kita di ajak berkelana ke alam mistik dan makrifat Sunan Kalijaga. Disamping perkara-perkara di atas, ada lagi soal wasilah, selamatan, reinkarnasi, dan ihwal-ihwal lain yang tak kalah kontroversinya. Yang mengasyikkan , Ahmad Chojim mendiskusikan isu-isu yang “berat” itu dengan bahasa yang ringan, komunikatif, sesekali bahkan seperti mengobrol.
Ahmad Chojim, adalah seorang sarjana agronomi dan pengasuh beberapa kelompok pengajian, tinggal di Jakarta. Dua buku lain karangannya yang telah diterbitkan serambi adalah Syekh Siti Jenar : Makna “Kematian” dan Al Fatihah: Membuka Mata Batin dengan Surah Pembuka.